15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37853

SDA Daftarkan Kembali Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Jakarta, Aktual.co — Bekas Menteri Agama Suryadharma Ali kembali mendaftarkan permohonan gugatan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah sempat mencabutnya.
“Suryadharma sudah mengajukan permohonan gugatan praperadilan lagi kemarin tanggal 9 Maret,” kata Humas PN Jakarta Selatan I Made Sutrisna di Jakarta, Selasa (10/3).
Dia mengatakan, pihak PN Jakarta Selatan belum menentukan siapa hakim yang akan menangani sidang praperadilan tersebut, karena berkas baru didaftarkan satu hari yang lalu. 
Made yang juga hakim di PN Jakarta Selatan tersebut mengatakan, penunjukan hakim sidang praperadilan Suryadharma akan ditentukan maksimal tiga hari setelah pendaftaran.
Menurut dia, tanggal sidang perdana akan ditentukan setelah hakim praperadilan ditunjuk oleh ketua PN. “Hakim ditunjuk dulu, baru setelah itu tanggal sidang ditentukan oleh hakim,” kata Made.
Suryadharma sebelumnya pernah mengajukan permohonan praperadilan ke PN Jakarta Selatan pada 23 Februari lalu dan kemudian dicabut kembali pada 3 Maret.
Made mengatakan, alasan pencabutan gugatan Suryadharma yang diwakili oleh kuasa hukumnya adalah untuk memperbaiki dan menyempurnakan permohonan gugatan praperadilan.
Pada Senin (23/2) Suryadharma Ali dan tim kuasa hukumnya mengajukan permohonan gugatan praperadilan terkait penetapan status tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi dana penyelenggaraan ibadah haji periode 2010-2013 oleh KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Tim kuasa hukum menganggap penetapan tersangka SDA oleh KPK tidak sah karena dilakukan secara semena-mena, melawan hukum, dan mengandung unsur politis.
Pengacara menganggap KPK menetapkan SDA lebih dulu sebagai tersangka baru setelah itu melakukan pemeriksaan saksi secara marathon, pengumpulan bukti, dan upaya-upaya paksa. Selain itu, penetapan tersangka tersebut juga dianggap terlalu dini dan melanggar hak asasi Suryadharma Ali.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

BI:Kinerja Perbankan Lampung Cukup Baik

Jakarta, Aktual.co — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyebutkan kinerja perbankan Lampung pada triwulan IV 2014 cukup baik tercermin dari total aset masih tumbuh bagus.

“Demikian juga halnya dengan penghimpunan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit walaupun menunjukkan pertumbuhan yang melambat dibandingkan triwulan sebelumnya,” kata Humas KPBI Provinsi Lampung, Nunu Hendrawanto, di Bandarlampung, Selasa (10/3).

Ia menyebutkan, jumlah aset perbankan pada triwulan IV 2014 tumbuh lebih tinggi dari 9,48 persen year on year (yoy) di triwulan III 2014, menjadi 10,44 persen (yoy) atau mencapai Rp54,79 triliun. Sementara itu lanjutnya, penyaluran kredit perbankan tumbuh melambat dari 11,63 persen (yoy) di triwulan III 2014 menjadi 11,55 persen (yoy) di triwulan IV 2014, dengan jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp47,81 triliun.

Nunu menjelaskan sama halnya dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang pertumbuhannya juga mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya dari 12,73 persen (yoy) di triwulan III 2014 menjadi 11,89 persen (yoy), dengan jumlah penghimpunan dana sebesar Rp32,32 triliun.

Meskipun demikian menurutnya, fungsi intermediasi perbankan yang tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) masih menunjukkan peningkatan dari Rp145,4 triliun di triwulan III 2014 menjadi Rp147,93 triliun di triwulan IV 2014. “Sementara itu ‘non performing loans (NPL) menujukkan tren yang membaik yakni dari2,13 persen menjadi 1,97 persen di triwulan IV 2014,” katanya.

Ia menyebutkan pada triwulan IV 2014, transaksi uang kartal dari dan ke KPBI Provinsi Lampung mengalami ‘nett inflow’ (uang kartal yang masuk) sebesar Rp223,93 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mengalami ‘nett inflow’ sebesar Rp42,85 miliar.

Hal itu menurutnya mengindikasikan bahwa uang yang masuk ke Bank Indonesia lebih besar dibandingkan dengan jumlah uang yang keluar dari Bank Indonesia. Selanjutnya, jumlah nominal transaksi kliring di triwulan IV 2014 mencapai Rp8,01 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 5,43 persen (yoy). Sementara jumlah nominal transaksi Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI RTGS) di triwulan IV 2014 mencapai Rp39,09 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 15,67 persen (yoy).

Artikel ini ditulis oleh:

Ukir Nama dan Selfie di Colloseum, 2 Wanita Ini Ditangkap Polisi

Malang, Aktual.co — Italia benar-benar tegas dalam menjaga situs sejarahnya, Colloseum di Roma. Kepolisian setempat baru-bari ini menangkap lagi dua turis yang berperilaku tidak baik saat mengunjungi Colloseum.

Turis yang diketahui adalah dua wanita dari Amerika Serikat, ditangkap karena mengukir nama inisial mereka dengan logam di dalam tembok Colloseum Roma.

CNN melaporkan, dua wanita berusia 21 tahun dan 25 tahun yang melakukan perbuatan pengrusakan situs sejarah tersebut, ditangkap oleh aparat Kepolisian setelah menuliskan huruf ‘J’ dan ‘N’ dengan lebar sekitar 8 inch pada dinding bata di Amphitheater bersejarah zaman Romawi tersebut.

Usai mengukir dua inisial namanya,  para wanita ini mengambil foto selfie, sebelum dibekuk jajaran aparat Kepolisian.

Dua wanita asal AS tersebut, saat ini sedang menghadapi hukuman berupa denda karena telah merusak bangunan sejarah dan artistik di Italia.

Pengalaman yang sama pernah terjadi pada warga Rusia pada November lalu. Pihak Kepolisian terpaksa mendenda seorang turis Rusia sebesar 20 ribu Euro karena menuliskan namanya di Colloseum.

Pria berusia 42 tahun itu tertangkap usai seorang penjaga melihatnya mengukir huruf ‘K’ di bagian bata.

Data penjaga Colloseum menyebut setidaknya sudah ada lima wisatawan yang dikenai sanksi tegas akibat melakukan hal yang sama. Insiden sebelumnya melibatkan dua warga Australia, Kanada dan Brasil.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggota DPRD PAN Mundur Dari Anggota Hak Angket

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPRD dari PAN Bambang Kusumanto mengatakan selain mencabut dukungan hak angket, dirinya juga secara resmi menggundurkan diri sebagai anggota panitia angket. 
“Saya anggota panitia angket, saya juga mundur dari panitia angket. Sudah bersurat kepada pak Ongen tadi pagi, saya belum tau sih respon-nya, Harapan supaya terjadi komunikasi yang sejuk, atau ikut menstimulasi situasi (Pemprov dan DPRD) yang kondusif,” katanya kepada wartawan, Selasa (10/3).
Bukan hanya angket, tidak tanggung-tanggung Bambang yang sebelumnya mewakili partainya dalam memberikan kuasa kepada pengacara DPRD saudara Razman Nasution untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama (Ahok). Juga resmi mencabut dukungannya surat kuasa yang ditandatanganinya pada tanggal 9 Maret 2015 itu.
“Dan juga surat kuasa kepada lowyer Razman, saya mencabut dukungan itu, saya juga tanda tangan dalam surat kuasa kemarin, kita cabut,” jelasnya

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kemensos Dan BNPB Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) memperkuat kerja sama dalam hal penanggulangan bencana.
“Penandatanganan MoU ini sebetulnya update dari kerja sama kita setiap tahun yang dilakukan oleh BNPB dan kementerian lembaga serta mitra,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Selasa (10/3).
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan disela-sela rapat koordinasi BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seluruh Indonesia.
Acara tersebut dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ditandai dengan pemukulan gong, serta dihadiri sejumlah pejabat antara lain, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Khofifah mengatakan, ada banyak kementerian dan lembaga yang terlibat dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) penanggulangan bencana 2015-2019 antara lain pada saat tanggap darurat.
Tugas pokok dan fungsi Kementerian Sosial dalam tanggap darurat adalah memastikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan makanan bagi pengungsi.
“Kemensos memastikan ketersediaan makanan bagi pengungsi, bagaimana dapur umum, tendanya dan lain sebagainya,” kata Khofifah.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

PAN Ikuti Jejak Nasdem dan PKB Untuk Cabut Dukungan Hak Angket

Jakarta, Aktual.co — Setelah Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencabut dukungan hak angket, kini giliran Partai Amanat Nasional yang telah memberikan keputusan resmi untuk mencabut dukungan hak angket yang digulirkan DPRD kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tahaja Purnama (Ahok).
PAN yang melakukan pencabutan hak angket tersebut dikarenakan pihaknya lebih mengutamakan kepentingan rakyat. 
“Jadi begini, garis pandangan DPP PAN adalah mengutamakan kepentingan rakyat. Supaya pembangunan cepat jalan. Deadlocknya APBD semua macet. Saya diminta untuk mencabut dukungan hak angket,” Kata Anggota DPRD dari PAN Bambang Kusumanto saat ditemui di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (10/03)
Dia mengaku keputusan ini telah sesuai dengan intruksi ketua umum PAN yakni Zulkifli Hasan yang telah memanggil kadernya setelah resmi secara aklamasi menjadi ketua umum Partai Amanat Nasional.
“Yah intruksi dari ketua umum kemarin. Ya kami dipanggil, karena waktu itu memng sibuk sekali dalam rangka kongres,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain