16 April 2026
Beranda blog Halaman 158

Selat Hormuz Ditutup, DPR Ingatkan Risiko Harga Minyak dan APBN RI

Peta Selat Hormuz (Strait of Hormuz) yang merupakan jalur pelayaran angkutan minyak dan gas alam paling penting dunia

Jakarta, Aktual.com – Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini, menilai penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz pascaserangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran merupakan perkembangan serius yang harus diantisipasi secara komprehensif oleh pemerintah.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling strategis di dunia yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia.

“Penutupan Selat Hormuz bukan isu regional semata, tetapi berdampak luas pada rantai pasok energi dunia. Pemerintah harus bersiap menghadapi segala kemungkinan,” kata Amelia dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Sebagai negara importir minyak, Indonesia dinilai sangat rentan terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga global akan berdampak pada meningkatnya beban subsidi energi, tekanan terhadap APBN, nilai tukar rupiah, hingga inflasi domestik.

“Kondisi ini harus diantisipasi sejak dini agar tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap fiskal negara dan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah segera mengambil langkah antisipatif melalui penguatan koordinasi lintas kementerian, khususnya antara Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia, guna memitigasi dampak fiskal maupun moneter dari potensi lonjakan harga minyak.

Politikus Partai NasDem itu juga menekankan pentingnya pengamanan cadangan energi nasional, termasuk optimalisasi cadangan operasional BBM dan menjaga stabilitas distribusi dalam negeri.

Menurutnya, diversifikasi sumber pasokan energi, baik melalui kontrak jangka panjang maupun alternatif rute distribusi, krusial untuk mengurangi ketergantungan pada kawasan terdampak konflik. Selain itu, pemerintah perlu menyiapkan skenario kontinjensi APBN, termasuk penyesuaian asumsi harga minyak Indonesia Crude Price (ICP) apabila eskalasi berlangsung berkepanjangan.

Di tingkat internasional, ia mendorong diplomasi aktif melalui jalur bilateral maupun multilateral guna menjaga stabilitas kawasan serta menjamin kebebasan navigasi sesuai hukum internasional.

“Situasi ini tidak boleh direspons secara reaktif. Pemerintah perlu menyiapkan skenario mitigasi yang matang agar ketahanan energi dan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga. Kepentingan utama kita adalah memastikan masyarakat tidak menjadi pihak yang paling terdampak dari dinamika geopolitik global,” paparnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Energy Information Administration (EIA), sekitar 20 persen pasokan minyak global per hari melewati Selat Hormuz. Gangguan di kawasan tersebut hampir pasti memicu volatilitas harga minyak dunia yang pada akhirnya turut memengaruhi perekonomian Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Ali Khamenei Lewat Surat Resmi

Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym/aa.

Jakarta, Aktual.comSubianto melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono secara resmi menyampaikan pernyataan belasungkawa Pemerintah Indonesia atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, dalam serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Surat tersebut disampaikan Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk RI, Mohammad Boroujerdi, dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

“Saya menyampaikan surat dari Presiden Prabowo kepada Presiden Masoud Pezeshkian untuk menyampaikan belasungkawa terdalam Indonesia atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono dan Dubes Boroujerdi juga membahas eskalasi situasi di Timur Tengah akibat serangan AS dan Israel ke Iran yang memicu serangan balasan Teheran ke sejumlah titik di kawasan Teluk Persia.

Sugiono menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta mendesak pengedepanan jalur diplomasi guna meredakan eskalasi konflik.

Sebelumnya, pada 28 Februari lalu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, yang dilaporkan menimbulkan kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei gugur dalam serangan tersebut.

Atas serangan AS dan Israel itu, Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di berbagai wilayah Timur Tengah, yang berdampak pada meningkatnya eskalasi di kawasan.

Merespons situasi tersebut, Pemerintah Indonesia menyerukan penghentian segera permusuhan serta menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog demi menciptakan kembali kondisi kawasan yang kondusif.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Imbas AS & Israel Serang Iran Bagaimana Nasib Calon Jemaah Umrah? Ini Keputusan Pemerintah

Ilustrasi jemaah umrah.

Jakarta, aktual.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar pertemuan bersama sejumlah pemangku kepentingan penyelenggaraan ibadah umrah guna menyikapi dinamika kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada perjalanan umrah dan melahirkan 10 komitmen.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), perusahaan penerbangan, serta asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Kerangka berpikir kita jelas, keselamatan jamaah adalah yang utama. Penundaan bukanlah pembatalan, melainkan langkah mitigasi risiko. Ini menunjukkan negara hadir untuk memastikan pelindungan, kepastian, dan ketenangan bagi seluruh jemaah,” ujar Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI Puji Raharjo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan membangun kesepakatan bersama dalam menghadapi dampak situasi di Timur Tengah, baik dalam pemantauan perkembangan situasi maupun langkah mitigasi risiko guna memastikan keselamatan dan perlindungan jamaah.

Adapun 10 komitmen tersebut yakni pertama, sepakat membentuk pusat koordinasi terpadu antara pemangku kepentingan yaitu Kemenhaj, Kemlu, Kemenhub, Kementerian Imipas, perusahaan penerbangan dan PPIU.

Kedua, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen melakukan pertukaran data atau mengupdate informasi yang dibutuhkan untuk penanganan perjalanan ibadah umrah.

Ketiga, Kemlu mengimbau kepada PPIU agar mempertimbangkan penundaan keberangkatan calon jamaah umrah untuk sementara waktu hingga kondisi keamanan wilayah udara dari dan menuju Arab Saudi dinilai lebih kondusif.

Keempat, Kemenhub berkomitmen akan memberikan kemudahan izin extra flight dan izin terbang bagi perusahaan penerbangan yang membutuhkan.

Kelima, Kementerian Imipas berkomitmen akan memberikan kemudahan pembatalan atau penundaan keberangkatan bagi jamaah/penumpang yang akan menunda keberangkatan namun sudah terbit visanya.

Keenam, perusahaan penerbangan berkomitmen untuk memberikan kebijakan yang terbaik bagi jamaah umrah terkait tiket refund, reschedule, dan re-route tanpa dikenakan biaya, untuk layanan akomodasi dan konsumsi, baik yang tertunda kepulangannya di Arab Saudi maupun yang tertahan di negara-negara transit asal pesawat, sesuai kebijakan maskapai masing-masing.

Ketujuh, perusahaan penerbangan utama berkomitmen akan melaksanakan transfer penumpang kepada perusahaan yang memiliki hubungan kerja sama dan mengupayakan untuk adanya ekstra flight untuk mengangkut jamaah yang stranded di Jeddah dan Madinah.

Kedelapan, PPIU yang tetap memberangkatkan jamaahnya ke Arab Saudi dengan pertimbangan telah terikat kontrak layanan dan telah mengeluarkan biaya yang besar, wajib menjamin keselamatan dan keamanan jamaah sampai kembali lagi ke Tanah Air, dan PPIU wajib memberikan edukasi kepada jamaah terkait kondisi terkini di wilayah Timur Tengah.

Kesembilan, PPIU berkomitmen bahwa bagi yang belum terikat kontrak layanan di Arab Saudi diharapkan dapat menunda keberangkatan, namun apabila tetap diberangkatkan maka PPIU wajib memberikan edukasi kepada jamaah terkait kondisi terkini di Timur Tengah.

Terakhir, Kemenhaj akan mengkomunikasikan kompensasi/restitusi/refund visa, akomodasi, konsumsi dan transportasi darat untuk calon jamaah umrah yang gagal berangkat karena adanya larangan penerbangan di sejumlah negara transit.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Pongahnya Trump usai Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Digunakan AS Serang Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan sikap pongahnya terhadap negara yang bersebrangan dengan kepentinganya dan AS. Trump, yang foto-fotonya muncul dalam serangkain file milik Jeffrey Epstein, mengatakan akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol setelah AS tidak bisa menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran. Foto: REUTERS/Kevin Lamarque

Jakarta, aktual.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan sikap pongahnya terhadap negara yang bersebrangan dengan kepentinganya dan AS.

Trump, yang foto-fotonya muncul dalam serangkain file milik Jeffrey Epstein, mengatakan akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol setelah AS tidak bisa menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran.

“Kami akan memutus seluruh perdagangan dengan Spanyol. Kami tak ingin berurusan lagi dengan Spanyol,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih saat menerima Kanselir Jerman Friedrich Merz, Selasa (3/3).

Pada Senin, Spanyol menyatakan AS tidak akan menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran, seraya menegaskan kewenangan penuh atas semua fasilitas yang mereka miliki.

“Pangkalan di bawah kedaulatan Spanyol tak akan digunakan untuk hal di luar perjanjian dengan Amerika Serikat atau yang tidak sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares dalam wawancara dengan El Diario.

Albares menegaskan bahwa meski pangkalan tersebut digunakan bersama, Spanyol tetap memiliki otoritas tertinggi.

Ia juga membantah bahwa AS telah memberi tahu Spanyol sebelumnya dan menyebut serangan terbaru ke Iran sebagai “tindakan sepihak di luar kerangka aksi kolektif.”

Kepongah Trump juga terlihat usai ia mengungkapkan kekesalannya terhadap Inggris yang memutuskan untuk mengalihkan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius dengan imbalan hak sewa selama 99 tahun untuk mengoperasikan pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia.

Pangkalan di pulau terbesar Kepulauan Chagos itu berperanpenting mendukung operasi militer AS di Timur Tengah selama beberapa dekade.

Meski tidak menyebut Diego Garcia secara langsung, Trump mengatakan Inggris bersikap “sangat tidak kooperatif” ketika AS menyerang Iran dan menyebut posisi Inggris “mengejutkan.”

“Mereka merusak hubungan. Memalukan sekali,” katanya.

Ia mengatakan AS memerlukan waktu tiga hingga empat hari untuk memastikan lokasi pendaratan di Diego Garcia.

“Akan lebih mudah jika kami bisa mendarat di sana dibanding harus terbang lagi selama beberapa jam. Jadi, kami sangat terkejut. Yang kami hadapi saat ini bukan Winston Churchill,” kata Trump, membandingkan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dengan pemimpin Inggris era Perang Dunia II.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Empat Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan, Jangan Sampai Terlewat

Ilustrasi- Seseorang Sedang Berdoa kepada Allah

Jakarta, aktual.com – Bulan suci Ramadan menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Pada bulan penuh berkah ini, umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan ibadah karena pahala amal kebaikan dilipatgandakan serta pintu ampunan dan rahmat Allah SWT dibuka seluas-luasnya.

Ramadan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an sekaligus waktu terbaik untuk memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta mendekatkan hubungan spiritual kepada Allah SWT.

Selain pahala yang berlipat, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa juga mendapatkan keutamaan berupa doa yang memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah waktu mustajab, yakni momen istimewa ketika doa memiliki kesempatan sangat besar untuk diterima.

Berikut empat waktu paling mustajab untuk berdoa selama Ramadan:

1. Waktu Sahur

Sahur merupakan sunnah yang dianjurkan sebelum menjalankan puasa. Selain sebagai persiapan fisik, waktu sahur yang berada pada sepertiga malam terakhir juga menjadi waktu terbaik untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Dalam hadis sahih, Rasulullah SAW bersabda:

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir, lalu berfirman: siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, siapa yang meminta akan Aku beri, dan siapa yang memohon ampun akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Sepanjang Waktu Berpuasa

Selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, setiap Muslim dianjurkan memperbanyak doa. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak hingga waktu berbuka.

Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah disebutkan:

“Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa pemimpin yang adil, doa orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizalimi.”

Hal ini menjadikan waktu berpuasa sebagai kesempatan berharga untuk memperbanyak doa, zikir, dan permohonan kepada Allah SWT.

3. Waktu Berbuka Puasa

Momen berbuka puasa bukan hanya waktu untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga setelah seharian menahan diri, tetapi juga termasuk waktu paling mustajab untuk berdoa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya bagi orang yang berbuka puasa terdapat doa yang tidak tertolak ketika berbuka.” (HR. Ibnu Majah).

Karena itu, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa sebelum menyantap hidangan berbuka.

4. Malam Lailatul Qadar

Pada sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam menantikan malam istimewa yang dikenal sebagai Lailatul Qadar.

Malam ini disebut lebih baik daripada seribu bulan karena menjadi waktu turunnya Al-Qur’an serta malam penuh keberkahan dan pengampunan.

Dalam Surah Al-Qadr ayat 3–4 disebutkan:

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, zikir, serta doa pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meraih keutamaan malam tersebut.

Ramadan menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbanyak amal ibadah dan memohon kebaikan dunia maupun akhirat, terutama pada waktu-waktu mustajab yang telah dianjurkan dalam ajaran Islam.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

Ribuan Warga Iran Gugur Akibat Serangan AS & Israel, Sebagian Besar Anak-anak dan Perempuan

Lebih dari 200 siswa sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran Selatan gugur akibat serangan AS-Israel terhadap Iran. Ribuan warga Iran turun ke jalan pada Selasa (3/3) untuk menghadiri prosesi pemakaman massal para siswi yang gugur tersebut. Para pelayat membawa peti jenazah yang terpasang foto anak-anak kecil, sementara truk-truk pengangkut peti jenazah diiringi lautan massa yang mengangkat gambar para korban dan mengibarkan bendera Iran. Foto: Reuters

Teheran, aktual.com – Jumlah korban gugur akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran telah mencapai 1.045 orang, lapor kantor berita Tasnim yang mengutip Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs.

Adapun Bulan Sabit Merah Iran, Selasa (3/3) mengatakan jumlah korban meninggal akibat serangan AS-Israel terhadap Iran bertambah menjadi 787 orang. Menurutnya, para korban dilaporkan mencakup warga sipil dan personel militer.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Borou-Jerdi menungkap sebagian besar korban serangan AS-Israel adalah anak-anak dan kaum perempuan. Diantaranya lebih dari 200 siswa sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan Iran Selatan.

Sementara itu, ribuan warga Iran turun ke jalan pada Selasa (3/3) untuk menghadiri prosesi pemakaman massal para siswi yang tewas tersebut. Para pelayat membawa peti jenazah yang terpasang foto anak-anak kecil, sementara truk-truk pengangkut peti jenazah diiringi lautan massa yang mengangkat gambar para korban dan mengibarkan bendera.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan terdapat kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran lalu mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Berita Lain