Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberi keterangan pers terkait empat kapal ikan yang berisi narkoba di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa (27/2/18). Susi Pudjiastuti mengatakan akan menenggelamkan empat kapal asing pembawa narkoba yang terdiri dari KM Sunrise Glory, MV Min Lian Yu Yun 61870, MV Win Long BH 2998, dan MV Fu Yu BH 2916. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta masyarakat menjaga laut termasuk dari eksploitasi pertambangan sebagai upaya melestarikan kawasan tersebut.

“Jaga dari eksploitasi tambang yang berlebihan, sehingga tetap terjaga kelestarian lautnya,” kata Menteri Susi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/7).

Menteri Susi juga mengingatkan manfaat dan pentingnya mangrove sebagai tempat ikan berkembang biak dan “nursery ground”.

Untuk itu, ujar dia, pengelolaan ruang laut untuk kegiatan perikanan, pariwisata, dan pertanian harus dilakukan secara bijak, dengan memperhatikan aspek keberlanjutan.

“Jangan lupa jaga bakau. Bakau itu tempat bertelurnya ikan. Tempat ikan beranak pinak. Juga sebagai pertahanan dari abrasi dan erosi, yang murah, dibandingkan dengan membangun benteng-benteng,” tuturnya.

Susi juga mengimbau masyarakat membersihkan pantai sebagai bagian dari kampanye Pandu Laut Nusantara, gerakan menuju laut bersih dan sehat.

Menteri Kelautan dan Perikanan mengajak masyarakat mengurangi penggunaan sampah plastik yang berbahaya bagi ekosistem laut dan juga kesehatan manusia.

Apalagi, ia juga mengingatkan bahwa pada 2030 mendatang, jumlah plastik lebih banyak daripada ikan yang ada di lautan.

ant

(Nebby)