3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38515

Ini Alasan PB Perbasasi Makassar Batalkan Turnamen Sofbol Asia

Jakarta, Aktual.co — Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipastikan batal menggelar kejuaraan Sofbol Asia kategori putri U-19 pada Maret 2015, karena tidak mendapatkan bantuan anggaran dari PB Perbasasi.

Sekretaris Umum Perbasasi Sulsel, Guntur di Makassar, Minggu (15/2), mengatakan pembatalan itu juga dikarenakan minimnya partisipasi negara Asia mengikuti kejuraan itu seperti halnya Korea Selatan, Jepang, dan China.

“Kami tidak bisa memaksakan diri tetap menggelarnya dengan kondisi yang terjadi. Kami pada dasarnya begitu siap namun ternyata tidak mendapatkan respon positif dari pusat,” katanya.

Ketua Perbasasi Sulsel yang juga Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, kata dia, memang menginginkan kejuaraan ini diikuti banyak negara khususnya tiga negara tersebut. Untuk itu pihaknya meminta PB Perbasasi untuk lebih serius melakukan komunikasi dengan para peserta.

Namun dalam perkembangannya, apa yang diharapkan ternyata tidak bisa dilaksanakan. Kondisi itu sekaligus membuat pihaknya memutuskan membatalkan ajang yang pada awalnya direncanakan pada 2014 tersebut.

Sementara itu, untuk persoalan biaya, Pengprov Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan juga telah meminta PB Perbasasi ikut membantu pembiayaannya.

Menurut dia, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk bisa melaksanakan agenda tersebut. Pihaknya berharap PB bisa memberikan anggaran setengah dari total biaya yang dibutuhkan.

Terkait kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar tersebut, sambung dia, karena pihaknya selaku panitia diwajibkan menanggung sejumlah biaya baik akomodasi dan konsumsi peserta selama berada di Makassar.

“Biaya akomodasi sepeti hotel dan sebagainya memang menjadi tanggungan kita sebagai penyelenggara,” ujarnya.

Pada pelaksanaan kejuaraan Asia U-19 tersebut, Perbasasi Sulsel menargetkan bisa diikuti sebanyak 15 negara se-Asia seperti Korea Selatan, Jepang, China, Taiwan, Pakistan , Iran, Irak, Singapura, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, termasuk Australia.

Kehadiran banyak negara sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang promosi pariwisata kota Makassar dan Sulsel secara keseluruhan. Apalagi kejuaraan Sofbol U-19 memang merupakan ajang junior sehingga berpotensi menarik para peserta berkunjung ke Makassar.

“Namun kami telah putuskan untuk membatalkan.Kita juga sudah sampaikan ke organisasi sofbol Asia,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang Imlek, Wagub Dukung Stadion Kridasana Jadi Kegiatan Seni Budaya

Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya mengatakan pemerintah provinsi akan memberikan dukungan kepada Singkawang untuk menjadikan Stadion Kridasana sebagai tempat pelaksanaan agenda seni dan wisata.

“Waktu kunjungan banjir beberapa waktu lalu di Singkawang, Walikota Singkawang menyampaikan kepada saya bahwa mereka telah membentuk panitia pagelaran seni dan budaya Singkawang yang akan menangani berbagai agenda wisata yang ada di sana. Bahkan, untuk mewujudkan hal itu, Pemkot Singkawang rencananya juga akan mengubah Stadion Kridasana sebagai tempat berbagai kegiatan seni dan budaya, ini tentu akan kita dukung nantinya,” kata Christiandy di Pontianak, Minggu (15/2).

Menurutnya, dari informasi yang dia dapat, beberapa tokoh masyarakat yang ada di kota Singkawang telah membentuk perkumpulan seni dan budaya yang permanen.

Setiap tahunnya, perkumpulan itu menggelar berbagai kegiatan agenda seni dan budaya. Bukan hanya pada saat pagelaran budaya Imlek, tetapi juga pagelaran budaya Melayu, Dayak dan etnis lainnya.

“Nantinya, perkumpulan itu yang akan melaksanakan berbagai agenda seni dan budaya disana dan akan difokuskan di stadion itu. Dan rencananya juga mereka akan mencarikan lokasi pengganti untuk tempat olahraga sepak bola itu, sehingga nantinya stadion Kridasana akan difokuskan sebagai tempat pagelaran budaya dan seni,” tuturnya.

Dengan adanya rencana tersebut, lanjut Crhistiandy dia berharap sepanjang tahun Singkawang akan memiliki berbagai agenda seni dan budaya yang tentu bisa menjadi nilai tambah dari daya tarik kota Singkawang yang selama ini di kenal sebagai daerah tujuan wisata di Kalbar.

“Untuk info lebih jelasnya, silahkan tanya saja langsung sama pak Walikotanya. Namun intinya, Pemprov Kalbar akan mendukung kegiatan agenda wisata itu, terlebih wisata Singkawang seperti Imlek dan Cap Go Meh sudah masuk dalam agenda wisata di kementrian dan tentu itu akan kita dukung,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sastrawan Indonesia Luncurkan ‘Kitab Kritik Sastra’

Jakarta, Aktual.co — Kritikus sastra dari Universitas Indonesia, Maman S Mahayana menerbitkan buku berjudul ‘Kitab Kritik Sastra’ yang peluncurannya dirangkai dengan diskusi di kampus UI Depok, Jawa Barat, 18 Februari 2015 mendatang.

Maman dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Minggu (15/2), menjelaskan, bahwa penerbitan buku itu membuktikan bahwa tidak benar jika dikatakan masyarakat Indonesia tidak punya tradisi kritik, khususnya sastra.

Sastrawan yang selama 4,5 tahun menjadi dosen tamu di “Hankuk University of Foreign Studies’ (HUFS) di Kota Seoul, Korea Selatan, ini juga membantah anggapan bahwa kritik sastra Indonesia mengalami kelesuan.

“Buku ini memuat sejumlah contoh atau model kritik sastra, seperti kritik puisi, novel, cerpen, polemik, dan materi lain yang berkaitan dengan bidang kritik sastra,” katanya.

Peluncuran buku setebal 431 halaman yang diterbitkan Yayasan Obor Indonesia itu akan diisi dengan diskusi dengan pembicara Mgr Martina Rysova (Jurusan Studi Asia pada Fakultas Seni Universitas Palacky, Republik Ceko) dan Dr Tommy Christomy (FIB UI).

Sementara itu, Ketua Departemen Susastra FIB UI Dr Fauzan Muslim yang akan bertindak sebagai moderator mengatakan bahwa dalam rangka terus menumbuhkembangkan tradisi ilmiah, pihaknya sudah merancang serangkaian kegiatan peluncuran dan diskusi buku.

“Baik itu karya staf pengajar FIB-UI sendiri, maupun karya penulis lain yang dinilai penting dalam pengembangan bidang sastra. Dalam kerangka ini peluncuran buku Kitab Kritik Sastra ini kami selenggarakan,” ujarnya.

Sedangkan, pengajar jurusan Indonesia pada Inalco (Institut National des Langues et Civilisations Orientales), Paris, Prancis, Dr Etienne Naveau, dalam kata pengantar buku itu mengungkapkan bahwa “Kitab Kritik Sastra” itu menunjukkan kepada kita mengenai tradisi kritik Indonesia yang majemuk.

“Di samping memberi banyak fakta, renungan dan pemikiran tentang keterikatan sastra Indonesia dengan masyarakat dan kebudayaannya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Derita Kanker Prostat, Hari Ini PM Singapura Dioperasi

Jakarta, Aktual.co —  Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menderita kanker prostat namun diyakini akan sembuh setelah operasi, kata sumber resmi kantor perdana menteri, Minggu (15/2).

“PM Lee menderita kanker prostat dan akan dioperasi pada Senin, 16 Februari,” kata pernyataan resmi kantor perdana menteri itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Bawa Identitas, 18 Muda-Mudi Terjaring Razia Satpol PP

Jakarta, Aktual.co — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menjaring 18 muda-mudi dalam razia yang digelar pada Sabtu (14/2) malam.

“Dalam razia kali ini terjaring sebanyak 18 muda-mudi, dengan rincian 10 orang wanita, dan 8 orang laki-laki,” kata Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Padang Fajar Sukma, di Padang, Minggu (15/2).

Ia mengatakan, penangkapan itu dilakukan di beberapa tempat, yakni indekos, cafe, tempat karaoke, dan hiburan malam.

“Semuanya ditangkap karena tidak bisa menunjukkan identitas diri, dan telah diamankan,” katanya.

Ia menjelaskan, razia itu juga sengaja digelar untuk menindaklanjuti himbauan resmi wali kota tentang larangan perayaan “Valentine” atau hari kasih sayang setiap 14 Februari.

“Wali kota secara resmi telah mengeluarkan imbauan dan surat kepada kami tentang larangan perayaan ‘Valentine’. Jadi ini tindak lanjut dari larang itu,” katanya.

Razia itu, kata Fajar Sukma, dilakukan tim gabungan yang terdiri dari SK4, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar.

Ia mengungkapkan, berdasarkan tes urine yang dilakukan oleh tim BNN, didapatkan tiga sample urine diduga positif menggunakan narkoba.

“Ada tiga orang yang diduga positif mengonsumsi narkoba berdasarkan pemeriksaan BNN, 1 orang perempuan, dan 2 laki-laki. Ketiganya langsung dibawa BNN untuk proses lanjutan,” katanya.

Sedangkan sisa sebanyak 15 orang, lanjutnya, akan diperiksa sesuai prosedur yang dilakukan pihak Satpol-PP.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Mahyeldi telah menyatakan jika di Kota Padang tidak dibernarkan melakukan kegiatan berkaitan dengan “Valentine”.

Menurut dia, perayaan tersebut tidak terdapat dalam adat kebudayaan daerah itu, dan cenderung memuat perbuatan-perbuatan negatif oleh para muda-mudi.

“Tidak ada yang namanya ‘Valentine Day’ di Kota Padang, bahkan kegiatan itu cenderung ke hal negatif,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Waspada Pupuk Palsu, Petani Diminta Selektif Beli Pupuk

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Mataram Fahrurrozi meminta para petani lebih selektif membeli pupuk untuk mengantisipasi digunakannya pupuk palsu.

“Kami sudah memberikan sosialisasi dan imbauan melalui kelompok-kelompok tani untuk mengantisipasinya agar tidak merugikan petani,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (15/2).

Pernyataan itu dikemukakannya menyusul beredarnya pupuk palsu yang dikhawatirkan jika digunakan akan menyebabkan tanaman tidak bisa tumbuh dengan baik.

Ia mengatakan, dalam sosialisasi tersebut pihaknya mengingatkan kelompok tani untuk memastikan apakah pupuk yang dibeli itu asli atau palsu, petani harus melihat dulu dari bentuk fisik seperti kemasan, label, dan warna.

“Jika ada perbedaan terhadap ciri fisik pupuk, apalagi mendapatkan harga yang lebih murah, sebaiknya dilaporkan dulu ke kami, dan jangan buru-buru dibeli,” ujarnya.

Menurut dia, selama belum ada sosialisasi terhadap perubahan kondisi fisik maupun warna pupuk dari pemerintah, petani harus tetap mengacu membeli pupuk seperti yang biasa digunakan.

“Biasanya jika ada perubahan terhadap kondisi pupuk, seperti kemasan, warna dan perubahan lainnya, pemerintah terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi,” katanya.

Fahrurrozi mengatakan, untuk dapat memastikan apakah pupuk yang dibeli petani itu asli atau palsu harus dilakuan uji laboratorium langsung terhadap pupuk tersebut.

“Sejauh ini memang kami belum menerima laporan dari petani yang terbukti membeli pupuk palsu. Namun harus tetap diantisipasi, karena informasinya ada ditemukan di daerah luar Kota Mataram,” katanya.

Namun demikian, pihaknya terus melakukan upaya antisipasi dengan melakukan pengawasan terhadap para distibutor pupuk di daerah ini, sekaligus mengatasi kelangkaan pupuk.

Diberitakan sebelumnya, petani di NTB risau dengan beredarnya pupuk palsu karena dikhawatirkan jika digunakan akan menyebabkan tanaman tidak bisa tumbuh dengan baik.

“Ada ketakutan dari petani karena tanaman mereka tidak bisa berpoduksi kalau pupuk yang digunakan ternyata palsu,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB Endang Khairuddin.

Menurut dia, peredaran pupuk palsu sudah terbukti dengan terungkapnya sejumlah kasus di beberapa kabupaten oleh aparat Kepolisian Daerah (Polda)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain