Menhan RI Ryamizard Ryacudu menghadiri Rapat Paripurna DPR RI, untuk Pembicaraan Tingkat II dalam rangka pengambilan keputusan, terhadap RUU tentang Pengesahan Persetujuan Pemerintah RI dengan Belarus, tentang Kerja Sama Industri Pertahanan untuk disetujui menjadi Undang-Undang, di Ruang Rapat Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/02/2019). AKTUAL/Puskom Kemhan-Juli Syawaludin

Bandarlampung, Aktual.com – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa KRI Teluk Lada-521 merupakan kapal angkut tank kedua yang dibangun di galangan PT Daya Radar Utama (DRU), sehingga menjadi momentum membangun kemandirian kekuatan pertahanan negara.

Menhan dalam serah terima KRI Teluk Lada di Bandarlampung, mengatakan bahwa kepercayaan TNI untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional dengan menggandeng industri galangan dalam negeri ini harus disambut dengan baik.

“Karena akan menjadi momentum penting bagi pembangunan kekuatan pertahanan negara di laut secara mandiri di masa depan,” kata Ryamizard, Selasa (26/2).

Momentum kebangkitan pertahanan nasional, lanjut Menhan, membuat semakin optimis untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan pertahanan negara di laut.

Karena, lanjutnya, pada prinsifnya tidak akan pernah terjadi sebuah pertahanan negara yang kuat tanpa ditopang oleh alutsista yang kuat serta industri pertahanan yang mumpuni.

Ryamizard Ryacudu mengungkapkan masuknya KTI Teluk Lada-521 ke jajaran TNI-AL, nantinya akan memperkuat armada di Perairan Timur Indonesia. Ini telah sesuai dengan rencana minimum kekuatan mendasar TNI.

(Abdul Hamid)