2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38090

Foto Syuhada Melawan ISIS Dipasang di Karbala

Karbala, Aktual.co — Foto-foto besar para pejuang Muslim Syiah, yang dianggap gugur sebagai syuhada dalam perang melawan kelompok ekstrem ISIS (Negara Islam di Irak dan Suriah), dipampang di jalan raya utama Karbala, Irak. Hal itu merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan pengorbanan mereka.
Demikian dilaporkan Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang melaporkan langsung dari Karbala, Minggu (29/2). Satrio melakukan perjalanan darat selama sekitar empat jam dari Baghdad sampai Karbala, yang juga menjadi tempat ziarah para penganut Syiah.
Karbala adalah kota suci Syiah yang terletak di selatan Baghdad, Irak. Di Karbala terdapat makam Hussein bin Ali bin Abi Thalib, yang merupakan cucu Nabi Muhammad SAW, dan diyakini oleh warga Syiah sebagai salah satu Imam utama sesudah Ali bin Abi Thalib.  Makam itu terletak dalam lingkungan masjid yang besar, dan penuh dengan para peziarah Syiah, dari kaum laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak.
“Untuk para peziarah, setiap hari pengurus lingkungan masjid Imam Hussein ini menyediakan makan siang gratis dengan kapasitas untuk 1.500 orang,” ujar seorang warga Indonesia yang tinggal di Irak dan beberapa kali ziarah ke sana.
Kembali ke soal perlawanan terhadap ISIS, setiap habis sholat wajib berjamaah di masjid, biasa dilantunkan doa-doa bagi para pejuang Syiah yang dianggap mati syahid melawan ISIS. Gerilyawan Muslim Syiah kini masih terlibat pertempuran, dalam upaya membersihkan daerah Tikrit, Irak, dari kekuasaan kelompok ISIS.
Laporan: Satrio Arismunandar

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polisi Tangkap Dua Penambang Emas

Jember, Aktual.co — Aparat Kepolisian Sektor Sempolan menangkap dua orang penambang emas liar di petak 16B hutan produksi Resor Pemangku Hutan Perhutani di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Kedua penambang yang ditangkap yakni Nawari (40) dan Ridwanto (40) warga Desa Pace, Kecamatan Silo. Kedua tertangkap tangan melakukan penambangan emas secara liar di kawasan yang dilindungi negara,” kata anggota unit Reskrim Polsek Sempolan Brigpol Umar, Sabtu (28/2).

Menurut dia, keduanya tertangkap tangan saat anggota unit Reskrim Polsek Sempolan melaksanakan patroli gabungan dengan pihak Perhutani RPH Pace di wilayah Desa Pace.

“Kami memergoki satu pelaku bernama Ridwanto alias P. Fandi di petak 16B sedang mengangkut batu galian C sebanyak 4 sak dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Bravo,” tuturnya.

Petugas gabungan kemudian mengamankan Ridwanto dan mengembangkan kasus itu dan pelaku mengaku disuruh oleh Nawari, sehingga petugas gabungan langsung menangkap Nawari yang juga berada tidak jauh dari lokasi.

“Keduanya ditahan bersama barang bukti 4 sak batu galian C di Polsek Sempolan untuk proses penyidikan lebih lanjut karena melakukan penambangan emas tanpa izin,” katanya.

Keduanya diancam dengan Pasal 17 ayat(1) huruf a, b Jo pasal 89 ayat (1) KE a, b UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Salah seorang penambang Ridwanto mengaku hanya disuruh oleh rekannya Nawari untuk menambang di petak 16B RPH Perhutani di Desa Pace karena banyak beredar informasi kandungan emas di sana.

“Saya hanya sekali menambang emas di sini dan itu pun disuruh oleh Nawari,” katanya singkat. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Harga Beras Naik, Bulog: Ada Kekosongan Stok Dalam Tiga Bulan

Jakarta, Aktual.co — Perum Bulog mengungkapkan kenaikan harga beras disebabkan kekosongan stok dalam tiga bulan sebelumnya yakni periode November-Desember 2014 dan Januari 2015.

“Bulog bertugas mengeluarkan 232.000 ton raskin (beras miskin) tiap bulan. Tapi, November-Desember 2014, stoknya tidak ada dan Januari masih seperti itu,” kata Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Leli Pritasari Subekti, Sabtu (28/2).

Hal tersebut disampaikannya merespon dugaan mafia beras sebagai penyebab kenaikan harga beras belakangan ini.

Leli menjelaskan, kondisi pada akhir 2014 itu dikarenakan stok November dan Desember sudah ditarik terlebih dahulu pada Februari dan Maret 2014, sehingga menyebabkan kekosongan sebesar 462.000 ton.

Akibatnya, pada Desember 2014 dan Januari 2015, Bulog hanya menggelontorkan 71.000 ton beras, sehingga kurang efektif menurunkan harga.

“Hitungannya, 462 ribu stok yang kosong hanya ditutup dengan 71 ribu, akhirnya ya kurang ‘nendang’,” kata Leli.

Hal tersebut diperparah dengan terlambatnya pasokan beras pada Januari akibat “launching” yang baru diresmikan pada tanggal 28 Januari 2015, sehingga total kekosongan stok beras mencapai hampir 700.000 ton.

Selain itu, adanya isu penghapusan raskin juga berpengaruh secara psikologis maupun administratif terhadap pemerintah daerah.

Terkait dengan kelangkaan stok beras di pasar, pengamat pertanian Khudori juga berpendapat hal itu disebabkan karena faktor alam dan bukan ulah mafia beras seperti yang disebut Menteri Perdagangan.

Faktor alam yang dimaksud ialah musim paceklik yang berlangsung lama, sehingga mengakibatkan mundurnya jadwal panen raya di Indonesia.

“Mestinya Februari hingga Mei kita sudah panen raya, tapi karena hujan datang terlambat, maka jadwal tanam dan panen ikut mundur sekitar satu hingga 1,5 bulan. Musim pacekliknya lebih lama,” kata Khudori.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Berencana di Pekanbaru

Pekanbaru, Aktual.co — Penangkapan dua pelaku pembunuhan berencana dan pembakaran korbannya oleh Kepolisian Sektor Rumbai yang kurang dari 24 jam adalah hasil dari kerja sama antara jajaran Polsek Rumbai dengan Samsat Pekanbaru melalui nomor polisi sepeda motor pelaku.

“Saat melakukan olah TKP pertama di Jalan Sam Ratulangi, kita mendapati seorang saksi yang melihat kejadian tersebut. Kemudian saksi melihat plat nomor polisi para pelaku dan melihat ciri ciri pelaku,” kata Kapolsek Rumbai, AKP Franky kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (28/2).

Dari keterangan saksi tersebut, Kepolisian langsung menghubungi Samsat Kota Pekanbaru, dan mencari tahu alamat dari plat nomor kendaraan.

Selanjutnya, Samsat memberikan informasi kepada anggota bahwa alamat tersebut berada di daerah Panam.

“Setelah mengantongi alamat yang diberikan Samsat, tim Buser langsung mengarah ke alamat awal,” lanjut Franky.

Dari alamat awal, Polisi bertemu dengan seseorang yang dikenal tersangka Ade Irawan Putra alias Bonceng, dan dia memberitahu alamat tersangka Bonceng.

“Pada Minggu 22 Februari dinihari, Polisi kemudian menyergap tersangka Ade alias Bonceng di rumah orang tuanya, saat itu ia sedang tertidur. Tidak ada perlawanan saat penangkapan berlangsung,” ujarnya.

Kemudian, selang beberapa jam, Polisi kemudian menangkap satu tersangka lainnya, Hijrah alias Daid, di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Kedua tersangka ini pada Sabtu (21/2) dinihari lalu diketahui telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Rudy (30), dan setelah melakukan pembunuhan, keduanya membakar korbannya hingga tewas.

Polisi mengatakan, ada empat pelaku yang turut serta melakukan pembunuhan ini, namun dua pelaku lainnya Gdn dan Bd masih dalam pengejaran kepolisian.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Dituduh Berbohong, Hatta Radjasa: Saya Tetap Menghormati Amien Rais

Denpasar, Aktual.co — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa menunjukan jiwa besarnya. Pasalnya Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN, Amien Rais menyebut Hatta melakukan kebohongan dengan menemui Joko Widodo, namun ia tak mau menyerang balik mantan Ketua MPR tersebut. 
“Saya tetap menghormati Pak Amien sebagai pendiri partai,” kata Hatta saat memberi keterangan resmi, Sabtu (28/2).
Hatta mengaku tak hendak menyerang balik Amien Rais. “Saya hanya ingin menegaskan bahwa saya tidak berbohong. Pada pertemuan itu saya juga didampingi Zulkifli Hasan. Apa yang dirahasiakan apa yang berbohong,” katanya.
Hatta enggan berkomentar banyak mengenai pernyataan Amien Rais yang disampaikan di hadapan ribuan kader dan sejumlah petinggi partai politik, khususnya yang bergabung di Koalisi Merah Putih. “Sudahlah, saya jangan dipancing-pancing. Saya hanya ingin menjelaskan hal itu. Saya tidak mau komentari Pak Amien menyatakan hal itu di depan kader. Saya tetap menghormati Pak Amien,” kata dia.
Hatta justru balik bertanya, “Apakah saya salah mengucapkan selamat?” tanya dia. Sekali lagi, Hatta mengaku tak ada pembicaraan lain daripada mengucapkan selamat kepada Jokowi yang telah ditetapkan sebagai presiden oleh Mahkamah Konstitusi (MK). “Saya hanya ingin mengucapkan selamat, titik. Terhadap KMP dan KIH, saya bekerja keras agar hal ini rukun. Sudah cukup itu saja,” demikian Hatta.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Dua Pleton Brimob Tinjau Lapas Krobokan

Denpasar, Aktual.co — Setidaknya sebanyak dua peleton Brimob Kepolisian Daerah Bali meninjau Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar di Krobokan, Kabupaten Badung, Sabtu (28/2) malam.

Brimob tersebut datang pukul 23.30 Wita den langsung berbaris untuk persiapan pengamanan di lapas terbesar di Pulau Dewata itu.

Brimob tersebut tidak melakukan penyisiran lapas hanya sekitar 10 menit dan langsung meninggalkan lapas tersebut.

Sementara itu, Kepala Lapas Denpasar, Sudjonggo tidak menjelaskan secara detail jadwal pemindahan dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran atau dikenal dengan kelompok “Bali Nine”.

“Belum tahu, kami masih menunggu perintah,” ujarnya.

Sampai saat ini drama rencana pemindahan kedua terpidana tersebut masih menjadi tanda tanya besar sehingga puluhan wartawan baik dari media cetak dan elektronik berjaga-jaga di sekitar lapas terbesar di Pulau Dewata itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain