1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36527

Kerjasama Triangular, Dukungan Indonesia-Jepang Terhadap Afrika

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Indonesia dan Jepang berkomitmen untuk mempromosikan Kerja Sama Triangular untuk mendukung pembangunan negara-negara Afrika.
Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan pertemuan bilateral di sela-sela Pelaksanaan Pertemuan dan Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta, Rabu (22/4).
Kedua pemimpin menegaskan untuk mempromosikan kemitraan yang saling menguntungkan dalam Kerja Sama Triangular dengan negara-negara Afrika, di mana hal itu dilakukan sejalan dengan proses Konferensi Internasional Tokyo bagi Pembangunan Afrika (TICAD).
Kemitraan dalam Kerja Sama Triangular itu juga perlu dilakukan secara bersinergi dengan program kerja sama konkret di bawah proses TICAD, yang berfokus pada empat bidang utama, yaitu kesehatan, pertanian, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia industri.
Presiden Jokowi dan PM Abe mengakui bahwa kerja sama yang sedang berlangsung antara Pemerintah Indonesia dan Jepang memiliki potensi untuk memberikan manfaat strategis bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat di kawasan Asia dan Afrika.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Tangerang Sambut Rencana Pembentukan ‘World Smart City’

Jakarta, Aktual.co —  Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyambut baik pembentukan “World Smart City Association” dalam rangka pembahasan mengenai penataan kota lebih fokus.

“Pemkot Tangerang sangat menyambut baik sekali rencana pembentukan world smart city association karena menjadi bagian dari percepatan perwujudan smart city,” kata Arief, Rabu (22/4).

Arief mengatakan, pembangunan smart city tak hanya fokus pada urusan teknologi seperti internet tetapi yang lebih utama adalah peran serta warga.

Misalnya saja seperti program Tangerang Ayo yang digalakan pemkot dalam membentuk komunitas di setiap cluster perumahan warga. Hasilnya, warga mengelola sampah dan membangun lingkungannya sendiri karena tumbuh kesadaran dalam dirinya masing – masing.

Meskipun, pemkot tangerang akan melengkapi fasilitas publik dengan jaringan internet dan administrasi di pemerintah pun telah menjalankan program E – Governance.

Sementara itu, usulan mengenai pembentukan world smart city association disampaikan oleh Prof. Toshio Obi dari Waseda University, Japan.

Asia Africa City Summit 2015 pada hari Rabu (22/4) telah dibuka oleh Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Acara yang berlangsung di Bandung tersebut dihadiri oleh 24 Wali kota di benua Asia dan Afrika, termasuk tujuh wali kota dari Indonesia.

General Chairman AACS 2015, Prof Dr Suhono mengatakan, Acara Asia Africa City Summit (AACS) 2015 yang digelar� dari tanggal 22-23 April 2015. AACS merupakan rangkaian kegiatan dari Peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Africa.

Dalam acara pembukaan AACS tersebut, hadir pula Perdana Menteri Mesir H.E Ebrahim Mehleb dan 400 peserta lainnya yang terdiri dari wali kota di Indonesia dan pakar perguruan tinggi yang membahas mengenai masalah dan solusi kota-kota menuju smart city.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bila AACS 2015 mengharapkan melalui acara ini bisa menghasilkan solusi optimalisasi dan manfaat teknologi dalam mengurangi kesenjangan antar negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Edi Admin Akun @Triomacan2000 Divonis 1,5 Tahun Bui

Jakarta, Aktual.co — Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis terdakwa yang juga salah satu admin akun twitter “@triomacan2000” Edi Syahputra 1,5 tahun penjara terkait kasus pemerasan terhadap Vice President Public Relation PT Telkom Arif Prabowo.
“Terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan penadahan secara bersama,” kata Ketua Majelis Hakim Suyadi saat sidang vonis terdakwa Edi Syahputra di PN Jakarta Selatan, Rabu (22/4).
Suyadi memerintahkan penahanan terhadap terdakwa dan mengembalikan barang bukti berupa telepon selular dan uang Rp 49 juta kepada yang berhak, serta membebankan biaya perkara Rp 5.000.
Terkait vonis itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Azi menyatakan masih mempertimbangkan untuk melakukan banding. Azi berharap vonis majelis hakim tidak terlalu jauh dengan tuntutan jaksa terhadap terdakwa yakni dua tahun enam bulan penjara.
Hakim menyebutkan hal yang meringankan terdakwa yakni mengakui menyesal dan berlaku baik selama sidang. Sedangkan hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa merugikan orang lain.
Sementara itu, pengacara Edi, Haris Aritonang mengatakan masih menunggu kepastian terdakwa untuk mengajukan banding atau tidak.
Haris juga menganggap hakim mengabaikan tuduhan pemerasan karena tidak terbukti, namun terdakwa diyakini terkait penadahan.
Sebelumnya, aparat Polda Metro Jaya menangkap Edi, Raden Nuh dan Harry Koes Harjono terkait dugaan pemerasan terhadap pejabat PT Telkom, Arif Prabowo pada 23 Oktober 2015.
Selain laporan Ari Prabowo, ketiga terdakwa itu menjalani sidang kasus pemerasan terhadap rekanan PT Telkom yakni pemilik PT Tower Bersama Grup Abdul Satar Rp 358 juta.
Ketiga terdakwa dijerat Pasal 45 junto Padal 29 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronika, Pasal 369 KUHP, 378 KUHP, dan Pasal 3 UU Nomor 8/2010 tentang TPPU.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Komaruddin: Timpang, Pemerataan Pembangunan di Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Guru Besar Filsafat Agama, UIN Jakarta, Komaruddin Hidayat yang menyebutkan tentang pemerataan pembangunan di Indonesia yang dinilai masih timpang. “Pemerintah seharusnya berinisiatif untuk membangun model pembangunan kota seperti Singapura, yang sebaiknya dimulai dari pembangunan kota-kota di daerah. Janganlah pembangunan itu difokuskan di pusat saja, daerah harus dibangun,” kata Komaruddin, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/4).
Pola pembangunan kota-kota seperti itulah yang dilakukan oleh Tiongkok, mereka melakukan pembangunan ala model-grouping. Kemudian mereka berhasil membangun infrastruktur kota-kota propinsinya di daerah.
Komaruddin mengkritisi peran pemerintah yang dinilai masih lemah, sehingga peran organisasi masyarakat sipil di Indonesia menjadi penting. 
“Rakyat Indonesia juga seharusnya jangan menyerahkan nasib pada pemerintah, sudah tahu pemerintahnya sibuk dengan dirinya sendiri. Kalau sudah tahu pemerintahan lemah masa rakyat tetap bergantung pada pemerintah,”  “Urusan pendidikan kalau tidak ada organisasi masyarakat sipil seperti Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah, apa sanggup negara mengurusnya sendirian? Begitu pula peran dari lembaga pendidikan Katholik yang cukup penting. Tangan pemerintah tidak sanggup menyentuh semua permasalahan rakyat Indonesia”, tegas Komaruddin.
Jokowi diingatkan untuk bersikap tegas dalam menyikapi kondisi politik, karena kesabaran rakyat ada batasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

PSSI Gugat Kemenpora ke PTUN

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia menggugat Kementerian Pemuda dan Olahraga ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, Rabu (22/4), untuk menuntut pembatalan surat keputusan Menpora terkait pembekuan PSSI.

“Kita daftarkan ke PTUN Jakarta hari ini 22 April 2015, dengan menuntut agar SK Menpora dibatalkan,” kata Direktur Hukum PSSI Aristo Pangaribuan di kantor PSSI Jakarta, Rabu (22/4).

Aristo mengatakan ada dua tuntutan utama dalam gugatan PSSI terhadap Kemenpora. “Yang pertama yang pasti adalah pembatalan surat keputusan Menteri yang tidak mengakui seluruh aktivitas PSSI,” kata dia.

Aristo juga mengatakan kepada pihak pengadilan untuk memeriksa perkara dengan cepat lantaran ada agenda-agenda penting sepak bola yang akan dilangsungkan seperti SEA Games 2015 di Singapura.

“Yang kedua kita juga minta penundaan, keberlakuan SK tersebut. Karena sifatnya mendesak kita minta selama persidangan nanti SK tersebut dinyatakan tidak berlaku sampai adanya putusan akhir, jadi seperti kita minta putusan sela,” kata Aristo.

Ia mengatakan alasan PSSI melayangkan gugatan terhadap Kemenpora ke PTUN karena keputusan Menpora tentang pembekuan PSSI dianggap merugikan organisasi tersebut dan klub-klub sepak bola yang berada di bawahnya.

Namun demikian, kata Aristo, PSSI tidak menuntut ganti kerugian secara materil terhadap pihak tergugat atau Kemenpora.

Ia mengatakan PSSI mendasarkan hukumnya pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Menurut Aristo, Kemenpora dinilai tumpang tindih terhadap undang-undang tersebut karena membekukan PSSI sementara klub-klub sepak bola yang ada di bawahnya tetap dipersilakan untuk berjalan.

Ia juga mengatakan Menpora Imam Nahrawi telah melampaui kewenangannya sebagai menteri.

“Menpora melampaui wewenangnya karena menjelma jadi lembaga yudikatif, yang mengatakan tindakan PSSI tidak memiliki kekuatan hukum mengikat,” kata dia.

Selain itu PSSI juga membentuk Tim Pembela PSSI yang dikhususkan untuk menangani masalah hukum dan tindakan yang destruktif kepada PSSI.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Sambut Para Kepala Negara Gala Dinner di Istana

Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden China Xi Jinping dalam rangka gala dinner di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 April 2015. aacc2015/Subekti

Berita Lain