18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37887

Agung Podomoro Terbitkan Obligasi Sebesar Rp 99 Miliar

Jakarta, Aktual.co — PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap IV tahun 2015 sebesar Rp99 miliar berjangka waktu lima tahun dengan bunga tetap 11,25 persen per tahun.

Sekretaris Perusahaan APLN, F Justini Omas dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (9/3) mengemukakan bahwa obligasi berkelanjutan I tahap IV tahun 2015 itu merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan I Agung Podomoro Land dengan target dana sebesar Rp2,5 triliun.

“Obligasi berkelanjutan I tahap IV itu memperoleh peringkat idA (single A) yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo),” papar Justini.

Ia menambahkan bahwa pembayaran bunga obligasi akan dilakukan pada tanggal 25 Juni 2015, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo obligasi yaitu pada tanggal 25 Maret 2020. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Justini mengatakan bahwa dana yang diperoleh dari hasil obligasi berkelanjutan I tahap IV itu akan digunakan untuk pengembangan usaha di bidang properti di Jakarta, Karawang, Bandung, Bali dan Balikpapan, baik melalui perseroan maupun melalui entitas anak.

“Penggunaan dana dapat dilakukan dengan pengembangan proyek properti, maupun akuisisi lahan dan atau akuisisi perusahaan yang telah memiliki proyek properti dan atau yang telah memiliki lahan untuk dikembangkan dan atau yang telah memiliki izin pengembangan suatu lahan,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa penyaluran dana kepada entitas anak akan diberikan oleh perseroan dalam bentuk pinjaman dengan tingkat bunga wajar yang berlaku pada saat pinjaman diberikan dan atau melalui penyertaan modal. “Apabila dana yang dipinjamkan oleh perseroan kepada entitas anak dikembalikan, maka Perseroan akan menggunakan dana tersebut sebagai modal kerja, antara lain untuk biaya operasional perseroan,” katanya.

Dipaparkan, masa penawaran umum berkelanjutan I tahap IV dimulai pada tanggal 19-20 Maret 2015. Masa penjatahan pada 23 Maret 2015, perkiran tanggal distribusi secara elektronik pada 25 Maret 2015, dan perkiraan pencatat obligasi di BEI pada tanggal 26 Maret 2015. APLN telah menunjuk PT Bahana Securities selaku penjamin emisi obligasi dalam aksi korporasi itu. Sedangkan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bertindak sebagai wali amanat.

Artikel ini ditulis oleh:

Bruakk..KA Argo Bromo Tabrak Truk

Semarang, Aktual.co — Kereta Api Argo Anggrek 1 jurusan Surabaya pasar Turi-Gambir Jakarta menghantam dump truk di KM 36 antara Weleri-Kalibodri, Senin (9/3), sekitar pukul 12.18 WIB.
Akibat kejadian itu, seorang sopir yang belum diketahui identitasnya tewas seketika. Pasalnya, KA dari arah timur dengan kecepatan tinggi menghantam kepala drum truk yang tepat dikemudikan sang sopir truk.
Atas insiden itu, Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto saat dikonfirmasi awak media membenarkan telah terjadi kecelakaan KA di perlintasan kecelakaan diduga terjadi karena truk melewati perlintasan yang tidak terjaga petugas. Truk dari arah selatan tiba-tiba melintas dari arah utara. Truk terseret lokomotif sejauh belasan meter dari titik kejadian dan kondisi langsung ringsek.
“Benar ada Laka kereta Api di Ngasinan yang dekat dengan lokasi Rumah Sakit Islam Kendal tadi siang,” ucap dia.
Ia mengatakan, KA 1 Anggrek tidak dapat bergerak maju maupun mundur. Karena drum truk mengganjal perlintasan kereta api. Proses evakuasi penarikan KA yang sempat berhenti
Dump truk terseret selama dua menit, sekitar pukul 12.20 WIB, dan KA 1 langsung berhenti di km 37+500. Kendati demikian, pihaknya menyiapkan pengganti lokomotif seri pen CC 206 13 03, sekitar pukul 12.40 WIB.
Rencana rangkaian KA 1 yang berhenti diperlintasan selama dua jam ditarik ke Kalibordir. Hingga saat ini, proses evakuasi hanya membutuhkan waktu singkat dan tidak mengganggu keberangkatan KA-KA lain. “Proses evauasi penarikan loko telah selesai pukul 16.00 WIB,” pungkas dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

DKI Desak Transjakarta Tingkatkan Faktor Keselamatan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendesak pihak Transjakarta untuk meningkatkan faktor keselamatannya terkait kembali terbakarnya satu unit bus moda transportasi massal favorit tersebut di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. 
“Saya perintahkan tingkatkan betul keselamatan dan kenyamanan transportasi karena menyangkut keamanan masyarakat,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3).
Sebelumnya, sebuah bus Transjakarta terbakar di Jalan Gatot Subroto arah Semanggi, Jakarta Selatan, sehingga sempat membuat lalu lintas tersendat.
Pihak Transjakarta mengonfirmasi kejadian tersebut terjadi pada jalur Koridor IX, Minggu, pukul 07.25 WIB dan bus naas disebutkan mengeluarkan asap.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Terkait Korban, Ini Klarifikasi Pihak Penyelenggara ‘Glow Run’

Padang, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Penyelenggara ‘Glow Run’ yang mengakibatkan 10 orang harus dilarikan ke Rumah Sakit M Djamil Padang, Minggu (8/3) pagi, akhirnya angkat bicara.

Juru Bicara Holz Organizer (Penyelenggara), Vindho mengatakan bahwa, pihaknya sebelumnya sudah melakukan langkah-langkah untuk safety para peserta.

“Kita sudah sosialiasi, kita sudah berikan penjelasan kepada seluruh peserta terkait cairan warna tersebut,” katanya di Padang, Senin (9/3).

Dia menjelaskan, cairan yang digunakan panitia memang berbeda, namun sudah dibuktikan keamanannya.

“Sudah banyak yang pakai cairan itu, baik event atau kegiatan di kota-kota lainnya, kami juga sudah kontak supplier cairan neon splash,” tuturnya.

Dijelaskannya lagi, cairan Neon Splash tersebut terdiri dari 70 persen air dan 30 persen cat.

“Jadi memang air yang banyak dibandingkan cat pak. Disini kita juga campur dengan air yang bersih,” ungkapnya.

Diakui Vindho, memang cairan Neon Splash itu memiliki efek bila mengenai mata.

“Iya, emang ada efeknya seperti iritasi, tapi itu dalam presentase kecil. Kita juga sudah sediakan air pencuci muka untuk peserta usai kegiatan,” ujarnya.

Diperkirakan, kata ia, peserta yang mengalami iritasi tersebut lantaran melawan arus air yang saat kegiatan disemprotkan.

“Kita semprotkannya ke arah atas, kemungkinan peserta ini melawan airnya secara langsung dan matanya juga dibuka, makanya banyak cairan yang masuk,” katanya.

Selain itu, terkait alasan panitia tidak memberikan kacamata kepada peserta sebagai pelindung karena memang diakui sebelumnya sudah disosialisasikan sebagai atribut tambahan.

“Kacamata memang tidak kita sediakan, tapi itu semua sudah kita himbau agar peserta membawanya sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya sendiri mengaku sudah melakukan mediasi dengan pihak keluarga peserta.

“Untuk mediasinya sudah kita lakukan pak, kita tanggungjawab, dan tadi dokter juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari sudah akan sembuh,” katanya.

Berdasarkan data dari pihak penyelenggara, hingga saat ini yang dilarikan ke rumah sakit berjumlah sektiar 10 orang.

“Sampai saat ini data kita 10 orang, untuk tanggungjawabnya kita langsung datangi peserta tersebut pak,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan ‘Glow Run’ diadakan di Pelataran Parkir, GOR H Agus Salim, Kota Padang, Sabtu (7/3) malam. Kemudian, sejumlah peserta mengeluh sakit pada bagian mata pada Minggu paginya dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit.

Terpantau, hingga saat ini, satu pasien masih mendapatkan perawatan di Bagian Mata RS M Djamil Kota Padang.

Artikel ini ditulis oleh:

Bos Pertamina: Terminal Regasifikasi LNG Arun Mampu Tampung 400 Juta Mmscfd

Banda Aceh, Aktual.co —  Dirut Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan kebutuhan gas di Indonesia meningkat sekitar 5,2 persen per tahun, padahal pasokan masih defisit baik di Jawa dan Sumatera karena keterbatasan infrastruktur. Guna memperkuat penggunaan gas, Pertamina mengoperasikan terminal Penerima LNG Arun yang memiliki kapasitas 400 juta kaki kubik per hari (MMSCFD)

“Terminal Regasifikasi LNG Arun mempunyai kapasitas 400 juta mmscfd dan  terintegrasi dengan pipa gas Arun-Belawan sepanjang 350 kilometer. Terminal ini akan menerima pasokan LNG dari  Tangguh dan Bontang maupun luar negeri nantinya,” terang Dwi Soetjipto di Aceh, Senin (9/3).

Pasokan perdana LNG 119 ribu meter kubik telah didatangkan ke Terminal LNG itu dari Tangguh, Papua, 19 Februari lalu. Setelah diregas, pengiriman perdana gas ke Belawan akan dilakukan pada bulan ini setelah peresmian beroperasinya Terminal Penerima dan Regasifikasi LNG tersebut.

“Konsumen pertama, PLN, untuk pembangkit listrik yang akan mengatasi krisis listrik di Aceh dan Sumatera Utara. Selain itu nantinya digunakan untuk industri-industri, kami berharap kebutuhan gas untuk Aceh dan Sumatera Utara dapat terpenuhi. Kami juga sedang memikirkan pemanfaatan aset-aset lainnya eks PT Arun,” ujar Dwi Soetjipto.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah berharap aset-aset eks PT Arun seharusnya dikelola secara terpadu sehingga tidak menjadi rebutan pihak tertentu. Pemerintah Aceh sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Pusat pada Desember 2014 agar diberikan hak kelola aset eks PT Arun untuk kawasan industri terpadu.

“Kami mohon kepada presiden untuk menjadikan ini sebagai kawasan industri terpadu. Di samping ketersediaan berbagai fasilitas yang nilainya triliunan, banyak alasan lainnya kami minta hak kelola dengan tujuan agar Aceh bisa keluar dari kemiskinan yang angkanya sekitar 17 persen,” harap Zaini Abdullah.

Peresmian beroperasinya Terminal Penerima dan Regasifikasi LNG Arun dihadiri Menteri ESDM Sudirman Said, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf,  Ketua DPRA Muharuddin dan unsur Muspida Aceh, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib, Bupati Aceh Tamiang
Hamdan Sati.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Optimalkan Pembangunan, Jokowi Diminta segera Realisasikan Turunan UUPA

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta segera merealisasikan berbagai turunan Undang Undang Nomor 11 tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), guna mengoptimalkan pembangunan di provinsi itu.
Permintaan itu disampaikan belasan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, dalam unjuk rasa yang berlangsung di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (9/3).
“Kami minta Presiden Jokowi dapat segera merealisasikan berbagai turunan UUPA,” kata Koordinator aksi, Hasrizal.
Menurut dia, ada beberapa permasalahan yang belum dituntaskan Pemerintah Pusat terhadap Aceh, salah satunya tentang rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengelolaan Minyak dan Gas Bumi.
Pihaknya juga meminta Jokowi yang saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu agar menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.
“Kami juga meminta agar Presiden Jokowi dapat merealisasikan janji tol laut yang akan dibangun dari Aceh sampai Papua.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain