17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37872

Bengaluru Bertelad Imbangi Tuan Rumah Persipura

Jakarta, Aktual.co — Pelatih JSW Bengaluru FC, Ashley Westwood mengatakan timnya siap mengimbangi permainan tuan rumah Persipura Jayapura, dalam laga kedua grup E Piala AFC di Staudion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (10/3).

“Intinya kami siap melawan Persipura. Seperti diketahui tujuh pemain kami masih membela Timnas India,” kata pelatih Ashley Westwood usai jumpa pers di Kota Jayapura, Papua, Senin (9/3).

Ia mengaku tidak khawatir dengan tim lawan yang menjadi semifinalis di ajang yang sama pada tahun lalu.

“Kita tahu bahwa Persipura merupakan tim yang bagus, apa lagi besok bermain di kandangnya sendiri. Tapi ini menjadi tantangan buat kami untuk meracik strategi saat menghadapi tuan rumah,” kata Ashley Westwood.

Secara terpisah, Bento Madubun, juru bicara Persipura Jayapura, membenarkan bahwa tim asal India tersebut tidak diperkuat tujuh pemainnya, karena membela skuad timnas mereka.

“Kita tahu bahwa Bengaluru bermain bukan andalkan skil perorangan atau individual, tetapi bermain secara kolektif. Sehingga hal ini yang akan diwaspadai oleh anak-anak Mutiara Hitam,” katanya.

Ketujuh pemain Bengaluru FC yang tidak dapat bermain saat melawan Persipura Jayapura pada Selasa itu diantaranya, Sunil Chetri, Eugeneson, Keegaan dan Robin Singh.

“Pagi tadi, tim lawan sudah uji coba lapangan di Stadion Mandala sekitar pukul 07.00 WIT dan tim Persipura sekitar pukul 10.00 WIT,” tutup Bento.

Artikel ini ditulis oleh:

PM Israel: Pidato Dua Negara 2009 Tak Lagi Relevan

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melalui juru bicara Partai Likud mengatakan, pidato Netanyahu pada 2009 yang mendukung berdirinya Negara Palestina “tak lagi relevan”.

Markas pemilihan umum Partai Likud, yang merupakan Partai Netanyahu, menyiarkan pernyataan PM itu sebagai tanggapan atas pertanyaan dari wartawan Israel mengenai selebaran kampanye Partai Likud yang disebarkan pada akhir pekan di beberapa sinagoga. Di dalam selebaran tersebut, Partai Likud menyatakan pidato Bar Ilan 2009 tidak berlaku.

Selebaran itu juga mengatakan Netanyahu telah “berjuang sepanjang hidupnya untuk menentang berdirinya Negara Palestina”.

Pada Juni 2009, Netanyahu menyampaikan dukungannya bagi penyelesaian dua-negara, dengan berdirinya Negara Palestina yang didemiliterisasi berdampingan dengan Israel dan yang akan mengakui Israel sebagai negara Yahudi.

Namun, juru bicara Partai Likud itu mengatakan, selebaran tersebut hanya menyampaikan pandangan pribadi anggota parlemen dari Partai Likud Tzipi Hotovoli.

Pada Minggu (8/3), partai “hawkish” Israel itu mengeluarkan pernyataan kepada pers yang menyampaikan sikap yang sama dengan yang terdapat di selebaran tersebut.

“Perdana Menteri Netanyahu mengatakan dalam situasi Timur Tengah saat ini, setiap wilayah yang dikosongkan akan dirampas oleh kaum garis keras agama dan organisasi teror yang didukung oleh Iran,” demikian isi pernyataan itu, sebagaimana dikutip Xinhua, Senin (9/3).

“Terlebih lagi, tak boleh ada penarikan dan konsesi, sebab itu tidak lagi relevan,” tambah pernyataan tersebut.

Sikap ekstrem Partai Likud itu dikeluarkan dua hari setelah harian Yedioth Aharonot menyiarkan dokumen yang berisi apa yang dikatakan sebagai konsesi yang siap dilakukan Netanyau untuk mencapai kesepakatan kerangka kerja pada 2013, sebelum babak terkini perundingan yang diperantarai AS –yang berlangsung antara Juli 2013 dan April 2014.

Menurut dokumen tersebut, Netanyahu “bersedia menarik tentara dan mengungsikan pemukim Yahudi dari banyak bagian Tepi Barat Sungai Jordan, tanah yang diduduki Israel dalam Perang Timur 1967”. Netanyahu juga diberitakan “,antara lain, bersedia bertukar beberapa wilayah blok permukiman utama dengan wilayah Palestina di dalam Israel, semua tuntutan utama Palestina (dan masyarakat internasional) bagi penyelesaian dua-negara”.

Pada Januari, Netanyahu mengatakan dalam satu wawancara dengan stasiun televisi berita Channel 2 bahwa pidato Bar Ilan tidak berakhir, tapi “Palestina telah melanggar isinya”.

Babak terakhir perundingan, yang diperantarai oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry, berakhir pada April dalam kebuntuan. Israel menyampaikan tuntutan keamanan keras dari Palestina dan perdana menteri Israel tersebut mengecam Pemerintah Otonomi Palestina karena tak mengakui Israel sebagai negara Yahudi.

Setelah berakhirnya perundingan itu, Pemerintah Otonomi Palestina menandatangani beberapa kesepakatan internasional guna mendorong tindakan sepiahak agar bisa mendirikan Negara Palestina.

Netanyahu dan pemerintahnya menyalahkan tindakan sepihak Pemerintah Otonomi Palestina, serta apa yang dikatakannya “hasutan” yang mengakibatkan serangan sporadis di Jerusalem dan Tepi Barat. Pemerintah Israel juga dalam beberapa bulan belakangan menahan penyerahan uang hasil pengumpulan pajak Palestina yang dikumpulkannya di Tepi Barat atas nama Pemerintah Otonomi Palestina.

Pekan lalu, Organisasi Pembebasan Palestina melakukan pemungutan suara untukmendukung dihentikannya kerja sama keamanan dengan Israel di Tepi Barat.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas belum secara resmi mengumumkan apakah ia akan mengikuti keputusan PLO.

Artikel ini ditulis oleh:

UEA Menangkan Pemilihan Tuan Rumah Piala Asia 2019

Jakarta, Aktual.co — Federasi sepakbola Asia (AFC), mengumumkan bahwa, Uni Emirat Arab (UEA) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Asia 2019. Pengumuman ini dilakukan setelah AFC melakukan pemungutan suara pada Senin (9/3).

“UEA memenangkan hak sebagai penyelenggara,” ujar Ketua AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, seperti dikutip dari AFP, dengan menambahkan, UEA dan Iran berkompetisi untuk mendapatkan hak menggelar turnamen tersebut.

Ini akan menjadi yang kedua kalinya bagi UEA untuk menyelenggarakan turnamen tersebut, setelah pertama kali melaksanakannya pada 1996, ketika tuan rumah akhirnya gagal di final setelah dikalahkan Arab Saudi melalui adu penalti.

UEA mengajukan penawaran sebagai tuan rumah Piala Asia dengan menyiapkan tiga kota yakni Abu Dhabi, Dubai dan Al-Ain, yang seluruhnya mempunyai stadion yang layak untuk menggelar turnamen itu.

Mereka juga menjanjikan untuk membangun stadion baru di Dubai dengan kapasitas 25.000 penonton.

Artikel ini ditulis oleh:

Proyek Pengerjaan Bandara Hasanuddin Telan Lima Korban Jiwa

Makasar, Aktual.co — Nasib naas menimpa sejumlah pekerja dalam kawasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, tepatnya  di areal proyek pengerjaan Pembangunan Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway milik Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.

Hal itu bermula sekitar pukul 09:28, Senin (9/10). Para pekerja yang sedang melakukan pemasangan rangka atap baja dengan melakukan pengelasan, tiba-tiba tiang penyangga rangka miring, sehingga mengakibatkan rangka atap bagian tengah patah lalu kemudian jatuh sehingga mengakibatkan beberapa pekerja yang berada dibawah tertimpa besi.

Dari kejadian tersebut, lima orang pekerja meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Tamarjaya membenarkan peristiwa robohnya hanggar Bandara Hasanuddin itu.

Tamarjaya mengatakan, bangunan tersebut dikerjakan oleh PT Nurjaya sejak 2014 dan ditargerkan rampung pada akhir 2015 ini. “Hanggar itu sementara dibangun. Korban ada pasang baja ada yang pasang bata. Ada yang tewas di tempat dua orang,” katanya ketika dikonfirmasi.

Otoritas bandara sendiri mengatakan bahwa yang paling bertanggung jawab atas insiden ini adalah pihak kontraktor

“Mereka yang harus bertanggungjawab atas rubuhnya hangger itu,” ujar Tamarjaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Partai Oposisi Israel Upayakan Penyelesaian Diplomasi dengan Palestina

Jakarta, Aktual.co — Partai sayap kiri-tengah Uni Zionis, pesaing politik utama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pemilihan umum 17 Maret mendatang, mengajukan landasannya dengan tekanan pada dicapainya penyelesaian diplomatik dengan Palestina.

Landasan tersebut, yang diluncurkan dalam satu taklimat di Tel Aviv, mengajukan dua sasaran utama: mengakhiri keterkucilan diplomatik Israel dan mencegah naiknya harga rumah.

Uni Zionis, koalisi Partai Buruh –pimpinan Isaac Herzog– dan Partai Ha Tnua –pimpinan mantan menteri kehakiman Tzipi Livni, mengatakan partai oposisi itu mengajukan satu gagasan perdamaian kepada Liga Arab, guna memulai kembali pembicaraan perdamaian, yang terhenti pada 2013.

Dokumen setebal 40 halaman tersebut mengusulkan demiliterisasi Negara Palestina, mempertahankan blok permukiman di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan di bawah kedaulatan Israel, memelihara Jerusalem sebagai Ibu Kota abadi Israel, dan menjamin kebebasan beragama dan akses ke Tempat Suci semua agama sementara mempertahankan kedaulatan Israel.

“Gagasan ini mencerminkan nilai inti Israel, yang disampaikan dalam seruan bagi perdamaian dan hubungan baik antara Israel dan semua tetangganya, serta definisi tegas Negara Israel sebagai negara rakyat Yahudi,” demikian landasan tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua, Senin (9/3).

Landasan itu juga berjanji untuk menanam rencana ekonomi yang akan menahan biaya hidup yang tinggi di Israel, dan terutama harga rumah.

“Hak untuk memiliki rumah adalah satu hak sosial dasar yang menjadi komitmen untuk dipelihara negara sebagai bagian dari tanggung jawabnya ke arah warganya,” kata landasan tersebut. “Menyelesaikan krisis perumahan harus menjadi sasaran sentral bagi setiap Pemerintah Israel yang bertanggung-jawab.” Jajak pendapat paling akhir memperlihatkan Uni Zionis dan Partai Likud, pimpinan Netanyahu, bersaing ketat, dengan 23 berbanding 24 kursi oleh masing-masing partai.

Pada Minggu (8/3), Netanyahu mengatakan pidatonya pada 2009 yang mendukung berdirinya Negara Palestina “tak lagi relevan”, kata juru bicara Partai Likud kepada Xinhua.

Markas pemilihan umum Partai Likud menyiarkan pernyataan Netanyahu itu sebagai tanggapan atas pertanyaan dari wartawan Israel mengenai selebaran kampanye Partai Likud yang disebarkan pada akhir pekan di beberapa sinagoga. Di dalam selebaran tersebut, Partai Likud menyatakan pidato Bar Ilan 2009 tidak berlaku.

Selebaran itu juga mengatakan Netanyahu telah “berjuang sepanjang hidupnya untuk menentang berdirinya Negara Palestina”.

Sikap ekstrem Partai Likud itu dikeluarkan dua hari setelah harian Yedioth Aharonot menyiarkan dokumen yang berisi apa yang dikatakan sebagai konsesi yang siap dilakukan Netanyau untuk mencapai kesepakatan kerangka kerja pada 2013, sebelum babak terkini perundingan yang diperantarai AS –yang berlangsung antara Juli 2013 dan April 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Persipura Targetkan Poin Penuh Jamu Bengaluru

Jakarta, Aktual.co — Tuan rumah Persipura menargetkan poin penuh atau menang saat menjamu tamunya asal India, JSW Bengaluru Fc pada laga kedua di Grup E, AFC Cup di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (10/3) sore.

“Kami akan tampilkan yang terbaik buat publik Kota Jayapura dan Papua pada umumnya,” kata pelatih Persipura Jayapura, Oswaldo Lessa di Kota Jayapura, Papua, Senin (9/3).

Ia mengatakan, memetik angka penuh dari tim lawan merupakan hal yang penting untuk memuluskan langkah “Mutiara Hitam” pada laga tandang berikutnya. “Sehingga kami akan berusaha berbuat yang terbaik untuk laga besok,” kata Oswaldo Lessa.

Sementara itu, Kiper Dede Sulaiman yang ditemui secara terpisah mengaku siap menghadapi tim yang dilatih oleh pelatih asal Inggris, Ashley Westwood.

“Saya siap dimainkan pada laga besok. Dan teman-teman semua juga dalam kondisi yang baik,” katanya.

Pada laga pertama di grup E, kedua tim sama-sama mendulang poin penuh atas lawannya masing-masing.

JSW Bengaluru Fc berhasil mengalahkan klub Maziya asal Maladewa dengan skor akhir 2-1.

Sementara Persipura Jayapura yang melawat ke markas Warriors Fc di Stadion Jalan Besar, Singapura pada pertengahan Februari lalu juga berhasil membawa pulang angka penuh.

Adalah Lancine Kone, mantan pemain Persisam Samarinda dan Sriwijaya Fc itu yang mencetak gol di babak pertama, disusul gol kedua oleh kapten tim Boaz TE Salossa dengan tendangan voli dari luar kotak pinalti.

Sedangkan gol ketiga dilesakkan mantan pemain PON Papua, Nelson Alom yang mendapat umpan manis dari Robertino Pugliara didalam kotak pinalti lawan.

Tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu akhirnya menang dengan skor 3-1 sehingga memuncaki klasemen sementara grup E AFC Cup 2015 dengan poin tiga, hanya beda selisih gol dari Bengaluru di tempat kedua.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain