2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39171

Kondisi Sejumlah Cagar Budaya di Muntok Memprihatinkan

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah objek cagar budaya di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung berada dalam kondisi cukup memprihatinkan dan perlu segera mendapatkan perhatian.

Pamong Budaya Kabupaten Bangka Barat, Anung saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah bangunan bersejarah di Muntok, Minggu (25/1), mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi ulang seluruh obyek bersejarah agar bisa ditetapkan menjadi cagar budaya.

 “Kami harapkan data yang sedang kami susun ini bisa melengkapi data-data yang sudah ada di BPCB Jambi sehingga bisa cepat diusulkan ke pemkab setempat untuk ditetapkan,” katanya.

Menurut Anung, peninjauan ulang yang dilakukan juga diharapkan bisa mengetahui kondisi riil terbaru berbagai obyek sejarah tersebut.

“Untuk Kluster Eropa ada beberapa yang masih terawat dengan baik, baik yang dijadikan tempat tinggal, tempat usaha maupun museum, namun sebagian besar kondisinya semakin parah,” kata dia.

Berdasarkan regulasi obyek yang masuk dalam kategori cagar budaya adalah bangunan yang usianya lebih dari 50 tahun, sementara sekitar 60 objek yang sedang ditinjau ulang rata-rata usianya sekitar 100 tahun.

“Kami berharap data ini segera tersusun dan akan kami usulkan untuk ditetapkan melalui Surat Keterangan Kepala Daerah yang nantinya bisa menjadi dasar untuk ditetapkan Pemerintah Pusat,” kata Anung.

Penetapan objek menjadi cagar budaya sangat dibutuhkan untuk pelestarian karena terbatasnya anggaran yang ada di daerah.

“Kedepan jika sudah ditetapkan menjadi cagar budaya nasional, tentu akan banyak anggaran perawatan, observasi, pelestarian dan pengembangannya,” kata Anung.

Sejumlah obyek bangunan di kluster Eropa yang saat ini dalam kondisi cukup memprihatinkan antara lain rumah kolonial I dan Kawilasi I, makam Belanda, bahkan ada beberapa bangunan yang hanya tersisa sejarahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pakar: Samad Libatkan TNI ke Konflik KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Muradi menilai langkah Ketua KPK Abraham Samad meminta langsung kepada Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko untuk mengamankan kantor KPK terlalu berlebihan.

“Samad meminta Panglima TNI mengamankan kantor KPK dari kemungkinan ancaman penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik pascapenangkapan dan penetapan tersangka Bambang Widjajanto oleh Polri adalah bagian dari upaya melibatkan TNI dalam konflik KPK-Polri,” kata Muradi.

Muradi dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (25/1), berpendapat ada empat indikasi atas apa yang dilakukan Samad tersebut.

“Pertama, bentuk inferioritas yang berlebihan dari kemungkinan ancaman bersenjata dari institusi sipil bersenjata, yakni Polri,” kata Muradi.

Ia menilai, paradigmatik superioritas sipil atas militer setelah transisi demokrasi yang panjang ini menjadi terkoreksi karena upaya mengajak dan melibatkan TNI pada konflik antara KPK-Polri yang ranahnya lebih bernuansa penegakan hukum.

Kedua, lanjut dia, penegasan Presiden Jokowi agar penyelesaian masalah antara KPK dan Polri tetap dalam kerangka penegakan hukum.

“Langkah untuk meminta pengamanan oleh TNI berpotensi untuk memperluas konflik tidak hanya KPK dan Polri dan menegasikan apa yang menjadi kebijakan Presiden,” tuturnya.

Ketiga, kata Muradi, langkah untuk meminta pengamanan TNI oleh pimpinan KPK juga dapat diartikan sebagai bagian ketidakpercayaan antar institusi yang terlibat dalam konflik tersebut. Padahal, pada konteks pemberantasan korupsi, kerja sama antar KPK dan Polri berkorelasi dengan menguatnya kerja sama antar institusi tersebut.

“Keempat, turunan dari ketidakpercayaan antar institusi tersebut berkorelasi pada tidak efektifnya masing-masing fungsi dan membuat penegakan hukum dan pemberantasan korupsi menjadi tidak efektif. Dan pelibatan pengamanan Oleh TNI mengarah pada situasi politik yang tidak kondusif,” jelasnya.

Dengan berkaca pada situasi tersebut, kata Muradi, maka akan lebih baik agar KPK dan Polri, sebagaimana penegasan Presiden Joko Widodo untuk fokus pada penyelesaian permasalahan keduanya hanya pada penegakan hukum.

“Sebab langkah melibatkan institusi lain dalam konteks tersebut, tidak hanya mengarah keinginan untuk menyelesaikan masalah, namun lebih banyak mengarah pada keinginan untuk saling menjatuhkan, dan tidak bervisi pada upaya untuk memperkuat kondusivitas ke-Indonesiaan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad menelepon langsung Panglima TNI Jenderal Moeldoko untuk meminta bantuan pengamanan. Permintaan ini dilakukan setelah Bareskrim Polri memutuskan menahan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Jumat (23/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Obama dan Abe Kutuk Pembunuhan Warga Jepang Oleh IS

Jakarta, Aktual.co — Presiden Amerika Serikat Barack Obama (24/1) mengutuk keras pembunuhan salah satu sandera Jepang oleh kelompok Negara Islam (IS) .

Pembunuhan itu sendiri diumumkan melalui sebuah video, yang keasliannya belum dipastikan secara resmi.

Selain Obama, Perdana Menteri Inggris David Cameron juga mengutuk “pembunuhan barbar” oleh kelompok tersebut dan menyiratkan bahwa intelijen Barat telah memastikan video yang diterbitkan dalam jaringan internet itu memang asli.

Rekaman selama hampir tiga menit itu menunjukkan gambar Kenji Goto sedang memegang foto jenazah Haruna Yukawa dan terdengar suara Goto yang menyampaikan tuntutan kelompok IS untuk bertukar tahanan sebagai syarat pembebasannya.

Video itu tidak dipasang di saluran-saluran resmi manapun milik kelompok itu dan tidak menampilkan bendera hitam-putih mereka. Niat untuk mengeksekusi Yukawa juga tidak ditunjukkan.

Layanan pemantauan berpusat di AS, SITE, mengatakan pihaknya dapat memastikan bahwa video itu memang dikeluarkan resmi oleh IS.

Pemastikan didapatkan melalui penelitian dan pemahaman infrastruktur daring kelompok tersebut serta militan-militan lainnya.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang “kehilangan kata-kata”, mengutuk “kekerasan yang tidak dapat diterima” oleh para militan itu.

Sementara itu, Jepang sedang berjuang untuk memastikan keaslian video.

Menyusul dilakukannya sidang darurat di antara para menteri senior, Abe menuntut agar Goto segera dibebaskan dan menyatakan tekad bahwa pemerintahannya akan melakukan “apapun yang bisa dijalankan” untuk membebaskannya.

Obama mengatakan Amerika Serikat “mengutuk keras pembunuhan brutal” terhadap Yukawa dan AS berdiri “secara berangkulan dengan sekutu kita Jepang.” Beberapa pendukung kelompok IS di saluran-saluran media sosial memperdebatkan kebenaran video tersebut, sementara direktur Observatorium untuk Hak-hak Asasi Manusia, Rami Abdel Rahman, mengatakan negosiasi bagi pembebasan kedua sandera masih berlangsung.

“Masyarakat intelijen sedang berupaya memastikan keaslian (video),” kata wakil juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Patrick Ventrell dalam sebuah pernyataan.

Jika dipastikan, kematian Yukawa itu menandai tragedi besar bagi Jepang, yang berada di posisi sulit sejak kelompok Negara Islam pada Selasa mengeluarkan video untuk menuntut pembayaran tebusan senilai 200 juta dolar AS (Rp2,49 triliun) dalam waktu 72 jam.

Sejak tenggat waktu berakhir pada Jumat pukul 13.30 WIB, tidak ada kabar mengenai nasib Goto, seorang wartawan lepas, ataupun Yukawa, kontraktor swasta.

Artikel ini ditulis oleh:

Ulama Nusantara Hadiri Maulid Nabi di Pekalongan

Semarang, Aktual.co — Ulama dan Habaib dari penjuru Indonesia menghadiri puncak peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang digelar Kanzus Sholawat dan Khodimul Maulid Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya di gedung Kanzus Sholawat jalan Dr Wahidin, Kota Pekalongan, Minggu (25/1).

Acara ini dihadiri pula beberapa ulama besar mahsyur dari luar negeri, antara lain, Syekh Dr Muhammad Fadhil al Jailani dari Turki, Habib Zeid bin Abdurrahman bin Yahya dari Yaman, serta Dr Azis dari Amerika Serikat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan ribu jamaah muslim memadati sepanjang Jalan Dr Wahidin sejak pagi hari. Mereka rela berhimpitan dengan menggelar alas tikar, demi bisa mengikuti rangkaian puncak peringatan Maulidurrasul itu.

Hadir pula sejumlah perwira TNI-Polri, antara lain Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Riza Anom Putranto, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan, Kapolres Batang AKBP Widi Atmoko, dan sejumlah perwakilan Muspida Kota Pekalongan dan sekitarnya. Antara lain, Wakil Walikota Pekalongan HA Alf Arslan Djunaid. Tampak hadir pula, Bupati Tegal yang juga dalang kenamaan, Ki Enthus Susmono.

Rangkaian puncak Maulid dimulai pukul 08.00 WIB, diawali pembacaan Qqasidah Simthudduror dan Dalailul Khoirot. Dilanjut dengan pembacaan maulid serta tausyiah dari sejumlah ulama, dan pembacaan doa yang dipimpin Habib Luthfi.

Dalam tausyiah menggunakan bahasa Arab yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh salah seorang habib, ulama besar dari Turki, Syeh Dr Muhammad Fadhil menyampaikan bahwa Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW seperti yang digelar Kanzus Sholawat dengan khodimul maulid Habib Luthfi, adalah sebuah peristiwa agung.

“Ini bentuk kecintaan kita kepada junjungan kita Sayyidina Muhammad SAW. Maulid ada peristiwa agung, yang mana dalam peringatan maulid ini, dilantunkan puji-pujian kepada Rasulullah Muhammad SAW, sebagaimana Allah SWT memberikan pujian kepada Sayyidina Muhammad SAW,” katanya.

Syekh Fadhil menyampaikan, Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang sangat dicintai Allah SWT. Allah SWT bahkan telah memberitakan kabar mengenai Rasulullah Muhammad SAW pada kitab-kitab sebelum Al Quran diturunkan.

“Allah SWT selalu mengawali kitab-kitab yang diturunkanNya dengan pujian kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Nur atau cahaya Nabi Muhammad SAW, telah disampaikan kepada para nabi. Ia menceritakan, sewaktu Nabi Nuh AS membuat kapal, Nabi Nuh menulis pada kapalnya itu nama Allah, Muhammad, serta para khalifah. Kapal yang dibuat Nabi Nuh itupun mendapat berkah dari ‘Nur’ Muhammad SAW.

Berkah dari nur Muhammad juga diterima oleh nabi dan rasul lainnya. Antara lain Nabi Yusuf, Nabi Yakub, dan Nabi Musa.

“Nabi Musa ketika membelah lautan, dan memenangkan dakwah atas Firaun, itu juga merupakan berkah dari nur Muhammad SAW,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ada Aroma Busuk di Pemberian Izin Ekspor PT Freeport Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya memberi lampu hijau pada PT Freeport Indonesia untuk melakukan ekspor. Sebelumnya, pemerintah mengancam membekukan izin ekspor Freeport jika tidak membangun pabrik pengolahan dan pemurnian bahan mineral (smelter).

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Mining Monitoring (INMINING) Rusdiansyah, SH, MH, PT Freeport Indonesia sangat lambat menentukan lokasi pembangunan smelter barunya.

“Padahal pemerintah sudah memberikan keringanan sehingga Freeport bisa ekspor lagi. Harusnya Menteri ESDM Sudirman Said memberikan sanksi yang tegas kepada PT. Freeport yang melanggar peraturan atau wan prestasi. Menurut Rusdiansyah, aturan mempunyai kewibawaan jika diterapkan.” kata Rusdiansyah dalam keterangan pers yang diterima Aktual Minggu (25/1).

Pada Juli 2014 lalu, pemerintah dan Freeport membuat nota kesepahaman (MoU) yang salah satu isinya soal kesanggupan Freeport membangun smelter. Namun, ekspor berjalan, progres pembangunan smelter belum terlihat. MoU akan berakhir hari ini, 25 Januari 2015.

“Berarti seharusnya Freeport dilarang ekspor konsentrat,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui pemerintah akan memberi sanksi bagi perusahaan tambang yang menolak membangun smelter, diantaranya menghentikan kontrak karya bagi perusahaan tambang di Indonesia yang tidak memenuhi kewajiban membangun smelter hingga akhir 2014.

Menurut Rusdiansyah, kewajiban membangun smelter tertuang dalam Undang-Undang No. 4/2009 tentang Mineral dan Batu Bara atau Minerba, diantaranya mengatur ekspor bahan tambang yang belum dimurnikan dan larangan bagi perusahaan tambang di Indonesia untuk mengekspor bahan tambang mentah mulai Januari 2014.

Dengan diterbitkannya ijin eksport konsentrat dari Kementerian ESDM ke PT.Freeport menimbulkan kecurigaan adanya kongkalikong dan transaksi busuk antara Kementerian ESDM dengan PT.Freeport.

Rusdiansyah, mendesak Izin ekspor konsentrat yang dikeluarkan oleh Kementrian ESDM tahun lalu bagi PT. Freeport harus ditinjau ulang.

“Karena hingga kini Freeport belum juga membangun fasilitas smelter. Tanpa membangun smelter, hal ini akan sangat merugikan bagi bangsa dan merupakan bentuk tidak menghormati dan tidak menghargai hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Rusdiansyah.

INMINING akan melakukan aksi demonstrasi ke Kementerian ESDM dan PT.Freeport, Menurut Rahman Latuconsina, Koordinator Aksi INMINING, selain menuntut pembekuan izin eksport konsentrat, INMINING juga akan membongkar adanya transaksi busuk pada proses pemberian izin ekspor konsentrat dari Kementerian ESDM ke PT. Freeport

Artikel ini ditulis oleh:

Hendardi: Permintaan Abraham Samad Agar TNI Bantu KPK Harus Dicegah

Jakarta, Aktual.co — Ketua Setara Institute, Hendardi mengatakan, keinginan KPK untuk melibatkan TNI, yakni mengamankan KPK harus dicegah.

“Rencana pelibatan aparat TNI  di tengah ketegangan KPK-Polri, sebagaimana permintaan Ketua KPK Abraham Samad kepada Panglima TNI Jend. Moeldoko, patut dicegah,” kata Hendardi di Jakarta, Minggu (25/1).

Sebab, katanya, pelibatan TNI itu akan melanggar peraturan perundang-undangan.

 “Dan akan memperkeruh suasana,” ungkapnya.

TNI, katanya, adalah alat pertahanan yang hanya dibolehkan melakukan operasi selain perang atas izin presiden.

“Jika pelibatan TNI terjadi, maka ini hal kedua kali yang dilakukan KPK, saat melakukan rekrutmen penyidik dari tentara. Sekalipun arogansi polisi dalam kasus penangkapan BW tidak bisa ditolerir, tapi melibatkan TNI justru akan membuat konfik KPK-Polri semakin meluas,” pungkas Hendardi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain