3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38073

ESDM Akan Lakukan Percepatan Langkah Pembangunan Kelistrikan

Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan akan melakukan empat langkah untuk percepatan pembangunan kelistrikan di Tanah Air.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjadi solusi pemerintah untuk mengurangi kendala program percepatan pembangunan listrik di Indonesia,” kata Sudirman dalam diskusi energi bettema “Darurat Listrik Daerah: Bagaimana Pemerintah Mempercepat Program 35.000 MW bersama dengan Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha di Jakarta, Minggu.

Menurut Sudirman, langkah pertama yang perlu diambil adalah memberlakukan UU No 2/ 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

“Saya meminta nanti pemerintah bisa ikut serta dalam menyelenggarakan pembebasan lahan,” kata Sudirman.

Selanjutnya, langkah kedua, terkait negoisasi harga dengan menetapkan harga patokan tertinggi untuk Independent Power Producer (IPP).

Langkah ketiga, pemerintah akan berusaha menunjuk dan memilih IPP tanpa harus melalui tender.

“Percepatan dengan tinjuk langsung dan pemilihan langsung untuk energi baru terbarukan (EBT), mulut tambang, gas marginal, dan eskpansi,” katanya.

Kemudian, langkah terakhir terkait dengan proses perizinan yang akan dioptimalkan melalui pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) pusat, provinsi, dan kabupaten atau kota.

“Semua proses perizinan yang di pusat bisa langsung ke BKPM dan di sana juga ada kementerian-kementarian yang terkait dengan proses pembangunan pembangkit listrik, misalnya Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Janda Muda Tanjong Keumala, Tewas Digorok

Banda Aceh, Aktual.co — Murti Sarah (25) janda muda asal Desa Tanjong Keumala, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Minggu (1/3) sekitar pukul 02.00 WIB ditemukan dengan leher tergorok di dekat rumahnya. Kini polisi menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.

Kasus serupa terjadi pula atas Faisal Kasem (45) warga Desa Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara. Faisal ditemukan tewas dengan leher tergorok dua hari lalu di dekat rumahnya.

Informasi yang dihimpun Aktual.co sepanjang Minggu (1/3) menyebut Murti adalah janda tanpa anak yang bekerja menjahit bordir di rumahnya.

Pada malam kejadian sekitar pukul 02.00 WIB ibu korban yang sedang tertidur, tiba-tiba mendengar jeritan minta tolong dari samping rumah korban.  Ibu korban pun ke luar mencari tahu sumber suara tadi. Tak lama kemudian dia menemukan Murti dalam keadaan leher tergorok di dalam jurang, yang berjarak sekitar 50 meter di samping rumah korban.

Lalu ibu korban bergegas meminta tolong tetangga, sehingga warga pun berdatangan ke lokasi. Korban yang terluka parah itu segera dilarikan ke Puskemas Muara Batu sekitar pukul 03.00 WIB. Namun akibat darah yang mengucur deras dari leher korban, sehingga begitu tiba di Puskesmas sekitar pukul 03.20 WIB, Murti terlanjur menghembuskan nafas terakhirnya.

“Korban meninggal tak lama setelah sampai di Puskemas,” ujar Kepala Desa Tanjong Keumala, Syawal saat dihubungi per telepon.

Ditambahkan, Polsek Sawang yang sudah mengetahui kejadian tersebut, membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Pemkab untuk divisum guna proses penyelidikan polisi. Usai divisum, baru jenazah korban sekitar pukul 08.00 WIB dibawa pulang untuk dikebumikan.

“Kita belum tahu ceritanya, bagaimana korban bisa di luar rumah. Menurut cerita keluarga, sebelum kejadian korban di lihat sudah di kamarnya,” ujar Kepala Desa.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo melalui Kapolsek Sawang, Iptu Bukhari menyebutkan pihaknya turun ke lokasi kejadian sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Di lokasi kejadian kami tidak menemukan barang bukti apa pun. Meski begitu, kami terus mendalami dan menyelidiki kasus ini,” pungkas Kapolsek.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Berkomitmen Untuk Tetap Wujudkan MEA 2015

Jakarta, Aktual.co —Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menegaskan Indonesia akan terus memegang komitmennya dalam mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, dengan catatan MEA dapat memberikan manfaat dan keuntungan bagi pembangunan ekonomi seluruh negara anggota.

Pernyataan Mendag Rachmat Gobel tersebut disampaikan dalam pertemuan Ke-21 AEM Retreat di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, demikian keterangan pers Mendag, Minggu (1/3).

Dalam pertemuan yang berlangsung sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2015 tersebut, Mendag Rachmat Gobel secara langsung memimpin Delegasi Indonesia pada Pertemuan Ke-21 AEM Retreat yang membahas berbagai agenda dalam mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Topik utama pembahasan pada Pertemuan kali ini antara lain implementasi inisiatif Cetak Biru AEC, AEC Vision Post 2015, serta beberapa usulan capaian ASEAN di tahun 2015 oleh Malaysia di masa Keketuaan ASEAN tahun ini.

Di antaranya pemberlakuan ASEAN Business Travel Card (ABTC) dan pembahasan pengembangan ASEAN Trade Facilitation, perkembangan perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan perkembangan perundingan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN + 1.

Sementara itu, Menteri Ekonomi ASEAN juga melakukan dialog dengan para pelaku usaha ASEAN yang diwakili oleh ASEAN Business Advisory Council (ABAC).

Ketua ABAC, menyampaikan pandangan dari sisi dunia usaha dalam kaitannya memajukan dan mengembangkan sektor usaha di ASEAN, melalui peningkatan peran asosiasi/inisiatif yang memiliki dampak besar bagi dunia usaha ASEAN seperti pemberlakuan ASEAN Business Travel Card (ABTC).

Selanjutnya, pemberdayaan Asosisasi Pengusaha Muda ASEAN dan Pengusaha Wanita Indonesia, dan pengembangan website Sekretariat ASEAN.

Lalu, komitmen untuk membentuk Bank UMKM ASEAN yang akan memberikan akses finansial kepada UMKM serta pelaksanaan beberapa inisiatif sebelum November 2015 antara lain kerjasama penerbangan, logistik, perpajakan dan pergerakan bebas orang-perorangan di ASEAN.

Pembahasan selanjutnya yaitu pengembangan agenda pasca 2015 dimana ASEAN perlu lebih dekat dengan masyarakatnya dan sektor usaha untuk lebih dekat dengan ASEAN.

Ekonomi ASEAN Sedangkan ASEAN diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonominya menjadi 5.1 persen pada tahun 2015, di atas pertumbuhan ekonomi global yang diproyeksikan sebesar 3.5 persen pada tahun 2015.

Implementasi integrasi ekonomi ASEAN dipercaya akan membantu Negara Anggota ASEAN dalam menjawab tantangan yang muncul dari ketidakpastian kondisi ekonomi global.

Berdasarkan data dari Sekretariat ASEAN, perdagangan intra ASEAN di tahun 2013 mencapai 608.6 milyar dolar AS atau mewakili sekitar 24.2 persen dari total perdagangan ASEAN.

Jumlah tersebut jika, dibandingkan pada tahun 2008 yang merupakan tahun pertama dilaksanakannya Cetak Biru ASEAN Economic Community (AEC) dimana perdagangan intra ASEAN tercatat sebesar 458.1 miliar dolar AS.

Dalam hal investasi, total Foreign Direct Investment (FDI) yang masuk ke ASEAN sebesar 122.4 miliar dolar AS di tahun 2013, dimana intra-regional FDI dikawasan tercatat sebesar 17.4 persen dari total FDI ke ASEAN.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Sita 17 Bidang Tanah Wawan di Bali

Jakarta, Aktual.co —Komisi Pemberantasan Korupsi menyita 17 bidang tanah di Bali milik pengusaha Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Ada 17 bidang tanah di Bali yang sudah disita oleh penyidik terkait perkara TPPU Wawan,” kata Kepala Bagian pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Minggu (1/3).

Ketujuhbelas tanah tersebut adalah pertama, sebidang tanah seluas 1.250 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Kelurahan Ker0bokan Kelod Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung, Bali.

Dua, sebidang tanah seluas 1.250 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Kelurahan Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Tiga, sebidang tanah seluas 594 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Empat, enam bidang tanah seluas 414 meter persegi, 421 meter persegi, 263 meter persegi, 262 meter persegi, 261 meter persegi, 175 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Kelurahan Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung Provinsi Bali (beserta bangunan villa bernama “Lima Puri Villas” yang berdiri di atas tanah tersebut).

Lima, sebidang tanah seluas 8.390 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Enam, sebidang tanah seluas 4.500 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Ubud Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Tujuh, sebidang tanah seluas 2.460 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa/Kelurahan Ubud Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Kedelapan, Sebidang tanah seluas 1.000 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Sembilan, sebidang tanah seluas 4.250 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Ubud Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Sepuluh, sebidang tanah seluas 1.324 M2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali Sebelas, sebidang tanah seluas 555 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Dua belas, sebidang tanah seluas 1.510 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

“Tanah tersebut disita sejak 30 Januari 2015,” tambah Priharsa.

Pada 26 Februari lalu, Mahkamah Agung juga memperberat hukuman Wawan dalam perkara korupsi pemberian suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochar terkait pengurusan pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten Lebak dan Banten.

Adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu diperberat hukumannya menjadi 7 tahun penjara dari yang tadinya hanya 5 tahun penjara di tingkat Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi.

Artikel ini ditulis oleh:

Data Perdagangan Irak-RI Tidak Akurat

Baghdad, Aktual.co — Data neraca perdagangan antara Irak dan Indonesia, yang biasa dirilis oleh Kementerian Perdagangan RI, sebetulnya tidak akurat.

Hal ini karena banyak produk Indondesia yang sampai di Irak tidak dikirim langsung ke Irak, tetapi melalui Dubai.  Jadi produk itu tercatat sebagai ekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab, bukan ke Irak.

Demikian dinyatakan Dubes RI untuk Irak, Safzen Noerdin,  kepada Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang melaporkan langsung dari Baghdad, ibukota Irak, Minggu (1/3).

Kondisi itulah yang membuat angka neraca perdagangan Irak-Indonesia terlihat seolah-olah selalu kecil. “Padahal jika kita mengecek langsung kondisi pasar di Irak, banyak produk Indonesia yang masuk ke Irak. Namun itu semua tidak tercatat di Kementerian Perdagangan,” ujar seorang staf Kedutaan Besar RI di Baghdad.

Menurut data Kementerian Perdagangan RI, total perdagangan RI-Irak 2014 adalah USD72,659 juta . Perdagangan ini surplus di pihak Indonesia, dengan ekspor sebesar USD72,290 juta , sedangkan impornya cuma USD369,7 ribu. Seluruh ekspor dan impor ini adalah produk non migas.

Total perdagangan ini meningkat hampir 60 persen dibandingkan tahun 2013. Total perdagangan RI-Irak tahun 2013 adalah USD45,519 juta. Perdagangan 2013 ini surplus di pihak Indonesia, dengan ekspor sebesar USD45,404 juta, sedangkan impornya cuma USD114,3 ribu. Bisa dibilang, seluruh ekspor dan impor ini adalah produk non migas.

Sedangkan total perdagangan Irak-RI tahun 2012 adalah USD44,993 juta, atau kira-kira sama dengan 2013. Komposisi migas dan non migasnya juga bisa dibilang sama saja. Tetapi total perdagangan Irak-RI yang berbeda mencolok adalah pada 2011, yang mencapai USD154,869 juta.

Artikel ini ditulis oleh:

Novelis Besar Turki Yasar Kemal Tutup Usia

Jakarta, Aktual.co — Yasar Kemal, salah satu penulis terbesar Turki yang mengangkat kehidupan kelompok tertindas dalam karya-karyanya yang telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa, meninggal dunia pada Sabtu di usia 91 tahun.

Kemal, yang berasal dari etnis Kurdi, dilahirkan dengan nama Kemal Sadik Gokceli di sebuah desa di Turki tenggara, hanya beberapa minggu sebelum Republik Turki itu didirikan di atas sisa-sisa Kekaisaran Usmaniah.

Kampung halaman Kemal, kawasan subur Cukurova polos, menjadi latar belakang untuk sebagian besar karyanya, termasuk karyanya yang paling terkenal, “Memed, My Hawk” dari tahun 1955, tentang pahlawan bandit yang menuntut balas pada tuannya yang kejam. Novel ini akhirnya membuatnya mendapatkan nominasi untuk Hadiah Nobel pada tahun 1973.

“Tidak ada penulis yang dapat menjadi novelis besar tanpa Cukurova mereka sendiri,” kata Kemal.

Tragedi telah menyentuh hidupnya pada usia dini. Ketika ia berusia lima tahun, ia menyaksikan kematian ayahnya di tangan seorang anak yatim yang diadopsi keluarganya. Kisah itu menjadi dasar dari lahirnya novelnya yang bertajuk “Salman the Solitary” pada 1980.

Kemal, yang putus sekolah pada tingkat pendidikan menengah, adalah buruh tani dan buruh pabrik sebelum ia memperoleh mesin tik dan akhirnya menjadi seorang wartawan. Pengaruh sastranya antara lain berasal dari Tolstoy, Chekhov dan Stendhal.

Mendiang pembuat film Elia Kazan, sahabat Kemal yang juga lahir di Turki, mengatakan, “Kemal adalah seorang pendongeng dalam tradisi tertua, seperti Homer, juru bicara bagi orang-orang yang tidak memiliki suara lainnya.” Kemal, yang dulu merupakan anggota terkemuka Partai Pekerja Marxis dan mengalami cacat mata setelah kehilangan mata kanannya saat anak-anak dalam sebuah kecelakaan yang melibatkan pisau, berulang kali ditangkap karena kegiatan politiknya.

Pada tahun 1995, ia dituntut dengan tuduhan propaganda separatis atas dukungannya kepada para pembangkang Kurdi dan menerima hukuman percobaan.

Kemal telah dirawat di rumah sakit di Istanbul sejak pertengahan Januari karena masalah pernapasan dan jantung, menurut laporan media Turki. Kematiannya disebabkan oleh kegagalan organ.

Dikenal dengan pendekatannya yang puitis, Kemal, yang membantu mengembangkan “novel pedesaan”, memperjuangkan kehidupan petani dan menulis bencana alam dan bencana buatan manusia yang mereka hadapi.

“Sepanjang hidup saya, satu-satunya mimpi saya adalah untuk menulis sedikit lebih banyak, sedikit lebih baik,” kata Kemal pada tahun 2012 setelah menyelesaikan novel terakhirnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain