30 April 2026
Beranda blog Halaman 39016

Kadin Ajak Pemerintah-Swasta Revitalisasi Sektor Perikanan

Jakarta, Aktual.co — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan berupaya mengajak pemerintah dan swasta meningkatkan produksi perikanan yang potensinya mencapai Rp380 triliun per tahun.

Dari siaran persnya, Jumat (13/2), menyebutkan hingga tahun 2012 statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nilai perolehan perikanan tangkap mencapai Rp72 triliun dan budidaya baru mencapai Rp28,77 triliun. Nilai tersebut dinilai masih jauh seperti yang diharapkan.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto mengaku bahwa pihaknya tengah mendorong Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdaganan, Kementerian keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pelaku usaha perikanan agar bersama-sama merevitalisasi sektor perikanan dari hulu sampai hilir, mulai dari nelayan, petambak dengan wadah koperasinya sampai pelaku usaha pengolahan perikanan dan pelaku usaha pemasaran perikanan.

Di sisi lain, produksi perikanan nasional pada 2013 mencapai 19,55 juta ton, naik sebesar 26 persen dari perolehan pada 2012 yang tercatat 15,5 juta ton. “Ini memberikan harapan kepada nelayan dan petambak untuk meningkatkan pendapatan mereka sampai 200 persen atau lebih,” kata Yugi.

Yugi mengatakan potensi perikanan yang begitu besar masih belum digarap secara optimal. Kadin Kelautan dan Perikanan ingin agar pemerintah mengatasi masalah ilegal fishing dan meningkatkan program budidaya perikanan agar produksi perikanan dalam lima tahun ke depan bisa meningkat menjadi tiga kali lipat dari sekarang.

Beberapa hal yang pihaknya targetkan yakni stok pangan nasional untuk komoditas perikanan akan bertambah besar yang akan meningkatkan ketahanan pangan. Kedua, kesejahteraan nelayan dan petambak di kampung nelayan dan petambak di pesisir akan meningkat. Ketiga, industri pengolahan dan pemasaran perikanan akan tumbuh pesat karena ketersediaan bahan baku yang banyak, dan keempat adalah pemenuhan gizi rakyat Indonesia akan protein yang berasal dari ikan dapat meningkat lebih dari 100 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasar Taruhan di Mangga Besar Tunggu Kejelasan Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Pasar taruhan di Mangga Besar, Jakarta, tengah menunggu apakah Presiden Joko Widodo jadi melantik Komjen Pol Budi Gunawan atau tidak.
Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (13/2).
“Calon kapolri sudah jadi pasar taruhan di Mangga Besar, apakah jadi dilantik atau tidak jadi dilantik. Dan kemudian berkembang kalau tidak jadi dilantik siapa yang jadi calonnya,” kata Martin.
Uniknya, bandar judi ini sama-sama tidak mengetahui apa jawaban pastinya. Para bandar sama-sama memperhatikan ekspresi wajah Presiden Jokowi ketika menyampaikan statemen soal calon kapolri.
“Semua memperhatikan ekspresi dan mimik Jokowi karena itu dianggap pertanda,” jelas Martin.
Oleh karena itu, Jokowi diharap segera mengambil sikap agar polemik soal calon kapolri ini tidak berkepanjangan dan membingungkan rakyat, termasuk para bandar judi.
“Saya kira supaya ini tidak meluas, makin tidak terkendali. Kan taruhan bisa dimana-mana. Presiden harus cepat-cepat membuat putusan agar pasar taruhan makin tidak meluas dan merajalela,” pungkas Martin.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Bisa Ditawar, Sikap PDIP Tetap Ingin Budi Gunawan Dilantik

Jakarta, Aktual.co — Politisi PDIP Trimedya Pandjaitan menyebut bahwa sikap partainya tetap menginginkan Budi Gunawan dilantik menjadi Kapolri.
“Sikap kami tak berubah, tetap melantik,” ujar Trimedya di gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/2).
Trimedya berharap Jokowi konsisten dengan mengirim nama Budi Gunawan pada 9 Januari lalu.
“Kita belum tahu, lihat saja, seyogyanya menungu senin. Tapi Presiden adalah kepala pemerintahan,” katanya
Sementara, ditanya mengenai sikap Jokowi yang kemungkinan batal melantik Budi Gunawan, Trimedya mengatakan belum tentu. Menurutnya semua harus tunggu hasil praperadilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Bumi Putera Targetkan Premi Rp7,89 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan asuransi Bumi Putera menargetkan premi sebesar Rp7,89 triliun, naik sekitar 40 persen dari Rp5,6 triliun pada tahun sebelumnya.

“Target penerimaan premi itu akan dapat dicapai karena pada tahun ini juga akan merekrut lebih dari 20 ribu agen berlisensi,” kata Direktur Utama Asuransi Bumi Putera 1912 Madjdi Ali melalui siaran persnya dalam memperingati Hari Ulang Tahunnya ke-103 di Jakarta, Jumat (13/2).

Ia mengatakan, sepuluh tahun silam, Asuransi Jiwa Bumi Putera terus-menerus menjadi ‘market leader’, baik dalam pengumpulan premi maupun pemupukan asset, namun belakangan ini pelan-pelan terus tertinggal dari perusahaan asuransi sejenis seperti Prudential Life dan Axa Mandiri dan perusahaan asuransi patungan lainnya.

“Kita tak ingin terlena, branded-nya terkenal dimana-mana, usianya paling tua namun jumlah pengumpulan premi terus tertinggal dari perusahaan sejenis lainnya,” kata Madjdi yang menjabat Dirut Bumi Putera untuk kedua kalinya setelah absen lebih dari 4 tahun silam.

Pihaknya, ujar dia, terus mengejar para investor yang punya uang besar namun belum dioptimalkan dalam investasinya, lewat produk Bumiputera link atau unit link. Selain merekrut agen, pihaknya juga melepas tujuh produk baru yang izinnya baru keluar seperti, produk Mitra Kredit, Mitra Dwiguna, Ekawarsa, Mitra Kredit Cicilan dan Mitra Kecelakaan Diri.

Semua produk yang dilepas itu sudah melalui riset pasar sehingga akan mudah diterima para calon pemegang polis atau memudahkan para agen memasarkan produk tersebut, ujarnya. Pada kebangkitannya ini, lanjut dia, Bumi Putera juga mendapat hasil investasi netto mencapai Rp529,6 miliar.

Besar Dukungan Pada perayaan ulang tahun yang dihadiri para pejabat pemerintah seperti Wakil Menteri Keuangan, pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah mantan direksi Bumiputera, Madjdi Ali juga menyampaikan rasa terima kasihnya terkait adanya dukungan pemerintah dan DPR terhadap penyempurnaan UU Perasuransian 1992.

Keberadaan AJB Bumiputera 1912 sebagai satu-satunya perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama atau mutual dijamin Undang-undang Perasuransian yang telah ditetapkan oleh Komisi XI DPR pada 23 September 2014, katanya, seraya menambahkan, selama ini keberadaan Bumiputera tampak tidak nyata, lantaran tidak ada penegasan dalam UU perasuransian.

Sejalan adanya penguatan dan pengakuan dari pemerintah dan DPR, pihaknya juga akan memindah kantor pusatnya dari kawasan Sudirman ke kawasan TB Simatupang. “Pemancangan tiang dan peletakan batu pertama sudah dilaksanakan jelang hari ulang tahun Bumiputera,” katanya.

Sebelumnya, Asosiasi Asuransi Jiwa juga menyampaikan, PT Prudential Life Assurance didapuk sebagai perusahaan asuransi terbesar di Indonesia karena masih merajai pangsa pasar asuransi jiwa di Indonesia.

Ketua Bidang Aktuaria dan Riset Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Azwir Arifin mengatakan, Prudential sejak lima tahun lalu hingga sampai saat ini masih mendominasi pendapatan premi asuransi jiwa yakni sekitar 15-20 persen dari total premi nasional. Berdasarkan data dari AAJI, total pendapatan premi yang dihimpun industri pada tahun lalu sebesar Rp113,93 triliun. Dari total perolehan itu, pendapatan premi Prudential mencapai Rp22,5 triliun, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

KMP-KIH, Pimpinan Jilid III Ubah KPK Jadi Lembaga Pesanan

Jakarta, Aktual.co — Ratusan massa yang tergabung dalamKomunitas Masyarakat Pecinta-Kedamaian Indonesia Hakiki (KMP-KIH) menggelar aksi damai di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (13/2).
Koordinator aksi KMP-KIH Fadly Zein, menilai ada hal yang tidak beres dengan pola penegakan hukum di Indonesia. Pola yang tidak beres tersebut tampak pada lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah disulap menjadi lembaga politik.
“Era KPK jilid III pimpinan Abraham Samad ini sudah tidak sesuai dengan cita-cita pendirian KPK. Segala sesuatunya terkesan memaksakan karena sudah distir oleh kepentingan politik. Mereka disulap menjadi lembaga pesanan,” kata Fadly saat diwawancarai wartawan di depan PN Jakarta Selatan.
Fadly mengaku kedatangannya yang setiap hari hadir di sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan itu, justru ingin menyelamatkan KPK dari racun-racun yang ingin membunuh lembaga itu sendiri. 
Fadly menegaskan sudah tentu jelas keterangan Wasekjen PDIP Hasto Kristianto, yang mengungkap fakta ada pertemuan Samad dengan petinggi PDIP untuk memenuhi ambisi politiknya menjadi Cawapres Jokowi. 
“KPK sudah pertontonkan kebodohannya. Sangat jauh berbeda KPK jilid I dan II. Samad harusnya legowo untuk mengaku akan hasrat kepentingan politiknya itu demi menyelamatkan KPK,” beber Fadly.
Menurut Fadly, Komisioner KPK lainnya juga tidak ada bedanya dengan Samad yang sama-sama memiliki kepentingan politik. Mereka itu adalah produk politik, tentu saja pemilihannya berdasar pertimbangan politik. 
Fadly mencontohkan, hal yang ganjal saat penetapan tersangka Bekas Wapres Boediono oleh salah satu Wakil Ketua KPK Adnan Pandu. Namun tiba-tiba pimpinan KPK lainnya berbeda.
“Ini sudah jelas bahwa para Komisioner KPK bermain kepentingan politik. Kasus BG ini pun sama sangat politis. Yang disampaikan Hasto, Samad melampiaskan dendam pada BG karena gagal jadi cawapres, ada benarnya,” tegasnya.
Dikatakan Fadly, jika bukan alasan politis tentu penetapan tersangka BG tidak dilakukan menjelang fit and proper test di DPR. Itu proses politik, dan Samad melakukan manuver politik dengan kedok penegakkan hukum.
“Hakim Sarpin Rizaldi, kami mohon gunakan nuranimu untuk melihat kebenaran yang ada. Siapa yang sesungguhnya yang punya ambisi politik. Saksi yang sudah berikan keterangan sudah cukup terang Pak hakim Sarpin,” ungkapnya.
Lebih jauh, Fadly memastikan aksi teror terhadap keluarga dan staff KPK, Kuasa hukum, aktivis pendukung KPK adalah hal yang ganjal dan aneh.
“Ini jelas mengada-ada. Dan tidak ada hubungannya dengan Budi Gunawan. Mereka-mereka itu mencoba menganiaya diri sendiri. Yang meneror KPK ya KPK sendiri biar dikasihani masyarakat. Tapi rakyat sudah tahu watak aslinya,” jelas dia.
Fadly menambahkan, apakah ada orang yang berani menteror KPK. Selama ini KPK bisa menyadap siapa saja dan menangkap orang yang diduga korupsi. Tapi justri merengek-rengek ketakutan ada yang menerornya.
“Kalau ngadu ke Polisi bukan ke media sosial. Stop pembodohan dan sandiwara pimpinan KPK kepada masyarakat,” tandasnya.

  

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Jokowi Bungkam Soal Kejelasan Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengaku akan segera mengumumkan sikap pemerintah terkait Komjen Pol Budi Gunawan selaku calon Kapolri.
Hal ini dikatakan Jokowi sesaat sebelum berangkat ke Solo, Jawa Tengah, untuk menghadiri Munas Partai Hanura. 
Dalam pernyataannya, Jokowi tak menyebutkan kapan dan dimana akan mengumumkan keputusan terkait polemik calon kapolri.
“Mau hadiri pembukaan Munas Hanura, besok sudah pulang,” kata Jokowi, di Lanud Halim Perdanakusuma, jakarta, Jumat (13/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain