Jakarta, Aktual.com – Galaktorea merupakan pengeluaran cairan dari puting payudara yang tak terkait dengan produksi ASI. Meskipun bukan penyakit, galaktorea dapat merupakan tanda dari problematika kesehatan tertentu.

Kondisi ini umum dialami para perempuan berusia 20-35 tahun, baik mereka telah menikah dan berketurunan atau pascamenopause. Uniknya, galaktorea dapat saja dialami pria, bahkan bayi.

Secara medis, galaktorea (galactorrhea) merupakan keadaan di mana laktasi (menyusui) terjadi tanpa didahului kehamilan atau kondisi postpartum (setelah kehamilan), akibat augmentasi nonfisiologis dari pelepasan prolaktin.

Selain itu, galaktorea dapat merepresentasikan berbagai macam diagnosis banding. Misalnya: kanker payudara, papiloma intraduktus, penyakit Paget pada payudara, dan abses payudara.

Tanda-gejala galaktorea secara umum berupa: keluarnya cairan susu (milky discharge) dari puting susu bilateral baik secara berkala maupun berkesinambungan, keluarnya cairan (ASI) yang melibatkan berbagai saluran kelenjar air susu, keluarnya cairan secara spontan dari puting payudara, memengaruhi satu atau dua sisi payudara, periode menstruasi tidak teratur.

(Abdul Hamid)