ANZ: Keyakinan Konsumen Naik Tipis Pascapenaikkan BBM
Jakarta, Aktual.co — ANZ Chief Economist South Asia, ASEAN & Pacific, Glenn Maguire mengatakan keyakinan konsumen pada Januari 2015 naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya pasca kenaikan harga BBM.
“Keyakinan konsumen hanya sedikit naik di bulan ini sejak merosot di bulan Desember akibat kenaikan harga BBM ditambah lagi naiknya bunga bank,” ujar Glenn di Jakarta, Senin (2/2).
Berdasarkan survei ANZ-Roy Morgan, keyakinan konsumen Indonesia naik 2,1 poin menjadi 153,6 pada Januari 2015 dibandingkan Januari 2014 151,5 poin namun masih di bawah 156,2 yaitu rata-rata 2014.
Keyakinan konsumen selalu naik pada bulan Januari selama lima tahun berturut-turut setiap tahun sejak survei bulanan mulai diadakan tahun 2011.
Efek yang masih tersisa dari kenaikan harga BBM dapat dilihat dari turunnya jumlah orang Indonesia sebanyak 2 poin persentase (selama bulan ini) yang merasa bahwa keadaaan mereka lebih baik di Januari ini dibandingkan Januari tahun lalu dan turunnya jumlah orang Indonesia, juga sebesar 2 poin persentase, yang memperkirakan bahwa keadaan mereka akan lebih baik dalam waktu satu tahun ke depan.
“Walaupun keputusan untuk menghilangkan subsidi BBM adalah positif untuk ekonomi dan ternyata harga BBM sekarang bahkan turun, namun perubahan apapun terhadap struktur subsidi yang sudah bertahan begitu lama (dan memang secara historis perubahan dari struktur subsidi pasti berakibat kenaikan harga untuk semua keperluan) mungkin telah menimbulkan ketidak-pastian mengenai dampak jangka menengah bagi rumah tangga,” kata Glenn.
Namun demikian, kini suatu dasar telah mulai terbentuk bagi konsumsi yang konstruktif. Bersamaan dengan disinflasi yang makin kelihatan dari turunnya harga barang-barang konsumen sehari-hari, jumlah masyarakat yang percaya bahwa kini waktu yang baik untuk membeli peralatan rumah tangga utama naik 2 poin persentase ke angka 58 persen.
“(58 persen) Salah satu level tertinggi di seluruh wilayah Asia yang kami survei,” ujar Glenn.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka













