14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38857

PDIP dan NasDem Ditantang Memprakarsai Hak Interpelasi

Jakarta, Aktual.co — Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan dengan dibatalkannya Komjen pol Budi Gunawan sebagai kapolri lalu menujuk calon kapolri baru yakni Komjen pol Badrodin Haiti oleh Presiden Jokowi, telah terjadi pelanggaran konsitusi.
“UU No 2/2002 tentang Kepolisian mengatur tentang tata cara pengisian Kapolri, presiden meminta pertimbangan Kompolnas dan meminta persetujuan DPR, dan DPR menyetujui, maka presiden harus meresmikan, melantik Budi Gunawan,” ucap Margarito saat mengisi acara diskusi, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (20/2).
Lebih lanjut, dirinya menantang dua partai pendukung pemerintahan, yakni Nasdem dan PDI Perjuangan untuk tetap lurus menjalankan konstitusi secara penuh dalam kasus ini.
“Saya tadinya membayangkan beliau ini (Nasdem) akan lurus di jalur konstitusi karena bajunya adalah baju retorasi dengan cara komit terhadap konstitusi. Sama saya juga menginginkan betul agar PDIP itu lurus di jalan konstitusi,”
“Dan kalau lurus terhadap konstitusi, saya inginkan agar dua partai ini memprakarsai paling ‘jelek’ interpelasi. Kalau agak sedikit berani memprakarsai pembentukan hak angket, kalau benar masih lurus,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kajari Madiun Tunggu Perintah Eksekusi Terpidana Mati

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Negeri Madiun masih menunggu surat perintah eksekusi mati dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Agung terhadap terpidana mati asal Spanyol, Raheem Agbaje Salami, yang kini masih menghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun.
Kasi Intel Kejaksaan Madiun, Muhammad Aliq Rahman, Jumat (20/2), mengatakan, pihaknya hingga kini tidak tahu kapan eksekusi mati terhadap Raheem akan dilakukan.
“Kami tidak tahu kapan akan dieksekusi. Hingga saat ini kami masih menunggu surat perintah dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang hingga kini belum kami terima,” ujar Aliq Rahman kepada wartawan.
Menurut dia, meski belum tahu, namun pihaknya menyatakan siap jika sewaktu-waktu Kejati Jatim memerintahkan pelaksananan hukuman tersebut dilaksanakan.
Untuk kesiapan, pihakya juga akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Namun, hal itu belum dilakukan mengingat kepastian jadwal eksekusi yang belum jelas.
Sementara, Kasi Perawatan Lapas Kelas 1 Madiun, Romi Novetrion, menyatakan, sejauh ini kondisi terpidana mati Raheem tergolong baik di lapas setempat.
“Pihak lapas tetap berusaha menenangkan yang bersangkutan agar tidak syok dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Romi lebih lanjut.
Menurut dia, kondisi kesehatan Raheem, baik secara fisik ataupun psikologis, tergolong baik. Pihaknya terus berupaya agar yang bersangkutan merasa nyaman dan tidak stres.
Raheem Agbaje Salami adalah terpidana yang divonis mati karena terbukti menyelundupkan 5 Kilogram heroin melalui Bandara Juanda Sidoarjo, pada tahun 1999. Raheem sebenarnya sudah lama divonis mati. Namun, eksekusinya belum bisa dilakukan karena dia masih malakukan upaya hukum.
Terakhir, dia berusaha mengajukan grasi ke Presiden atas perkaranya tersebut pada 11 September 2008. Setelah tujuh tahun, jawaban atas grasi tersebut baru turun. Presiden Jokowi menolak pengajuan grasi warga Spanyol itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

AS dan Eropa Alihkan Permintaan, Pengusaha Mebel Terancam Bangkrut

Jakarta, Aktual.co —  Pengusaha mebel di Jawa Timur mulai menutup pabrik dan berpotensi merumahkan 2.400 karyawan akibat pengalihan permintaan dari Eropa dan Amerika Serikat senilai 40 juta dolar AS ke Vietnam.

“Padahal harga mebel Vietnam lebih rendah dibandingkan produk sejenis asal Jatim,” kata Wakil Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur, Peter S Tjioe, di Surabaya, Jumat (20/2).

Menurut dia, melemahnya daya saing mebel Jatim disebabkan tingginya biaya produksi seperti komponen upah pekerja di ring I (Surabaya dan sekitarnya) sebesar Rp2,7 juta/bulan. Selain itu, dikarenakan kenaikan tarif tenaga listrik.

“Bahkan, pemberlakuan sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) dan ketergantungan asesoris mebel terhadap impor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini beberapa asosiasi industri padat karya (industri mebel, sepatu, garmen, tekstil dan produk tekstil) di provinsi tersebut mengalami penurunan kinerja. Akibatnya berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekspor.

“Bahkan, produsen mebel berorientasi ekspor di Kabupaten Mojokerto mulai menutup pabrik karena tingginya beban biaya produksi terutama komponen upah pekerja yang mencapai 30 persen,” katanya.

Selain itu, tambah dia, mereka juga terbebani kenaikan tarif tenaga listrik. Kemudian, terhambat oleh pemberlakuan sertifikat SVLK yakni sistem pelacakan lintas instansi untuk memastikan legalitas sumber kayu yang beredar dan diperdagangkan.

“Dua pabrik mebel di Kabupaten Mojokerto masing-masing mempekerjakan 200 orang per pabrik,” katanya.

Lalu, mulai Januari tahun ini berhenti produksi karena manajemen perusahaan itu hanya mampu memberikan upah Rp2,3 juta/bulan. Akan tetapi para pekerjanya justru minta di-PHK guna mendapatkan pesangon tinggi (Rp70 juta-Rp80 juta). Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu sentra industri mebel berorientasi ekspor, selain Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Gresik yang juga masuk pengupahan ring I.

“Sementara, total perusahaan mebel di Jatim sebanyak 5.000 unit terdiri dari usaha skala kecil, menengah dan besar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) Jawa Timur, Nur Cahyudi, melanjutkan, tidak hanya menutup pabrik, beberapa produsen mebel lainnya di Jatim juga akan melakukan pengurangan jumlah tenaga kerja. Potensi pengurangan tenaga kerja mencapai 2.400 orang tahun ini.

“Penutupan pabrik dan pengurangan karyawan terpaksa dilakukan karena terjadinya pembatalan produksi akibat pengalihan order yang dilakukan pembeli dari Eropa dan Amerika Serikat. Bahkan sektor penggergajian kayu dan industri kayu olahan di Jatim juga kehilangan pendapatan rata-rata delapan juta/bulan tahun ini,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Komisi V Sebut Lion Air Tidak Patuhi Undang-undang

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis mengatakan kegaduhan akibat ‘delay’ jadwal penerbangan maskapai Lion Air lantaran maskapai tersebut tidak menjalankan dengan baik Undang-undang penerbangan No 1 Tahun 2009.
Menurut dia, bila semua langkah-langkah itu dilaksanakan, maka persoalan ini akan mudah diatasi.
“Kita dapat informasi dari para penumpang di Soetta bahwa tidak ada kepastian yang jelas kepada penumpang. Sehingga terjadi kegaduhan seperti ini,” ucap Francis, di ruang rapat pimpinan Komisi V, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (20/2).
Dikatakan dia, dalam undang-undang secara jelas diatur bila ada hal-hal yang dinilai dapat menggangu proses pelayanan terhadap penumpang. Misalnya, kalau penerbangan tertunda selama dua jam harus ada kepastian diberikan informasi dan diberikan pelayanan dengan diberikan makanan (snack) ringan oleh pihak maskapai.
“Dan bila terjadi hingga enam jam diberikan pelayanan berkaitan dengan penginapan atau pengembalian tiket maupun mendapatkan fasilitas bila penumpang ingin pindah pesawat,” pungkas politisi Gerindra tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kemendag Gandeng Sucofindo Audit Gudang Beras

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera melakukan audit gudang-gudang beras di seluruh Indonesia. Jika ditemukan gudang beras yang terbukti melakukan penimbunan maka pemerintah tidak akan segan untuk menjatuhkan sanksi berat.

“Kita akan bekerja sama dengan PT Sucofindo untuk melakukan audit, mulai dari isi gudang, jalur distribusi, dan siapa pemiliknya,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Srie Agustina di Jakarta, Jumat (20/2).

Saat ini jumlah gudang yang terdata di Kementerian Perdagangan kurang lebih 14.000 unit, namun untuk audit tersebut diperkirakan akan melebihi jumlah itu dikarenakan data yang dimiliki merupakan data indikatif.

“Bisa lebih, (dari 14.000 gudang) karena yang terdata indikatif, bisa saja lebih dari itu. Pasti, untuk seluruh gudang di Indonesia,” katanya.

Srie mengatakan, audit tersebut akan segera dilakukan minggu depan dan pada Jumat (20/2) ini melakukan pembahasan detail dengan PT Sucofindo terkait dengan audit untuk gudang-gudang tersebut.

Menurut dia, temuan Kementerian Perdagangan adanya gudang beras yang melakukan penimbunan beberapa waktu lalu masih belum diberikan sanksi karena pihaknya masih ingin memberikan ‘shock therapy’ bagi pemilik gudang nakal.

“Ke depan, jika masih melakukan akan kita tindak. Sanksinya, bukan hanya dicabut izinnya, akan tetapi juga kena pidana. Ada aturan, satu izin usahanya dicabut, mereka kena kurungan lima tahun dan denda Rp50 miliar, kalo yang nyata-nyata menimbun,” kata Srie.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Perdagangan menemukan salah satu gudang yang menyimpan beras Bulog, dan dioplos dengan beras lainnya, kemudian didistribusikan ke luar Jakarta. Hal tersebut ditengarai menyebabkan harga kebutuhan pokok masyarakat terus melambung mencapai 30 persen.

Kementerian Perdagangan berencana memberantas mafia beras yang menyebabkan naiknya harga kebutuhan tersebut meskipun pada Desember 2014 hingga Januari 2015, Perum Bulog sudah melakukan operasi pasar dan menggelontorkan kurang lebih sebanyak 75.000 ton beras.

Skema operasi pasar yang dilakukan Bulog tersebut, dinilai tidak mampu meredam kenaikan harga beras, dan pada akhirnya penyaluran dilakukan oleh satgas Bulog ke 12 pasar rakyat dan 50 titik permukiman di Jadetabek.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penting untuk Dibaca! Peran dan Fungsi Ayah Sesuai Kaidah Islam

Jakarta, Aktual.co — Anda sebagai orang tua, khususnya ayah atau baru menjadi seorang ayah baru sangat bijak membaca artikel berikut ini . Kami hadirkan peran Ayah dalam keluarga. Ayah sebagai kepala keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Tugas ayah sangat berat, karena menentukan tujuan dan arah keluarga. Selain itu, juga menyediakan keuangan, makan, pakaian, rumah dan isinya.
Disamping itu, ayah juga membimbing anak dan istri. membuat kebijakan dan peraturan, dan menentukan standar keberhasilan. Terakhir, ayah juga enyediakan training dan pemantauan, menyediakan perawatan dari harta dan benda, melakukan pengontrolan, dan mendelegasikan tanggung jawab serta tugas.
Sementara itu, jika seorang ayah rajin membangun dialog dengan anaknya, maka anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang suka menghibur orang lain, mempunyai harga diri yang tinggi, prestasi akademis di atas rata-rata, dan lebih pandai bergaul
Namun demikian, bila waktu untuk dialog dan bercengkrama dengan anak kurang, maka akibatnya akan fatal. Bila anak tersebut perempuan, maka cenderung mudah jatuh cinta dan menyerahkan diri, 7-8 kali lebih mungkin memiliki anak di luar pernikahan, cenderung suka lelaki lebih tua, cenderung lebih mungkin menjadi ‘single mom’. Kasus di atas berlaku untuk anak perempuan dari latar belakang sosial ekonomi apapun. 
Tapi, jika anak Anda laki-laki maka, akan lebih sering terlibat pornografi, narkoba, tindak criminal, cenderung ‘sexually active’ di usia yang lebih muda, cenderung menemui kesulitan mendapatkan atau mempertahankan pekerjaan di masa dewasa.
Dan, lebih parah lagi yang akan terjadi anak akan lebih rentan terhadap ‘peer pressure’, dan ‘Broken homes’ mengkontribusikan 3 dari 4 kasus bunuh diri pada remaja dan 4 dari 5 pasien Rumah Sakit Jiwa.
Kalau ternyata Ayah dalam keluarga sudah harus ‘tiada’, maka kuatkan anak dengan ‘high quality positive parenting’ dan hubungan keluarga lainnya. Bila ayah sudah bercerai dengan ibu, maka pertemuan dengan ayah harus maksimal, membahagiakan anak secara psikologis bukan hanya fisikal.
Sebagai keluarga Muslim, Anda dapat membuat visi pengasuhan bersama Ibu. Visi membuat Ayah dan Ibu lebih mudah mengayuh bahtera keluarga bersama-sama. Anda bisa mengambil keteladanan dari keluarga Nabi Ibrahim (QS. Ibrahim: 35-37) atau keluarga Imran (QS. Ali Imran: 35). Agar menjadi hamba Allah yang taat.
Mari kita perbaiki pola pengasuhan selama ini jika masih dinilai kurang baik dengan cara sebagai berikut: 1. Anak perlu divalidasi dengan 3P: “Penerimaan, Penghargaan, Pujian”.2. Tentukan tujuan pengasuhan3. Bedakan pola pengasuhan anak laki-laki dan perempuan, sebab otak mereka berbeda4. Tugas dan tanggung jawab mereka berbeda5. Tujuan pengasuhannya berbeda6. Anak laki-laki sasaran tembak bisnis pornografi dan narkoba.
Penting sekali hubungan baik antara Ayah dengan anak, tak hanya meluangkan ‘waktu lebih’, tapi kuantitas dan kualitas berjalan seimbang. Juga tidak hanya terlibat secara fisik, tapi melakukan ‘authoritative parenting’.  (Dikutip dari berbagai sumber). 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain