1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38101

Bahayakan Petugas, Kapolresta: Tembak Saja Pelaku Kejahatan

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono MH di kota tersebut mengatakan, silahkan tembak di tempat pelaku kejahatan apabila kejahatan yang ia lakukan sudah pasti adanya.

“Gunakan pendekatan terlebih dahulu kalau tidak bisa juga dan pelaku membahayakan jiwa petugas tembak saja,” tuturnya kepada wartawan, Sabtu (28/2).

Ia mengatakan, dalam melakukan penangkapan dan pemeriksaan setiap polisi memiliki protap yang harus di jalani karena apabila tahapan protap itu dilalui maka semua sudah sesuai prosedur.

Protap ada enam tahapan dan tahapan terakhir merupakan tembak di tempat namun itu juga harus diyakini benar kalau sudah ada barang bukti hasil kejahatannya juga membahayakan jiwa petugas.

Wahyono juga mengatakan, setiap anggota polisi yang melakukan razia atau pemeriksaan semua dibekali dengan senjata api standar Polri hal itu untuk melindungi diri mereka saat di lapangan.

“Anggota polisi yang memiliki senjata api diharapkan jangan terlalu ringan tangan sedikit-sedikit mau main tembak saja, namun harus sesuaikan dengan protap yang ada,” tegas orang nomor satu dijajaran Polresta Banjarmasin.

Polresta Banjarmasin juga akan menindak tegas setiap oknum yang berani menggunakan aksi “koboy” salah sedikit mengeluarkan pistol dan melakukan penembakan.

Semua aksi yang dilakukan petugas dalam melakukan penembakan terhadap pelaku kejahatan sekali lagi diingatkan semua harus melalui tahapan protap yang sudah ditentukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Manfaat Hebat Dibalik Pelukan Seorang Ayah

Jakarta, Aktual.co — Kasih sayang orangtua kepada anaknya memang sungguh tiada duanya. Bukan hanya sebagai ungkapan cinta yang sesungguhnya, ternyata kasih sayang orangtua kepada anaknya juga memiliki segudang manfaat dan keajaiban yang luar biasa bagi tumbuh kembang sang anak. Pada dasarnya setiap manusia membutuhkan sentuhan fisik yang bisa meraba aspek emosional manusia, dan bentuk sentuhan itu adalah pelukan. Bahasa cinta yang paling kuat ini bahkan lebih efektif dibanding kata-kata atau pujian.

Jika dunia selalu mengagungkan pelukan dan cinta seorang ibu, bukan berarti pelukan dan cinta seorang ayah tak memiliki manfaat. Bahkan pelukan ayah diketahui berperan penting bagi karakter dan psikologis anak-anaknya.

Melly Puspita Sari, psikolog sekaligus pengarang buku “The Miracle of Hug” mengatakan bahwa pelukan seorang Ayah dapat menjadi media untuk mentransfer kemandirian dan keberanian ke anak  berinteraksi dengan figur otoritas di luar rumah. Anak yang sering mendapat pelukan ayah cenderung menjadi anak mandiri, tidak penakut, dan lebih kuat dalam berinteraksi dalam kehidupan sosialnya.

“Saat Ayah memeluk, sesungguhnya ia sedang mentransfer kemampuan dan kemandirian pada diri anak. Selain itu aspek yang sifatnya berani berinteraksi dengan figur otoritas yang dimiliki ayah,” kata Psikolog Melly Puspita Sari Psi dalam talkshow Berbagi Pelukan.

Tak heran jika banyak anak perempuan yang dekat dengan Ayahnya akan tumbuh sebagai pribadi yang tangguh. Tentu tak heran pula jika banyak para gadis kemudian berusaha mencari dan menikahi laki-laki pujaannya kelak yang memiliki sifat dan sikap seperti ayah yang dikaguminya.

Sedangkan pelukan dari ibu akan mentransfer sifat penuh kasih atau empati pada anak. “Ibu itu figur afeksi, yang ketika anak sakit, ia akan memeluk anak maupun mengambilkan obat untuk anak. Anak yang sering mendapat pelukan ibu akan menjadi pribadi yang mudah memberikan kasih sayang atau rasa simpati kepada orang lain,” lanjutnya.

Ditilik dalam kehidupan nyata, Ayah memang tak selalu intens dalam memberikan pelukan kepada anak. Menurut Melly, bisa jadi, ayah yang sulit memeluk dulunya juga mungkin jarang dipeluk.

“Karena si ayah tumbuh dan berkembang jarang dipeluk, ia akan melakukan hal yang sama kepada anaknya. Tetapi kalau ia biasa dipeluk, ia akan memeluk anaknya,” ujar psikolog lulusan Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Dalam penelitian yang dirilis dalam buku The Miracle of Hug-nya tersebut, Melly juga mengungkap bahwa pelukan orangtua kepada anaknya dapat membangun konsep diri yang positif, mengurangi emosi negatif seperti kesepian, cemas atau frustasi, serta meningkatkan kecerdasan otak, merangsang keluarnya hormon oksitosin yang memberikan perasaan tenang pada anak. Dengan pelukan pula, anak akan merasa dicintai dan dihargai.

Hasil penelitian di University of Italy menunjukkan data, bahwa anak yang sering mendapat pelukan dari orang tuanya akan lebih efektif sembuh dari depresi, dan akan timbul rasa percaya dirinya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Bahkan, pelukan saat inisiasi dini, sesaat setelah bayi terlahir ke dunia, akan mentransfer sejenis mikroorganisme yang membuat daya tahan tubuh bayi semakin kuat.

Dan ketika pelukan dengan rasa sayang ini di teruskan hingga masa kanak-kanak dapat menjadikan pribadi anak yang tidak gampang stress. Tak hanya itu, pelukan yang tulus juga dapat menjadi media ampuh untuk meredakan konflik. Pelukan yang tulus juga dapat meluluhkan hati yang keras. Demikian menurut Penelitian Journal of Epidemiology and Community Health.

“Karenanya seorang istri harus memberi pengertian pada suami bahwa ia pun juga harus memiliki kebiasan memeluk anak. Misalnya dengan mengatakan, ‘mau tidak setelah besar nanti anak-anak kita tidak melupakan kita tetap sayang dan menganggap ayah adalah sosok hero untuk dirinya sepanjang hidupnya,” saran Melly.

Jadi tak perlu khawatir dengan mitos yang mengatakan bahwa anak yang sering mendapat pelukan akan menjadi cengeng. Karena pelukan orangtua kepada anaknya sungguh memiliki kehebatan luar biasa yang tidak dimiliki obat-obat ciptaan dokter di dunia. (Laporan Zee)

Artikel ini ditulis oleh:

Panganan Khas Medan, Tapi Mengapa Disebut Bika Ambon?

Jakarta, Aktual.co — Bika Ambon terkenal sebagai panganan atau jajanan khas kota Medan, Sumatera Utara. Namun pernahkan terbesit dibenak Anda mengapa kue legit berongga-rongga ini dinamakan Bika Ambon? Mungkinkah kue legit ini lahir dari kota Ambon? Atau memang ada latar belakang tersendiri mengapa kue ini disebut Bika Ambon?

Jalan Majapahit di Kota Medan adalah sentra oleh-oleh yang selalu didatangi para pelancong. Ada di Medan, namun mengapa panganan lezat ini disebut Bika Ambon? Padahal Anda tak akan menemui makanan tersebut di Kota Ambon.

Terdapat beberapa versi penjelasan terkait asal usul nama kue lezat ini. Menurut M Muhar Omtatok, seorang budayawan dan sejarahwan, kue Bika Ambon terilhami dari kue khas Melayu yaitu Bika atau Bingka. Selanjutnya dimodifikasi dengan bahan pengembang berupa Nira atau Tuak Enau hingga berongga dan berbeda dari kue Bika atau Bingka khas Melayu itu.

Muhar Omtatok juga menyebutkan bahwa kue ini disebut Bika Ambon karena pertama sekali dijual dan popular di simpang  Jalan Ambon, Sei Kera Medan. Diperkirakan, sebutan Bika Ambon muncul dari kebiasaan masyarakat yang dahulu baru mengenal bika yang diproduksi di Jalan Ambon tersebut. Penyebutan Bika Ambon akhirnya menjadi tradisi seiring dengan berkembangnya industri makanan ini.

Beberapa versi lain menyebutkan, Bika adalah panganan peninggalan bangsa Portugis setelah datang ke Ambon. Menurut pakar antropologi, Profesor Dr. Usman Pelly, Bika Ambon diperkenalkan warga Tionghoa sebelum masa kemerdekaan, namun belum dikonsumsi secara massal.

Jadi, begitulah asal usul nama si legit dari Medan ini, tak penting asal-usulnya, yang terpenting adalah cita rasanya yang legit menggigit. Citarasanya pun kian bervariasi, selain rasa aslinya, Bika Ambon juga tersedia dalam rasa leci, hingga durian. Semua dibandrol dengan harga 50 ribu per-kotaknya. (Laporan Zee)

Artikel ini ditulis oleh:

Mencengangkan! Inikah “Pintu Neraka” di Bumi?

Jakarta, Aktual.co — Di tengah-tengah padang pasir yang luas di Turkmenistan, kawah api tersebut telah membara lebih dari 42 tahun lamanya. Tak pernah ada usaha yang berhasil untuk menutup atau memadamkannya. Bahkan kini kawah api tersebut telah menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Turkmenistan, Asia Tengah.

Adalah Gurun Kara Kum, sebuah padang pasir yang berada ditengah-tengah desa Darvaza di Turkmenistan. Darvaza terkenal sebagai salah satu daerah di Turkmenistan yang kaya sumber minyak dan gas bumi. Terkait keberadaan lubang api tersebut, kemudian penduduk Darvaza menjulukinya dengan nama Gates to Hell, Door to Hell atau Pintu Neraka. Ini terkait bahwa neraka yang selalu diidentikan dengan api yang tak pernah padam.

Pintu Neraka tersebut sebenarnya adalah sebuah kawah gas api yang keluar dari lubang besar berdiameter 70 kaki. Menurut sejarahnya, kawah gas raksasa ini muncul akibat kecelakaan pada eksplorasi gas yang dilakukan oleh Uni Soviet pada tahun 1971. Saat itu, sekelompok ahli geologi Soviet melakukan pengeboran untuk mencari sumber petroleum.

Namun selama pengeboran dilakukan, tanah disekitarnya terus saja runtuh, dan menyebabkan seluruh alat pengeboran jatuh ke dalam lubang tersebut. Dan tak lama kemudian gas alam tersebut menyembur dari sumbernya. Berbagai usaha untuk menghentikan keluarnya gas alam tersebut tidak berhasil hingga akhirnya pihak Soviet memutuskan untuk membakar gas tersebut, namun hingga kini api tak bisa dipadamkan.

Penasaran dengan si Pintu Neraka ini? Anda bisa berkunjung ke Gurun Kara Kum yang terletak sekitar 260 km dari ibukota Turkmenistan, Poltoratsk. Waktu terbaik untuk melihat fenomena alam yang satu ini adalah saat malam hari, dimana lubang api tersebut akan menjadi satu-satunya sumber penerangan. Karena konon pada siang hari hawa disekitar kawah api ini akan sangat panas menyengat. (Laporan Zee)

Artikel ini ditulis oleh:

Pakar: Ratusan Berkas Korupsi Mengendap Akibat Egostruktural KPK Pimpinan Abraham Samad

Jakarta, Aktual.co — Guru Besar Ahli Pidana Universitas Islam Indonesia, Muzzakkir mengatakan bahwa wajah baru KPK yang dipimpin Ruki dapat menjadikan KPK sebagai pusat lembaga penegak hukum yang dapat mensupervisi dan  wadah koordinasi antara lembaga penegak hukum lainnya. Hal tersebut sejalan dengan sinergi lembaga penegak hukum yang diamanatkan oleh presiden Joko Widodo.

“Ratusan berkas dugaan tindak pidana korupsi banyak mengendap di KPK dan tidak terselesaikan. Ini karena faktor egostruktural pimpinan KPK sebelumnya. Secara teknis posisi KPK sulit menyelesaikannya dan terbentur sarat kepentingan pada lingkup eksekutif dan legislatif. Sebaiknya Ruki dapat mensupervisi, membagi tugas dan sebagai pusat koordinasi agar sejumlah kasus yang mengendap di KPK itu segera terselesaikan. Istilahnya bagi-bagi tugaslah,” ujar Muzzakir, di Jakarta, Sabtu (28/2).

Muzzakir yang juga merupakan anggota tim penyusun Rancangan Kitab Undang Undang Acara Pidana (RUU KUHAP) itu turut menjelaskan agar KPK sedianya lebih fokus memberantas korupsi pada lingkup Kementerian dan lingkup Kepala Daerah.

“KPK ke depannya cukup dengan mencegah dan atau memberantas dugaan korupsi di tingkat menteri dan kepala daerah. Itu saja sudah menyita waktu. Tidak perlu KPK harus mengejar koruptor pada wilayah lain, karenanya itu perlu sinergi melalui koordinasi dan supervisi seperti yang diinginkan Presiden Jokowi,” imbuh Muzzakir.

Sebelumnya pada Rabu (25/2) di Istana Negara Jakarta, usai menghadap Presiden Jokowi Jaksa Agung HM. Prasetyo menjelaskan tindak pidana korupsi sudah menggurita di mana-mana sehingga itu tidak mungkin ditangani oleh satu instansi aparat penegak hukum.

“Presiden Jokowi meminta kepada ketiga lembaga penegak hukum, yaitu Kejagung, KPK dan Polri  agar tidak ego struktural, karenanya kami diminta untuk sinergi. Tindak korupsi sudah menggurita, jadi tidak mungkin pencegahan dan penanganannya dilakukan oleh satu lembaga. Semua penegak hukum harus bekerja sama,” papar Prasetyo.

Sedangkan terkait pelimpahan berkas yang ada di KPK, termasuk berkas praperadilan Komjen Budi Gunawan yang tidak terbukti  bersalah, Kejaksaan Agung RI siap melanjuti pelimpahan berkas tersebut. Hanya saja pelimpahan berkas tersebut sebelumnya harus telah disetujui oleh Jaksa Agung HM. Prasetyo.

“Jika diminta melanjutkan pelimpahan berkas di KPK termasuk berkas pak Budi Gunawan, kami siap. Tidak mungkin kami tidak siap. Kami punya tim khusus, ada 100 jaksa independen yang siap mengawal namun semua itu harus ada surat resmi dari Jaksa Agung,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Widyopramono Widyopramono.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Asosiasi Pedagang Pasar Pertanyakan 71.000 Ton Beras Raskin

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPPSI)  mempertanyakan kebijakan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang mengaku telah  mendistribusikan 71.000 ton beras raskin kepada ketiga unsur pedagang yakni pedagang kecil, menengah dan pedagang besar.

Sekrertaris APPPSI Ngadiran, mengaku beras raskin sebanyak 71.000 ton itu tidak digelontorkan. “Karena raskin tidak digelontorkan, ibu bulog bilang sudah di gelontorkan 71.000 kepada 3 unsur, pedagang besar, kecil, pedagang kecil yang mana? Saya ini pedagang kecil,” kata Ngadiran di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/02)

Dia pun mengaku yang selama ini organisasinya yang mewadahi para pedagang kecil, saat ini tidak dilibatkan menjadi pasukan Bulog dalam mendistribusikan beras raskin tersebut. “Tapi kedepan kalo selama ini jadi pasukan bulog kok knapa sekarang gak?,” ungkapnya.

Dia menyarankan agar Bulog kembali melibatkan koperasi dan kembali melibatkan pedagang-pedagang yang sebelumnya menjadi partner bulog dalam mendistribusikan beras raskin. “Tugas pejabat benerin koperasi kalo ga bener  jangan dilibatkan, bawa pasukan yang terlupakan. Kalau beras naik pedagang yang salah itu betul mungkin, tapi pedagang yang mana?,” paparnya.

Diketahui Bulog memberikan alokasi beras kepada pedagang kecil berdasarkan dari Surat Perintah Alokasi (SPA) dari Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Perum Bulog. Ngadiran mengaku pedagang kecil telah meminta bulog memberikan alokasi kepada pedagang kecil, namun sayangnya alokasi tersebut belum juga digelontorkan karena keberatan.

“Bahkan kita sudah ajukan juga ke PD pasar jaya tapi gak juga. Kalau kita diberi kesmpatan membantu silahkan di kontrol.
Operasi pasar yah di lakukan, yang main di sini yang punya duit banyak,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain