1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37783

Pembangunan Jalan Layan Khusus Transjakarta Koridor 13 Resmi Dimulai

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memulai pembangunan jalan layang khusus bus Transjakarta untuk Koridor 13 dengan rute Kapten Tendean-Blok M-Ciledug.

Prosesi ‘groundbreaking’ pembangunan jalan layang tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Jalan Kebayoran Baru, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan jalan layang tersebut nantinya akan memiliki total panjang 9,3 kilometer (km) yang terbentang dari Ciledug, perbatasan Jakarta dan Tangerang, menuju Blok M hingga Jalan Kapten Tendean.

“Pembangunan jalan layang itu diharapkan bisa rampung dalam waktu dua tahun kedepan. Alokasi anggaran untuk pembangunan jalan tersebut adalah sebesar Rp2,3 triliun,” kata Yusmada.

Menurut dia, semakin cepat proses pembangunan jalan layang tersebut dilakukan, maka PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga akan semakin cepat dalam mengoperasikan armada busnya untuk melayani para penumpang di sepanjang koridor itu.

Lebih lanjut, dia menuturkan proses pembangunan jalan layang khusus bus Transjakarta itu akan berdampak terhadap kemacetan arus lalu lintas di wilayah sekitarnya. Sehingga, pihaknya memohon pengertian kepada seluruh pengguna jalan.

“Terutama pada Maret hingga November yang akan menjadi masa-masa pembangunan yang sangat krusial karena pada saat itu akan dibangun sebanyak 211 pilar jalan layang secara bersamaan,” ujar Yusmada.

Pembangunan flyover khusus Transjakarta itu terbagi dalam delapan paket dan dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda-beda. Paket tersebut, antara lain Paket Tendean (1.000 meter) dikerjakan oleh PT Adhi Karya, Paket Santa (1.250 meter) oleh PT Yasa Patrisia Perkasa, Paket Trunojoyo (1375 meter) oleh PT Jaya Kontruksi dan paket Taman Puring (1.200 meter) oleh PT Hutama Karya.

Kemudian, Paket Kebayoran Lama (1.300 meter) yang dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan, Paket Kostrad (1.400 meter) oleh PT Istaka Karya CO bersama dengan PT Agra Budi, Paket Ciledug (1.500 meter) oleh PT Waskita Karya dan Paket Seskoal (1.500 meter) oleh PT Wijaya Karya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Bencana Kebakaran, Pengamat: Masyarakat Diminta Tidak Bergantung Pada Damkar

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Tata Kota Yayat Supriana berpendapat, beberapa kasus kebakaran yang terjadi di Jakarta menunjukkan bahwa masyarakat tidak bisa bergantung sepenuhnya pada petugas pemadam kebakaran.
“Sistem damkar yang ada sekarang itu sangat terlambat. Karena kota semakin macet, damkar itu susah dalam satu jam bisa datang kalau jalannya tidak macet,” kata Yayat, Selasa (10/3).
Belum lagi, dibeberapa kasus kebakaran sambung Yayat, sulitnya akses masuk untuk mobil damkar menjadi kendala lain ketergantungan terhadap damkar harus dikurangi.
Yayat berpendapat, sistem deteksi dini kebakaran pada tiap-tiap daerah atau gedung harus ditonjolkan.
“Minimal sudah harus mempersiapkan perangkat untuk mencegah bahaya kebakaran. Apakah itu lahan untuk evakuasi, kolam penampungan air, ada gang-gang kebakaran, ada rambu-rambu atau papan peringatan tentang bahaya kebakaran yang bisa terjadi suatu saat,” ungkapnya.
Yang terakhir kata Yayat, perbaikan sistem proteksi kebakaran di gedung-gedung mesti diperhatikan. Terbakarnya Wisma Kosgoro merupakan contoh nyata sistem proteksi kebakaran dipertanyakan.
“Ini sekali lagi menjadi pertanda bahwa kejadian ini bisa terjadi pada gedung-gedung lain. Dan ancamannya juga bisa lebih besar ketika mengetahui kapasistas sistem damkar kita belum sampai mencapai gedung-gedung yang lebih tinggi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Diminta DPP Cabut Angket Ahok, Fraksi Golkar DPRD DKI Serahkan ke Individu

Jakarta, Aktual.co — Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Zainuddin (Haji Oding) mengatakan perihal cabut mencabut dukungan hak angket dikembalikan kepada individu anggota Fraksi Golkar masing-masing.
“Itu kembali ke hak individu tiap anggota. Kita kan Ada 9 anggota Fraksi,” kata Haji Oding, saat dihubungi, Selasa (10/03)
Diketahui, DPP Partai Golkar mengintruksikan kadernya di DPRD DKI untuk mencabut dukungan hak angket kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
Haji Oding mengaku belum berencana untuk mencabut dukungan hak angket yang telah diputuskan dalam sidang paripurna 26 Februari lalu.
“Sampai saat ini saya tidak cabut tandatangan. Di awal, semua sepakat tanda-tangan angket. Ini tujuannya utk memperjelas kebijakan di APBD. Bukan utk memakzulkan, tidak ada pemikiran itu. Ini hak individu,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

BNN Minta Para Gembong Narkoba Segera Dieksekusi Mati

Jakarta, Aktual.co —  Badan Narkotika Nasional (BNN) mendukung eksekusi mati para gembong narkoba secara konsisten untuk memberi efek jera. Akan tetapi untuk para pengguna narkoba, BNN lebih mendukung untuk menjalani rehabilitasi.
“Kematian 33 orang kita setiap hari karena narkoba sangat merugikan dan mengkhawatirkan. Karenanya para pengedar harus ditindak tegas. Adapun pembeli (pemakai-red.) harus disembuhkan,” kata Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Bachtiar Hasanudin Tambunan di Jakarta, Selasa (10/3).
Dilihat dari jumlah pengguna dan total kebutuhan narkoba setiap tahunnya, Indonesia sudah menjadi sasaran perdagangan gelap narkoba di Asia Tenggara, katanya pada acara sarapan pagi Menlu Retno L.P.Marsudi dengan belasan wartawan senior di Jakarta.
Menurut dia, jumlah pengguna mencapai empat juta orang dengan rentang usia antara 10 dan 59 tahun. Di antara mereka yang menjadi sasaran para pedagang narkoba itu adalah pelajar sekolah dasar melalui modus memasukkan zat adiktif dan obat psikotropika ke dalam permen.
Dari empat juta orang pengguna itu, sebanyak 943 ribu orang di antaranya adalah pecandu sedangkan 1,6 juta orang masuk kategori “coba pakai” dan 1,4 juta orang lainnya merupakan pemakai reguler.
Ada pun estimasi kebutuhan narkoba di Indonesia per tahunnya mencapai 158 juta gram ganja, 219 juta gram sabu, dan 14 juta butir ekstasi dengan total kerugian ekonomi dan sosial mencapai Rp63 triliun rupiah.
Data di atas menunjukkan Indonesia telah menjadi pasar besar bagi para sindikat perdagangan barang haram ini sehingga pantas jika negara ini diberi status darurat narkoba, katanya.
“Dalam dua bulan terakhir, BNN sudah menyita lebih dari satu ton sabu. Ini baru BNN, belum termasuk Polri,” kata Bachtiar.

Kejagung RI telah berencana mengeksekusi 11 terpidana mati tahap kedua, yakni delapan kasus narkotika dan tiga kasus pembunuhan.
Ke-11 terpidana mati itu adalah Syofial alias Iyen bin Azwar (WNI) kasus pembunuhan berencana, Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina) kasus narkotika, Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia) kasus narkotika, Harun bin Ajis (WNI) kasus pembunuhan berencana, Sargawi alias Ali bin Sanusi (WNI) kasus pembunuhan berencana, Serge Areski Atlaoui (WN Prancis) kasus narkotika.
Selanjutnya Martin Anderson alias Belo (WN Ghana) kasus narkotika, Zainal Abidin (WNI) kasus narkotika, Raheem Agbaje Salami (WN Cordoba) kasus narkotika, Rodrigo Gularte (WN Brazil) kasus narkotika dan Andrew Chan (WN Australia) kasus Narkotika.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Transjakarta Terbakar, Pengelola Curiga Terjadi Kerusakan di “Exhaust Engine”

Jakarta, Aktual.co — Pengelola transjakarta menargetkan pemeriksaan 30 unit bus merek Zhong Thong rampung dalam tiga minggu, sehingga bisa kembali melayani masyarakat ibu kota.

“Kami harapkan dalam dua sampai tiga minggu semua pemeriksaan pada bus Zhong Thong bisa selesai dan seluruh unitnya bisa dioperaaikan kembali,” kata Direktur Utama PT Trans Jakarta Antonius Nicholas Stefanus Kosasih di kantornya Jakarta, Selasa (10/3).

Pemeriksaan terhadap 30 bus bermerek Zhong Thong itu terkait dengan terbakarnya satu unit kendaraan gandeng tersebut pada 8 Maret 2015 pukul 07.15 WIB di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Kosasih mengatakan penyebab bus tersebut terbakar ketika beroperasi karena bagian yang terbakar adalah komponen dalam pada mesin yang tidak terdeteksi dengan mudah dalam pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh tim mekanik sebelum jalan.

“Saya curiganya kerusakan berada dalam ‘exhaust engine’ dekat turbo yang tidak terdeteksi oleh tim mekanik,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut agen pemegang merk (APM) Zhong Thong yaitu PT Mobilindo Armada Cemerlang menyatakan siap bertanggung jawab dengan mengganti dan memperbaiki unit bus yang rusak serta memeriksa yang lainnya.

“Semua kerusakan ditanggung mereka karena kita juga masih dalam garansi, selain itu pemeriksaan 29 unit lainnya juga dari mereka dengan memanggil tim mekanik dari Tiongkok dan Korea karena mesin dari negeri ginseng itu,” kata Kosasih.

Dari informasi yang didapatkan, bus naas yang terbakar tersebut baru beroperasi pada bulan September 2014 dan masih dalam masa garansi karena belum satu tahun.

Dengan dihentikannya operasi 30 bus Zhong Thong dalam satu “batch” yang sama untuk dilakukan pengecekan, pihak Transjakarta mengoperasikan unit pengganti dari Armada Malam Hari (Amari) yang mereka miliki dengan jumlah yang sama, namun dia juga menegaskan memang tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Amari saya rasa tidak mungkin cukup karena unitnya tipenya ‘single’, kan yang kita butuhkan adalah tipe gandeng, namun ini sementara saja sampai ada kepastian bus Zhong Thong itu,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jelang Nyepi, Pemkab Jembrana Lombakan Ogoh-ogoh Ramah Lingkungan

Jakarta, Aktual.co — Pemkab Jembrana, Bali, melombakan ogoh-ogoh (sejenis patung yang diarak menjelang Hari Raya Nyepi), dengan syarat peserta harus menggunakan bahan ramah lingkungan.

“Dengan bahan ramah lingkungan, selain ogoh-ogoh yang sudah diarak lebih mudah terurai, juga akan membuat semangat gotong-royong saat pembuatan lebih terasa karena tingkat kesulitannya lebih tinggi, dibandingkan membuat ogoh-ogoh dari bahan kimia, seperti styrofoam,” kata Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan saat memantau pembuatan ogoh-ogoh di Kecamatan Pekutatan, Selasa (10/3).

Menurutnya, ogoh-ogoh dengan bahan baku utama styrofoam, dalam proses pembuatannya hanya dilakukan beberapa orang, dan bahan tersebut dianggap tidak ramah lingkungan.

Namun, pihaknya juga menyadari, penggunaan bahan tersebut tidak bisa sepenuhnya dihindari, sehingga ditoleransi untuk pembentukan wajah, telapak tangan serta kaki ogoh-ogoh.

“Kami akan menyeleksi ogoh-ogoh di setiap banjar atau dusun. Setiap kecamatan akan diwakili tiga kelompok pembuat ogoh-ogoh,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Parwisata Dan Budaya Jembrana Anak Agung Ngurah Mahadikara Sadhaka, yang mendampingi Kembang.

Selain berbahan ramah lingkungan, menurutnya, penilaian awal untuk mewakili kecamatan dilihat dari kreativitas, keutuhan, keindahan dan keserasian.

Ketua Sekaa atau Kelompok Eka Jaya Sari, Desa Manggisari Agung Adnyana Putra mengatakan, untuk pembuatan ogoh-ogoh pihaknya menggunakan bahan utama bambu dan kayu, serta kertas.

Selain di Kecamatan Pekutatan, tim penilai termasuk Kembang akan memantau pembuatan ogoh-ogoh di empat kecamatan lain yaitu Mendoyo, Jembrana, Negara dan Melaya.

Untuk memotivasi pembuatan ogoh-ogoh, yang akan dilombakan di perempatan Kantor Bupati Jembrana sehari menjelang Hari Raya Nyepi, pemerintah setempat memberikan bantuan dana Rp690 ribu dipotong pajak.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain