18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37884

Bertentangan dengan Undang-undang, Perpres No 26/2015 Digugat ke MA

Jakarta, Aktual.co — Peraturan Presiden No 26/2015 digugat ke Mahkamah Agung karena dinilai bertentangan dengan dua Undang-undang.
Perpres ini dinilai bertentangan dengan pasal 13 UU 12/2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan dan pasal 4 ayat 2 UU 39/2008 tentang Kementerian Negara.
“Perpres tentang Kantor Staf Presiden tidak memiliki landasan dan inskonstitusional karena bertentangan dengan dua undang-undang,” kata Tezar, salah seorang penggugat, Senin (9/3).
Dalam UU Kementerian Negara, pemerintah hanya boleh membentuk 34 kementerian. Bila ada Kepala Staf Kepresidenan maka berarti ada 35 kementerian.
“Disebutkan, dalam Perpres 26/2015, kepala staf kepresidenan memiliki tugas, wewenang, anggaran dan fasilitas seperti kementerian. Padahal, presiden sudah memiliki kementerian koordinator untuk mengurus tugas khusus,” kata dia.
Dia menambahkan, uji materi ini dilakukan karena mendukung pemerintahan yang konstitusional.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengawetan Tengkorak Otak Manusia 2600 Tahun Akhirnya Terungkap

Jakarta, Aktual.co — Para ilmuwan mendapat kejutan besar di tahun 2009 lalu, ketika mereka menemukan otak manusia yang diawetkan di dalam tengkorak berusia 2.600 tahun, yang digali di sebuah situs arkeologi di Heslington, Inggris.

Peneliti tidak pernah bisa membayangkan, bagaimana massa jaringan lunak dapat dipertahankan selama ribuan tahun.

Tapi, sekarang para peneliti sudah mengetahui jawabannya – dan itu semua tentang lumpur.

Ya, itu benar, dimana para peneliti di York Arkeologi Trust menyatakan, bahwa tanah liat basah yang kaya zat-zat positif- di mana tengkorak tersebut ditemukan, melindungi  lingkungan beroksigen yang melindungi otak manusia terhadap bakteri pengurai.

“ Kami bereksperimen serta menyelidiki pada lubang di dasar tengkorak, dan saya terkejut melihat kuantitas bahan spons kuning yang cerah,” terang Rachel Cubitt, petugas proyek koleksi di Trust dan peneliti yang membersihkan otak tersebut, mengatakan, dalam sebuah pernyataan tertulis-nya.

“Itu tidak seperti apa yang saya lihat sebelumnya.”

Lalu, pertanyaannya bagaimana otak tersebut tetap awet? Kemudian, para ilmuwan berhipotesa, bahwa otak tersebut milik seorang pria berusia antara 26-45 tahun.

Leher tulang menunjukkan, bahwa orang itu menderita pukulan keras ke leher sebelum kepalanya dipenggal – kemungkinan dalam ritual pengorbanan.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelemahan Rupiah Diprediksi Akan Terus Berlanjut Beberapa Bulan ke Depan

Jakarta, Aktual.co — Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) hingga di atas level Rp13.000 diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Hal itu disampaikan oleh pengamat ekonomi Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih.

Menurut Lana, pada bulan Juni permintaan Dolar AS akan meningkat. Hal ini disebabkan oleh persiapan yang dilakukan perusahaan dalam menyiapkan bahan baku untuk Hari Raya Lebaran. “Puasa itu mulai sekitar Juni, biasanya tiga bulan sebelumnya perusahaan sudah antisipasi permintaan Dolar AS akan lebih tinggi,” ujar Lana saat dihubungi Aktual.co, Senin (9/3).

Lebih lanjut dikatakan Lana, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) seharusnya berkoordinasi untuk membuat nilai tukar Rupiah bergerak lebih stabil. “Stabil itu bukan berarti tidak bergerak, tapi perbedaannya itu tidak terlalu besar.”

Sebelumnya, Gubernur BI Agus Martowardojo meminta masyarakat untuk tenang menghadapi gejolak nilai tukar Rupiah saat ini. Pasalnya, data makro ekonomi Indonesia masih membaik.

“Dari Desember hingga saat ini, aliran dana masuk Rp57 triliun, periode yang sama tahun sebelumnya itu hanya Rp30 triliun. Jadi ngga mungkin dana asing masuk kalau negara ngga membaik, kurs bergejolak ngga perlu khawatir, prospek baik, dan kepercayaan negara ini dari investor baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Bloomberg Dollar Index mencatat kurs Rupiah siang tadi mencapai Rp13.057 per Dolar AS. Sedangkan pada pagi tadi, Rupiah mencapai Rp13.035 per Dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Lima Tahanan Polsek Jagakarsa Kabur

Jakarta, Aktual.co — Lima narapidana Mapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, berhasil kabur dari tahanan dengan cara memotong besi bagian ventilasi. Peristiwa kaburnya kelima tahanan tersebut terjadi pada pukul 02.45 WIB.
Hal tersebut dibenarkan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, Senin (9/3).
“Benar, kejadian jam 02.45 WIB. Lima orang tahanan,” katanya.
Dikatakan Wahyu kelima narapidana tersebut berhasil melarikan diri, setelah memotong teralis ventilasi, dan kelimanya juga memotong teralis besi di ruang olahraga.
“Melompat dari belakang Polsek Jagakarsa,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ahok Dianggap Cari Sensasi, Laporkan Kasus UPS ke KPK

Jakarta, Aktual.co —Sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melaporkan dugaan adanya anggaran ‘siluman’ di APBD DKI ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), disayangkan Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi.
Yang membuat Uchok menyayangkan, tak lain lantaran Ahok hanya melapor dugaan korupsi berupa penggelembungan anggaran UPS (uninterruptible power supply) ke sekolah-sekolah saja. Padahal menurut dia kalau memang Ahok benar serius mau ‘menyikat’ DPRD harusnya Ahok melaporkan juga kasus-kasus lainnya. “Kenapa hanya UPS saja,” kata Uchok, saat diskusi di Cikini Jakarta, Senin (9/3).
Alhasil Uchok jadi menduga, kisruh APBD 2015 yang sekarang ramai menyita perhatian publik, tak lebih hanya upaya Ahok untuk cari sensasi semata. “Ahok dan DPRD hanya sandiwara uang pajak kita yang ingin dikelola mereka,” ucap dia.
Tak hanya itu, Uchok juga menilai sistem e-budgeting yang dibanggakan Ahok dan Pemprov DKI tak lebih hanya sekedar alat untuk memproteksi anggaran dari tangan dewan saja. “Ahok jangan sok suci dengan ingin mengambil alih pengelolaan APBD sendiri, sedang DPRD hanya bisa lihat dan setujuin aja.”

Artikel ini ditulis oleh:

Konsultan: Masa Depan Indonesia Bergantung Pada Inovasi Sektor TIK

Jakarta, Aktual.co — Presiden Direktur McKinsey and Company Indonesia, Phillia Wibowo mengatakan pentingnya sektor Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) untuk masa depan Indonesia.

“Masa depan Indonesia bergantung pada inovasi di bidang teknologi yang menghubungkan, menginformasikan, mendidik, dan mendukung aspek kehidupan masyarakat serta mengangkat performa dunia usaha lokal,” kata Phillia di Jakarta, Senin (9/3).

Ia mengatakan, apabila dapat memajukan inovasi di bidang teknologi, maka Indonesia akan memiliki panduan holistis atas keseluruhan dalam memanfaatkan sektor TIK guna memaksimalkan potensi sosial ekonomi negara ini. “Sektor TIK yang dinamis sudah menunjukkan kontribusinya terhadap pemerataan pembangunan serta sektor publik yang lebih transparan dan efisien,” katanya.

Menurut Phillia, mulai dari sektor keuangan, pertanian, pendidikan, kesehatan, kesenjangan antar daerah dan kualitas kehidupan, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan keterampilan, TIK telah menunjukkan peran yang sangat penting untuk masa depan Indonesia. “Oleh karena itu, fokus terhadap pengembangan sektor TIK dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Indonesia di masa yang akan datang,” tuturnya.

McKinsey and Company merupakan perusahaan konsultan manajemen yang bertujuan untuk membantu berbagai organisasi terkemuka dunia dalam menghadapi tantangan strategis mereka. Dengan lebih dari 100 kantor di lebih dari 50 negara, McKinsey melakukan konsultasi tentang isu-isu strategis, operasional, organisasi, dan teknologi.

Selama lebih dari delapan dekade, McKinsey konsisten dengan tujuan utama perusahaan, yaitu melayani serta berperan sebagai penasehat eksternal paling terpercaya atas berbagai isu penting organisasi yang dihadapi oleh manajeman senior.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain