17 April 2026
Beranda blog Halaman 39210

LIMA: Semestinya Ada Laporan Pimpinan KPK Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, seharusnya Mabes Polri menetapkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan kasus yang biasa ditangani oleh lembaga tersebut.
“Kasus-kasus yang saat ini terlihat dipaksa untuk ke atas, kasus perselingkuhan, dokumen palsu, dan lain-lain. Kalau mau jujur, kita semua rame-rame mempersoalkan pencurian uang. Kenapa tak menyangkakann kasus yang sering ditangani lembaga tersebut (KPK),” kata Ray ketika berbincang dengan Aktual.co, Kamis (5/2). Dia pun menyanyangkan, dengan para pelapor yang baru melaporkan para pimpinan KPK tersebut saat ini. “Ini baru muncul sekarang, kenapa tak dari dulu. Kalau bener kepingin membersihkan, kenapa ketika melakukan seleksi pimpinan KPK di dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR tak disuarakan,” kata dia
Namun demikian, dia pun meminta agar para pelapor yang melaporkan pimpinan KPK itu harus melaporkan kasus yang selama ini ditangani oleh lembaga tersebut. “Kita ambil contoh penyanyi dangdut yang terkenal. Dia ditengah jalan kemudian dipersoalkan dengan suaminya yang tidak jelas, ini kan jadi kurang,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pasca Rilis GDP, Rupiah Diperkirakan Masih di Zona Merah

Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah kemarin kembali mengalami pelemahan. Pelaku pasar sepertinya sudah mengantisipasi akan adanya perlambatan ekonomi yang terefleksi pada rendahnya rilis GDP.

“Sebelumnya kami pun telah menurunkan perkiraan angka GDP di Q4-14 secara year-on-year (YoY) akan berada di level 4,27 persen dari estimasi sebelumnya 5,15 persen. Nyatanya meski rilis resmi GDP oleh BPS lebih tinggi dari estimasi kami, namun tetap saja belum mampu memberikan imbas positif pada Rupiah,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada Jumat (6/2) Reza memprediksikan Rupiah berada di bawah target level support 12.612, yakni Rp12.660-12.650 (kurs tengah BI). Menurutnya, tidak adanya respon positif membuat laju Rupiah kembali ke zona merah.

“Sehingga mengurangi peluang untuk dapat bertahan di zona hijaunya. Tetap cermati potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Menlu: Anak-anak di Malaysia akan Diurus Pendidikannya

Jakarta, Aktual.co —Siapa sangka perkataan seorang bocah berusia 12 tahun dapat membuat Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, terenyuh dan tak dapat berkata-kata. “Terima kasih atas kunjungannya, Bu.
Kapan aku bisa sekolah? Sudah lima bulan tidak sekolah, seperti yang dikutip CNNIndonesiacom. Saya juga ingin pintar, pakai seragam seperti teman-teman di Jakarta,” ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal, dalam jumpa pers di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Kamis (5/2), menirukan perkataan anak buruh migran di Malaysia.

Saat itu, kata Iqbal, dia tengah mendampingi Retno dalam kunjungan kerja ke Malaysia pada 25-28 Januari lalu. Pada hari kedua lawatannya, Retno mengunjungi Community Learning Center (CLC) bagi anak tenaga kerja Indonesia, TKI, di Kota Kimanis, sekitar satu jam dari pusat Kota Kinabalu. CLC yang disambangi oleh Retno sudah lima bulan tidak beroperasi lantaran kekurangan biaya. Nasib yang menimpa anak ini merupakan gambaran besar buruknya pelayanan pendidikan bagi anak dari Buruh Migran Indonesia (BMI).

Menurut Iqbal, CLC ini biasanya dibangun di tengah perkebunan tempat BMI bekerja. Di Sabah sendiri ada sekitar 207 CLC. Beberapa CLC sekarang sedang menghadapi krisis. Iqbal menuturkan, hal ini terjadi karena paradigma yang ada di Malaysia. “Di sana itu, yang dianggap perkebunan hanya perkebunan kelapa sawit. Sementara perkebunan sayur dan yang lain tidak ter-cover. Maka, CLC lain di luar perkebunan itu dianggap tidak resmi,” ungkap Iqbal.

Banyak CLC yang akhirnya berjalan hanya dengan sokongan dana dari program perusahaan swasta. “Otoritas setempat tutup mata,” tutur Iqbal. Keadaan ini, menurut Iqbal, cukup menyita perhatian Retno. Pasalnya, jumlah CLC yang ada sekarang saja dirasa masih kurang. “Bayangkan saja, perkebunan kelapa sawit itu ribuan hektar. Anak yang tinggal di pinggir perkebunan tidak punya akses. Untuk ke satu CLC saja jika ditempuh dengan motor bisa sampai dua jam,” paparnya.

Untuk itu, Retno melakukan dialog dengan politisi di Sabah untuk menginisiasi CLC. “Ibu (Retno) minta ini diberikan perhatian serius. Anak-anak berhak dapat pendidikan. Ini demi masa depan Indonesia dan Malaysia,” ucap Iqbal.

Sepulangnya ke Tanah Air, Retno juga langsung menghubungi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, untuk membahas masalah ini. Iqbal mengatakan, Retno akan melakukan pembahasan mengenai opsi jalan keluar.

Menjabarkan beberapa opsi yang akan dilontarkan, Iqbal berkata, “Ada opsi buka boarding school di perbatasan Sebatik, Nunukan, jadi anak-anak itu tidak perlu ke CLC di ladang. Sebulan sekali mungkin orang tua bisa jenguk. Ini juga bisa mencegah child labour, kan?” Selain itu, Iqbal mengaku telah diperintahkan untuk menjalin komunikasi intensif dengan Kemdikbud dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. “Sebagai ibu dan Menlu, beliau (Retno) akan memperjuangkan anak-anak agar bisa sekolah,” ucap Iqbal menutup pembicaraan.

Dewan Pers: Ada Pihak yang Kirim Surat Rahasia ke Presiden Soal Pengawasan Pers

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pers Indonesia menengarai adanya upaya dari salah satu instansi eksternal pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap media di tanah air, dengan cara mengirimkan surat bersifat rahasia kepada Presiden Joko Widodo.
“Surat itu kami bahas sama teman-teman asosiasi pers,” ujar anggota Dewan Pers Muhammad Ridlo Eisy yang hadir di sela-sela rangkaian perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2015 di Batam, Kamis (5/2).
Sepengetahuan Ridlo dalam surat yang kabarnya mencapai enam halaman itu, instansi eksternal pemerintah tersebut mengonsultasikan kepada Presiden Jokowi agar Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) diberikan kewenangan lebih dalam pengawasan media.
Dalam salah satu poin diusulkan agar Dewan Pers beserta KPI diberi kewenangan melakukan pembreidelan terhadap media yang dianggap kebablasan dalam melakukan pemberitaan.
“Serta diusulkan pula agar struktur keanggotaan Dewan Pers dipilih melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI,” tutupnya

Artikel ini ditulis oleh:

James dan Ramos Dipastikan Absen Saat “Derby” Madrid

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti memastikan, James Rodriguez dan Sergio Ramos akan melewatkan “derby” Madrid melawan juara La liga, Atletico Madrid pada Sabtu (7/2) mendatang, setelah keduanya cedera dalam kemenangan tim 2-1 atas Sevilla pada Rabu (4/2).

Ramos mengalami cedera otot paha belakang saat pertandingan baru berjalan delapan menit, sementara Rodriguez mengalami cedera kaki kanannya setelah mencetak gol pembuka.

Ancelotti memiliki sedikit pilihan di barisan pertahnan, mengingat bek tengah timnas Portugal, Pepe juga saat ini absen karena cedera tulang rusuk.

Meski demikian, pelatih Italia tersebut percaya bahwa pemain muda Raphael Varane dan Nacho bisa menjawab tantangan melawan anak asuh Diego Simeone.

“Sergio memiliki masalah ‘hamstring’, kami harus menunggu beberapa hari untuk menilainya. James bermasalah dengan kaki kanannya. Saya tidak tahu persis mengenai cedera namun jelas mereka tidak bisa dimainkan,” kata pelatih berusia 55 tahun itu, dikutip dari AFP, Kamis (5/2).

“Saya memiliki keyakinan pada pemain lain. Nacho dan (Raphael) Varane bermain dengan baik. Saya punya banyak keyakinan pada mereka,” katanya.

“Yang kami kehilangan adalah pengalaman, namun kadang-kadang semangat adalah hal baik. Mereka berdua (Varane dan Nacho) memberi saya kepercayaan diri. Ramos dan Pepe termasuk bek terbaik di dunia, namun saya tidak khawatir,” kata Ancelotti menambahkan.

Bek kiri Marcelo juga tidak bisa dimainkan setelah diganjar kartu kuning kelimanya musim ini saat di babak kedua.

Namun demikian, Ancelotti akan mengajukan banding dengan harapan Marcelo bisa bermain.

“Kami akan mengajukan banding atas kartu kuning yang diberikan pada Marcelo karena bagi saya itu bukan pelanggaran,” kata Ancelotti.

Gol pertama Jese di La Liga sejak cedera ligamen Maret tahun lalu berhasil membawa Madrid unggul 2-0 di babak pertama.

Mereka mampu bertahan hingga 10 menit terakhir setelah lago Aspas membalaskan satu gol.

Kemenangan itu membuat juara Eropa dengan unggul empat angka dari Barcelona di puncak klasemen dan unggul tujuh angka dari Atletico yang berada di posisi ketiga.

Meskipun banyak pemain kunci yang absen, Real akan menerima dorongan besar dengan kembalinya Cristiano Ronaldo dari larangan dua pertandingan.

“Sangat berarti dengan kembalinya Cristiano. Tanpa dia, kami telah memenangkan dua pertandingan dan yakin bahwa ia akan membantu kami dalam “derby”,” kata Ancelotti.

Real nyatanya belum berhasil mengalahkan Atletico dalam lima pertemuan sebelumnya pada musim ini dan Ancelotti mengatakan bahwa hal itu merupakan motivasi yang lebih besar ketimbang peluang mengakhiri Atletico mempertahankan gelar.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, namun kami ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Motivasinya sangat besar terhadap ‘derby’ Madrid ini namum kami tidak memerlukan motivasi untuk meninggalkan Atletico 10 angka di belakang,” kata Ancelotti.

Artikel ini ditulis oleh:

Akademisi: Silahkan Etik KPK Dibentuk, Tapi Proses Pidana Tetap Berjalan

Jakarta, Aktual.co — Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi telah dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Tiga pimpinan KPK itu, Abraham Samad, Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain. Bahkan surat perintah penyidikan mereka pun sudah keluar dari Mabes Polri.
Pengamat hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mudzakir berpendapat kasus yang saat ini menimpa para pimpinan KPK itu harus dibedakan. Terlebih, lembaga yang dikomandoi oleh Abraham Samad itu akan membentuk komite etik.
“KPK silahkan membentuk komite etik yang dilanggar oleh ketua KPK. Kalau komite etik itu dilakukan oleh internal. Nah kasus yang dilaporkan ke Bareskrim merupakan dilakukan pihak eksternal. Ini kasus yang berbeda, tapi proses pidana harus berjalan terus,” kata Mudzakir ketika berbincang dengan Aktual.co, Kamis (5/2).
Dia mengatakan, komite etik yang akan dibentuk KPK itu untuk membuktikan komisioner yang diketahui telah melanggar kode etik. Maka hal tersebut otomatis dikenakan sanksi. 
“Tapi itu bukan berarti untuk mengubah sangkaan, misalnya saat ini kasus yang mencuat Abraham Samad yang mendatangi pertemuan politik, kemudian kasus pidananya. Dia bisa pecat oleh pengadilan tipikor atau umum. Ini domainnya berbeda, agar tak tumpang tindih,” kata dia.
Namun demikian, jika di pengadilan Abraham Samad terbukti bersalah, hal tersebut akan dikenakan sanksi. “Kalau dia terbukti melanggar pidan. Dengan adanya proses pidan ke pengadilan itu otomatis akan kena pelanggaran kode etik,” kata dia.
Laporan: Wisnu Jusep

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain