30 April 2026
Beranda blog Halaman 39017

Tak Bisa Ditawar, Sikap PDIP Tetap Ingin Budi Gunawan Dilantik

Jakarta, Aktual.co — Politisi PDIP Trimedya Pandjaitan menyebut bahwa sikap partainya tetap menginginkan Budi Gunawan dilantik menjadi Kapolri.
“Sikap kami tak berubah, tetap melantik,” ujar Trimedya di gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/2).
Trimedya berharap Jokowi konsisten dengan mengirim nama Budi Gunawan pada 9 Januari lalu.
“Kita belum tahu, lihat saja, seyogyanya menungu senin. Tapi Presiden adalah kepala pemerintahan,” katanya
Sementara, ditanya mengenai sikap Jokowi yang kemungkinan batal melantik Budi Gunawan, Trimedya mengatakan belum tentu. Menurutnya semua harus tunggu hasil praperadilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Bumi Putera Targetkan Premi Rp7,89 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan asuransi Bumi Putera menargetkan premi sebesar Rp7,89 triliun, naik sekitar 40 persen dari Rp5,6 triliun pada tahun sebelumnya.

“Target penerimaan premi itu akan dapat dicapai karena pada tahun ini juga akan merekrut lebih dari 20 ribu agen berlisensi,” kata Direktur Utama Asuransi Bumi Putera 1912 Madjdi Ali melalui siaran persnya dalam memperingati Hari Ulang Tahunnya ke-103 di Jakarta, Jumat (13/2).

Ia mengatakan, sepuluh tahun silam, Asuransi Jiwa Bumi Putera terus-menerus menjadi ‘market leader’, baik dalam pengumpulan premi maupun pemupukan asset, namun belakangan ini pelan-pelan terus tertinggal dari perusahaan asuransi sejenis seperti Prudential Life dan Axa Mandiri dan perusahaan asuransi patungan lainnya.

“Kita tak ingin terlena, branded-nya terkenal dimana-mana, usianya paling tua namun jumlah pengumpulan premi terus tertinggal dari perusahaan sejenis lainnya,” kata Madjdi yang menjabat Dirut Bumi Putera untuk kedua kalinya setelah absen lebih dari 4 tahun silam.

Pihaknya, ujar dia, terus mengejar para investor yang punya uang besar namun belum dioptimalkan dalam investasinya, lewat produk Bumiputera link atau unit link. Selain merekrut agen, pihaknya juga melepas tujuh produk baru yang izinnya baru keluar seperti, produk Mitra Kredit, Mitra Dwiguna, Ekawarsa, Mitra Kredit Cicilan dan Mitra Kecelakaan Diri.

Semua produk yang dilepas itu sudah melalui riset pasar sehingga akan mudah diterima para calon pemegang polis atau memudahkan para agen memasarkan produk tersebut, ujarnya. Pada kebangkitannya ini, lanjut dia, Bumi Putera juga mendapat hasil investasi netto mencapai Rp529,6 miliar.

Besar Dukungan Pada perayaan ulang tahun yang dihadiri para pejabat pemerintah seperti Wakil Menteri Keuangan, pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah mantan direksi Bumiputera, Madjdi Ali juga menyampaikan rasa terima kasihnya terkait adanya dukungan pemerintah dan DPR terhadap penyempurnaan UU Perasuransian 1992.

Keberadaan AJB Bumiputera 1912 sebagai satu-satunya perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama atau mutual dijamin Undang-undang Perasuransian yang telah ditetapkan oleh Komisi XI DPR pada 23 September 2014, katanya, seraya menambahkan, selama ini keberadaan Bumiputera tampak tidak nyata, lantaran tidak ada penegasan dalam UU perasuransian.

Sejalan adanya penguatan dan pengakuan dari pemerintah dan DPR, pihaknya juga akan memindah kantor pusatnya dari kawasan Sudirman ke kawasan TB Simatupang. “Pemancangan tiang dan peletakan batu pertama sudah dilaksanakan jelang hari ulang tahun Bumiputera,” katanya.

Sebelumnya, Asosiasi Asuransi Jiwa juga menyampaikan, PT Prudential Life Assurance didapuk sebagai perusahaan asuransi terbesar di Indonesia karena masih merajai pangsa pasar asuransi jiwa di Indonesia.

Ketua Bidang Aktuaria dan Riset Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Azwir Arifin mengatakan, Prudential sejak lima tahun lalu hingga sampai saat ini masih mendominasi pendapatan premi asuransi jiwa yakni sekitar 15-20 persen dari total premi nasional. Berdasarkan data dari AAJI, total pendapatan premi yang dihimpun industri pada tahun lalu sebesar Rp113,93 triliun. Dari total perolehan itu, pendapatan premi Prudential mencapai Rp22,5 triliun, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

KMP-KIH, Pimpinan Jilid III Ubah KPK Jadi Lembaga Pesanan

Jakarta, Aktual.co — Ratusan massa yang tergabung dalamKomunitas Masyarakat Pecinta-Kedamaian Indonesia Hakiki (KMP-KIH) menggelar aksi damai di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (13/2).
Koordinator aksi KMP-KIH Fadly Zein, menilai ada hal yang tidak beres dengan pola penegakan hukum di Indonesia. Pola yang tidak beres tersebut tampak pada lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah disulap menjadi lembaga politik.
“Era KPK jilid III pimpinan Abraham Samad ini sudah tidak sesuai dengan cita-cita pendirian KPK. Segala sesuatunya terkesan memaksakan karena sudah distir oleh kepentingan politik. Mereka disulap menjadi lembaga pesanan,” kata Fadly saat diwawancarai wartawan di depan PN Jakarta Selatan.
Fadly mengaku kedatangannya yang setiap hari hadir di sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan itu, justru ingin menyelamatkan KPK dari racun-racun yang ingin membunuh lembaga itu sendiri. 
Fadly menegaskan sudah tentu jelas keterangan Wasekjen PDIP Hasto Kristianto, yang mengungkap fakta ada pertemuan Samad dengan petinggi PDIP untuk memenuhi ambisi politiknya menjadi Cawapres Jokowi. 
“KPK sudah pertontonkan kebodohannya. Sangat jauh berbeda KPK jilid I dan II. Samad harusnya legowo untuk mengaku akan hasrat kepentingan politiknya itu demi menyelamatkan KPK,” beber Fadly.
Menurut Fadly, Komisioner KPK lainnya juga tidak ada bedanya dengan Samad yang sama-sama memiliki kepentingan politik. Mereka itu adalah produk politik, tentu saja pemilihannya berdasar pertimbangan politik. 
Fadly mencontohkan, hal yang ganjal saat penetapan tersangka Bekas Wapres Boediono oleh salah satu Wakil Ketua KPK Adnan Pandu. Namun tiba-tiba pimpinan KPK lainnya berbeda.
“Ini sudah jelas bahwa para Komisioner KPK bermain kepentingan politik. Kasus BG ini pun sama sangat politis. Yang disampaikan Hasto, Samad melampiaskan dendam pada BG karena gagal jadi cawapres, ada benarnya,” tegasnya.
Dikatakan Fadly, jika bukan alasan politis tentu penetapan tersangka BG tidak dilakukan menjelang fit and proper test di DPR. Itu proses politik, dan Samad melakukan manuver politik dengan kedok penegakkan hukum.
“Hakim Sarpin Rizaldi, kami mohon gunakan nuranimu untuk melihat kebenaran yang ada. Siapa yang sesungguhnya yang punya ambisi politik. Saksi yang sudah berikan keterangan sudah cukup terang Pak hakim Sarpin,” ungkapnya.
Lebih jauh, Fadly memastikan aksi teror terhadap keluarga dan staff KPK, Kuasa hukum, aktivis pendukung KPK adalah hal yang ganjal dan aneh.
“Ini jelas mengada-ada. Dan tidak ada hubungannya dengan Budi Gunawan. Mereka-mereka itu mencoba menganiaya diri sendiri. Yang meneror KPK ya KPK sendiri biar dikasihani masyarakat. Tapi rakyat sudah tahu watak aslinya,” jelas dia.
Fadly menambahkan, apakah ada orang yang berani menteror KPK. Selama ini KPK bisa menyadap siapa saja dan menangkap orang yang diduga korupsi. Tapi justri merengek-rengek ketakutan ada yang menerornya.
“Kalau ngadu ke Polisi bukan ke media sosial. Stop pembodohan dan sandiwara pimpinan KPK kepada masyarakat,” tandasnya.

  

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Jokowi Bungkam Soal Kejelasan Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengaku akan segera mengumumkan sikap pemerintah terkait Komjen Pol Budi Gunawan selaku calon Kapolri.
Hal ini dikatakan Jokowi sesaat sebelum berangkat ke Solo, Jawa Tengah, untuk menghadiri Munas Partai Hanura. 
Dalam pernyataannya, Jokowi tak menyebutkan kapan dan dimana akan mengumumkan keputusan terkait polemik calon kapolri.
“Mau hadiri pembukaan Munas Hanura, besok sudah pulang,” kata Jokowi, di Lanud Halim Perdanakusuma, jakarta, Jumat (13/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Pengacara: “Tak Tahu” Jadi Jurus Ngeles KPK

Jakarta, Aktual.co — Kuasa Hukum Komjen Budi Gunawan, Frederich Yunandi menyebut saksi ahli yang dihadirkan KPK dalam sidang praperadilan selalu mengelak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
“Jadi kan kadang-kadang seorang saksi ahli ketika menyangkut kepentingan atau membahayakan kepetingan yang mengundang (KPK) dia pura-pura gak ngerti, itu ilmunya mereka,” kata Frederich di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jum’at (13/2).
Dikatakan Frederich, tidak hanya para saksi di persidangan yang bersikap tidak tahu. Menurutnya, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto juga seperti itu saat diperiksa penyidik Bareskrim Mabes Polri.
“Jadi pak Bambang juga begitu waktu diperiksa sama Bareskrim. Tidak tahu, lupa, tidak tahu, lupa. Kemaren yang mengaku penyelidik itu kan tidak tahu lupa, tidak tahu lupa. Itu ilmu mereka, ilmu untuk mengeles,” ujarnya.
Lebih lanjut, Frederich menyinggung soal ancaman dan teror yang diterima oleh pihak KPK. Menurutnya, kejadian itu adalah ciptaan KPK sendiri yang mengatakan mereka diteror dan diancam.
“Menciptakan kalau dia diteror. Kalau diteror itu kan, anak diculik, saya dipukulin, itu teror. Kalau katanya, mereka kan terbayang oleh bayang-bayang mereka sendiri. Diteror kenapa enggak lapor polisi, kan gitu, lapor dong,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BI: NPI 2014 Surplus USD15,2 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2014 mencatat surplus USD15,2 miliar setelah sebelumnya mengalami defisit USD7,3 miliar pada 2013. Perbaikan tersebut ditopang oleh menyusutnya defisit transaksi berjalan dan meningkatnya surplus transaksi modal dan finansial. Defisit transaksi berjalan menurun menjadi USD26,2 miliar (2,95 persen PDB) dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD29,1 miliar (3,18 persen PDB).

“Perbaikan kinerja tersebut terutama dipengaruhi oleh menurunnya impor akibat melemahnya permintaan domestik sebagai dampak dari moderasi pertumbuhan ekonomi,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta, Jumat (13/2).

Dari sisi ekspor, meskipun ekspor secara keseluruhan menurun, ekspor manufaktur yang membaik, sejalan dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi AS, juga turut membantu perbaikan kinerja tersebut. Selain itu, menyusutnya defisit neraca jasa dan meningkatnya surplus neraca pendapatan sekunder turut berkontribusi terhadap perbaikan kinerja transaksi berjalan.

Pada sisi lain, surplus transaksi modal dan finansial tahun 2014 mencapai 43,6 miliar dolar AS, dari sebelumnya 22 miliar dolar AS pada 2013. Meningkatnya surplus transaksi modal dan finansial ini didorong oleh kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

“Proses perbaikan keseimbangan eksternal Indonesia yang tercermin pada struktur NPI yang lebih sehat diperkirakan akan terus berlanjut sejalan dengan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang ditempuh Bank Indonesia serta langkah reformasi fiskal Pemerintah,” ujar Tirta.

Kinerja NPI ke depan diperkirakan terus membaik ditopang oleh struktur transaksi berjalan dan transaksi modal dan finansial yang lebih baik. Turunnya harga minyak dunia dan reformasi subsidi Pemerintah akan memperbaiki defisit transaksi berjalan migas, walaupun meningkatnya impor nonmigas terkait dengan proyek Pemerintah di bidang infrastruktur agak menahan perbaikan defisit transaksi berjalan.

Di sisi transaksi modal dan finansial, membaiknya fundamental ekonomi sejalan dengan reformasi struktural yang terus berlangsung mendorong arus modal masuk, baik FDI maupun investasi portofolio, yang diprakirakan masih cukup memadai bagi pembiayaan defisit transaksi berjalan.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus fokus menjaga inflasi dan struktur transaksi berjalan ke arah yang lebih sehat dengan terus memonitor berbagai perkembangan, baik domestik maupun eksternal, dan memastikan agar dinamika perekonomian nasional berjalan dengan sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain