1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37778

Jimly Akui Bertemu dengan BW di Komnas HAM

Jakarta, Aktual.co — Prof DR Jimly Assiddiqie mengungkapkan bertemu pimpinan non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, di kantor Komisi Hak Azasi Manusia JL. Latuharhari, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).
“Ya tadi saya bertemu Pak Bambang, namun tidak ada konteksnya dengan Polri,” ungkap Jimly.
Anggota tim sembilan itu mengaku pertemuannya dengan BW dikantor Komnas HAM di ruang yang terpisah dengan ruang pembahasan somasi yang dihadiri oleh Plt. Kapolri.
“Karena tidak ada waktu jadi saya minta Pak Bambang kesini,” ujar Jimly.
Dia menambahkan pertemuannya dengan BW adalah untuk bahas tentang perlindungan profesi.
“Kita bahas perlindungan profesinya ya, kita minta peradi segera proses laporan Pak Bambang,” tambah Jimly.

Artikel ini ditulis oleh:

Seperti Ini Bintang ‘US 708’ yang Berbeda dengan Bintang Lainnya

Jakarta, Aktual.co — Hampir satu dekade setelah penemuannya, Astronom mempelajari ‘Compact Star’ yang dijuluki ‘US 708’ bergerak lebih cepat, ketimbang bintang lainnya yang pernah diamati di Galaksi Bima Sakti.

Kecepatan Bintang itu melampui 746 mil per detik (atau 2,7 juta mil per jam). Bintang itu begitu cepat, sehingga Astronom mengatakan Bintang itu keluar dari gravitasi Galaksi kita (dalam 25 juta tahun).

“Pada kecepatan itu, Anda bisa melakukan perjalanan dari Bumi ke Bulan dalam lima menit,” terang Dr. Eugene Magnier, Astronom dari University of Hawaii, Manoa, selaku peneliti yang terlibat dalam penemuan, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis-nya.

Bintang dengan kecepatan luar biasa itu pertama kali ditemukan pada tahun 2005, demikian lapor Discovery News. Kemudian, selama beberapa tahun terakhir, Magnier bersama rekan-rekannya menggunakan Teleskop Keck II dan Pan-STARRS1 di Hawaii, dalam mengukur kecepatan Bintang itu beserta lintasannya.

Pengamatan menunjukkan, bahwa ‘AS 708’ – saat ini Bintang Helium – kemungkinan merupakan, salah satu setelah ‘Raksasa Merah’ di Orbit sekitar Bintang Kerdil putih besar.

Sebagai salah satu bentuk kerdil putih yang memencar dari ‘AS 708’ dari hidrogen dan helium, itu meledak di Supernova, serta mengirimkan ‘US 708’ terbang mengangkasa.

“Ini seperti bila Anda naik korsel ayunan, di mana Anda terhubung dengan rantai, dan Anda memotong rantai – maka Anda terbang jauh dari korsel,” papar Dr. Stephan Geier, seorang peneliti Postdoctoral di Observatorium Selatan Eropa, menjelaskan penemuan tersebut, kepada Space.  

 “Dalam hal ini meledak korsel.” Makalah tersebut dipublikasikan secara online pada 6 Maret dalam Science Journal.

Artikel ini ditulis oleh:

Sejumlah Pemuda Datangi Rapat Konsultasi Golkar Kubu Ical

Jakarta, Aktual.co — Berselang beberapa menit pascakejadian penyerangan terhadap Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Munas Bali, Ali Mochtar Ngabalin. Sejumlah masa pemuda langsung menyambangi aula rapat konsultasi nasional yang digelar di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (10/3).
Para pemuda tersebut yang datang dengan berteriak membuat sejumlah tamu dan aparat kepolisian yang berada di luar aula pun membuat blokade agar para pemuda tersebut tidak dapat menjangkau ruang rapat.
Melihat aksi yang dilakukan para anak muda itu pun sontak membuat salah seorang kader Golkar masuk sembari berteriak. “Mereka kembali menyerang,” ucap pria yang tidak diketahui namanya itu berteriak dari mulut pintu aula, di Hotel Sahid, Selasa (10/3).
Teriakan itu. Langsung disambut oleh beberapa kader partai beringin itu dengan sigap keluar dari aula pertemuan. Namun, ketika mendengar para pemuda yang datang mencari Yorrys Raweyai membuat semua kader partai membubarkan.
“Mana Yorrys, keluar!!!,” kata salah satu pria berteriak sembari menendang kaca tangga hingga pecah.
Mendapat teriakan itu, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Munas Bali Ali Putra Ngabali pun segera menemui sejumlah pemuda yang mencari-cari Yorrys di dalam pertemuan tersebut.
“Kalau ini ponakan-ponakan, anak-anak saya. Ingin melihat keadaan saya,” ucap Ngabalin menjelaskan.
“Banyak anak-anak ternate yang tidak suka dengan kejadian penyerangan terhadap saya tadi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Fadel: Kriminal, Menkumham Manipulasi Putusan MPG

Jakarta, Aktual.co — Keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly yang mengakui keabsahan Munas Ancol sebagai pengurus DPP Partai Golkar yang sah, menuai kritik keras dari pihak Aburizal Bakrie (Ical).
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Fadel Muhammad menilai pernyataan dalam putusan menkumham lebih bersifat politis dan manipulasi.
“Ini (putusan Menkumham) manipulasi, sehingga harus dibawa ke ranah pidana ini orang (Yasonna),” ucap Fadel, usai menggelar rapat internal DPP Partai Golkar Munas Bali, di ruang Candi Pawon I, Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (10/3).
Dirinya mengkritisi pernyataan menkumham yang menjadikan putusan Mahkamah Partai Golkar sebagai dasar untuk menyatakan kepengurusan Agung Laksono sah. Padahal, ketua MPG, Muladi, menyatakan tidak memenangkan dua kubu yang berseteru.
“Mahkamah Partai katakan tidak. Kalau menkumham manipulasi keputusan MP maka dia kriminal. Kita mau laporkan itu dan bergerak sekarang. Semua daerah sekarang sedang melaporkan ke polisi. Kok seorang menteri memutuskan begini,” ucap dia.
Pihaknya akan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila nantinya akta notaris kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono diserahkan ke kemenkumham dan keluar SK.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Dugaan Korupsi UPS, Polisi Garap Alex Usman

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterrupted Power Supply (UPS) tahun 2014.
Kali ini, penyidik Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kasie Sarana dan Prasarana (Sarpras) Suku Dinas Dikmen Jakarta Barat, Alex Usman sekaligus sebagai pemenang kontrak atas pengadaan UPS tersebut.
“Mereka dari pemenang kontrak, lalu AU yang kemarin tidak bisa hadir, hari ini akan hadir, dan ada beberapa lagi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (10/2).
Berdasarkan informasi Alex memenuhi panggilan sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, hingga pukul 20.45 WIB, dia belum juga selesai digarap penyidik.
“Masih ada didalam”, ujar sumber yang keluar dari ruang Unit II & IV Sat V/ Korupsi Dit Reskrimsus Polda Metro.
Selain Alex Usman, penyidik juga menjadwalkan memeriksa 3 orang lainnya sebagai saksi atas kasus tersebut. Dari pemeriksaan ini, Martinus mengatakan masih perlu pendalaman untuk kasus ini. Hasilnya pun, tambah dia, belum bisa dipublikasikan saat ini.
“Masih pendalaman, hasilnya belum bisa dipublikasikan,” tutupnya.
Sebanyak 22 saksi telah dipanggil dalam kasus pengadaan UPS 2014. 15 Saksi dilakukan Jumat lalu dan hari ini diperiksa 7 saksi. 2 Di antaranya dari Suku Dinas Pendidikan, mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman, dan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Iip Saifuddin.
Kasus UPS menjadi sorotan sejak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menuding pengadaannya dalam APBD DKI Jakarta sebagai ‘anggaran siluman’. Dia curiga, ada penggelembungan dana dan rekayasa anggaran.
Dalam APBD 2015 menyebut pengadaan UPS untuk sekolah-sekolah mencapai miliaran rupiah. Padahal harga yang diungkapkan oleh Gubernur Ahok tidak mencapai angka Rp 200 juta.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mangkir, Pengacara Belum Pastikan Samad Hadiri Pemeriksaan

Jakarta, Aktual.co — Tim kuasa hukum Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak aktif, Abraham Samad belum bisa memastikan kehadiran kliennya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
“Belum tahu, apakah Pak Abraham Samad bisa hadir atau tidak. Tim kuasa hukum sementara melakukan diskusi soal pemeriksaan lanjutan Abraham Samad,” ujar salah satu anggota tim kuasa hukumnya, Abdul Azis di Makassar, Selasa (10/3).
Dia mengatakan, dirinya bersama anggota kuasa hukumnya yang lain terus melakukan koordinasi dengan Abraham di Jakarta untuk membahas agenda lainnya.
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar itu juga mengaku jika ketidakhadiran Abraham dimanfaatkan oleh tim kuasa hukumnya yang lain untuk melakukan pertemuan di Kantor Anti Corruption Committe (ACC) sambil mengevaluasi langkah-langkah selanjutnya.
Dalam rapat itu dihadiri oleh Adnan Buyung Azis (Direktur LBH Makassar), Abdul Muthalib (Direktur ACC Sulsel), Abdul Kadir Wokanubun (Sekertaris ACC Sulsel, dan Abdul Azis (Direktur YLBHM).
Sebelumnya, Selasa (17/2), Polda Sulsel mengumumkan status tersangka Ketua KPK nonaktif Abraham Samad dalam kasus pemalsuan dokumen administrasi kependudukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain