18 April 2026
Beranda blog Halaman 39195

Rieke Terima Ayah Bayi Penderita Gangguan Fungsi Hati di DPR

Anggota DPR Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka berdialog dengan Ayah pasien Ryuji Marhaenis Kaizan, Ferry dalam pengumpulan dana Rp 1,2 miliar, di ruang press room DPR Jakarta, Jumat (6/2/2015). Ryuji Marhaenis Kaizan seorang bayi berumur 5 bulan yang menderita gangguan fungsi hati. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Jasa Marga Bukukan Laba 2014 Rp1,40 Triliun

Jakarta, Aktual.co — PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan laba bersih pada 2014 sebesar Rp1,40 triliun atau meningkat 36,6 persen dibanding 2013 sebesar Rp1,04 triliun.

“Pencapaian laba bersih ini didukung dengan perolehan pendapatan usaha, diluar pendapatan konstruksi sebesar Rp7,23 triliun atau naik 14,6 persen dibandingkan tahun lalu Rp 6,31 triliun,” kata Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Adityawarman dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (6/2).

Pada 2014, perseroan melayani lalu lintas dengan volume lalu lintas transaksi sebesar 1,32 miliar kendaraan atau meningkat 4,4 persen dari tahun lalu sebesar 1,26 miliar kendaraan.

Dengan pendapatan usaha itu, lanjut Adityawarman, pendapatan tol meningkat sebesar 14,5 persen dari Rp5,80 triliun menjadi Rp6,65 triliun, sedangkan pendapatan usaha lainnya meningkat 14,7 persen menjadi Rp583 miliar dari dari tahun lalu Rp508 miliar.

Kemudian, pendapatan konstruksi turun dari Rp3,96 triliun pada 2013 menjadi Rp1,95 triliun pada 2014 atau sebesar 50,9 persen seiring dengan menurunnya aktivitas konstruksi, setelah tiga ruas tol baru dioperasikan yakni Jalan Tol Semarang-Solo Ruas Ungaran Bawen, Jalan Tol Bogor Ring Road Ruas Kedung Halang-Kedung Badak dan Jalan Tol JORR W2 Utara.

Pada 2014 juga, penyerapan belanja modal (CAPEX) mencapai Rp4,82 triliun atau 89,4 persen dari rencana, yakni Rp3,23 triliun digunakan untuk pembangunan ruas tol baru dan ini menyebabkan aset perseroan bertumbuh 13,5 persen menjadi Rp31,86 triliun pada 2014.

“Karena ekspansi itu, beban bunga perseroan tetah mencapai Rp1,22 triliun. Namun, kami tetap mampu mempertahankan pertumbuhan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) sebesar 16,7 persen yakni dari Rp3,40 triliun pada 2013 menjadi Rp3,97 triliun pada 2014,” katanya.

Tol Baru Pada bagian lain, Adityawarman menyebutkan pada tahun ini, perseroan berencana mengoperasikan tiga ruas tol baru di Jawa Timur yakni Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 12 km, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Ruas Gempol-Rembang sepanjang 13,9 km dan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Ruas Krian-Mojokerto sepanjang 18,5 km.

“Kami juga akan mengoperasikan ruas tol Japanan-Gempol sepanjang empat kilometer yang merupakan relokasi Ruas Porong-Gempol,” katanya.

Saat ini, tambahnya, perseroan juga sedang mengikuti tender investasi ruas Jalan Tol Pasir Koja-Soreang di Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, pada 2014, Jasa Marga juga berhasil mengoperasikan tiga ruas baru yaitu Jalan Tol Semarang-Solo yaitu seksi II Ruas Ungaran-Bawen sepanjang 12 km, Jalan Tol Bogor Outer Ring Road Ruas Kedung Halang-Kedung Badak sepanjang 2,1 km dan Jalan Tol JORR W2 Utara Seksi Ciledug-Ulujami sepanjang dua.

“Tahun lalu kami sudah mendapatkan hak pengusahaan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 62,4 km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera,” kata Adityawarman.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Asian Games 2018 Terancam Gagal Diselenggarakan di Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Indonesia terancam gagal menjadi tuan rumah Asian Games 2018, menyusul datangnya surat dari Induk Organisasi Olahraga Dunia dan Asia (IOC-OCA) yang mempermasalahkan penggunaan lima ring pada logo Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Pihak IOC bahkan mengirimkan surat langsung ke Presiden Joko Widodo per 27 Januari, sedangkan dari pihak OCA mengirimkan surat ke KOI dan langsung diteruskan kepada Menpora Imam Nahrawi per 1 Februari.

“Dalam suratnya (IOC maupun OCA) meminta KONI segera menanggalkan logo lima ring serta atribut lainnya seperti theme song IOC hingga nama olimpic. Jika tidak, suspend bisa saja langsung diturunkan,” kata Ketua KOI Rita Subowo di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (6/2).

Jika sanksi tegas diturunkan oleh IOC maupun OCA, maka Indonesia jelas sangat dirugikan. Apalagi Indonesia saat ini bersiap diri untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Selain itu, atlet Indonesia juga terancam tidak bisa turun pada kejuaraan internasional.

Selain sanksi tegas dari IOC dan OCA, yang dikhawatirkan oleh KOI adalah sanksi dari induk organisasi olahraga itu juga diikuti oleh induk organisasi cabang olahraga. Kondisi ini jelas akan tambah merugikan.

“FIFA bisa aja ikut-ikutan mensuspend PSSI atau induk organisasi cabang olahraga lainnya. Jangan lupa kita juga terancam tidak bisa turun di SEA Games 2015 nanti,” kata mantan Ketua KONI Pusat itu.

Rita menjelaskan, pihak IOC dan OCA sebenarnya telah menyurati KONI dan Kemenpora sejak 2013. Hanya saja, surat yang dikirim kurang direspon sehingga induk organisasi olahraga dunia dan Asia kembali memberikan surat peringatan.

“Dalam pasal tujuh, OCA meminta Menpora untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan lima ring ini dan meminta KONI untuk mencabut,” katanya menegaskan.

Artikel ini ditulis oleh:

Setya Novanto Resmikan Parkir Sepeda Motor Lingkungan Parlemen

Ketua DPR Setya Novanto meresmikan parkiran sepeda motor di lingkungan Komplek Parlemen, Jakarta, Jum’at (6/2/2015). Parkir sepeda motor merupakan salah satu sarana pendukung di komplek DPR/MPR/DPD yang sangat dibutuhkan dan dapat digunakan bagi karyawan dan wartawan DPR. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Gruduk Kantor KPK, MPI Sebut Sigit Priyadi Terlibat Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Masyarakat Peduli Indonesi (MPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (6/2). Mereka berunjuk rasa untuk menentang pelantikan calon Dirjen Pajak terpilih Sigit Priyadi Pramudito.
Dalam orasinya, MPI yang diwakili oleh Bakas Manyata sebagai koordinator aksi memaparkan beberapa fakta terkait dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Sigit, salah satunya adalah rekening gendut hasil penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).
“Kami mendukung langkah KPK untuk memeriksa Sigit,” tegas Koordinator Aksi, Bakas Manyata, di pelataran gedung KPK, Jumat (6/2).
Menurut data dari MPI, harta kekayaan Sigit per 31 Desember 2011 adalah sebesar Rp21,8 miliar. Jumlah yang fantastis, mengingat jabatan sigit setingkat dengan Eselon II.
Dari jumlah tersebut, total kekayaan Sigit melonjak sebesar Rp8 miliar dalam kurun waktu dua tahun. Karena pada 2009 dia memiliki kekayaan Rp13 miliar. Tidak hanya itu, Sigit juga memiliki tabungan sebesar 39.536 USD per Desember 2011.
Adapun harta tidak bergerak milik Sigit ialah berupa dua bangunan seluas 500meter persegi di Jakarta Selatan, 4.000 meter persegi, tanah beserta bangunan seluas 60meter dan 188meter yang juga terletak di Jakarta Selatan.
Bukan hanya di Jakarta, dia juga tercatat mempunyai rumah seluas 30 dan 41 meter persegi di Bandung, Jawa Barat. Di kota hujan Bogor, dia juga memiliki tanah dan bangunan seluas 240meter persegi, serta tanah seluas 3.600meter persegi. Dia juga memiliki harta bergerak yakni tiga buah mobil bermerek asal Jepang.
MPI menduga, kenaikan harta kekayaan Sigit merupakan hasil korupsi pengadaan tanah untuk lahan kawasan pertanian terpadu Provinsi Banten ketika dirinya menjabat sebagai Kaknwil Ditjen Pajak Banten.
Dugaan korupsi itu didapat dari Tim Penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung (Kejagung).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Marwan Jafar Minta Tambah Anggaran Rp 10,6 Triliun

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Marwan Jafar saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi II DPR, Jakarta, Jumat (6/2/2015). Marwan meminta penambahan anggaran sebesar Rp 10,6 triliun yang diperuntukan bagi pelaksanaan program-program kementerian PDT. AKTUAL/MUNZIR

Berita Lain