16 April 2026
Beranda blog Halaman 36210

PWI Laporkan Bupati Biak Numfor ke Polda Papua

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Wartawan Indonesia cabang Papua akan melaporkan pemukulan terhadap wartawan Cenderawasih Pos, Fiktor Palembangan yang diduga telah dilakukan oleh Bupati Biak Numfor Thomas Alfa Edison Ondi.
“Kami sedang membuat format suratnya, kalau sudah selesai, hari ini juga kami segera layangkan laporannya ke Polda Papua,” kata Ketua PWI Papua Abdul Munib di Jayapura, Senin (18/5).
Dia menjelaskan, surat laporan tersebut dibuat setelah pertemuan dengan sejumlah organisasi pers di kantor PWI setempat pekan lalu. “Diharapkan Indonesian Journalist Network Papua juga bisa segera bergabung,” katanya lagi.
Dalam rapat itu, kata Munib, disimpulkan bahwa Bupati Biak Numfor Thomas Alfa Edison Ondi sengaja menghalang-halangi wartawan saat melakukan liputan jurnalistik. Seharusnya dalam surat permintaan maaf Bupati Biak Numfor itu, di dalamnya tertulis bahwa dia tidak akan mengulangi lagi pebuatan itu kepada siapa pun. 
“Dia harus memberikan jaminan bahwa tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu, dan sudah sepantasnya hadir bertemu dengan insan pers, korban dan redaksi Cenderawasih Post untuk mengklarifikasi persoalan yang terjadi,” katanya pula.
Munib juga sepaham dengan pernyataan sejumlah pihak bahwa permintaan maaf saja tidak cukup dilayangkan oleh Bupati Biak Numfor itu.
“Tindak kekerasan yang dilakukan olehnya harus diproses hukum, sehingga dapat memberikan efek jera. Wartawan dilindungi ketika menjalankan tugasnya,” kata dia.
Fiktor Palembangan, wartawan Cenderawasih Post perwakilan Kabupaten Biak Numfor dipukul oleh bupati setempat terkait pemberitaan kebakaran Pasar Inpres setempat, pada Sabtu (9/5) sore. (Baca juga: Pemukul Jurnalis di Papua Diharapkan Tetap Diproses Hukum)
Sejumlah pihak mengecam dan mengutuk tindakan pejabat yang dinilai arogan dan berlaku seperti preman itu, baik di Kabupaten Biak Numfor dan di Kota Jayapura.
Tindak kekerasan dilakukan seorang bupati itu, memunculkan aksi demo dari sejumlah wartawan di Kota Jayapura dengan menggelar aksi solidaritas berunjuk rasa di Mapolda dan kantor gubenur Papua pada Selasa (12/5).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ekspansi Bisnis Luar Negeri, Pertamina Buka Kantor di Malaysia Hari Ini

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) berencana membuka kantor untuk unit usahanya, Pertamina Malaysia Exploration-Production di Kuala Lumpur, Malaysia pada hari ini, Senin (18/5).
Siaran pers Pertamina di Jakarta, Minggu (17/5) menyebutkan, acara pembukaan secara sederhana akan digelar di kantor Pertamina International Exploration-Production, level 32 Suite B, Menara Maxis Kuala Lumpur City Center 50088.
Peresmian akan dilakukan Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam dan dihadiri antara lain Direktur Energi Baru Terbarukan Pertamina Yenni Andayani, President Director Pertamina International Exploration-Production Slamet Riadhy, dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, sesuai strategi perusahaan untuk agresif di hulu dan meraih keuntungan di hilir, Pertamina mengakuisisi beberapa aset baru di luar negeri yaitu di Aljazair, Irak, dan Malaysia.
Aset-aset tersebut di bawah koordinasi Pertamina International Exploration-Production. “Tujuan dari ekspansi bisnis Pertamina ke luar negeri, selain untuk kepentingan bisnis perusahaan juga dalam kerangka menjaga ketahanan energi nasional,” tuturnya.
Menurut dia, dengan ekspansi ke luar negeri, maka hasil produksi dari aset-aset internasional Pertamina itu dapat digunakan untuk pasokan ke dalam negeri.
“Yang tidak kalah penting, dari kerja sama ini, Pertamina bisa saling berbagi pengalaman dalam bisnis eksplorasi dan produksi migas dengan mitra-mitra berpengalaman di level global,” ujarnya.
Wianda mengatakan, di Malaysia, sejak akhir November 2013, Pertamina secara resmi mengakuisisi kepemilikan Murphy di enam blok migas.
“Pembukaan kantor Pertamina Malaysia Exploration-Production besok akan memberikan sinyal kuat dari Pertamina akan komitmen untuk bekerja sama dengan para mitra dalam upaya melakukan eksplorasi dan produksi migas di wilayah kerja di Malaysia,” kata Wianda.

Artikel ini ditulis oleh:

Suasana Ujian Negara Sekolah Dasar di Beberapa Daerah

Sejumlah siswa berkonsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) di ruangan belajar yang kurang layak di Sekolah Dasar (SD) Empat Tunggal, Kec. Seberang Ulu I, Palembang. Sumsel, Senin (18/5). Sebanyak dua puluh orang siswa SD Empat Tunggal mengikuti UN mata pelajaran Bahasa Indonesia. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Takut Kalah Lagi, KPK Buat Strategi Hadapi Hadi Poernomo

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan stategi baru untuk menghadapi sidang perdana praperadilan, yang digugat oleh mantan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (18/5).
“Kita mengubah strategi. Ada strategi baru yang akan kami gunakan nantinya,” ujar pimpinan sementara KPK Johan Budi ketika dihubungi. 
Strategi itu diubah pasca kekalahan KPK menghadapi gugatan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Putusan tersebut didasarkan pada ketentuan baru Mahkamah Konstitusi tentang perluasan obyek praperadilan, sehingga KPK perlu mencari strategi baru untuk menghadapinya. 
“Namanya strategi, tidak bisa kita ungkapkan sekarang. Itu untuk kita gunakan di pengadilan.”
Ketika disinggung soal hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati yang meminta KPK menunjukkan dua alat bukti penyidikan Ilham. Namun, KPK enggan memberikannya karena hal tersebut dianggap sudah masuk ke pokok perkara.
Menurut Johan, semestinya dua alat bukti yang diminta itu hanya ditunjukkan dalam sidang perkara tindak pidana korupsi. Jika permintaan dua alat bukti berulang dalam sidang praperadilan Hadi, KPK telah menyiapkan opsi untuk menghadapinya. (Baca juga: Lawan KPK, Mantan Kepala BPK Tak Didampingi Pengacara)
“Kalau situasi berulang, kita sudah siapkan opsi. Apakah akan kita tunjukkan alat bukti, kita lihat saja nanti,” ujar dia.
Sidang perdana praperadilan Hadi Poernomo sedianya sudah berjalan sejak, Senin (11/5) lalu, tetapi diundur karena pihak KPK tidak hadir dalam sidang. Pekan lalu, Hadi hadir seorang diri tanpa didampingi kuasa hukumnya.
Hal tersebut pun dilakukan, pada sidang kali ini. Dia lebih memilih untuk melawan KPK tampa didampingi oleh kuasa hukumnya. (Baca juga: KPK Diminta Jelaskan Penuntasan Kasus BCA dan Korupsi Haji)

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Komisi X Apresiasi Langkah Cepat Aparat Dalam Kasus Penelantaran Anak

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP Reni Marlinawati mengapreasiasi langkah cepat aparat terkait kasus lima anak yang ditelantarkan orang tuanya.
Reni menyatakan hal itu dalam pernyataan pers di Jakarta, Senin (18/5) sebagai tanggapan terkait dengan peristiwa penelantaran lima anak oleh orang tuanya di Cibubur, Jawa Barat.
Pertama, pengungkapan kasus penelantaran lima anak yang dilakukan oleh orang tuanya berkat kerja sama antara masyarakat dan negara (KPAI dan Polri) merupakan cara yang ideal. Pola kerja sama yang bagus antara masyarakat dan aparat negara memang dibutuhkan.
“Ini juga seperti oase di tengah sikap individualisme di perkotaan,” katanya.
Rupanya, kata dia, sikap gotong-royong sebagai ciri khas masyarakat Indonesia masih ada di tengah-tengah di masyarakat dan hal ini patut disyukuri.
Kedua, pengungkapan persoalan tersebut harus ditindaklanjuti dengan penegakan hukum yang seadil-adilnya terhadap kedua orang tua yang terindikasikan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Ketiga, terkait nasib lima anak yang terlantar itu sebaiknya aparat pemerintah juga melibatkan keluarga besar yang bersangkutan. Misalnya, nenek atau keluarga dekat lainnya dengan dipastikan keamanan dan kenyamanan anak-anak itu dengan tetap dalam pengawasan pihak yang berwenang.
“Jangan sampai situasi yang terjadi saat ini justru menambah beban psikologis terhadap anak-anak,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Program Pembangunan dan Revitalisasi Lima Ribu Pasar Siap Dimulai

Jakarta, Aktual.co — Program pemerintah untuk membangun dan merevitalisasi 5.000 pasar rakyat yang ditargetkan rampung pada periode 2015-2019 siap dimulai, dan berdasarkan rencana Kementerian Perdagangan revitalisasi itu tiap tahunnya sebanyak 1.000 unit.
“Saat ini persiapan untuk membangun pasar, APBN baru saja turun. Kami siapkan untuk membangun pasar baru dan merevitalisasi pasar lainnya,” kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dalam acara Dialog Senator untuk Rakyat di Jakarta, ditulis Senin (18/5)
Rachmat mengatakan pembangunan 5.000 pasar rakyat dalam kurun waktu lima tahun tersebut merupakan komitmen pemerintah yang peduli pada ekonomi kerakyatan dan pembangunan tersebut bukan hanya meliputi fisik pasar saja akan tetapi juga pembangunan manajemen pasar.
“Lima ribu pasar tersebut, bukan hanya bangunan saja yang akan kita bangun, bukan hanya merapikan pasar yang tidak layak, tapi juga dari sisi managemen,” kata Rachmat.
Menurut Rachmat, pembangunan pasar tersebut harus memiliki tujuan masing-masing, apakah untuk tujuan peningkatan ekonomi dan lainnya, jangan sampai setelah pasar dibangun tidak ada pedagang yang menempati karena sepinya pembeli.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Jimmy Bella, mengatakan bahwa anggaran Kementerian Perdagangan kurang lebih sebesar Rp2 trilun yang akan dialokasikan untuk pembangunan, revitalisasi bangunan dan juga menagemen.
“Untuk pasar sebesar Rp2 trilun pada 2015, termasuk pembangunan dan revitalisasi serta managemen,” kata Jimmy.
Jimmy menjelaskan, alokasi dana tersebut meliputi pembangunan pasar baru dan juga revitalisasi fisik pasar yang dilakukan apabila kerusakan fisik pasar rakyat tersebut mencapai 60 persen dan sudah berusia lebih dari 25 tahun.
Selain itu, lanjut Jimmy, juga akan ada program pembangunan pasar di wilayah perbatasan seperti di wilayah Nusa tenggara Timur, Papua, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat dimana sumber dananya berasal dari Tugas Perbantuan dan Dana Alokasi Khusus.
“Ada lokasi pasar yang baru terutama untuk daerah perbatasan, jumlahnya di tiap daerah kurang lebih dua unit pasar. Ada lokasi prioritas dimana yang harus dibangun,” kata Jimmy.
Terhitung mulai tahun 2011 hingga 2014 lalu, sebanyak 497 pasar sudah direvitalisasi dan memakan biaya kurang lebih sebesar Rp2,1 triliun, dimana sebanyak 53 pasar rakyat diantaranya merupakan program percontohan.
Pada tahun 2015, ditargetkan revitalisasi pasar sebanyak 1.000 unit yang bersumber dari dana perbantuan dan dana alokasi khusus, dimana pada tugas pembantuan reguler sebanyak 25 pasar dengan total biaya Rp207,5 miliar, dan optimalisasi untuk 12 pasar dengan biaya Rp100 miliar.
Sementara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P), tugas pembantuan reguler untuk 141 pasar rakyat dengann total biaya mencapai Rp1,036 triliun, dan refocusing untuk tiga pasar dengan dana Rp18,5 miliar.
Untuk dana alokasi khusus (DAK), untuk reguler sebanyak 523 pasar dengan total biaya Rp690 miliar, dan tambahan untuk 230 pasar dengan total biaya Rp 256 miliar. Dengan demikian, total pembangunan pasar dari tugas pembantuan dan DAK mencapai Rp2,30 triliun untuk 953 pasar.
Sementara dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, menyediakan dana untuk pasar tipe C dan D bagi 65 pasar sebesar Rp78 miliar, sehingga total untuk pembangunan 1.000 pasar pada tahun 2015 mencapai Rp2,386 triliun.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain