4 April 2026
Beranda blog Halaman 35933

KKN Soeharto dan Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Ketika puluhan ribu mahasiswa berjaket almamater masing-masing lengkap dengan atribut dan bendera mereka berderap memasuki kawasan parlemen Senayan, dunia pun terpana. 

Media massa sejagad terus menatap kejadian detik per detik seluruh perkembangan situasi politik ekonomi budaya di negara berpenduduk Muslim terbanyak ini. Semua menanti gerangan apa yang akan terjadi atas rezim otoriter Jenderal  Besar Soeharto yang telah berkuasa 30 tahun lebih itu, hari itu 20 Mei 1998, menghadapi krisis nasional yang memuncak.  Krisis yang menuntut reformasi total, ekonomi dan politik.

Akhirnya perintah itu pun turun dari ‘polisi dunia’ yang tak mampu disangkal rejim militer yang selama tiga dasawarsa ditegakkan dengan tumbal  penzaliman jutaan nyawa dan puluhan juta lagi rakyat yang ditangkapi tanpa peradilan jujur. 

Sang jenderal tersenyum itu harus mematuhi  ‘panglima tertinggi’nya,  Menlu Amerika Serikat, Madeline Allbright yang berseru di Seoul: “Soeharto sebaiknya mundur.”

Tak ayal jutaan mahasiswa se Indonesia pun bergemuruh, saat Soeharto mengumumkan “Berhenti” jadi Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Suatu istilah yang tidak dikenal dalam sistem konstitusi, khususnya di Indonesia. Pernyataan ‘Berhenti’ itu yang membuat posisi hukum sang ‘Mandataris MPR’  menjadi ‘debatable’ sulit dimintai ‘pertanggung- jawaban’.

Sekali lagi gerakan  mahasiswa di Indonesia itu kentara telah ditunggangi elemen kekuatan asing untuk menumbangkan suatu kekuasaan  ‘sah’  yang dinilai para pemodal asing sebagai rejim tidak disukai. Jika dulu Soeharto naik ke tampuk kekuasaan melalui kudeta merangkak dengan menunggangi gerakan  mahasiswa dalam menumbangkan Presiden Soekarno, maka pada gerakan reformasi 17 tahun lalu, dia yang terkena batu, tersandung gerakan mahasiswa.

Soekarno, juru bicara dunia ketiga, Asia- Afrika- Amerika Latin, ditumbangkan konspirasi Barat akibat  sikap sang Proklamator menentang Neo Kolonialisme Imperialisme (Nekolim).  Sikap yang  diwujudkan melalui proyek Conefo (Conference of the New Emerging Forces) guna menentang PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang telah dikooptasi oleh kepentingan politik ekonomi global negara-negara eks kolonialis imperialis pemenang Perang Dunia II. Petilasan Conefo itu kini menjadi komplek parlemen Senayan, yang menjadi simbol kejatuhan Soeharto.

Soeharto  ‘dijatuhkan’ oleh ‘skenario’ Neolib, akibat dinilai mulai mengusik kepentingan pemodal asing. Jika sebatas korupsi atau kolusi, mungkin IMF dan Bank Dunia maupun para multinational corporation akan tidak perduli atas perilaku Soeharto dan kroninya. Bahkan bila Soeharto dkk kumat bersikap bengis lagi membantai rakyatnya, pihak internasional pun tetap menerapkan standar ganda berlagak menutup mata. 

Tapi karena sudah mulai bertindak nepotisme untuk keuntungan kerabat besar kroni Orde Baru dan para borjuasi nasional, sekaligus menggerogoti porsi jarahan para pemodal asing, maka dengan isu Anti KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme), rezim Soeharto, anak emas Nekolim ini pun jadi musuh bersama para agen Neolib.

Sudah 17 tahun reformasi sampai hari ini, tentu perhatian khalayak atas presiden pilihan rakyat Joko Widodo menarik diamati. Tuntutan agar Jokowi konsekwen dan konsisten mewujudkan janji kampanye Nawacita dan ‘Trisakti Bung Karno’ berupa Berdaulat dalam politik, Berdikari dalam ekonomi, Berkepribadian dalam kebudayaan, menjadi pertaruhan utama.

Gairah rakyat dalam Pemilihan Presiden 2014 jelas menunjukkan kerinduan bangsa ini pada sikap lantang Soekarno menentang Nekolim.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora: Belum Ada Kesepakatan Cabut SK Pembekuan PSSI

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Pemuda dan Olahraga mengatakan, belum ada kesepakatan untuk mencabut Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI dalam pertemuan dengan Wakil Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/5).

“Kalau mencabut belum ada kata sepakat, ini perlu saya luruskan,” kata Kepala Bidang Informasi Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin.

Diungkapkan Gatot yang juga menjabat sebagai Deputi V Kemenpora itu, dalam pertemuan tersebut Menpora Imam Nahrawi, hanya menyampaikan tiga opsi kepada Wapres untuk sepakbola Indonesia.

“Pak menteri bicara tentang tiga opsi penyelesain masalah PSSI,” ungkapnya.

Opsi yang pertama, Gatot menjelaskan, keputusan Menpora tetap yakni membekukan PSSI.

Sedangkan opsi kedua berupa pencabutan SK Menpora nomor 01307 dan memberikan aktivitas PSSI seperti biasanya. Adapun opsi ketiga berupa revisi SK Menpora.

“SK direvisi kemudian hanya saja PSSI diminta agar diaktifkan kembali, tapi Tim Transisi tetap eksis,” kata Gatot.

Ketiga opsi tersebut, kata Gatot, telah diberikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan akan dibicarakan lebih dulu di internal Kemenpora, setelahnya akan dikomunikasikan kembali ke Wakil Presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Kadin Bentuk Tiga Sentra Ekonomi Terpadu di Indonesia Timur

Jakarta, Aktual.co — Kamar Dagang dan Industri Indonesia akan membentuk tiga sentra ekonomi terpadu di kawasan Indonesia Timur untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi, dengan perkiraan kebutuhan investasi lebih dari 50 juta dolar AS.
Tiga sentra ekonomi itu berlokasi di Maluku untuk sentra ekonomi terpadu perikanan, di Sulawesi Selatan untuk sentra ekonomi terpadu pertanian, dan Nusa Tenggara Barat dan Timur untuk sentra ekonomi terpadu peternakan.
“Kuncinya pembangunan di Indonesia Timur adalah percepatan. Kami akan sampaikan pembentukkan ini ke Presiden Joko Widodo, sore nanti,” kata Ketua Bidang Investasi, Perbankan dan Usaha wilayah Timur Kadin Reza V. Maspaitella di sela “Rapat Kerja Nasional” Kadin di Jakarta, Senin (25/5).
Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka secara resmi Rakernas Kadin, Senin sore.
Reza menuturkan pembentukkan tiga sentra ekonomi di sejumlah wilayah tersebut baru dalam tahap awal, dan kemungkinan diperluas hingga ke kawasan-kawasan lain di Indonesia Timur.
Menurut dia, perencanaan untuk pembangunan tiga sentra itu sudah dilengkapi dengan faktor-faktor pendukung dari hulu hingga hilir. Misalnya, ujar dia,untuk sentra perikanan di Maluku, akan turut dibangun industri pengolahan produk bernilai tambah hingga bantuan kegiatan pemasarannya.
“Akan turut juga dibangun Balai Latihan dan Pendidikan perikanan di kawasan tersebut,” ujar dia.
Selain itu, dalam sentra ekonomi terpadu akan didirikan industri galangan kapal, “cold storage”, pelelangan ikan, dan koperasi. “Untuk ‘cold storage’ saja, investasinya bisa 5-10 juta dolar AS,” kata dia.
Pembangunan tiga sentra ekonomi tersebut, kata dia, sudah berdasarkan potensi yang dimiliki wilayah masing-masing. Misalnya, wilayah Sulawesi Selatan yang kaya akan komoditas coklat, dan wilayah Nusa Tenggara yang sudah terkenal dengan peternakan sapinya.
Namun, kata Reza, perlu dibentuk sentra terpadu agar proses sektor hulu dan hilir dapat dilakukan secara cepat dan dngan biaya yang terjangkau.
Disinggung mengenai kebutuhan infrastruktur di tiga sentra ekonomi tersebut, Kadin merencanakan akan membangun sejumlah sarana dan prasarana pelabuhan, terminal barang, hingga pembangkit listrik, selain menunggu dari realisasi proyek infrastruktur pemerintah.
Beberapa investor asing, diklaim Reza, sudah menyatakan komitmennya untuk bergabung “Untuk pembangkit energi misalnya, sudah ada perusahaan gabungan (joint venture),” ujar Reza yang menyebutkan entitas investor tersebut namun enggan dikutip.
Pada perkembangan lain, Rakernas Kadin bertajuk “Trade and Investment Forum : East Indonesian Regions” itu, akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan beberapa kerja sama konkrit antara pemerintah dan swasta, maupun swasta nasional dan swasta asing.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus Peneliti ICW, Bareskrim Segera Periksa Saksi-saksi

Jakarta, Aktual.co — Bareskrim Mabes Polri telah menerima laporan Ahli hukum pidana dari Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita. Salah satu penggagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, melaporkan peneliti Indonesia Coruption Watch (ICW), dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Hery Prastowo membenarkan laporan tersebut sudah masuk dan saat ini ditangani oleh penyidik Direktorat yang dipimpinnya itu.
“Perkara itu ditangani oleh Pidum Mabes Polri. ‎Selanjutnya setelah laporan dipelajari kami akan memeriksa pelapor termasuk para saksi,”kata  Hery, Senin (25/5).
Hery mengungkapkan, pihak media yang tulisannya dijadikan barang bukti dalam laporan ini akan turut diperiksa untuk diambil keterangannya sebagai saksi.
 ‎Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Pol Badrodin Haiti ‎memastikan laporan terhadap tiga aktivis antikorupsi terkait pemberitaan di sejumlah media massa akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan.  
Jenderal bintang empat itu mengaku tidak akan ada perlakuan khusus terhadap terlapor meski berstatus sebagai aktivis antikorupsi.
“Tidak ada bedanya. Mau siapa pun yang dilaporkan, proses hukumnya harus dilalui dulu,” ujar Badrodin saat ditemui di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/5).
Badrodin mengatakan, semua pelaporan yang disampaikan kepada Bareskrim akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur standar penanganan kasus. Semua laporan yang diterima wajib untuk ditelusuri dan ditentukan apakah memenuhi layak atau tidak untuk diteruskan ke tingkat penyidikan.
Ketiga orang tersebut ialah Wakil Koordinator Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo, dan Said Zainal Abidin, mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Romli mengatakan bahwa dirinya merasa pernyataan ketiga terlapor di sejumlah media massa telah mencemarkan namanya. 
Ia turut menyerahkan kliping sejumlah media massa yang mengutip pernyataan ketiga terlapor, yakni harian Kompas, Tempo, dan The Jakarta Post.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Terapkan Bahan Alami Agar Kulit Wajah Segar & Lebih Bercahaya

Jakarta, Aktual.co — Kulit bersih dan cerah merupakan impian para wanita, khususnya para wanita Asia yang cenderung memiliki kulit kuning langsat atau kecoklatan.

Namun demikian, tak hanya wanita, beberapa pria juga menginginkan agar kulitnya tidak kusam dan berseri. Bagi Anda yang memiliki kulit kusam atau gelap, jangan khawatir karena memiliki kulit kusam dan gelap saat ini bukan masalah.

Anda akan mendapatkan wajah dan kulit yang berseri, dengan cara yang alami sehat dan juga tidak perlu mahal.

Berikut tips agar wajah dan kulit Anda lebih segar dan bercahaya:
Gunakan Tomat dan Jeruk Nipis
Cara pertama adalah memanfaatkan buah tomat dan jeruk nipis. Caranya cukup mudah yakni, haluskan buah tomat yang sudah dicampur dengan satu gelas air jeruk nipis.

Gunakan buah tomat atau jeruk nipis sebagai masker kulit. Oleskan masker ini tipis-tipis secara merata ke seluruh kulit tubuh Anda dan lakukan secara rutin setiap pagi. Ketika masker telah dipakai secara merata, diamkan selama 10 hingga 15 menit. Jika sudah, mandi seperti biasa untuk menghilangkan masker dari tubuh.

Susu
Siapa yang tidak mengenal susu.  Susu yakni, bahan alami yang memiliki segudang manfaat luar biasa untuk kesehatan serta kecantikan kulit. Untuk dapatkan kulit putih menggunakan susu, Anda cukup mandi dengan susu atau menggunakan susu sebagai masker.

Ada banyak bahan herbal lain yang bisa dipadukan dengan susu untuk masker, Bahan tersebut antara lain adalah bubuk kunyit, minyak zaitun, putih telur dan jeruk lemon.

Lemon dan Madu
Lemon dan madu tak hanya bisa bantu mengatasi jerawat atau komedo saja. Bahan herbal ini dikatakan juga mampu bantu seseorang yang ingin dapatkan kulit cerah, putih serta bersih.

Caranya cukup mudah yaitu, peras lemon dan saring airnya, campur dengan satu sendok madu hingga keduanya menyatu. Gunakan campuran lemon dan madu untuk masker kulit secara teratur sebelum tidur selama 10 sampai 15 menit.

Basuh masker dengan air hangat hingga bersih. Untuk hasil maksimal, lakukan tips ini secara teratur dan rutin.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk dapatkan kulit cerah dan putih secara alami. Disamping itu, Anda sangat perlu menjaga kebersihan kulit, menjaga kulit dari paparan sinar Matahari secara langsung ataupun konsumsi makanan sehat yang bisa bantu menutrisi kulit dari dalam.

Artikel ini ditulis oleh:

Diadukan Pasien, BPJS Tangerang Bakal Klarisifkasi RS Sari Asih

Jakarta, Aktual.co —Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Tangerang, Banten, akan melakukan klarifikasi terhadap pengelola Rumah Sakit (RS) Sari Asih yang diadukan pasiennya karena persoalan menebus obat. 
Kepala Cabang BPJS Tangerang Medianti Ellya Permatasari mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan pihak RS Sari Asih agar masalah itu cepat selesai.
Jika pengaduan pasien soal adanya penebusan obat, maka pihak rumah sakit bakal diberi teguran dan peringatan kepada pengelola. Medianti mengatakan upaya tersebut agar dapat ditemukan persoalan sebenarnya yang menimpa pasien sehingga mengirimkan keluhan melalui media sosial.
Pernyataan tersebut terkait Indri Yanti (40) warga RT 05/01 Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis merasa dirugikan oleh manajemen RS Sari Asih karena harus menebus obat sebesar Rp 7.500 beberapa kali. Padahal pemilik kartu BPJS kelas I nomor 0001316983487 itu berobat ke klinik terdekat, kemudian dirujuk ke RS Sari Asih karena menderita penyakit asam lambung.
Setiba di RS pasien itu menjalani pemeriksaan medis dan mengambil obat pada bagian farmasi 10 butir, tapi harus membayar Rp7.500 dengan alasan persediaan obat kosong. Pasien yang setiap bulan sejak dua tahun lalu membayar iuran BPJS sebesar Rp59.500 per orang itu kemudian menyebarkan gambar melalui media sosial.
Dalam pengakuan Indri bahwa masalah yang dihadapi bukan persoalan uang Rp7.500 itu melainkan pelayanan RS dan aturan BPJS harus ditaati. Medianti mengatakan klarifikasi terhadap pengelola mutlak dilakukan agar dapat diambil tindakan yang sesuai berdasarkan hukum yang berlaku.
Bila pengelola RS, katanya, sudah membebani pasien dengan pembelian obat dapat melanggar aturan Surat Edaran Menkes No.32 tahun 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain