Tagar 

Anggota GAZA yang tidak lain helper Muhammad Qasim kemudian mencuitkan tagar #MimpiMenjelangKiamat untuk mengingatkan manusia bahwa kiamat sudah di depan mata.

Sebelumnya, GAZA menggugah kesadaran umat Muslim melalui tagar #MimpiMuhammadQasim yang mampu menjadi topik perbincangan yang tren pada Jumat (17/6).

Seminggu kemudian atau Jumat (24/6), tagar #MimpiMenjelangKiamat juga dicuitkan dan kembali menjadi topik perbincangan dengan 63.000 lebih cuitan sampai pukul 20.45 WIB.

Cuitan itu hampir tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan cuitan tagar #MimpiMuhammadQasim seminggu sebelumnya yang hanya di-tweet 22.000 kali sampai pukul 21.00 WIB.

Setahun lalu, pada Juni 2021, tagar soal kiamat juga pernah ramai di Indonesia yaitu #KiamatSudahDekat yang dipicu unggahan video dari warganet asal Sulawesi Selatan yang menyebut Matahari terbit dari utara.

Materi #MimpiMenjelangKiamat pada Jumat (24/6), tidak jauh berbeda dengan tagar seminggu sebelumnya.

Kali ini, warganet mengingatkan adanya mimpi-mimpi akhir zaman yang disampaikan Muhammad Qasim, bahwa sejumlah krisis dalam waktu dekat akan melanda dunia, mulai dari krisis pangan yang memicu kekacauan di sejumlah negara, India yang menyerang Pakistan, perang yang menghancurkan Arab Saudi dan Turki, sampai dengan perang dunia ketiga.

Warganet melalui Twitter juga mengunggah berbagai konten dari kanal Youtube yang sejak beberapa tahun terakhir aktif menyebarkan mimpi Muhammad Qasim.

Muhammad Qasim mengaku perjumpaan dengan Rasulullah SAW dalam mimpinya mencapai 300 kali lebih dan merasakan kehadiran sebagai Allah SWT dalam mimpinya mencapai 500 kali lebih.

Sebagian mimpi-mimpi itu telah dibukukan dan disebarluaskan melalui grup WhatsApp, Youtube, Instagram, dan diviralkan melalui Twitter.

Dalam mimpinya itu digambarkan tanda-tanda besar kiamat seperti bagaimana sosok Dajjal dan proses kematiannya yang berakhir dengan dipenggalnya kepala Dajjal oleh pedang. Penggambaran sosok Yajud dan Majud seperti gorila raksasa yang sulit dibunuh sehingga semua orang menghindarinya, kedatangan Isa Al-Masih yang kemudian shalat berjamaah di belakang Imam Mahdi, serta gambaran perang besar melawan India atau Gazwatul Hind.

Sampai saat ini, Muhammad Qasim menolak untuk disebut sebagai calon Imam Mahdi, karena menurut dia, yang diperintah Allah SWT sejak 2014 sampai saat ini hanya menyebarkan mimpi-mimpi sebagai peringatan dan kabar gembira dari Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Mimpi lainnya, antara lain perintah Allah SWT kepada umat menjauhkan syirik (menyekutukan Allah SWT), termasuk syirik modern di mana umat Muslim saat ini banyak menjadikan uang, jabatan, dan kekuasaan sebagai Tuhannya.

Selain itu, perintah untuk memperbanyak ibadah dan dzikir, melarang memfitnah, serta memperingatkan akan jatuhnya benteng Islam, yaitu Arab Saudi dan Turki, dan menyisakan Pakistan, sebagai benteng terakhir.

(Wisnu)