30 April 2026
Beranda blog Halaman 39012

IKAPPI: Banjir DKI Pengaruhi Harga Sayur Mayur

Jakarta, Aktual.co —Banjir di Ibu Kota DKI jadi salah satu pemicu kenaikan harga sayur-sayuran di pasar di Jakarta. Penyebabnya, akibat distribusi barang yang terganggu, sehingga terjadi kelangkaan yang berakibat pada kenaikan harga. 
Dari pantauan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Pasar Induk Kramat Jati hari ini, harga cabe  merah keriting Rp17.000, cabe rawit merah Rp17.000, cabe merah besar Rp15.000, cabe rawit ijo Rp.10000, bawang merah Rp14.000, bawang putih Rp14.000, kentang Rp7500, apel Rp18.000, jeruk Rp18.000.
“Distribusi dari Pasar Induk ke pasar-pasar di DKI Jakarta inilah yang kami nilai menemukan hambatan. Sehingga kami temui beberapa kenaikan harga di beberapa pasar,” ujar Wasekjend DPP IKAPPI, M. Faiz Rozi, dalam rilis yang diterima Aktual.co, Jumat (13/2). 
Seperti bawang putih dari sekitar Rp18.000 naik jadi Rp 22.000 per kilogram. Bawang merah dari sekitar Rp 14.000 naik jadi Rp 18.000 per kilogram. Kentang dari sekitar Rp 6.000 naik jadi Rp 8.000 per kilogram. Jeruk peras dari sekitar Rp 6.000  naik jadi Rp 12.000 per kilogram. 
Untuk cabai sekitar Rp16.000 per kilogram naik jadi Rp 24.000 per kilogram. Cabai rawit merah dari sekitar Rp 18.000 per kilogram naik jadi Rp32.000 per kilogram. Cabai rawit hijau dari sekitar Rp 10.000  naik jadi Rp 18.000 per kilogram. Tomat dari sekitar Rp 5.000 naik jadi Rp 8.000 per kilogram. “Melihat trend kenaikan harga ini, harus ada langkah dan upaya dari Pemerintah DKI untuk mengantisipasi. Pemda kami minta untuk terus memantau situasi ini agar tetap bisa dikendalikan,” ujar dia. Untuk di Jawa Tengah pantauan DPP IKAPPI kenaikan yang mencolok justru terjadi pada harga ayam potong dan bawang merah. Ayam potong dari Rp27.000 sekarang menjadi Rp30.000. 
Sedangkan di luar Jawa seperti di Sumatra Barat, ayam potong dari Rp28.000 sekarang mencapai Rp30.000, sedangkan bawang merah dari Rp16.000 menjadi Rp18.000.

Artikel ini ditulis oleh:

Film Kisah Percintaan dalam Islam yang Baik dan Benar Segera Meluncur

Jakarta, Aktual.co — Novel berjudul ‘Udah Putusin Aja’ karya Ustad Felix Siauw ini diangkat menjadifilm layar lebar pada tahun ini. Film ini disutradarai oleh Ody Mulya Hidayatdari Maksimal Picture.

“Ceritanya anak muda banget yah, cocok, banyak pelajaran untuk anakmuda disini dalam menjaga etika, dan juga menghindari pacaran-pacaran nggakjelas,” kata Ody kepada Aktual.co, Jumat (13/2), di kawasan Setia Budi,  Jakarta.

Ody menerangkan, bahwa dirinya juga baru melakukan tahapan seleksi pemilihanpemain peran yang cocok untuk film tersebut. Dan, Verrell Bramasta sebagai peranutama pria dalam film Islami remaja tersebut.

“Disini Verrell memerankan tokoh anak muda yang bijak. Dan prosessyuting akan dimulai bulan depan,” katanya lagi.

Untuk diketahui, film ini mengisahkan tentang bagaimana perjalanan anak mudayang harus menjaga perasaan, etika dan hubungan percintaan dalam Islam yangbaik dan benar.

Artikel ini ditulis oleh:

Perayaan Hari Valentine, Pengamat: Sejumlah Iklan Dorong Generasi Muda Untuk Seks Bebas

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah iklan seperti hotel dan cokelat mendorong generasi muda untuk melakukan seks bebas pada peringatan hari kasih sayang atau “Valentine” yang jatuh setiap 14 Februari.

Demikian dikatakan pemerhati perempuan dan anak Giwo Rubianto Wiyogo kepada wartawan, Jumat (13/2).

“Iklan-iklan hotel yang memberi diskon hingga 50 persen pada malam Valentine turut mendorong generasi muda melakukan seks bebas,” ujarnya.

Iklan cokelat, juga turut mempengaruhi perilaku yang melanggar norma sosial tersebut. Menjelang “Valentine” marak ditemukan iklan dan penjualan cokelat yang berhadiah alat kontrasepsi.

“Itu seakan-akan mendorong remaja melakukan seks bebas.” Giwo yang juga Ketua Umum Kowani ini berharap orang tua turut melakukan pengawasan pada anak-anaknya.

“Orang tua juga perlu mengawasi. Jangan sampai anak-anak mereka melakukan hal yang dilarang norma agama dan sosial,” imbuh dia.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan budaya “Valentine” yang jatuh setiap 14 Februari tidak ada dalam ajaran Islam.

“Budaya ‘Valentine’ juga bukan budaya kita sebagai Bangsa Indonesia. Budaya ‘Valentine’ adalah budaya yang menjunjung tinggi pergaulan bebas dan tidak sesuai dengan budaya bangsa dan ajaran agama Islam,” ujar Ketua MUI Bidang Pendidikan, Anwar Abbas.

Oleh karena itu, sambung Anwar, hendaknya generasi muda yang beragama dan berbudaya, menjauhi dan menolak budaya tersebut.

“Budaya hari kasih sayang ini akan merusak akhlak dan moral generasi muda,” jelas Anwar.

Peringatan “Valentine” identik dengan pemberian cokelat. Namun, “Valentine” juga identik dengan kencan dan seks bebas.

“MUI mengkhawatirkan tujuan paket cokelat dengan kondom, khawatir generasi muda terjerumus dalam zina,” tukas Anwar.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pengerjaan ‘Deep Tunnel’ Rawan Banjir, Ini Solusi yang Ditawarkan

Jakarta, Aktual.co —Keberadaan deep tunnel atau terowongan bawah tanah multifungsi dianggap penting untuk solusi mengatasi banjir di DKI Jakarta. Direktur Eksekutif Indonesia Water Institute, Firdaus Ali, menjelaskan kembali mengenai apa itu konsep deep tunnel.
Kata dia, deep tunnel adalah terowongan dengan diameter 13 meter yang di dalamnya ada dua lapisan untuk jalan tol, sedangkan di bawahnya ada aliran untuk air. Di hulunya, yakni di Balekambang ada waduk yang memisahkan sampah. Sehingga saat air masuk ke dalam terowongan sudah dalam keadaan bebas banjir.
Untuk rutenya, bisa dari Pasar Minggu, MT haryono, Manggarai, Tanah Abang, Roxy kemudian Pluit.  “Nantinya air yang mengalir pada deep tunnel akan berujung di laut lepas. Jalan tolnya masuk ke tol bandara, lalu air limbahnya masuk ke Pluit untuk diolah,” ujar dia, usai rapat bersama Wakil Gubernur, di Balai Kota, Jumat (13/2).
Lalu bagaimana dengan solusi penanganan banjir jangka pendek sebelum deep tunnel jadi dikerjakan? 
Faisal menjelaskan itu bisa dilakukan dengan penambahan jumlah pompa. Selain itu, Pemprov DKI juga disarankannya melakukan modifikasi cuaca. Selain itu, polder di Jakarta minimal harus punya 47 buah, yang saat ini baru ada 31. “Ini juga kurang. Ini tantangan pemimpin yang baru untuk mempercepat polder. Tidak hanya membangun tapi harus memastikan polder itu bekerja, pompanya disiapkan, suplainya listriknya disiapkan,” papar dia.
Sedangkan mengenai keluhan kerap munculnya banjir saat proses pengerjaan proyek, dia menjelaskan, salah satu faktornya adalah karena adanya perubahan bentang lahan. Yang tadinya Ruang Terbuka Hijau (RTH) jadi ruang binaan. Sehingga air otomatis lebih cepat masuk ke saluran yang besarnya tetap. “Banjir adalah teori antrian, karena air berebut dan mengejar untuk mencari saluran. Sementara saluran nggak membesar. Makanya ketika kita membangun, otomatis mempengaruhi drainase,” ucap dia.
Oleh karena dibutuhnya deep tunnel atau  disiapkan drainase yang bisa dilewati kendaraan. Karena menurutnya saat ini kondisi drainase DKI Jakarta hampir 60persen sudah tua yang dibangun 50 tahun yang lalu. Bahkan Joko Widodo sendiri, ujar dia, saat masih jadi Gubernur DKI pernah masuk ke dalam saluran drainase di Jalan MH Thamrin yang ternyata tingginya hanya 60cm.
“Jadi wajar saja, ibarat pembuluh darah manusia kalau sudah tua kan tersumbat, kalau tersumbat bisa stroke. Drainase itu juga sedang mengalami stoke drainase sistem,” ucap dia.
Menurut dia, kondisi drainase di Jakarta akan lebih buruk lagi apabila normalisasi sungai tidak ada.  “Sekarang kan lama waktu genangan tidak selama sebelumnya. Genangan banjir dilihat dari luas dan lamanya menggenangi tempat itu,” sambungnya
Dia menegaskan untuk pengerjaan solusi banjir jangka pendek harusnya secepat mungkin dalam waktu satu tahun, karena untuk drainase jelas harus diperbaiki dan diganti. “Kalau bisa kerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun ya kerjakan secepatnya,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polda Metro Buru Pembegal Kendaraan Pengangkut Pembalut Wanita

Jakarta, Aktual.co — Aparat Polda Metro Jaya memburu pelaku pembegalan terhadap kendaraan angkutan berisi pembalut wanita dan susu kemasan kotak senilai Rp340 juta di sekitar Kranji Bekasi, Jawa Barat.
“Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasusnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta Jumat (13/2).
Berdasarkan informasi, pelaku berjumlah empat orang mencegat mobil ‘boks’ bernomor polisi B-939-ZX yang dikemudikan Midin, saat melintasi “Flyover” atau jalan layang Kranji Bekasi pada Kamis (12/2).
Para pelaku mencegat korban menggunakan mobil, kemudian dua pelaku menghampir dan menodongkan senjata api kepada korban.
Korban dipaksa turun dari mobil, serta dipindahkan ke kendaraan pelaku, selanjutnya kaki, tangan, mulut dan muka korban diikat menggunakan lakban.
Kemudian pelaku membuang korban di Tol Cimanggis Depok dan membawa kabur isi mobil boks.
Namun, pelaku menyimpan mobil boks beberapa meter di lokasi korban dibuang.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DKI Siapkan Rp200 Miliar Untuk Perbaikan Jalan

Jakarta, Aktual.co — Dinas Pekerjaan Umum (PU) bidang jalan atau Bina Marga Provinsi DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp200 miliar untuk perbaikan setiap jalan di Ibu Kota tahun ini.

“Dananya kita plot Rp40 miliar bagi setiap wilayah untuk pekerjaan selama satu tahun,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI di Jakarta Yusmada Faisal, di Jakarta, Jumat (13/2).

Dana yang besarnya Rp40 miliar itu disebar ke lima wilayah Jakarta, kecuali Kabupaten Kepulauan Seribu, untuk memperbaiki jalan berlubang.

Di setiap wilayah, kata Yusmada pihak Bina Marga memiliki tiga regu untuk melakukan pekerjaan tersebut. Satu regunya membawa material untuk perbaikan jalan seberat enam ton.

Lebih lanjut, Yusmada mengatakan hasil hitung-hitungan tersebut sesuai jika pengerjaan dilakukan dengan kondisi cuaca sedang cerah. “Itu jika tidak hujan jika hujan maka pengerjaan berhenti dulu,” ucapnya.

Yusmada mengaku pihaknya bisa melakukan perbaikan jalan setiap harinya dengan luas sekitar 72 meter persegi dengan enam ton material itu, namun hal tersebut juga tergantung kondisi cuaca saat pengerjaannya.

Terkait masalah rusaknya jalanan Ibu Kota akibat genangan air, terutama saat banjir dan menyebabkan kemacetan, Yusmada mengatakan pihaknya tidak akan melakukan proses peninggian jalan karena orientasi Dinas Bina Marga saat ini adalah pembangunan konstruksi jalan yang kuat.

“Kita tidak ada rencana peninggian, jika jalan tergenang itu wewenang tata air yang pasti jalanan seharusnya tidak tergenang,” ujar Yusmada.

Dia juga menambahkan dari catatan yang dimilikinya, jumlah lubang yang ada di Jakarta saat ini berjumlah sekitar 700 titik yang tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota. Daerah Jakarta Barat dan Timur adalah wilayah terparah, dengan persentase 30 persen dari semua titik kerusakan.

Akibat lubang-lubang jalan tersebut arus kendaraan di beberapa ruas juga menjadi terhambat seperti yang terjadi di Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain