2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36526

Hari Bumi, Mahasiswa Pecinta Alam Jalan Kaki ke Kampus

Semarang, Aktual.co — Momentum peringatan hari Bumi tanggal 22 April dimanfaatkan oleh sejumlah kalangan aktivis Mahasiswa Pencinta Alam (Mawapala) di sejumlah perguruan tinggi. 
Salah satunya, civitas akademik Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang yang mewajibkan berjalan kaki bagi seluruh mahasiswa, baik karyawan maupun dosen.
Fenomena menarik ini terlihat sejak pukul 06.00 WIB. Biasanya civita akademika memasuki area kampus menggunakan kendaraan bermotor maupun mobil, kini harus memarkirkannya di luar kampus. Mereka berjalan kaki menuju kelas dan ruang masing-masing, tanpa menggunakan kendaraan.
Padahal, kampus ini terhitung cukup luas dengan medan jalan naik turun. Mereka berkomitmen sendiri yang melanggar aturan itu akan dikenai teguran dan sanksi oleh panitia yang dimotori Unit Kegiatan Mahasiswa Mawapala. Sejumlah panitia sejak pagi telah menyiapkan parkir khusus kendaraan dalam rangka hari Bumi yang jatuh hari ini.
Kasan Kiswoyo (20), salah satu aktivis Mawapala mengaku, kegiatan wajib jalan kaki bagi civitas akdemika kampus UIN hari ini dimaksudkan agar seluruh elemen kampus mampu menghargai bumi. Utamanya, menjaga wilayah kampus dari asap knalpot yang menimbulkan polusi.
“Sebagai kalangan intelektual tentunya bisa lebih peduli terhadap bumi kita tercinta. Satu hari saja tanpa polusi dan asap di kampus akan baik untuk refleksi bersama, ” kata dia, di Semarang, Rabu (22/4).
Kegiatan wajib jalan kaki ini terhitung sejak pukul 06.00-12.00 siang ini. Pihaknya telah mensosialisasikan perihal Hari Bumi di lingkungan kampus, sejak dua hari sebelumnya. Diharapkan, event tahunan ini akan lebih detail berjalan menjadi agenda mingguan maupun bulanan, untuk mewujudkan UIN Semarang sebagai kampus konservasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Kurir Narkoba Bertaraf Internasional Dicokok Polda Metro Jaya

Jakarta, Aktual.co — Dua kurir narkoba jenis sabu bertaraf Internasional yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) berhasil dibekuk satuan reserse narkoba Polda Metro Jaya.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniato mengatakan dua orang kurir narkoba berinisial AIH (42) dan AEC merupakan warga negara Nigeria. 
“Kita telah menangkap dua orang kurir narkoba jaringan internasional yang dikendalikan dari dalam salah satu lapas,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/4).
Saat ditanya mengenai Lapas mana yang mengendalikan, Eko enggan memberikan komentar karena saat ini masih dalam proses penyelidikan.
“Belum bisa kami sampaikan asal lapas tersebut,” tambahnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua kurir narkoba dikenai pasal 144 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika. 
“Ancaman bagi para pelaku minimal lima tahun, maksimal hukuman mati,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Legislator: Harus Ada Jalan Tengah Selesaikan Konflik Kemenpora-PSSI

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Reni Marlinawati menyatakan harus ada jalan tengah dalam menyelesaikan polemik antara Kemenpora dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Saya mendorong harus ada jalan tengah dalam menyelesaikan masalah ini,” katanya dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Rabu (22/4), terkait polemik PSSI atas sanksi administrasi oleh Menpora.

Menurut dia, sikap merasa paling benar sendiri ditampilkan oleh kedua belah pihak dalam persoalan sepak bola nasional antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PSSI.

Dia mengatakan, kesan saling benar sendiri tampak lebih menonjol daripada mementingkan kepentingan sepak bola nasional. “Langkah Menpora dengan menerbitkan keputusan sanksi administrasi terhadap PSSI merupakan langkah ekstrem,” katanya.

Ibarat ingin menangkap tikus di lumbung padi, Menpora justru membakar lumbungnya. “Begitu juga sikap PSSI yang tidak mengindahkan peringatan Menpora juga merupakan sikap yang tidak tepat,” katanya.

Dia mengatakan, sikap jumawa dan abai terhadap organ negara, tentu tidak tepat dilakukan oleh PSSI.

“Keputusan Menpora ini tentu akan memberi dampak secara langsung terhadap persepakbolaan di Indonesia,” katanya.

Ancaman sanksi oleh FIFA menjadi konsekuensi terburuk yang akan diterima oleh Indonesia. Seperti Timnas Kelompok Usia Muda sampai jenjang senior tidak bisa berlaga di kalender FIFA.

Selain itu, klub-klub dari Indonesia juga terancam tidak bisa bermain di liga naungan FIFA, dana bantuan untuk bimbingan yang nilainya miliaran rupiah juga potensial dicabut FIFA. Tidak hanya itu, pemain Indonesia yang meniti karier di luar negeri terpaksa “dipulangkan”.

Dari sisi bisnis, sponsor potensial juga membatalkan kontrak karena meskipun liga berlangsung hanya akan menjadi liga antarkampung. “Klub rugi, pemain rugi semua aspek dalam sepak bola juga akan mengalami kerugian,” katanya.

Atas kondisi ini, kata dia, pemerintah dan PSSI diharapkan duduk bersama untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Diharapkan kedua pihak dapat berembug dengan prinsip kesetaraan dan diharapkan dapat mengambil kesepakatan yang intinya untuk kemajuan sepak bola nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Akan Bentuk Penguatan di Konferensi Parlemen Asia-Afrika

Jakarta, Aktual.co — DPR RI lakukan persiapan jelang Konferensi Parlemen Asia Afrika yang diadakan Kamis (22/4) besok. Konferensi rencananya akan dibuka Presiden RI Joko Widodo dan Mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono.
“Persiapan itu kita akan menyambut adanya acara KAA. Di mana ini sangat penting karena membentuk adanya kerjasama parlemen Asia Afrika dan adanya forum antar parlemen dan penguatan antar parlemen negara selatan selatan,” ujar Ketua DPR RI Setya Novanto di DPR, Jakarta, Rabu (22/4)
Setnov menuturkan DPR akan fasilitasi apa yang jadi program pemerintah dan negara-negara yang hadir dalam kerja sama, baik bilateral, perdagangan berkaitan perdagangan pertanian dannjuga infrastuktur yg didengungkan oleh presiden yaitu dalam maslaah maritim.
“Tentu akan jadi kekuatan parlemen yang hadir. Kita dukung deklarasi masalah palestina,” katanya.
Setnov menjelaskan, sebanyak 17 ketua parlemen dari 34 negara akan hadir dalam konferensi tersebut. Selain ketua parlemen dan wakil parlemen yang akan hadir, konferensi dibuka oleh Presiden Joko Widodo dengan keynote speaker SBY.
“Besok akan menarik, karena ketua parlemen Sudan dan Yaman delegasinya akan masuk dalam komisi pada perjuangan nanti. Deklarasi akan hasilkan bermakna bagi Indonesia dan kesejahteraan masyarakat indonesia,” 
“Sementara itu, ada pekerjaan rumah tambahan, yakni ada hal berkaitan masalah PBB, bukan hanya negara adikuasa tapi juga perjuangan kepentingan negara yang tidak punya kekuatan dan masih punya kekurangan. Kita perjuangkan untuk merdeka,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Tanggapan Presiden soal Pelantikan Komjen BG

Jakarta, Aktual.co — Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri merestui Komisaris Jeneral Polisi Budi Gunawan sebagai Wakapolri. Budi Gunawan pun resmi dilantik oleh Kapolri Badrodin Haiti siang tadi. 
Menanggapi pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Wakapolri, Presiden Joko Widodo berpesan kepada Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti untuk melakukan konsolidasi internal. “Sudah bertemu saya perintahkan kepada Kapolri untuk melakukan konsolidasi kelembagaan dan saya memberikan kesempatan pada Kapolri memperkuat kinerja Polri,” ujar Jokowi disela-sela Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 di Media Center Jakarta Convention Center, Rabu (22/4). Presiden Jokowi pun berpesan kepada Kapolri untuk perbaiki kelembagaan Polri agar menjadi lebih baik. “Sudah saya perintahkan perbaiki kelembagaan mekanisme kerja internal dan juga pengawasan dan pembentukan sumberdaya manusia yang ada,” kata Jokowi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Danareksa: Meski Rupiah Menguat, Investor Asing Enggan Beli Obligasi

Jakarta, Aktual.co — PT Danareksa Sekuritas menilai penguatan rupiah beberapa waktu terakhir ini belum mampu memengaruhi investor terutama asing untuk kembali masuk ke pasar saham Indonesia khususnya pada sektor obligasi.

“Penguatan rupiah selama minggu lalu sepertinya masih belum mampu mendorong investor asing untuk kembali berpartisipasi di pasar obligasi, terutama obligasi Pemerintah,” kata Kepala Cabang PT Danareksa Sekuritas Semarang Melcy RS Makarawung di Semarang, Rabu (22/4).

Meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menutup minggu dengan penguatan tipis sebesar 0,63 persen, namun kepemilikan investor asing turun Rp1,05 triliun selama minggu lalu.

“Sejauh ini investor masih cenderung memperpendek durasi portofolionya, otomatis mereka memperpendek durasi di pasar obligasi Pemerintah,” katanya.

Pihaknya menilai, faktor yang menyebabkan investor memperpendek durasi di pasar obligasi Pemerintah karena ingin meminimalisasi tingkat kerugian. Kondisi tersebut wajar mengingat depresiasi nilai rupiah terhadap dolar AS masih berlanjut.

Hal tersebut terlihat dari volume transaksi selama beberapa minggu terakhir yang didominasi oleh obligasi tenor pendek yaitu antara 1-5 tahun. Untuk total transaksi obligasi tenor pendek selama minggu lalu mencapai Rp39,9 triliun atau 64,8 persen dari total transaksi keseluruhan.

Sedangkan pada minggu sebelumnya, obligasi tenor pendek juga mendominasi pasar sekunder dengan total transaksi sebesar Rp32,5 triliun atau 61,4 persen dari total transaksi.

Di sisi lain, transaksi untuk tenor panjang mengalami penurunan sebesar Rp747 miliar yaitu dari Rp5,02 triliun menjadi Rp4,27 triliun pada perdagangan minggu lalu.

Sementara itu, selama ini investor asing sangat berpartisipasi pada pasar obligasi Pemerintah. Setelah krisis ekonomi global pada tahun 2008, partisipasi tersebut terus meningkat, bahkan per 31 Maret 2015 kepemilikan asing di obligasi Pemerintah mencapai Rp504,16 triliun atau 38,6 persen dari total dana yang masuk di obligasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain