14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38858

Soal Sodetan BKT, BBWSCC: Ratusan Kepala Keluarga Bakal di Relokasi

Jakarta, Aktual.co —  Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) mengungkapkan ratusan Kepala Keluarga akan direlokasi untuk pengerjaan sodetan ke fasilitas Banjir Kanal Timur.

“Untuk proyek sodetan itu, di inlet ada 200 Kepala Keluarga (KK), kalau di outlet itu tidak banyak karena ada tanah bekas pom bensin,” kata Kepala Bidang Pelaksanaan BBWSCC Bestari yang ditemui seusai acara Diskusi Publik manfaat aliran sodetan kali Ciliwung di Jakarta, Jumat (20/2).

Bestari mengatakan saat ini pembebasan lahan tersebut sedang dalam proses di Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta timur karena yang inlet ini belum bebas lahannya.

Ketika ditanya apakah proyek sudetan ini berhenti pada beberapa waktu lalu, Bestari mengatakan tidak pernah ada penghentian proyek, namun hanya sedang masuk tahapan desain dan penyelesaian masalah lahannya.

“Kemarin bukan berhenti, memang masuk tahapan desain sambil menunggu pembebasan lahannya. Dan lahan ini butuh proses. Dari mulai trase ijin gubernur, inventarisasi lahan, pembuatan bidang oleh BPN, diumumkan pelelangan, negosiasi harga, baru proses pembayarannya,” katanya.

Bestari menegaskan hal ini perlu proses, dan sembari mempersiapkan desain peralatannya. “Kita mulai bor pada pertengahan januari dan saat ini sudah masuk pipa ke enam, jadi sudah masuk 15 meter,” ujarnya.

Saat ini BBWSCC sedang bekerja di sisi outlet di daerah Kebon Nanas lalu akan maju ke inletnya karena akan mengalir dari Ciliwung dan akan dikejar terus dengan dikerjakan siang dan malam.

Lebih lanjut Bestari mengatakan nanti ada tim independen, yang akan punya appraisal (penilai) harganya, nanti akan dinegosiasikan harganya.

Sedangkan untuk nilai proyek ini, Bestari mengatakan sebesar 494 miliar sesuai kontrak sekarang. Sementara untuk target yang ditetapkan oleh BBWSCC agar merampungkan proyek tersebut adalah Bulan Desember akan selesai.

Untuk target yang diinstruksikan oleh Presiden pada Bulan Oktober, Bestari mengatakan pihaknya akan mengejar target itu namin dengan catatan lahannya siap. “Mulai April ini kita sudah harus kebut, agar selesai Oktober, karena pengeboran hanya butuh 3-4 bulan saja. Yang berat itu pembebasan lahannya,” ucapnya.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan memaksa warga yang menolak untuk direlokasi. Sedangkan untuk penggantian kerugian bagi warga terdampak hanya akan dilakukan pada masyarakat yang bersertifikat lengkap, namun untuk yang mendiami tanah dengan alasan tidak jelas hanya akan diberi uang simpatik (kerohiman).

Jumlah uang kerohiman tersebut, kata Bestari adalah 25 persen dari luas tanah yang diduduki dan penyalurannya dilakukan dengan metode santunan. “Tapi kalau dia punya sertifikat dan surat-surat tanah, pasti diganti rugi, dibeli pemerintah seluruhnya sesuai harga pasar,” ujar Bestari.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pemilik Kios Pasar Santa Dilarang Menyewakan Kembali

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI Jakarta akan melarang pemilik kios di pasar Santa, Jakarta Selatan menyewakan kembali kios mereka. Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama (Ahok) mengatakan, para pemilik kios harus benar-benar berdagang di sana.
“Kami mau pemilik kios lama tidak tergoda menyewakan kios, kalau ketahuan akan kami sita,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (20/2).
Pendataan ulang juga akan diwajibkan bagi para pemilik kios, agar mudah didata dan terdaftar secara resmi. “Harus daftar dan menggunakan ATM Bank DKI.” 
Dijelaskan Ahok pelarangan bertujuan untuk membuka peluang bagi pemilik kios pemula. Bagi pemilik kios lama yang sudah tidak ingin membuka usaha lagi, Ahok meminta kiosnya dikembalikan ke Pemprov DKI.
“Sifatnya inkubator, kalau sudah kaya, harus balikin ke Pemprov dan kami akan berikan ke pemula. Karena sewa dari kami lebih murah,” ujar dia.
Saat ini sejumlah pedagang di Pasar Santa, mengeluhkan mahalnya harga kios yang ditawarkan pengembang PT. Inter Wahana Nuansa (IWN). 
Sementara itu, Anggota DPRD DKI, Prabowo Sunirman berpendapat PD Pasar Jaya harus bisa jadi penengah di persoalan antara pedagang dan pengembang di Pasar Santa.
“Sehingga pedagang bisa dapat tempat dengan harga terjangkau,” kata dia, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (20/2).
Politisi Gerindra itu menilai harga sewa kios yang dipasang pengembang saat ini terlalu tinggi hingga memberatkan pedagang. Seharusnya ada pengertian dari pengembang untuk menetapkan harga sewa terjangkau. 
“Ya harusnya jangan mahal-mahal ya, ada pengertiannya lah,”  kata dia.
Mengenai status kepemilikan kios-kios di Pasar Santa antara pengembang dan PD. Pasar Jaya, dituturkan Prabowo, selamakurun waktu 13 tahun setelah pasar selesai dibangun atau diremajakan, pengurusan Pasar Santa berada di pihak pengembang. Karena pembangunannya merupakan kerjasama kedua belah pihak. Namun dalam perjanjian itu juga disebut setelah 13 tahun, kios akan menjadi milik PD Pasar Jaya. “Namun sebelum itu jadi haknya pengembang,” ujar mantan Direktur PD Pasar Jaya itu. 

Artikel ini ditulis oleh:

Investor Timteng Siap Bangun Kilang di Jawa

Jakarta, Aktual.co — Investor asal Timur Tengah siap membangun kilang pengolahan minyak menjadi BBM berkapasitas 150.000 barel per hari di Pulau Jawa.

“Kami akan tanda tangan pembangunan kilang dengan investor Timur Tengah itu saat peringatan Konferensi Asia Afrika nanti,” kata Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja di Jakarta, Jumat (20/2).

Menurut dia, lahan kilang sudah tersedia yakni di Pulau Jawa, sehingga tidak perlu pembebasan lagi. Namun sayangnya, ia belum mau mengungkap nama investor maupun kepastian lokasinya. Investor kilang tersebut, akan bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) selaku pembeli wajib (off taker). Selain itu, investor juga siap memasok minyak mentah ke kilang selama 20-30 tahun. Pemerintah sebenarnya menginginkan peletakan batu pertama (groundbreaking) kilang tersebut pada 2015.

“Tapi, sepertinya baru bisa terlaksana 12 bulan dari sekarang atau pada awal 2016,” katanya.

Pemerintah, lanjutnya, berharap kilang bisa beroperasi pada akhir 2018. Pembangunan kilang itu hanya menghasilkan produk BBM khususnya bensin dengan angka oktan di atas 92 dan tidak sampai menghasilkan petrokimia.

“Meski tidak sampai petrokimia, namun sudah ekonomis,” katanya.

Sesuai studi kelayakan, menurut dia, kilang akan bernilai ekonomis kalau Pertamina menjadi “off taker” produk kilang minimal sebesar 50 persen. Kapasitas kilang, maksimal 150.000 barel per hari karena keterbatasan lahan yang ada.

Di sisi lain, Wiratmadja juga mengatakan, progres pembangunan kilang dengan skema kemitraan pemerintah dan swasta (KPS) juga masih jalan.

“Jalan paralel. Dalam waktu dekat, kilang KPS akan dilelang,” ujarnya.

Kilang KPS berkapasitas 300.000 barel per hari direncanakan dibangun di Bontang, Kaltim.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penundaan Eksekusi Mati ‘Bali Nine’, Tunjukan Diplomasi Indonesia Lemah

Jakarta, Aktual.co — Indonesia harus menunjukkan bahwa dirinya merupakan sebuah negara yang merdeka dan berdaulat, dan jangan sampai terlihat sebagai negara yang tidak punya jati diri, khususnya dalam penegakan hukum.
Negara ini harus punya keberanian dalam menegakan hukum yang berlaku, termasuk melaksanakan proses eksekusi mati bagi terpidana asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Dan jangan takut dengan ancaman boikot dari negara kangguru itu.
Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al Habsyi. Ia mengatakan, sikap yang sekarang ditunjukan dengan menunda eksekusi mati tersebut, membuktikan bahwa Indonesia tidak mempunyai ‘bargaining position’ dalam berdiplomasi.
“Penundaan eksekusi mati lantaran ancaman boikot menunjukkan lemahnya kualitas diplomasi Indonesia. Sebagai negara yang berdaulat, Indonesia seharusnya memiliki kemampuan dan keberanian untuk menegakkan aturan hukum yang berlaku,” tegas Aboe Bakar saat berbincang dengan Aktual.co, Jumat (20/2).
Dia menegaskan, Indonesia harus bisa menunjukan keberaniannya untuk menegakkan hukumnya sendiri. “Jangan pernah mau untuk diintervensi sekalipun ancaman boikot oleh siapapun, negara manapun bahkan lembaga dunia manapun,” kata dia.
Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bisa menunjukkan kepada dunia luar bahwa penegakan hukum di Indonesia tidak bisa diguncang dengan ancaman apapun. Dia pun menegaskan kepada Australia agar menghormati hukum yang berlaku di Indonesia.
“Jika penegakan hukum di Indonesia dapat diintervensi dengan ancaman boikot, ini berarti kedaulatan hukum negara ini sangat lemah, karena sudah takluk dengan ancaman boikot,” tuturnya.
“Seharusnya, Australia menghormati sistem hukum Indonesia sebagai sebuah negara yang merdeka dan dan berdaulat. Disisi lain, Indonesia sendiri jangan sampai mau terintervensi dengan ancaman boikot seperti ini, Indonesia harus menunjukkan marwahnya sebagai negara yang berdaulat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, pada Minggu (15/2) Perdanan Menteri Australia, Tony Abbott mengancam Indonesia dengan pembalasan diplomasi jika mengeksekusi Chan dan Myuran. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri-nya, Julie Bishop mengatakan warganya bisa membatalkan kunjungan ke Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Muslim di Amerika dan Eropa akan Dihabisi

Jakarta, Aktual.co —Seseorang tak dikenal mengancam akan membunuh seluruh Muslim di Amerika dan Eropa. Catatan berisi tulisan, “kita harus membunuh semua Muslim di Amerika. Hancurkan dan bakar semua Quran” dan “semua Muslim akan dibunuh di Amerika dan Eropa” beredar di Revere, Boston, Amerika Serikat.

“Masalah ini sedang diselidiki dan kami menganggapnya serius,” kata Letnan Amy O’Hara, juru bicara kepolisian Revere, dalam sebuah e-mail ke Boston Globe. Catatan itu ditemukan di dekat stasiun MBTA Pantai Revere Selasa (17/2) pagi. Beberapa catatan lain ditemukan di dalam tumpukan salju dekat sudut Beach Street dan North Shore Road di Revere.

Di kota yang amat beragam seperti Revere, insiden itu digambarkan sebagai hal yang “mengganggu”. “Ini sangat mengganggu ketika anda tahu ada orang di luar sana yang ingin memuntahkan kebencian dan menghancurkan sesuatu yang telah dibangun kota ini dengan kerja sangat keras,” kata Wali Kota, Daniel Rizzo, Rabu (18/2).

Rizzo mengatakan Kepala Polisi Joseph Cafarelli dan seluruh petugas polisi akan “melakukan semua yang mereka bisa untuk menyelesaikan ini sampai akarnya”. Namun, ia dan Cafarelli tak yakin penulis akan melakukan tindakan bodoh itu. “Saya yakin ini hanya insiden yang terisolasi dari beberapa orang bodoh yang ingin membangkitkan sesuatu yang tidak ada,” katanya.

PT Pelindo III Bangun Trotoar Pelabuhan

Jakarta, Aktual.co — PT Pelindo III membangun trotoar Pelabuhan Tanjung Emas dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki baik pengunjung pelabuhan maupun para pekerja.

“Pembangunan trotoar ini akan dilakukan di sepanjang jalan utama pelabuhan, dengan harapan mereka yang terbiasa berjalan kaki bisa lebih nyaman dan merasa aman,” kata Manajer Operasi PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Widjang Indradto di Semarang, Jumat (20/2).

Menurutnya, jika Pelabuhan Tanjung Emas didatangi oleh kapal pesiar, ada sebagian wisatawan yang lebih memilih untuk berjalan-jalan di kawasan dalam pelabuhan sehingga diperlukan ruang yang nyaman bagi pejalan kaki.

“Harapannya dalam satu bulan ke depan, trotoar sudah jadi semua, selanjutnya bisa dinikmati oleh semua orang,” katanya.

Tujuan lain dibangunnya trotoar tersebut yaitu untuk mengantisipasi kemungkinan truk trailer yang parkir sembarangan di kawasan dalam pelabuhan.

“Dengan adanya trotoar tersebut para pengemudi truk trailer tidak akan bisa parkir sembarangan di pinggir jalan, dan kalau mereka sampai membandel tetap parkir sembarangan maka akan langsung diderek oleh petugas pelabuhan,” katanya.

Sementara itu, pembangunan trotoar tersebut menjadi salah satu fasilitas yang diberikan oleh PT Pelindo III pada tahun ini.

“Kalau untuk pembangunan lain yang kaitannya dengan fasilitas untuk penumpang sejauh ini belum ada, meski demikian kami berupaya untuk terus memberikan kenyamanan kepada para penumpang di antaranya ada layanan pijat, hiburan, dan jaringan internet,” katanya.

Pihaknya merasa optimis pelayanan yang diberikan sejauh ini memenuhi standar dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh para penumpang kapal salah satunya kapal pesiar. Hal itu terlihat dari jumlah kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dari tahun ke tahun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain