Jakarta, Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)DPR RI Sarifuddin Sudding mengatakan agenda pemeriksaan terhadap Setya Novanto adalah mendengarkan keterangan dari pihak sekertaris jenderal DPR RI.

Namun, permintaan keterangan itu baru akan dilakukan setelah pihak kesetjenan selesai menggelar rapat badan musyawarah (Bamus) sampai saat ini dengan pimpian dewan dan fraksi.

“Hari ini kami agendakan untuk dilakukan pemeriksaan, konfirmasi keterangan Pak Setya Novanto ke pihak Kesetjenan. Ternyata pihak kesetjenan dari tadi kita menunggu beliau masih ada rapat pimpinan dan rapat konsultasi pengganti Bamus,” kata Sudding saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (4/12).

“Sampai saat ini, kita masih menunggu setelah selesai rapat lalu kita ambil keterangannya,” tambah dia.

Menurut dia, banyak hal yang ingin didalami dari permintaan keterangan hari imi kepada pihak Kesetjenan. Hal itu, juga mengkonfirmasi apa saja yang disampaikan Novanto kepada majeli, ketika dilakukan pemeriksaan di gedung KPK, beberapa waktu kemarin.

“Saya kira banyak hal. Keterangan pak Setya Novanto kemarin cukup banyak hal yang disampaikan kepada MKD dan keterangan itu akan kami konfirmasi kepada pihak Kesetjenan termasuk katakanlah pada saat Pak Setya Novanto pada hari minggunya berada di DPR sempat sholat magrib lalu ke metro tv lalu kecelakaan,” papar politikus Hanura itu.

Masih dikatakan dia, setelah majelis melakukan sejumlah konfirmasi ke pihak Kesetjenan, tentu akan mengambil satu kesimpulan, lantaran tidak ada lagi yang perlu didalami.

“Ya kemungkinan kita akan mengambil satu kesimpulan. Kalau memang sudah tidak ada lagi hal yang perlu didalami dari keterangan pihak kesetjenan dan pihak terkait. Kita akan segera mengambil kesimpulan ketika tidak ada hal yang penting untuk kita konfirmasi ulang kepada Pak Setya Novanto,” pungkasnya.

Laporan: Novrizal Sikumbang

(Nebby)