4 April 2026
Beranda blog Halaman 36091

Aksi Mahasiswa, DPR: Tak Ada Isu Penggulingan Jokowi-JK

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah elemen mahasiswa berencana akan menggelar aksi untuk memperingati hari kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari ini, Rabu (20/5).
Bahkan, disebut-sebut aksi demonstrasi itu membawa isu penggulingan pemerintahan Jokowi-JK yang dinilai gagal dalam memenuhi harapan rakyat.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan bahwa aksi mahasiswa ini tak memperlihatkan ke arah penggulingan rezim Jokowi-JK.
“Masih jauh, kita tidak melihat usaha-usaha itu. DPR dan pemerintah berkomitmen kerja untuk rakyat. DPR sebagai episentrum politik, maka diselesaikan secara konstitusional di parlemen,” kata Taufik di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (20/5).
Lebih lanjut, sambung Wakil Ketua DPP PAN itu, aksi demonstrasi yang rencananya akan digelar sejumlah mahasiswa secara nasional, hanya sebagai bentuk refleksi dalam memperingati hari Kebangkitan Nasional saja.
“Penting karena tidak hanya selesai di seremonial, tapi yang penting apa yang sudah diperoleh,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Mensos: Anak Muda Mesti Jadi Satgas Peduli Sosial

Jakarta, Aktual.co — Untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kesetiakawanan sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar kemah kebangsaan dengan tema, “Membangun Karakter Menuju Indonesia Global”.

“Kemah kebangsaan diharapkan menjadi sumber energi positif bagi bangsa dan national character building kesetiakawanan sosial, ” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Rabu (20/5).

Kemah kebangsaan sendiri digelar mulai 19 hingga 22 Mei yang didukung oleh 17 instruktur dan diikuti 250 peserta dari kalangan pelajar, umum, pondok pesantren (ponpes) yang berasal dari 12 wilayah di Jawa Timur, yaitu dari Pasuruan, Blitar, Kediri, Lumajang, Malang, Nganjuk, Jombang, serta Mojokerto.

“Sejarah mencatat organisasi modern pertama di Indonesia, Budi utomo. Dari sanalah lahir semangat nasionalisme dan setiap 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), ” tambahnya.

Selain itu, anak muda muda juga dihadapkan pada godaan paham radikalisme yang semua agama menolaknya. Karena itu, dibutuhkan vocational training, lapangan pekerjaan yang layak, serta wahana sebagai ajang menyalurkan bakat dan kreativitas.

“Saat ini, anak muda diharapkan menjadi satuan tugas (satgas) yang mengedepankan kepedulian sosial, saling bergandengan tangan, serta sebar Sehari berbagi satu Orang Satu (SOS), ” harapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Lebih Mengenal Gejala dari Penyakit Batu Ginjal

Jakarta, Aktual.co — Ginjal memainkan peran penting dalam menyaring dan mengeluarkan limbah (kotoran) dari tubuh. Setiap hari, dua organ yang berada di kedua sisi tulang belakang ini menyaring lebih dari 200 liter darah dan dua liter produk limbah – sebelum keluar dari tubuh dalam bentuk urine.

Seringkali kita mendengar bahwa seseorang sedang terkena penyakit ‘Batu ginjal’. Seperti yang dialami oleh Redaksi Aktual.co, dimana sahabat kami tersebut jarang minum air putih dalam melakukan aktivitas pekerjaannya.  Batu ginjal terbentuk dari mineral dan asam garam.

Batu ginjal dapat disebabkan oleh berbagai hal.namun umumnya, batu ginjal terbentuk ketika urine berkonsentrasi, mineral mengkristal dan menggumpal.

Sakit batu ginjal biasanya dimulai pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul serta bergerak ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Rasa nyeri berubah seiring dengan pergerakan batu ginjal pada saluran urine.

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Pengobatan rasa sakit dan minum banyak air merupakan bagian dari pengobatan yang sering dibutuhkan.

Berikut beberapa gejala dari penyakit batu ginjal:
1. Nyeri yang parah pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul
2. Nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha
3. Nyeri pada saat buang air kecil
4. Urine berwarna pink, merah atau cokelat
5. Mual dan muntah
6. Sering buang air kecil
7. Demam dan menggigil saat infeksi terjadi

Artikel ini ditulis oleh:

Berbahaya dan Mematikan, Ini Cara Mengenali Beras Palsu dari Plastik

Jakarta, Aktual.co — Peredaran beras palsu yang terbuat dari resin beracun yang terdapat di plastik yang telah menyentuh pasar di Bekasi membuat resah masyarakat.  Para ahli kesehatan bahkan telah memperingatkan bahwa mengonsumsi beras palsu tersebut bisa berakibat mematikan atau merusak sistem pencernaan Mengonsumsi nasi dari beras plastik sebanyak tiga mangkuk kecil itu bahkan setara dengan memakan satu tas plastik.   “Beberapa zat, seperti resin pada plastik tidak boleh dimakan, apalagi dalam jangka panjang. Sebab bisa menimbulkan implikasi negatif pada sistem pencernaan,” kata Kepala ahli gizi National Heart Institute (IJN), Mary Easaw-John.
Lalu bagaimana cara mengenali beras palsu yang terbuat dari plastik tersebut? Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kemendag Widodo mengungkapkan perbedaan beras asli dan mengandung plastik. Jika beras asli putih di tengahnya ada putih seperti putih susu, tapi kalau mengandung plastik tenga berasnya bening.
” Tidak ada putih susunya. Maka itu kita bawa beras asli untuk membandingkan karena kita belum menemukan,” tuturnya.
Menurut Dewi Septiani, seorang pedagang bubur di Bekasi yang pertama kali menemukan beras palsu ini mengatakan, terdapat beberapa ciri atau tanda dari beras palsu tersebut, diantaranya:
– Beras plastik tidak bisa bercampur dengan air. Ketika dicuci atau direndam dalam air, beras oplosan tersebut secara otomatis akan mudah mengambang.
– Rasa beras palsu berbeda dengan beras asli, rasanya tawar dan tidak berbau khas atau berbau wangi.
– Wujud beras palsu yang telah dimasak dengan durasi normal biasanya masih keras, pun saat dimakan rasanya getir.
– Butiran beras yang diduga plastik berwarna bening sementara beras asli berwarna bening bercampur putih susu
– Dampak yang terjadi dari memakan nasi beras palsu ini biasanya adalah sakit perut dan sakit pencernaan lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Hari Ini, DPR Gelar Sidang Paripurna RAPBN 2016

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini akan menggelar sidang paripurna dengan agenda pembicaraan Pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2016.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (120/5).
Dikatakan Taufik, penyampain draf awal tersebut akan disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro hari ini di ruang paripurna Nusantara II, kompleks Parlemen.
“Ini sangat penting dalam proses transisi. Dalam rapat juga sudah disampaikan, silahkan pemerintah memasukkan prioritas-prioritas program pemerintah didalam nomenklatur 2016,” ucap dia.
Sidang paripurna ini sebagai titik awal bagi pemerintahan Jokowi-JK menyampaikan draf awal anggarannya.
“Ini karena pada saat APBN-P 2015 itu APBN transisi, sehingga APBN 2016 otomatis sudah ful diisi oleh program pemerintah Pak Jokowi-JK,” ujar Wakil Ketua DPP PAN itu.
Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan akan menyampaikan RAPBN tahun 2016 dihadapan sidang paripurna DPR RI pada 15 Agustus 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kemiripan Nama, Lapas Kerobokan Salah Bebaskan Napi

Denpasar, Aktual.co — Pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, salah membebaskan narapidana yang menjadi binaannya. 
Kalapas Kerobokan, Sudjonggo mengaku kekeliruan pembebasan napi itu dikarenakan kemiripan nama.
“Namanya sama,” kata Sudjonggo, saat dihubungi, Rabu (20/5).
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polresta Denpasar untuk melakukan pengejaran napi yang telah dibebaskan tersebut. 
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari warga (binaan) yang salah dibebaskan itu,” katanya.
Menurut Sudjonggo, ihwal kekeliruan melepas tahanan itu karena memiliki kesamaan identitas nama.
“Inisialnya sama-sama CA. Nah, kalau CA yang memang sudah waktunya bebas ini sebelumnya divonis 7 bulan (kasus pencurian), sementara yang dibebaskan divonis 9 tahun dan belum habis masa tahanannya (kasus narkoba),” ujar Sujonggo. 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain