16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37868

IHSG Berpotensi Lanjutkan Uptrend

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di kisaran 5.426–5.547. Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, memanfaatkan momen koreksi sehat, menjadi peluang melakukan akumulasi pembelian adalah tindakan bijak dan tepat.

“Di saat kondisi IHSG sedang bergerak pada jalur uptrend, pergerakan IHSG sedang menguji level support 5,426 dan berhasil ditutup di atas level tersebut,” kata William dalam risetnya, Selasa (10/3).

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan IHSG akan kembali melanjutkan perjalanan uptrend-nya menuju level resisten 5.547.

“Rilis data ekonomi masih menunjukkan tingkat kestabilan perekonomian kita, sehingga belum ada hal hal yang perlu di khawatirkan, kepercayaan investor masih cukup tinggi terhadap pertumbuhan perekonomian kita,” ujarnya.

Ia mengemukakan bahwa IHSG dalam jangka pendek masih akan berada dalam jalur uptrend. “Hari ini IHSG berpotensi untuk melanjutkan uptrend”.

Dalam risetnya, William juga merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yaitu PGAS, BBNI, JSMR, DSNG, AKRA, LSIP, dan TOTL.

Artikel ini ditulis oleh:

Siang Ini, Samad Diperiksa kembali Polda Sulselbar

Makasar, Aktual.co — Abraham Samad hari ini, Selasa (10/3) kembali akan  menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Jl Perintis Kemerdekaan Makassar.
Abraham Samad kembali diperiksa atas kasus pemalsuan dokumen administrasi kependudukan yang melibatkan. Ia dituduh membantu Feriyani memalsukan identitas dalam pengurusan dokumen paspor di Makassar pada 2007.  Abraham Samad dijadwalkan akan tiba di Makassar pagi ini dan akan disambut oleh aksi dari koalisi berbagai ormas dan organisasi kemahasiswaaan. Ketua LBH Makassar, Abdul Azis juga membenarkan bahwa hari ini AS akan diperiksa. Namun jadwal tepat pemeriksaan belum ia dapatkan.“Polda Sudah menjadwalkan. Tapi kami belum memastikan kepastiannya dan jam berapa kedatanganya,” kata Abdul Azis Pemeriksaan AS dilakukan dua pekan lalu sempat dihentikan lantaran AS mengeluh sakit maag. Padahal tim penyidik memberikan pernyataan baru sebatas 15 pernyataan normatif mengenai identitas tersangka.

Artikel ini ditulis oleh:

NHKSI: Laju IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mulai berbalik melemah setelah menyentuh level tertingginya. Akibatnya, pelaku pasar pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk ‘profit taking’.

Kepala riset dari NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI), Reza Priyambada mengatakan aksi profit taking tersebut juga bersamaan dengan variatif cenderung melemahnya laju bursa saham Asia (kecuali Tiongkok). Menurutnya, hal itu disebabkan oleh melemahnya laju bursa saham AS setelah rilis naiknya defisit neraca perdagangan dan turunnya manufacturing payrolls AS.

“Selain itu dibarengi munculnya spekulasi The Fed akan segera mungkin menaikan Fed rate lebih cepat dari perkiraan. Setelah dirilisnya kenaikan government payrolls dan non-farm payrolls hingga turunnya unemployment rate; serta berbalik turunnya laju Rupiah,” ujar Reza.

Pada perdagangan Selasa (10/3) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.420-5.432 dan resisten 5.458-5.490. Menurutnya, jika dilihat dari laju teknikalnya maka ada potensi IHSG kembali melanjutkan pelemahannya, terutama jika tidak ada sentiment positif yang mampu menahan.

“Akan tetapi, kami berharap penurunan ini terjadi seperti pada pola di awal dan pertengahan Februari,dimana setelah melemah tajam dapat diimbangi dengan mulai adanya aksi beli di harga bawah sehingga mengurangi potensi pelemahan lebih dalam,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Marwan Effendy Dikabarkan Tutup Usia di Malaysia

Jakarta, Aktual.co — Marwan Effendy yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan dikabarkan tutup usia pada Senin (9/3) malam. 
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Tribagus Spontana, Marwan terkena serangan jantung. Tony mengatakan, Marwan wafat di Malaysia pada usia 61 tahun. Dia belum memberikan informasi lanjutan kapan jasad Marwan bakal dipulangkan ke tanah air.
“Pak Marwan Effendy, mantan Jampidsus, wafat di Prince Court Medical Centre, Kuala Lumpur, Malaysia. Diduga serangan jantung. Dinyatakan meninggal hari Senin, 9 Maret 2015, pukul 23.35 waktu setempat (22.35 WIB),” kata Tony melalui pesan singkat, Selasa (10/3).
Marwan Effendy memulai pendidikan tingginya pada jurusan Hukum Pidana di Universitas Diponegoro, Semarang, lantas melanjutkan ke jenjang S2 pada jurusan Manajemen di Universitas Bandar Lampung. 
Gelar Doktor Ilmu Hukum (S3) dia raih selepas menyelesaikan studi di Universitas Padjadjaran, Bandung.
Pria kelahiran Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, Kamis 13 Agustus 1953 itu meniti karier di Kejaksaan Republik Indonesia sejak 1980. Dia pernah mencicipi beberapa posisi di Kejaksaan. Antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Liwa (1996), Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung (1999), Kepala Kejaksaan Negeri Bandung (2000), Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2002), Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2002), Asisten Umum Jaksa Agung RI (2004), Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Direktur Penuntutan Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kepala Pusat pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

NHKSI: Rupiah Diprediksi di Bawah Target 12.986

Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah kemarin melemah pasca rilis beberapa data Amerika Serikat (AS), seperti kenaikan upah karyawan dan upah non-pertanian hingga turunnya angka pengangguran. Hal tersebut menyebabkan spekulasi akan kenaikan Fed rate kembali muncul.

“Akibatnya tentu saja bisa dipastikan dimana sejumlah mata uang terlibas dengan kenaikan Dolar AS karena sentimen tersebut,” ujar kepala riset dari NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI), Reza Priyambada.

Pada Selasa (10/3), Reza memprediksikan laju Rupiah berada di bawah target level support 12.986, yakni Rp13.055-13.025 (kurs tengah BI). Menurutnya, untuk sementara laju Rupiah akan cenderung terkena imbas pelemahan karena sentimen tersebut.

“Harapan akan kenaikan lanjutan tertahan dengan kembali munculnya sentimen dari The Fed,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bamsoet Bantah Informasi Menkumham Sahkan Kubu Agung Laksono

Jakarta, Aktual.co — Bendahara Umum DPP Partai Golkar versi Munas Bali, Bambang Soesatyo membantah bila Kementerian Hukum dan HAM akan memberikan keputusan terkait perselisihan dualisme kepengurusan partai Golkar hari ini.
Hal itu menyusul adanya informasi Kementerian pimpinan Yasona Hamonangan Laoly sekitar pukul 10.00 WIB siang nanti yang akan memberikan keputusannya terhadap kubu Munas Ancol, Jakarta yang dipimpin Agung Laksono Cs.
“Nggak benar mas. Sudah dibantah oleh Kemenkumham,” kata Bambang ketika ditanyakan tanggapannya, di Jakarta, Selasa (10/3).
Ia menilai informasi tersebut, merupakan klaim sepihak yang dihembuskan oleh kubu Munas Ancol. Anggota Komisi III DPR RI ini pun berkeyakinan, jika Menteri Hukum dan HAM tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan terkait kisruh ini, hingga adanya putusan pengadilan yang tengah ditempuh pihak Aburizal Bakrie (Ical).
“Iya (itu hanya klaim dari kubu Munas Ancol),” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain