Jakarta, Aktual.com – Dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi dengan manusia lainya. Dan dalam interaksi tersebut, tidak jarang manusia akan bersinggungan dengan lainya karena berbagai sebab, bahkan juga bisa menimbulkan suatu ketidaknyamanan dalam interaksi tersebut.

Akibat dari ketidaknyamanan tersebut bisa menimbulkan reaksi yang negatif baik dari sikap ataupun ucapan, dan bisa berakibat yang tidak baik untuk hubungan antar manusia kelak di kemudian hari.

Dari hal di atas maka islam memerintahkan manusia untuk bersikap baik kepada manusia yang lain baik secara lisan ataupun perbuatan, karena seorang muslim dengan muslim yang lainya adalah saudara.

Dalam surat Al Hujuraat ayat 10 Allah Swt berfirman :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” (QS. Al-Hujuraat: 9-10).

Seorang muslim yang baik, bisa dilihat dari hubunganya dengan sesama muslim. Dalam hal ini Rasulullah Saw mengambarkan dalam hadist beliau yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitab Shahihnya, dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhu bahwa baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari ganguan lisan dan tangannya.”

(Andy AbdulHamid)