16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36872

BNN Ungkap Kue Cokelat Rasa Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis pengungkapan bisnis kue dan coklat mengandung narkoba jenis ganja di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/04/2015). Narkoba dalam bentuk kue itu dipasarkan melalui dunia maya dengan sasaran mahasiswa. Selain menagkap lima orang tersangka, petugas BNN juga mengamankan dapur tempat memproduksi ‘kue’ narkoba. Kandungan dari kue berbahaya itu adalah tetrahydrocanabinol (THC). AKTUAL/MUNZIR

Besok Bareskrim Gelar Perkara BG Secara Terbuka

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri akan melakukan gelar perkara atas penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kepemilikan rekening ‘gendut’. Rencananya, ekspos tersebut akan dilakukan secara terbuka dengan mengundang sejumlah pihak terkait, pada Selasa (14/4) besok.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Victor Edi Simanjuntak mengatakan, pihaknya akan menghadirkan sejumlah ahli hukum pidana dan perwakilan dari lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan.
“Akan kita tunjukan kira-kira berkas itu berkas apa. Apa berkas yang layak untuk dilidik, kita liat berkasnya main main atau tidak. Wartawan juga kita undang biar publik tahu,” kata Victor dikantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/4).
Victor mengaku, pihaknya sudah mengirimkan undangan secara resmi terhadap pihak-pihak terkait, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dilibatkan secara langsung dalam gelaran tersebut. “KPK juga kita undang kok, pakar hukum dan lain-lain kita undang semua,” tambahnya.
Menurut Victor, sejumlah ahli yang akan dilibatkan antara lain, pakar hukum pidana asal Univ Padjajaran Prof Romli Atmasasmita, kemudian Dr Chairul Huda pakar hukum pidana asal Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan pakar TPPU Yenti Ganarsih. “Ada Chairul Huda. Siapa yang gak kenal sama Prof Romli dengan integritasnya, siapa yang gak mengakui?,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KBUMN Bakal Lelang Jabatan Eselon I dan II

Jakarta, Aktual.co — Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan lelang jabatan struktural untuk Eselon I dan Eselon II.

“Lelang jabatan ini untuk memenuhi kebutuhan Kementerian BUMN, kedeputian yang membawahi BUMN itu ada tiga, padahal perusahaannya ada 119 dengan aset sekitar Rp4.500 triliun, hal itu sangat banyak untuk diurusi oleh tiga orang. Dengan adanya penambahan akan dapat meningkatkan pengawasan,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno pada saat acara ulang tahun Kementerian BUMN ke-17 di Jakarta, Senin (13/4).

Dia mengatakan lelang jabatan tersebut akan disiapkan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Prosedur lelang itu akan mengikuti prosedur kementerian lain yang telah melakukan lelang itu.

“Peraturan Presiden sudah keluar, mungkin minggu ini kami sudah mengiklankan ke media massa” kata dia.

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan itu mengatakan, kuota untuk Eselon I sebanyak tiga orang dan Eselon II sebanyak enam orang, lelang ini dapat diikuti oleh pegawai negeri sipil dan swasta.

Dia mengatakan pihaknya akan membahas detail pelelangan tersebut dengan para profesional yang mempunyai dedikasi tinggi untuk membangun negeri ini.

Rini juga mengatakan Kementerian BUMN menjadi agen pembangunan di Indonesia.

“Dalam membina dan pengawasan sudah tercapai sejak berdirinya kementerian ini, namun pencapaian paling tinggi adalah bagaimana perusahaan BUMN berada di hati masyarakat Indonesia,” kata dia.

Ia berharap dengan penambahan tersebut dapat memperkuat Kementerian BUMN untuk membangun negeri bersama perusahaan BUMN.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Patra Niaga Turunkan Susut Terminal BBM Pertamina

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina Patra Niaga menurunkan susut pengelolaan bahan bakar minyak di terminal Ujung Berung, Jawa Barat, yang dioperasikan PT Pertamina (Persero). Susut atau “losses” terminal tersebut turun dari sebelumnya 0,2 persen menjadi di bawah 0,05 persen.

“Penurunan ‘losses’ di terminal Ujung Berung ini dikarenakan mulai diberlakukannya sistem penyaluran BBM memakai teknologi informasi secara penuh,” ujar Dirut Pertamina Patra Niaga Ferdy Novianto di Jakarta, Senin (13/4).

Pada Senin ini, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang meluncurkan sistem distribusi termodern dengan memakai teknologi “terminal automation new gantry system” di terminal Ujung Berung yang dibangun anak perusahaan, Pertamina Patra Niaga.

Terminal Ujung Berung merupakan fasilitas pertama Pertamina yang dibangun dengan sistem teknologi informasi (TI) secara terintegrasi.

Dengan sistem tersebut, maka pengiriman BBM dengan mobil tangki ke SPBU dapat tepat waktu, tujuan, dan jumlah.

“Penerapan sistem ini akan menurunkan ‘losses’ dan menciptakan efisiensi bagi perusahaan,” kata Ferdy.

Menurut dia, selaku anak perusahaan Pertamina, Patra Niaga membangun instalasi sistem penyaluran memakai TI di terminal Ujung Berung dari sebelumnya secara manual.

Patra Niaga, lanjutnya, mendapat “fee” atau ongkos dari Pertamina sebesar Rp16 per liter yang disalurkan melalui terminal Ujung Berung selama tahun pertama hingga keenam setelah operasi.

Selanjutnya, pada tahun ketujuh hingga ke-11, Patra Niaga dibayar Rp13,2 per liter.

“Setelah 11 tahun, sistem diserahkan ke Pertamina,” ujarnya.

Ferdy menambahkan, selain Ujung Berung, pihaknya akan membangun sistem TI serupa di tujuh terminal BBM milik Pertamina lainnya yakni Kertapati (Palembang), Tanjung Gerem (Merak), Rewulu (Yogyakarta), Medan (Sumut), Panjang (Lampung), Pengapon (Semarang), dan Balongan (Jabar).

“Kami targetkan dalam periode 2015-2016, pemasangan sistem TI di tujuh terminal BBM lainnya selesai,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga merupakan anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang perdagangan BBM dan manajemen logistik BBM dengan perbandingan 80:20.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pekan Budaya Kaltim di Museum Nasional, Libatkan 1000 Siswa SD

Jakarta, Aktual.co — Pendiri Komunitas Penjaga Budaya “Sekar Nusa”, Arie Budi Hastuari mengatakan Pekan Budaya Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berlangsung selama empat hari di Museum Nasional Jakarta melibatkan 1.000 siswa kelas 3-5 dari 20 Sekolah Dasar se-Jabodetabek.

“Pekan budaya tersebut akan berlangsung mulai tanggal 27-30 April 2015 di Museum Nasional, Jakarta. Usia 7-12 tahun, karena pada masa ini, anak mengalami pertumbuhan secara fisik, kognitif dan social emosional, sehingga sangat tepat untuk memberikan stimulus dan pelatihan agar anak dapat menambah cakrawala,” ujarnya, di Jakarta, Senin (13/4).

Ia mengatakan proses belajar dengan metode “edutainment” akan memosisikan anak dapat belajar dan bermain secara berkelompok meliputi kegiatan menjelajah Museum Nasional, membuat makanan kecil khas daerah Kalimantan Timur, mengenal dan membuat jerajinan khas masyarakat suku Dayak, serta mendengarkan cerita legenda yang bersifat mendidik.

“Selain itu, masih ada kegiatan seperti menyanyikan lagu Burung Enggang, mengenalkan dan mencoba membunyikan alat musik Sampe, serta ikut menarikan Tari Enggang yang terlebih dahulu telah diajarkan oleh pelatih yang dikirim ke sekolah-sekolah yang telah mendaftarkan untuk ikut dalam kegiatan ini satu bulan sebelum hari pelaksanaan,” ujarnya.

Menurut dia, acara tersebut dapat menjadi sarana bagi anak untuk belajar mengenal, memahami, toleransi sekaligus membangun kerja sama dengan teman-teman sebaya dari berbagai sekolah lainnya dalam upaya mengenal salah satu budaya daerah, dalam hal ini seni tradisi dari Kalimantan dan Dayak khususnya.

“Acara tersebut sekaligus memperkenalkan program Gerakan Nasional Cinta Museum (GNCM) yang telah dicanangkan oleh Menteri Pariwisata, maka momen ini sangat tepat bagi kita semua untuk ikut terlibat dan menggalakkan semangat mencintai museum sekaligus budaya daerah bagi anak-anak,” kata dia.

Ia mengungkapkan acara pekan budaya juga akan dimeriahkan dengan “flash mob” tarian Burung Enggang oleh 250 anak yang memakai kostum daur ulang sebagai bentuk kreativitas dari masing-masing sekolah. Kreatifitas ini sekaligus untuk memperebutkan tropi dari Museum Nasional dan Pemprov Kaltim.

Sementara itu, pemerhati seni dan budaya Prof. Dr. Edi Sedyawati mendukung penuh kegiatan tersebut karena saat ini budaya instan cukup mendominasi keseharian anak-anak muda, sehingga muncul kesan bahwa seni dan tradisi daerah itu terkesan kuno, lamban dan tidak modern.

“Hal ini menjadi kewajiban kita semua untuk mengingatkan dan membuktikan berapa dinamisnya budaya Nusantara kepada banyak anak,” ujar dia.

Untuk itu, sebagai Negara Kepulauan yang kaya akan potensi alam, seni dan nilai-nilai tradisional, keberagaman yang dimiliki menjadi aset tak ternilai dan ciri khas bangsa Indonesia untuk terus maju dan tumbuh sebagai bangsa yang kuat.

Artikel ini ditulis oleh:

Persipura Rotasi Pemain Hadapi Maziya

Jakarta, Aktual.co — Pelatih kepala tim Persipura Jayapura, Oswaldo Lessa akan merotasi pemain disejumlah posisi, karena beberapa diantaranya cidera, akumulasi kartu kuning dan merah.

“Lawan Maziya, saya akan merotasi beberapa pemain,” kata pelatih kepala Persipura Jayapura Oswaldo Lessa saat jumpa pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Senin (13/4).

Ia menjelaskan sejumlah posisi yang akan dirotasi itu diantaranya tempatnya Ricardo Salampessy yang cedera hamstring ketika berjibaku dengan pemain depan Bali United Pusam Fc pada laga Liga Super Indonesia (LSI) QNB pekan lalu.

Gelandang tengah, yang biasanya ditempati oleh Imanuel Wanggai dan Ian Louis Kabes, dimana kedua pemain tersebut terakumulasi kartu kuning dan merah pada laga AFC sebelumnya.

“Saya sudah sampaikan kepada pemain-pemain Persipura terkait hal ini. Dan mereka setuju dengan kondisi tim yang sedang saya tangani,” katanya.

Untuk menempati posisi yang ditinggalkan oleh ketiga pemain utama Mutiara Hitam itu, Oswaldo mengemukakan akan menaruh sejumlah pemain yang belum pernah dimainkan pada laga-laga sebelumnya, dengan harapan memberikan jam terbang yang lebih.

“Jadi semua pemain sudah setuju dengan ide saya, mereka intinya sudah siap dimainkan. Karena kami sudah berlatih untuk laga besok,” kata Oswaldo Lessa.

Sementara itu, Zulham Zamrun yang menjadi ‘man of the match’ pada laga terakhir di QNB League ketika membantai Bali United Pusam Fc 5-2 lewat dua gol dan satu umpannya itu mengaku siap bermain, kapan pun diturunkan oleh pelatih Oswaldo Lessa.

“Saya dan teman-teman sudah berkomitmen untuk laga besok, siapa-siapa saja yang akan dimainkan oleh- pelatih, kami siap. Target kita harus menang, agar bisa mulus untuk langkah ke babak 16 AFC Cup 2015,” katanya.

“Ditiap laga yang saya mainkan, akan berusaha sekuat tenaga untuk kemenangan tim. Karena saya bermain bersama tim bukan pribadi. Kemenangan Persipura yang utama, agar bisa menghibur publik sepka bola Papua dan tanah air,” tambahnya.

Persipura Jayapura akan menjamu Maziya SR di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua pada Selasa (14/4).

Pada laga sebelumnya, pertengahan Maret lalu, ketika Maziya SR menjamu Persipura Jayapura kalah dengan skor 1-2.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain