3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38074

Di Irak Ada “Ikan Soekarno”, Di Mesir Ada “Mangga Soekarno”

Baghdad, Aktual.co —Nama Presiden pertama Indonesia, Soekarno, ternyata sangat populer di berbagai negara, khususnya negara Asia dan Afrika yang pernah terjajah dan berjuang melawan penjajahan.

Di Irak, misalnya, terdapat ikan air tawar yang disebut “ikan Soekarno.” Sedangkan di Mesir, ada yang namanya “mangga Soekarno.”

Demikian dinyatakan sejumlah diplomat Indonesia kepada Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang melaporkan langsung dari Baghdad, ibukota Irak, Minggu (1/3).

Di Irak, “ikan Soekarno” itu adalah ikan yang sejenis dengan ikan mas di Indonesia, tetapi umumnya berwarna hitam, bukan kuning. Ikan ini biasa dijadikan santapan lezat, dan yang dijual biasanya berukuran besar, setidaknya beratnya sampai 1 kilogram.

Ada berbagai versi tentang asal muasal nama “ikan Soekarno” ini. Versi pertama mengatakan, ketika berkunjung ke Irak sekitar tahun 1960, Presiden Soekarno membawa bibit ikan itu dari Indonesia, lalu bibit ikan diserahkan dan dikembangbiakkan di Irak.

Versi kedua mengatakan, sebetulnya “ikan Soekarno” itu adalah ikan lokal yang sebelumnya memang sudah ada di Irak. Namun, sebagai penghormatan untuk Bung Karno atas kepemimpinannya yang menginspirasi kemerdekaan banyak bangsa di Asia dan Afrika, Soekarno diberi kesempatan melepas ikan itu dan lantas ikan itu pun dinamai “ikan Soekarno.”

Seorang diplomat mengatakan, di Maroko juga ada “Jalan Soekarno.” Tetapi cerita tentang asal muasal nama “Jalan Soekarno” di Maroko dan “mangga Soekarno” di Mesir, diplomat itu tak bisa menjelaskan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Perpres No 23 Tahun 2015: Aceh Miliki Kewenangan Pertanahan Penuh

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Aceh mendapat kewenangan pertanahan secara penuh setelah Presiden RI menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2015.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Banda Aceh, Minggu (1/3), mengatakan, peraturan presiden itu mengatur tentang pengalihan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Aceh kepada Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota di Aceh.

“Selain kantor, peraturan ini juga melimpahkan kewenangan pertanahan yang selama ini milik pemerintah pusat kepada Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota di Aceh,” kata Zaini Abdullah.

Menurut dia, pelimpahan kewenangan pertanahan tersebut merupakan perintah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh. Seharusnya masalah pelimpahan kewenangan tersebut selesai pemerintahan periode sebelumnya. Namun, baru sekarang bisa selesai.

“Untuk menyelesaian aturan turunan UU Nomor 11 Tahun 2006 butuh perjuangan panjang, hampir sepuluh tahun baru selesai. Dan ada beberapa peraturan pemerintah yang merupakan turunan UU Aceh tersebut belum selesai, seperti migas,” kata Zaini Abdullah.

Gubernur Aceh menyebutkan dengan adanya kewenangan penuh tersebut, semua hal terkait pertanahan, termasuk perizinannya menjadi urusan Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota di Aceh.

Pemerintah pusat, kata dia, dalam hal ini hanya berperan sebagai pembina dan pengawasan dari kewenangan tersebut. Termasuk mengangkat kepala Badan Pertanahan Aceh dan kabupaten/kota. Namun, pengangkatan tersebut atas usul Gubernur Aceh.

Menyangkut dengan pengalihan Kantor Badan Pertanahan, kata dia, nanti akan ada tim mengatur masalah personalia dan aset. Seluruh aset akan dialihan menjadi milik Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota di Aceh.

“Sedangkan personalianya, diberi kebebasan apakah memilih menjadi pegawai Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota atau tetap menjadi pegawai pemerintah pusat. Opsi ini diberikan selama enam bulan,” ujar Gubernur Aceh.

Selain itu, sebut dia, Pemerintah Aceh bersama legislatif juga akan membuat qanun atau peraturan daerah tentang organisasi Badan Pertanahan Aceh. Qanun ini dharapkan bisa tuntas pada tahun 2015 dan mulai 2016, Kantor Badan Pertanahan Aceh efektif bekerja.

“Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2015 akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Aceh meneribitkan regulasi terkait pertanahan. Dengan demikian, Aceh akan mengurus sendiri masalah pertanahannya,” kata Zaini Abdullah.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: e-Money Bisa Picu Kenaikan Harga Beras

Jakarta, Aktual.co — Ekonom dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang Dr Thomas Ola Langoday mengatakan pemberian uang elektronik (e-money) sebagai pengganti beras untuk masyarakat miskin (Raskin), menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga beras saat ini.

“Penggantian program Raskin dengan e-money justru menimbulkan inflasi dengan naiknya harga beras tersebut,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Unwira Kupang di Kupang, Minggu (1/3).

Menurut dia, e-money belum tentu digunakan untuk membeli beras Bulog, tetapi bisa dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan lain di pasar.

“Masyarakat yang biasa memperoleh beras raskin dengan harga yang dikendalikan pemerintah, bebas menentukan pilihan untuk membeli beras mana pun dengan e-money,” ujarnya.

Dengan demikian, kata dia, pemerintah menjadi kehilangan kuasa untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok itu.

Ada juga penyebab lain terkait kenaikah harga beras seperti faktor alam dan cuaca yang menghambat distribusi, belum tibanya musim panen, kelangkaan pupuk dan beberapa faktor penyebab lainnya seperti mafia beras dan lain-lain.

Pemerintah pusat memerintahkan para kepala daerah untuk mengoptimalkan cadangan pangan, apabila di daerahnya ada kenaikan harga beras di tingkat lokal atau lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Menurut dia, Jawa Timur dan Jawa Tengah selama ini menjadi sentra produksi dan distribusi beras, selain Sulawesi Selatan untuk wilayah timur Indonesia, termasuk di antaranya Nusa Tenggara Timur.

Karena itu, kerja sama lintas sektoral bahkan kementerian terkait perlu didorong untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang menjadi fokus pemerintah Jokowi-JK untuk jangka pendek dan menengah dan dimulai 2015 ini, selain pembangunan infrastruktur.

Artikel ini ditulis oleh:

Irak Potensial Jadi Pemasok Penting Minyak ke RI

Baghdad, Aktual.co — Sebagai negara produsen minyak terkemuka, Irak merupakan salah satu alternatif penting untuk menjadi pemasok minyak mentah bagi Indonesia.

Itulah sebabnya, saat ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baghdad masih memfasilitasi upaya pembangunan kilang minyak di Indonesia, yang akan menerima pasokan minyak dari Irak.

Demikian dinyatakan sejumlah diplomat Indonesia kepada Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang melaporkan langsung dari Baghdad, ibukota Irak, Minggu (1/3).

Sebetulnya, dalam kunjungan kerja Menko Perekonomian RI zaman pemerintahan sebelumnya, Hatta Rajasa ke Irak, telah ditandatangani MOU Kerjasama Energi RI – Irak oleh Wakil Menteri ESDM dan Wakil Menteri Perminyakan Irak, pada 14 Maret 2013.

Tujuan kerjasama itu adalah untuk mendapatkan pasokan minyak mentah sebanyak 300.000 sampai 3 juta barrel dari Irak. Minyak itu akan diolah dalam kilang minyak, yang akan dibangun bersama oleh Indonesia dan Irak. Hal itu dinyatakan dalam Minutes of Meeting Joint Dialogue of MOU Implementation, yang ditandatangani di Jakarta, 1 Juli 2013.

Namun sejak penandatanganan MOU, upaya untuk merealisasikan kerjasama masih terkendala. Kendala itu berupa masalah struktural dan birokratis di dalam negeri RI sendiri, serta perubahan pimpinan Kementerian Perminyakan Irak.

Saat ini KBRI sedang memfasilitasi upaya realisasi rencana pembangunan yang dilakukan suatu konsorsium swasta RI, dengan harapan perubahan kepemimpinan di Indonesia dan Irak akan dapat merealisasikan rencana tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Prananda: Visi dan Gagasan Sahroni Layak Dapatkan Tempat di KNPI

Jakarta, Aktual.co —Kongres XIV KNPI yang digelar di Kota Jayapura, Provinsi Papua telah usai dan berhasil melahirkan Ketua Umum periode 2015-2018, Muhammad Rifai Darus.

Rifai mengalahkan kandidat kuat Ahmad Sahroni dalam pemilihan yang berlangsung sejak Sabtu (28/2) malam hingga Minggu (1/3) pagi.

“Selamat dan sukses kepada Ketua Umum DPP KNPI terpilih, Muhammad Rifai Darus,” kata anggota Komisi I DPR RI, Prananda SP, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3).

Meski kalah dari Rifai yang merupakan putra daerah Papua, Prananda menyebut sosok Sahroni sebagai figur pemuda Indonesia yang penuh semangat. Karena alasan itu pula sejak awal mendukung dan mendorong perjuangan Sahroni memimpin KNPI 2015-2018.

Sahroni juga mempunyai integritas yang tinggi dan kaya akan gagasan, sehingga layak gagasan dan visinya mendapatkan tempat di KNPI. Meski sekali lagi, dalam pemilihan yang demokratis Sahroni belum mendapatkan amanah peserta kongres.

“Sahroni belum saatnya duduk menjadi pemimpin saat ini, namun bukan berarti visi dan gagasannya berhenti berkembang. (Sahroni) figur yang gigih dan konsisten,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Ferrer Kembali Menangi Turnamen Meksiko Terbuka

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —David Ferrer menyamai rekor empat gelar turnamen Meksiko Terbuka setelah mencatat kemenangan 6-3 7-5 atas Kei Nishikori pada final di Acapulco, Minggu (1/3).

Gelar yang diraih petenis peringkat sembilan dunia asal Spanyol itu menyamai rekor petenis Austria Thomas Muster yang meraih empat gelar turnamen Meksiko. Ferrer sebelumnya menjuarai turnamen Meksiko tiga kali dari 2010-2012 di lapangan tanah liat.

Ini merupakan gelar ketiga Ferrer tahun ini setelah Doha dan kemenangan pekan lalu di Rio de Janeiro. Secara keseluruhan ini merupakan gelar ke-24 selama karir Ferrer, yang mengakhiri laju lima kekalahannya dari unggulan teratas asal Jepang itu.

Nishikori masih memegang keunggulan atas Ferrer 7-4 dalam rekor pertemuan mereka.

“Saya bermain sangat agresif, tanpa kesalahan. Saya sangat senang. Untuk menang di sini empat kali merupakan mimpi,” kata Ferrer seperti dikutip dalam laman ATP.

“Ini saat-saat yang penting, dia melakukan banyak kesalahan dan saya mengambil kesempatan saya. Saya merasa sangat percaya diri dengan permainan tenis saya saat ini. Saya sudah memenangi tiga turnamen tahun ini dan kami baru saja memulai musim ini,” kata Ferrer.

Ferrer tampil dominan hampir pada keseluruhan pertandingan itu. Nishikori, yang peringkatnya akan naik ke peringkat empat setelah mencapai final, kalah pada set pertama dan tertinggal 0-3 pada set kedua, setelah dua kali angka servisnya dicuri petenis Spanyol itu.

Tapi kemudian finalis AS Terbuka 2014 itu bangkit untuk menyamakan kedudukan 4-4 dan kemudian 5-5, saat kedua petenis itu saling melakukan “break”, sebelum Ferrer akhirnya memastikan kemenangan pertandingan setelah berlangsung satu jam 49 menit.

Pada kelompok putri, petenis Swiss Timea Bacsinszky menjadi juara setelah pada final mengalahkan petenis Prancis Caroline Garcia 6-3 6-0.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain