17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37882

Ganja Hancurkan Sel-sel Kanker & Tumor?, Ini Hasil Riset Ahli Biologi

Jakarta, Aktual.co — Manfaat terapi ganja muncul secara terbatas yakni, menghilangkan mual atau sakit yang parah. Christina Sanchez, seorang Ahli Biologi Molekuler dari Universitas Compultense dari Madrid, Spanyol, mempelajari aktivitas molekul ‘cannabinoid’ selama lebih dari 10 tahun.

Dan selama waktu tersebut, dia bersama rekan-rekannya telah mempelajari Tetrahydrocannabinol (atau THC),-komponen psikoaktif utama ganja- dimana menginduksi sel tumor sementara, lalu meninggalkan sel-sel sehat.

Penemuan tersebut sungguh menakjubkan serta tak terduga, seperti yang dilakukan oleh Sanchez dan timnya. Peneliti tersebut, pada awalnya telah mempelajari sel-sel kanker otak untuk tujuan memahami lebih baik bagaimana otak manusia berfungsi.

Namun dalam prosesnya, peneliti mengamati, bila penderita yang terserang THC, sel tumor tak hanya berhenti untuk berkembang biak, tapi juga menghancurkan diri mereka sendiri, baik dalam tes laboratorium dan hewan percobaan.

Sanchez pertama kali melaporkan studinya tersebut di akhir tahun 1998, penerbitan makalah tentang efek anti-kanker THC dalam Biokimia Eropa FEBS Letters Journal.

“Pada awal era 1960-an, Raphael Mechoulam dari Universitas Ibrani di Israel mengategorikan senyawa utama dalam ganja yang menghasilkan efek psikoaktif yang semua kita tahu,” jelas Sanchez dalam wawancara dengan Cannabis Planet.

“Setelah penemuan tersebut senyawa ini yang disebut THC, itu cukup jelas bahwa senyawa ini harus bekerja terhadap sel-sel, pada organisme tubuh manusia, melalui mekanisme molekuler.”

Penelitian menemukan, bahwa tubuh manusia dirancang untuk memanfaatkan senyawa dalam ganja. Kemudian, penelitian pada 1980-an mengungkapkan, bahwa tubuh manusia mengandung dua target spesifik bagi THC.

“Kerangka Endogen yang memproses THC dan lainnya. ‘Cannabinoids’ yang dikenal sebagai sistem endocannabinoid, dan berbagai reseptor cannabinoid di seluruh tubuh yang memanfaatkan mereka.”

“Bersama-sama, kedua sistem alami ini memungkinkan tubuh untuk mendapatkan keuntungan dari cannabinoids yang ditemukan pada ganja, beberapa di antaranya tidak ditemukan di tempat lain di Bumi.”

“Dan sekarang kita tahu, bahwa sistem Endocannabinoid mengatur banyak fungsi biologis. Seperti, nafsu makan, asupan makanan, perilaku motorik, reproduksi, dan banyak fungsi lainnya Dan, itulah mengapa tanaman tersebut memiliki potensi terapi.”

‘Phoenix Tears’, minyak pada ganja bisa menyembuhkan penderita kanker
Saat dihirup atau dikonsumsi, cannabinoids pada ganja mengalir ke dalam sistem ‘endocannabinoid’ alami tubuh, dimana mengikat reseptor cannabinoid dengan cara yang sama seperti cannabinoid endogen.

Efek dari kanker yang ditimbulkan, seperti yang ditunjukkan pada model contoh hewan dari kedua payudara dan kanker otaknya, adalah bahwa sel-sel tumor terdorong ke dalam sturktur apoptosis, dimana sel-sel tersebut mampu merusak diri sendiri.

“Sel bisa mati dengan cara yang berbeda, dan setelah pengobatan ‘cannabinoid’, sel-sel mati dengan cara yang bersih – mereka melakukan bunuh diri,” ungkap Sanchez.
Salah satu keuntungan dari cannabinoids yakni, bahwa sel-sel tersebut menargetkan, khusus sel-sel tumor. Sel-sel itu tidak memiliki efek toksik pada keadaan normal, dan sel-sel non-tumoral.

Kemudian, apakah Sanchez dan ahli kesehatan, Rick Simpson telah melaporkan khasiat minyak ganja?. Seperti laporan penyembuhan kanker selama bertahun-tahun yang sangat bermanfaat seperti kemoterapi dan radiasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Indonesia Harus Miliki Cadev Dolar

Jakarta, Aktual.co — Pengamat ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Dr Joubert Maramis mengatakan Indonesia harus memiliki cadangan devisa (cadev) khususnya dolar, sehingga saat terjadi depresiasi kita mampu mengantisipasinya.

“Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bisa diturunkan misalnya sampai Rp10.500 per dolar, namun untuk mencapai hal tersebut jika kita memiliki cadangan devisa khususnya dolar sebesar ratusan miliar dolar untuk operasi pasar,” kata Joubert, di Manado, Senin (9/3).

Dia mengatakan, namun apa kita punya? Apakah sangguh diperoleh dari ekspor? Mengapa yuan (mata uang Tiongkok) dapat stabil? Karena cadangan devisa dolar mereka sangat sangat banyak, kenapa cadangan devisa mereka banyak? Karena produk ekspor global mereka merajai dunia saat ini,” jelas Joubert.

Itu artinya, kata Joubert, produk industri mereka memiliki keunggulan bersaing sangat tinggi di dunia. Jangan salahkan faktor pasar atau resiko sistematis untuk pelemahan rupiah saat ini, tapi salahkan faktor resiko unik atau resiko faktor fundamental ekonomi kita yang tidak berorientasi ekspor.

Solusinya adalah jangan menaruh beban 100 persen untuk stabilisasi kurs rupiah kita pada Bank Indonesia saja, itu hanya jangka pendek, tapi pada seluruh kementerian saling kerja sama untuk menciptakan industri kita yang berbasis ekapor dengan daya saing serta value added yang tinggi di dunia.

“Jika ini terjadi maka cadangan valas khususnya dolar kita akan mampu menstabilkan abnormal pasar jangka pendek karena fundamental ekonomi dan industri serta daya saing global produk kita tinggi,” jelasnya.

Pemerintahan Jokowi, katanya, harus melihat dengan perpektif jangka panjang terhadap daya saing produk global kita, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) harus digenjot misalnya, jangan hanya fokus pada masalah-masalah pragmatis jangka pendek saja.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi: Ada Desakan Agar Pemerintah Impor Beras

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan adanya desakan dari sejumlah pihak agar pemerintah mengimpor beras untuk mengatasi kenaikan harga beras.

“Kalau mau gampang menyelesaikan memang dengan impor, tapi saya tahan untuk tidak impor meski ada desakan dari sana-sini,” kata Presiden Jokowi di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Senin (9/3).

Ia menyatakan tetap berkeyakinan bahwa Indonesia bisa mencapai swasembada beras.

“Beberapa waktu lalu memang ada gejolak harga beras di mana harga beras mengalami kenaikan yang tidak wajar,” ujarnya.

Ia menyebutkan setelah mengecek gudang Bulog, dirinya mendapatkan adanya cadangan beras sebanyak 1,7 juta ton. Meskipun ada desakan impor namun dirinya berkeyakinan impor tidak perlu dilakukan.

“Pertengahan bulan lalu stok di Bulog dilepas sebanyak 400.000 ton, selain itu pertengahan Maret juga akan mulai musim panen,” katamnya.

Presiden menyebutkan dengan langkah itu ternyata harga beras dimulai dari Pasar Induk Cipinang Jakarta mulai turun.

“Ternyata harga beras di Cipinang kemudian turun dan saya harapkan bisa turun sampai Rp2.000 per kg,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polda Metro Periksa Kepala Sekolah Terkait Kasus Dugaan Korupsi UPS

Jakarta, Aktual.co — Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memeriksa enam orang saksi terkait dugaan korupsi dalam pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS) di sejumlah sekolah di DKI Jakarta pada 2014 lalu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penyidik sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan. Namun, yang hadir memenuhi panggilan penyidik hari ini hanya enam orang saksi.
“Ada tujuh yang dipanggil hari ini. Sampai pukul 12.00 WIB hadir enam orang,” terang Martinus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/3).
Tujuh nama yang diperiksa terdiri dari 3 kepala sekolah masing-masing SMA 65, SMA 101 dan SMA 19, 2 pejabat pemeriksa fisik barang di sekolah dan 2 Pejabat Pembuat Komitmen di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. “Dari 7 nama ini 6 yang hadir dan satu AU (Alex Usman) tidak hadir,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mempersoalkan pengadaan sejumlah barang dan jasa dalam APBD Jakarta. Salah satunya yaitu Uninterruptible Power Supply (UPS) di sejumlah sekolah tahun 2014.
Kemudian Ahok melaporkan hal tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/2) lalu. Ahok menyebut ada ‘dana siluman’ dalam APBD DKI Jakarta tahun 2015 sebesar Rp 12,1 triliun.
Ahok juga telah membahas persoalan APBD tersebut dengan Kementerian Dalam Negeri. Namun, pihak DPRD malah berencana melaporkan balik Ahok atas tudingan melakukan upaya suap untuk meloloskan RAPBD tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kebakaran di Lantai 16 Gedung Wisma Kosgoro

Jakarta, Aktual.co —Kebakaran terjadi di Gedung Kosgoro Jalan. MH.Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 19.00Wib, Senin (9/3).
Dilansir dari informasi di twitter TMC Polda Metro Jaya, sekitar 39 menit lalu, tampak lidah api keluar di salah satu lantai di gedung tersebut.
Dari informasi yang dihimpun Aktual.co, si jago merah disebut menjalar di tiga lantai gedung tersebut. Yakni dari lantai 16 dan menjalar ke lantai 17 dan 18.
Belum diketahui penyebab kebakaran. Namun sudah ada mobil pemadam kebakaran yang mencoba memadamkan api.
Saat kejadian ini, dilaporkan seluruh area gedung sudah sepi dari karyawan. 

Artikel ini ditulis oleh:

PGN Operasikan SPBG Ngagel di Surabaya

Jakarta, Aktual.co — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Sebagai BUMN gas berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG). PGN terus berupaya untuk memperluas pemanfaatan gas bumi untuk berbagai sektor pelanggan, mulai dari rumah tangga, UKM, komersial (mal, hotel, rumah sakit), industri, pembangkit listrik dan transportasi.

Khususnya di sektor transportasi, PGN membangun infrastruktur pengisian BBG baik berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Mobile Refueling Unit (MRU). Setelah hadir di Jakarta, Bekasi dan Bogor, kini PGN menghadirkan SPBG di Surabaya. Lokasinya di Jalan Ratna, Ngagel, Surabaya sehingga disebut SPBG Ngagel.

SPBG Ngagel ini dibangun dengan biaya PGN sendiri. SPBG Ngagel berkapasitas 0,5-1 MMSCFD atau Rp15.000 hingga Rp30.000 liter setara premium (lsp) per hari.  Harga gas per lsp dibanderol Rp4500,-.

“Keberadaan SPBG Ngagel ini menunjukkan komitmen kuat dari PGN untuk mendukung program pemerintah dalam konversi BBM ke BBG,” kata Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Danny Praditya dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin (9/3).

Gagas Energi Indonesia atau PGN Gagas adalah anak usaha PGN yang menjalankan bisnis infrastruktur gas bumi untuk transportasi (SPBG dan MRU).

Danny menambahkan bahwa di 2015 ini PGN juga akan menambah satu lagi SPBG di Surabaya. Selain itu PGN juga menyuplai gas untuk tiga SPBG milik mitra PGN di Surabaya. Saat ini PGN sudah memiliki MRU yang siap untuk ditempatkan di Surabaya.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak Walikota Surabaya untuk mendapatkan lokasi yang pas untuk MRU PGN,” kata General Manager PGN SBU Distribusi Wilayah II, Wahyudi Anas dalam kesempatan yang sama.

Untuk memperkenalkan penggunaan BBG di kendaraan, PGN telah menghibahkan 25 unit konverter kit untuk kendaraan dinas Pemkot Surabaya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman juga dukungan pemerintah daerah terhadap pemanfaatan energi ramah lingkungan dan dukungan kepada program langit biru.

Selama ini PGN SBU Distribusi Wilayah II secara konsisten telah menggunakan BBG di 100 unit kendaraan operasional,  yang dalam prakteknya mampu menghemat biaya penggunaan energi sebesar 44 % dibanding menggunakan BBM. Komitmen ini juga merupakan bentuk dukungan PGN untuk membantu Pemerintah mengurangi ketergantungan pada impor BBM.

Untuk memperluas infrastruktur pengisian BBG, PGN melakukan dengan tiga cara. Cara tersebut adalah membangun sendiri SPBG dan MRU, bekerjasama dengan BUMD dan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Terintegrasi (SPBT) dengan bekerjasama dengan SPBU. Di dalam SPBT itu terdapat tempat pengisian bahan bakar minyak dan bahan bakar gas.

Hingga saat ini, PGN telah membangun 5 SPBG yaitu di Pondok Ungu (Bekasi), Ketapang (Jakarta), Bogor, Surabaya dan Cilegon. Adapun MRU PGN ada di IRTI Monas, Waduk Pluit dan Cengkareng. Tahun ini PGN akan membangun 16 SPBG di Sukabumi, Jakarta, Bekasi, Bogor, Batam, Lampung, Surabaya dan Riau.

Adapun kerjasama dengan BUMD sudah dijalin dengan PT Jakarta Propertindo (BUMD milik Pemprov DKI Jakarta). PGN dan Jakarta Propertindo akan membangun 20 SPBG dalam 2 tahun ke depan. Kerjasama lainnya dengan BUMD Tangerang Selatan yaitu mengadakan MRU di BSD, Tangerang Selatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain