14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38850

Pemkot Magelang Kembangkan Pengelola Sampah untuk Kerajinan Tangan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, mengembangkan pengelolaan sampah, untuk diolah menjadi produk kompos atau pemupukan berbagai taman kota setempat.
“Kebijakan pemkot memanfaatkan berbagai sampah organik untuk dibuat kompos dan selanjutnya untuk pemupukan tanaman bunga di berbagai taman kota,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemkot Magelang Joko Suparno di Magelang, Sabtu (21/2).
Dia mengatakan sejak tahun lalu, kompos yang diproduksi oleh warga dibeli oleh pemkot untuk memupuk tanaman bunga di berbagai taman kota.  Hingga saat ini, katanya, kompos buatan warga masih relatif sedikit, sehingga sebagian pupuk lainnya untuk pemenuhan seluruh kebutuhan, masih didatangkan dari pihak lain.
“Kalau sampai sekarang kompos buatan warga masih sedikit, kekurangan dibeli dari pihak lain. Ke depan semua kompos produk warga sepanjang memenuhi syarat akan kita beli,” katanya.
Menurut dia, sampah anorganik digunakan pemkot setempat sebagai sarana mendorong kreativitas dan inovasi warga dengan menjadikan berbagai macam barang yang memiliki manfaat, seperti dibuat tas dan stopmap.
“Sampah anorganik dimanfaatkan untuk tas, stopmap dan sebagainya yang kemudian dibeli pemkot untuk keperluan rapat, seminar, dan sebagainya,” ujar dia.
Dia mengatakan Kota Magelang meliputi 17 kelurahan dan tiga kecamatan dapat memproduksi sampah organik.
“Supaya program itu berkelanjutan, Pemkot Magelang menyediakan fasilitator yang jumlahnya 20 orang di luar pegawai negeri sipil. Mereka terdiri atas satu fasilitator tingkat kota, tiga tingkat kecamatan dan 17 tingkat kelurahan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

SBY Berkunjung ke Batam

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama rombongan disambut kesenian Ronthek khas Pacitan saat tiba di Pelabuhan Internasional Nongsapura, Batam, Sabtu (21/2). SBY bersama Ibu Ani Yudhoyono tiba di Batam melalui Singapura untuk menghadiri Konsolidasi dan Temu Kader Partai Demokrat se-Sumatera di Batam. ANTARA FOTO/Joko Sulistyo

Pemkab Madiun Gelontorkan Rp 500 Juta untuk Penanganan Banjir

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, menyediakan dana Rp 500 juta untuk penanganan tahap awal bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Dagangan.
Bupati Madiun Muhtarom mengatakan, pihaknya akan menggunakan dana dari pos anggaran tak terduga APBD Kabupaten Madiun 2015 yang telah dialokasikan sebesar Rp 1 miliar.
“Kalau memang disetujui DPRD, untuk penanganan darurat dan bersifat sementara dalam bencana ini akan kami gunakan separuh dari dana tak terduga (Rp 500 juta),” ujar Bupati Muhtarom kepada wartawan, Sabtu (21/2).
Menurut dia, untuk penanganan permanennya, akan diajukan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2015. Dengan syarat, pekerjaan semua pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir bandang itu selesai dikerjakan hanya dalam waktu tiga bulan berjalan.
“Kalau perbaikannya tidak bisa dikerjakan tiga bulan, maka akan dianggarkan pada APBD tahun 2016 yang memprioritaskan pada perbaikan infrastruktur yang rusak,” kata dia.
Terkait bantuan kepada korban bencana, pihaknya melalui dinas terkait telah mengirim bantuan makanan pokok, kasur, selimut, dan bantuan lainnya yang dibutuhkan warga.
Sedangkan untuk korban yang rumahnya rusak ringan akan dibantu biaya perbaikan sebesar Rp 3 juta dan rumah rusak berat akan dibantu Rp 7 juta. Pemkab Madiun juga memberi santunan terhadap keluarga korban meninggal dan hilang akibat banjir bandang.
Seperti diketahui, bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Desa Segulung, Joho, Mendak, dan Tileng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (19/2) malam. 
Dua warga Desa Segulung dilaporkan hilang terseret arus banjir. Satu di antaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan satu lainnya masih proses pencarian.
Banjir bandang dan longsor juga menyebabkan, 40 unit rumah warga rusak, serta 24 ekor kambing, satu ekor sapi, dan dua unit sepeda motor milik warga hanyut terbawa air banjir bandang.
Puluhan hektar sawah, lima jembatan penghubung antardesa, dan 12 saluran air bersih di beberapa desa tersebut juga rusak akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor. Kerugian ditaksir mencapai miliaran Rupiah.
Kepala Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Eddy Hariyanto, menyatakan, Kabupaten Madiun dalam keadaan tanggap darurat bencana selama seminggu ke depan.
“Kabupaten Madiun tanggap darurat bencana. Terutama untuk Desa Mendak yang terisolir karena material longsoran yang menuntup akses jalan desa dan jembatannya yang rusak,” kata Eddy Hariyanto.
Hingga kini, petugas gabungan dari BPBD, Tagana, TNI, dan Polri masih bergotong-royong membersihkan material sisa banjir bandang dan tanah longsor. Para korban banjir dan tanah longsor terpaksa mengungsi ke balai desa, kerabat, atau rumah tetangga yang lebih aman.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

DPR: Surat Presiden tentang Calon Tunggal Kapolri Terkesan Lucu

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo masih tak habis pikir dengan surat Presiden Joko Widodo terkait pencalonan Wakapolri, Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menjadi calon tunggal Kapolri.

Sebagai Kepala Negara yang ingin menyampaikan hal penting sekelas pencalonan Kapolri, surat dua lembar berisi biodata Badrodin jelas tidak menunjukkan hal tertsebut.

“Sampai detik ini kami hanya menerima surat di ujung masa sidang DPR yang isinya juga sangat lucu. Surat berisi dua lembar dengan lampiran biodata Pak Badrodin,” ungkap Bambang saat diskusi bertajuk ‘Babak Baru KPK-Polri’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2).

Menurut Bambang, pergantian Kapolri sebenarnya sudah sangat jelas diatur dalam Undang-Undang Kepolisian. Sebelum Badrodin diajukan, Presiden sebenarnya sudah mengajukan Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris, Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Namun, dalam surat pengajuan Badrodin, Presiden hanya menyebutkan Budi Gunawan dicoret lantaran sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjadi perdebatan di masyarakat.

“Ini keprihatinan kita terhadap negara. Surat itu hanya mengatakan BG sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sehingga kami menarik kembali dan mengajukan Badrodin Haiti sebagai pimpinan Kapolri yang baru,” beber politikus Partai Golkar itu.

Maka, Bambang pun berjanji akan mengajak Komisi III untuk mengkaji keputusan Presiden tersebut. Dan, wacana hak angket pun sudah mulai menyebar di lingkungan DPR terkait sikap Presiden yang dianggap melanggar konstitusi.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang Kongres PAN, Sigma: Hatta Rajasa Masih Ungguli Zulkifli Hasan

Jakarta, Aktual.co — Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar kongres pada 28 Februari hingga 2 Maret mendatang. Salah satu tujuan utama Kongres PAN yang akan berlangsung di Bali itu adalah untuk memilih Ketua Umum PAN. Kongres PAN itu diikuti dua kontestan Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan.
Pengamat politik dan hukum tata negara asal Sinergi masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin menilai, sebagian besar kader PAN di tingkat Provinsi dan Kabupaten lebih memilih Hatta Rajasa ketimbang Zulkifli Hasan.
“Sejauh ini saya lihat kader PAN di daerah lebih memilih Pak Hatta (Hatta Rajasa_red) ketimbang pak Zul (Zulkifli Hasan_red),” kata Said di Jakarta, Sabtu (21/2). 
Dikatakan Said, dukungan kepada Hatta Rajasa bukan hanya berasal dari kader-kader PAN di daerah, melainkan juga mengemuka dari kader PAN ditingkat pusat. Bahkan, salah satu kontestan yang hendak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum, Drajad Wibowo berbalik arah dan memberikan dukungan politik kepada Calon Wakil Presiden (cawapres) pada pemilu presiden (pilpres) 2014 silam. 
“Dia (Drajad Wibowo_red) kini malah menjadi pendukung utama Hatta Rajasa,” sambung Said yang juga penggiat demokrasi dan tergabung dalam Forum Pasca Sarjana Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (Forpas HTN UI) . 
Lebih jauh Said menuturkan, secara ketokohan Hatta Rajasa juga dianggap lebih senior dan mumpuni ketimbang Zulkifli Hasan. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan Hatta Rajasa menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 silam. 
Hatta, sambung dia, sanggup bersaing mengalahkan Ketua Umum DPP Golkar, Aburizal Bakrie, Ketua Umum PKS Anis Matta, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. “Itu kan salah satu prestasi Hatta, dia bisa kalahkan banyak Ketua Umum dan duduk bersama Prabowo dalam pilpres lalu,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Menara Paling Tinggi di Dunia Terbakar Secara Misterius

Jakarta, Aktual.co — Salah satu menara paling tinggi di dunia, Torch, di Dubai terbakar secara misterius, Sabtu (21/2). Menara tersebut terbakar sekitar pukul 02.00 pagi waktu setempat.

Penyebab kebakaran menara tersebut belum diketahui. Hingga saat ini belum ada laporan terkait korban jiwa. Angin yang kencang di wilayah sekitar menambah cepat api kebakaran hingga merambat lebih besar.

BBC melaporkan, seorang saksi mengatakan, reruntuhan kebakaran berjatuhan di mana-mana.

”Puing-puing terbang ke gedung-gedung sebelah,” kata dia. Gedung setinggi 336,1 m tersebut berada di distrik padat dan mewah Marina.

Salah satu saksi yang tinggal di gedung terdekat, Princess Tower, Cyrille Sekretev menyebutkan semua penghuni gedung kabarnya telah dievakuasi dan belum diizinkan kembali sehingga mereka harus mengungsi.

”Saya lihat empat lantai terbakar, kemudian 20 lantai hingga 60. Cuaca sangat berangin sehingga menyebarkan api,” ungkap Cyrille.

Untuk diketahui, Gedung Torch merupakan salah satu gedung tempat tinggal mewah yang dibuka pada 2011.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain