3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38901

Pengacara BG Masukan Pasal Penghentian Penyidikan Dalam Praperadilan

Jakarta, Aktual.co — Tersangka kasus dugaan korupsi, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Gunawan (BG) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghentikan proses penyidikan. Hal itu tertuang dalam perubahan gugatan praperadilan yang diajukan BG.
Dikatakan kuasa hukum BG, Maqdir Ismail bahwa pihaknya menambah gugatan kepada KPK dengan memasukan Pasal 80 KUHAP. Menurutnya, hal itu dilakukan agar proses praperadilan tersebut tidak berlarut-larut.
“Perubahannya kalau saya tidak keliru salah satu diantaranya mengenai penjelasan Pasal 80 KUHAP,” ungkap Maqdir di gedung KPK, Selasa (3/2).
“Hal itu dilakukan, karena kami tidak mau menambahkan masalah sesudah persidangan, maka kami tarik. Hanya perimbangan teknis,” paparnya.
Untuk diketahui, pasal baru yang masukan dalam gugatan praperadilan tersangka BG bebunyi, “permintaan untuk memeriksa sah atau tidaknya suatu penghentian penyidikan atau penuntutan dapat diajukan oleh penyidik atau penuntut umum atau pihak ketiga yang berkepentingan kepada ketua pengadilan negeri dengan menyebutkan alasannya”.
Selain itu, pihak BG berasalan penambahan pasal tersebut merupakan sebuah hak mutlak yang dimiliki warga negara. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwa KPK tidak bisa membatasi ruang gerak terhadap klienya untuk melakukan pembelaan.
“Yang harus dilihat. Kalau bicara hukum acara yang dibatasi itu adalah hak penegak hukum bukan hak warga negara,” tegas Maqdir.
Proses praperadilan yang diajukan oleh BG sempat terhambat. Hal itu karena pihak KPK tidak hadir dalam sidang yang dijadwalkan pada Senin (2/3) di Komisi Yudisial (KY).
KPK beralasan, ketidakhadiran mereka adalah untuk menyiapkan jawaban terhadap gugutan yang dilayangkan oleh pihak BG.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pengamat: Sudah Cukup Bukti Bagi KPK Tersangkakan Zulkifli Hasan

Jakarta, Aktual.co — Pengusaha Gulat Mendali Emas Manurung, menyebut Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun kerap menghubunginya terkait uang Rp 2,9 miliar. Uang itu ditunjukan untuk anggota DPR dan Menteri Kehutanan ketika itu dijabat oleh Zulkifli Hasan.
Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi mengatakan, pemanggilan Zulkifli Hasan sangat diperlukan karena Ketua MPR tersebut berkali-kali disebut dalam sidang Gulat Mendali Emas Manurung.
Uchok menyebut, dengan adanya penyebutan nama itu juga bisa menjadi alat bukti untuk KPK dalam pengembangan kasus alih fungsi hutan di Riau. Oleh karena itu KPK harus segera melakukan pendalaman atas kasus ini agar data-data tidak banyak yang hilang.
“KPK dalam hal ini, harus segera dong, jangan dibiarkan berlarut-larut. Apalagi saksi dan terdakwa menyebut adanya keterlibatan yang bersangkutan (Zulkifli Hasan),” kata Uchok ketika dihubungi, Selasa (3/2).
Dia menyebut, cara yang ampuh untuk mendalami perkara yang saat ini tengah diusut oleh KPK itu harus memanggil politikus asal Partai Amanat Nasional itu. “Cara memperdalamnya dengan memanggil Zukifli Hasan segera. Sudah jelas ini. Jangan membiarkan Zulkifli Hasan bebas.
Sebelumnya dalam persidangan, Gulat Manurung mengaku kerap ditelepon oleh Annas. Dia ditelepon Annas untuk meminta uang, yang diketahui uang tersebut diperuntutkan untuk DPR dan Menteri Kehutanan ketika itu dijabat oleh Zulkifli Hasan.
“Pak Annas Maamun telepon saya berkali-kali meminta uang itu untuk DPR dan menteri,” kata Gulat‎ dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (29/1).
Namun demikian Gulat tidak menyebut siapa saja nama anggota DPR yang dimaksud itu. Tapi ketika soal menteri, Gulat menyebut menteri yang dimasud Zulkifli Hasan. Selain itu, Gulat menyebut uang itu diminta Annas dalam bentuk dollar.
“Cuma saya tidak tahu ‎dollar apa, ya kalau dollar ya dollar Amerika, cuma nggak sampai Rp 2,9 miliar.”
Namun terkait dengan penyebutan nama tersebut, Zulkifli sudah berkali-kali membantah menerima suap terkait kasus ini.
Selain itu, Gulat Manurung juga menyebut PT Duta Palma meminta dimasukkan dalam surat revisi alih fungsi hutan.
Gulat menyebut PT Duta Palma berjanji memberikan uang Rp 8 miliar kepada Gubernur Riau Annas Maamun.”PT Duta Palma menjanjikan Rp 8 miliar untuk Pak Annas, tapi baru terealisasi Rp 3 miliar tanggal 18 (September).”
Saat dicecar kembali oleh hakim, Gulat mengaku mendapat uang sejumlah uang dari praktek tersebut. Gulat menerima uang Rp 100 juta dari Annas Maamun. “Rp 100 juta,” kata Gulat.
Hakim pun sempat marah dengan tindakan Gulat sebab dia merupakan Ketua Asosiasi Petani Sawit wilayah Riau. Menurut hakim, seharusnya Gulat membela kepentingan rakyat kecil.
Dalam kasus ini, Gulat diancam pidana pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Perundingan Damai Libya Dimulai

Jakarta, Aktual.co — Perundingan damai antara faksi-faksi yang berseteru di Libya yang menyebabkan munculnya dua pemerintahan dalam satu negara, akan segera dimulai dalam beberapa hari mendatang, demikian utusan khusus PBB Bernadino Leon pada Senin (2/2).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah sejumlah upaya untuk menghadirkan perwakilan senior dari dua pihak yang berseteru dalam satu meja di Jenewa gagal pada bulan lalu. Libya tengah dilanda kekacauan setelah pasukan NATO menggulingkan mantan penguasa Muammar Gaddafi hampir empat tahun lalu. Sejak saat itu, muncul dua pemerintahan yang saling bersaing lengkap dengan kelompok-kelompok bersenjata sebagai pendukungnya.

Sejumlah negara mengkhawatirkan persaingan tersebut akan berkembang menjadi perang saudara. Pada bulan lalu, PBB berhasil menghadirkan beberapa perwakilan faksi untuk berunding di Jenewa. Namun pihak parlemen Libya di Tripoli yang dikenal dengan nama GNC menginginkan agar negosiasi dilangsungkan di Libya. “Semua pihak sudah sepakat untuk menggelar perundingan damai di Libya dalam beberapa hari ke depan,” kata Leon setelah bertemu dengan sejumlah anggota GNC di Tripoli. Namun Leon tidak menjelaskan lebih lanjut tanggal maupun tempat persisnya. Leon mengatakan bahwa PBB akan mencoba untuk berunding dengan sejumlah pemimpin militer terlebih dahulu untuk mengatur gencatan senjata sebelum negosiasi sesungguhnya dimulai.

Sebelumnya PBB pernah mencoba mendamaikan kedua pihak melalui perundingan di kota Ghadames pada September tahun lalu namun hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Pemerintah Libya yang diakui secara internasional saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Abdullah at-Thinni dengan anggota parlemen yang terpilih dalam pemilu.

Mereka terpaksa berkantor di bagian timur Libya setelah kelompok Libya Dawn merebut Tripoli pada tahun lalu dan membentuk pemerintahan sendiri serta mengangkat kembali anggota parlemen lam. Gencatan senjata parsial tercapai pada bulan lalu di sejumlah wilayah yang merupakan lumbung minyak, demikian laporan Reuters.

BKPM: Empat Hambatan Investasi di Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengharapkan sinergi para duta besar di luar negeri untuk melakukan diplomasi investasi guna menarik investasi asing langsung ke Indonesia.

“Perwakilan Indonesia di luar negeri diharapkan dapat menyebarluaskan informasi tentang upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi kepada investor di negara tempatnya bertugas,” kata Kepala BKPM Franky Sibarani melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Selasa (3/2).

Franky menuturkan ada empat hambatan utama investor dalam berinvestasi di Indonesia, yaitu infrastruktur dan logistik; perizinan yang tidak transparan dan berbelit-belit; tumpang-tindih peraturan; serta persoalan hubungan industrial.

Persoalan infrastruktur dan logistik diatasi pemerintah melalui rencana pembangunan infrastruktur seperti tol laut, akses jalan kereta api, pembangkit listrik dan berbagai proyek lainnya.

Sementara untuk mengatasi perizinan yang tidak transparan dan berbelit-belit serta tumpang tindih peraturan dilakukan dengan perubahan sistem pelayanan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat yang diluncurkan pada akhir Januari lalu.

“Dengan langkah mengintegrasikan PTSP Pusat dan daerah ke depan, saya yakin keluhan utama investor asing untuk masuk ke Indonesia, selain infrastruktur dan logistik, dapat teratasi,” katanya.

Franky optimistis sinergi dengan para dubes dan perwakilan Indonesia di luar negeri bisa mendorong investasi sehingga target 2015 bisa tercapai. BKPM menargetkan bisa menarik investasi asing senilai Rp343,7 triliun dari keseluruhan target investasi sebesar Rp519,5 triliun.

Sektor andalan dalam memenuhi target tersebut adalah sektor industri pengolahan dan hilirisasi (sektor sekunder) Rp267,5 triliun, sektor jasa dan infrastruktur (sektor tersier) sebesar Rp163,6 triliun serta sektor primer yang diharapkan dapat menyumbang nilai investasi Rp88,4 triliun.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pusat Belum Kirim Turunan UU PA

Banda Aceh, Aktual.co — Meski Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo menyatakan segera mengantarkan turunan UU Pemerintah Aceh ke Banda Aceh, namun sampai Selasa (3/2) belum ada jadwal kunjungan menteri kabinet kerja tersebut ke Provinsi Aceh.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Pemerintah Aceh, Mahyuzar menjawab Aktual.co. “Sejauh ini yang kami ketahui, untuk Perpres Pertanahan itu sudah berada di meja Sekretaris Kabinet. Sedangkan untuk RPP Kewenangan itu sudah ada meja Sekretaris Negara RI,” sebut Mahyuzar.
Selain itu, sambung Mahyuzar untuk RPP Migas, Kemendagri RI masih berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan RI. “Sampai saat ini kita belum tahu apakah sudah ditandatangani ketiga turunan UUPA itu atau belum. Namun, dari media kita ketahui Mendagri menyatakan sudah menandatangani ketiga RPP itu,” ujar Mahyuzar.
Disebutkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima jadwal kapan kunjungan Kabinet Kerja ke Aceh untuk mengantarkan tiga turunan UUPA tersebut.
“Kita tunggu saja kapan jadwalnya. Kita harapkan bisa secepatnya. Karena hal itu sangat diharapkan oleh rakyat Aceh,” pungkas Mahyuzar.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mendagri RI Tjahjo Kumolo menyatakan turunan UUPA akan diantar langsung oleh tiga menteri ke Aceh yaitu Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan dan Mendagri Tjahjo Kumolo. 

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri ESDM Tolak Berkomentar Soal Tender ISC-Pertamina

Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menolak berkomentar terkait hasil tender pengadaan minyak mentah yang dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui Integrated Supply Chain (ISC), yang dimenangkan oleh Socar dengan minyak mentah Azeri sebesar 2 juta barel dan Vitol dengan minyak mentah Nigeria sebesar 2 juta barel.

“Tanyakan dong ke Dirut Pertamina, saya kan tidak menerima laporannya, itu hanya dilaporkan ISC ke Pertamina,” kata Sudirman saat ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/1).

Sudirman juga pelit bicara saat dikonfirmasi terkait adanya peserta tender yang menawarkan harga lebih murah, dibanding yang ditunjuk jadi pemenang.

“Sudah tanya Dirut Pertamina?,” ucapnya.

Sebelumnya, kemarin Dirut Pertamina Dwi Soetjipto mengaku belum menerima laporan terbaru apakah sudah ada pemenang dari tender tersebut.

“Dirut pertamina aja belum tahu, apalagi saya. Saya jauh banget. Tanya ke Dirut Pertamina, tanya ke pak Daniel (SVP ISC) dulu, tapi spiritnya dulu kan membuat ISC kembali berfungsi lagi. Dan tugasnya ISC waktu didesain itu untuk membuat segalanya lebih transparan, menghilangkan aturan-aturan yang sesat,” cetusnya.

Ketika ditanyai soal inefisiensi pengadaan minyak yang dilakukan ISC lantaran pemenang tendernya bukanlah langsung produsen melainkan trader, Sudirman justru menolak berpendapat.

“Harus di cek, saya tidak mau berpendapat, harus di cek apa betul seperti itu, minta datanya dulu ya,” tandasnya sembari berlalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain