13 April 2026
Beranda blog Halaman 39236

Membakar Pilot Jordania, Raja Arab Saudi Kecam ISIS

Jakarta, Aktual.co — Raja Salman dari Arab Saudi mengecam keras perbuatan ISIS yang membakar hidup-hidup pilot Jordania. Raja mengatakan perbuatan itu tak sejalan dengan Islam. Raja Salman dari Arab Saudi mengatakan tindakan ISIS telah melampaui batas kemanusiaan. Melalui pesan bela sungkawa yang disampaikan pada Raja Abdullah II dan Jordania, Rabu (4/2),  Raja Salman menegaskan kekejaman ISIS sebagai hal yang menjijikan, seperti dikutip Rimanews.com.

Kepada Raja Abdullah II dan Jordania, Raja Salman menyampaikan duka cita yang mendalam atas tewasnya Muaz al Kassaesbeh, pilot Jordania berusia 26 tahun yang menjadi tahanan ISIS sejak Desember tahun lalu. Pembakaran pilot Jordan yang dilakukan ISIS menimbulkan kemarahan luas di Jordania dan seluruh dunia. Pemerintah Jordan segera bersiap melakukan eksekusi terhadap tahanan asal Irak yang terkait dengan terorisme.

Sajidah al Rishawi, tahanan perempuan yang sempat diminta ISIS untuk ditukar dengan Muaz, dikabarkan akan menjadi tahanan pertama yang akan dieksekusi.

Niat Menankap Presiden, Jaksa Argentina Tewas

Jakarta, Aktual.co — Sebelum terbunuh secara misterius, jaksa Argentina, Alberto Nisman, sedang menyiapkan surat penangkapan untuk Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Kepala tim penyelidik, Viviana Fein, mengatakan, rancangan surat penangkapan itu ditemukan di tempat sampah di Kompleks Apartemen Nisman.

Keberadaan surat penangkapan itu sudah disebut sejumlah media sebelumnya dan pemerintah menyebutnya “sampah”. Seorang pejabat bahkan secara demonstratif merobek-robek selembar surat kabar yang memuat pemberitaan itu.  Nisman ditemukan tewas di apartemennya di Buenos Aires bulan lalu dengan sebutir peluru bersarang pada kepalanya. Penyelidik belum mengambil kesimpulan apakah ia bunuh diri atau dibunuh.

Presiden Fernandez sempat menyatakan, kematian Nisman sebagai peristiwa bunuh diri. Namun, dalam pidato televisi pekan lalu, Presiden menyatakan suatu komplotan di dinas inteljen Argentina telah memanipulasi Nisman dan memasok informasi palsu kepadanya. Ia mengumumkan niat untuk membubarkan lembaga inteljen Argentina, Sekretariat Intelejen, dan meminta dilangsungkannya sidang khusus kongres untuk membahas perundangan yang diperlukan untuk itu.

Liverpool Dijadwalkan Jalani Pertandingan Persahabatan dengan Brisbane Roar

Jakarta, Aktual.co — Juara Hyundai A-League, Brisbane Roar FC, diagendakan melakukan pertandingan persahabatan dengan klub asal Liga Premier Inggris, Liverpool. Pertandingan tersebut akan dihelat di Stadion Suncorp, Australia, Jumat 17 Juli mendatang.

Juara Eropa lima kali memastikan laga yang mendebarkan ini dalam siaran pers yang dikeluarkan dari Anfield, Rabu pagi (4/2).

Liverpool FC Chief Executive Officer, Ian Ayre mengatakan, rencana kedatangan ke negara Kanguru itu, adalah untuk kedua kalinya bagi The Reds.

“Kami mengunjungi Australia untuk pertama kalinya dua tahun lalu dan dukungan yang kami terima dari fans kami di Australia sangat luar biasa. Liverpool FC mempunyai lebih dari 600,000 suporter di Australia dan kami tidak sabar untuk bertemu dengan mereka sebisa mungkin ketika berada disana,” kata Ian dalam pernyataannya, Rabu.

“Pra-musim merupakan waktu yang penting bagi tim dimana mereka mempersiapkan diri untuk musim berikutnya dan pertandingan melawan Brisbane Roar dan Adelaide United adalah bagian yang menggairahkan dari persiapan, memberikan supporter kami kesempatan untuk bertemu dengan tim secara lebih dekat, tidak peduli seberapa jauh Anfield dari mereka tinggal,” tambahnya.

Mengamankan pertandingan bergengsi melawan The Reds melanjutkan perubahan musim yang besar bagi Roar

Managing Director Brisbane Roar, Sean Dobson mengatakan hal ini akan menjadi momen yang membanggakan bagi klub untk menjamu Liverpool FC.

“Berada di lapangan yang sama dengan Liverpool FC, salah satu raksasa dunia sepakbola, memperkuat posisi Brisbane Roar sebagai klub sepakbola utama di Australia,” ucap Dobson.

“Ini akan menjadi malam yang spesial bagi seluruh member kami dan fans dimana mereka akan bersorak bagi Roar saat berhadapan dengan lawan legendaris bermain di kandang kami,” tambahnya.

Pertandingan 17 Juli di Stadion Suncorp melawan Brisbane Roar merupakan bagian dari tur pra-musimThe Reds termasuk pertandingan di Adelaide.

Tur Australia terakhir Liverpool FC pada 2013 saat mereka mengalahkan Melbourne Victory 2-0 dihadapan lebih dari 95,000 fans di MCG.

Artikel ini ditulis oleh:

BOPI Larang Klub Penunggak Gaji Ikut Kompetisi Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), melarang klub-klub yang masih menunggak pembayaran gaji pemainnya untuk mengikuti kompetisi sepak bola musim 2015, sebelum mereka menunaikan kewajibannya tersebut.

“Kami sudah sepakat dengan PT Liga untuk tidak memberikan izin. Rekomendasi penyelenggaraan pada PT Liga tidak akan keluar jika klub masih memiliki tunggakan gaji pemain. Kalau tidak ada rekomendasi, klub tersebut tidak bisa ikut kompetisi,” kata Ketua Umum BOPI, Muhammad Noor Aman usai rapat bersama Tim Sembilan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (4/2).

Noor Aman menyatakan, BOPI sebagai lembaga di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sepakat dengan PT Liga selaku penyelenggara kompetisi sepak bola, seperti Indonesian Super League (ISL) menginginkan kompetisi yang bermartabat, transparan dan menguntungkan semua pihak.

BOPI sebagai pihak yang memiliki wewenang besar dalam pengeluaran rekomendasi membuat parameter yang harus dipenuhi atlet, panitia resmi, staf, termasuk klub yang bersangkutan dan lembaga anti doping.

“Kami membuat satu parameter kira-kira ada 100 poin yang harus dipenuhi. Dalam waktu dekat, syarat tersebut harus dipenuhi atau BOPI tidak akan memberi rekomendasi. Sebelum ada izin dari BOPI, mereka tidak bisa bermain,” kata Noor menambahkan.

Larangan ini, menurutnya, sebagai tindakan tegas dan peringatan bagi para klub agar melunasi utangnya pada pemain sehingga mereka mendapat kepastian hak mereka terpenuhi pada musim ini.

Senada dengan itu, Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) optimistis tunggakan pemain tidak akan terulang jika BOPI tegas dalam melarang klub yang memiliki tunggakan.

“Kami dengan BOPI memiliki tujuan yang sama, yakni bagaimana penyelesaian kewajiban klub pada musim lalu dan tindak tegas supaya musim ini tidak terjadi lagi status tunggakan klub,” kata Ketua Umum APPI Valentino Simanjuntak.

Valentino menegaskan larangan kompetisi merupakan pilihan yang belum pernah dijalankan karena dua musim lalu PT Liga hanya memberi hukuman pengurangan pemain pada klub yang belum melunasi tunggakannya.

Sejauh ini, APPI mengapresiasi pada klub yang sudah melunasi tunggakannya, seperti Mitra Kukar, PSM Makassar, Arema Malang, bahkan Persija yang sudah membayar pemainnya meski sudah tidak bergabung pada musim 2015.

Dengan sisa waktu yang tidak banyak lagi, klub harus melunasi seluruh utang mereka sampai 13 Februari ini sebelum kick-off pertandingan pertama ISL dimulai pada 21 Februari.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Tambahkan Dana Pilwalkot

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), siap mengalokasikan tambahan dana penyelenggaraan pemilu wali kota (pilwalkot), jika dana yang sudah dianggarkan pada APBD 2015 tidak mencukupi.
“Dana pemilu wali kota yang dianggarkan pada APBD 2015 sebesar Rp13 miliar, tetapi jika dalam penyeleggaraan pemilu wali kota nanti dana itu tidak cukup, pemkot pasti akan mengalokasikan tambahannya sesuai kebutuhan melalui anggaran APBD perubahan,” kata Wali Kota Ternate, Burhan Abdurrahman di Ternate, Rabu (4/2).
Oleh karena itu, KPU Kota Ternate tidak perlu mengkhawatirkan dana penyelenggaraan pemilu wali kota, karena pemilu wali kota merupakan kegiatan demokrasi untuk memilih pemimpin daerah ini lima tahun kedepan, yang sesuai konstitusi dana penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat.
Namun, KPU Kota Ternate diharapkan untuk memanfaatkan dana pemilu wali kota yang telah dialokasikan pada APBD 2015 tersebut secara efisien, agar dana itu cukup sehingga tidak perlu lagi ada penambahan.
Masalahnya APBD Kota Ternate sangat terbatas, sementara program pembangunan yang harus dilaksanakan terutama yang terkait dengan kepentingan masyarakat sangat banyak, sehingga pemanfaatan dana APBD, termasuk untuk pelaksanaan pemilu wali kota harus mengedepankan prinsip penghematan.

Artikel ini ditulis oleh:

Marzuki Darusman Disebut Seorang Oportunis oleh Korut

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Korea Utara menuding pelapor khusus PBB, Marzuki Darusman, sebagai “oportunis” dan mengecam keras laporan tim pelapor PBB yang dipimpin Marzuki itu. Marzuki, yang pernah menjabat jaksa agung Indonesia, dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press, mengatakan laporan tim -yang menjadi dasar resolusi PBB yang disahkan Desember lalu- tidak menganjurkan opsi militer untuk perubahan rezim sebagaimana disebutkan Korea Utara. “Yang penting, menurut saya, tugas pertama adalah untuk membantu pembebasan 80.000 hingga 100.000 (tahanan) dan pembubaran kamp-kamp (tahanan) ini,” kata Marzuki.

“Namun itu hanya bisa terjadi jika sistem kepemimpinan kultus itu benar-benar dibongkar. Dan satu-satunya cara untuk melakukannya adalah jika keluarga Kim Jong Un secara efektif diasingkan, secara efektif dikeluarkan dari posisinya, dan diganti dengan kepemimpinan baru,” kata Marzuki. Kata-kata ini eksplisit seperti memang jarang terdengar dari seorang pejabat tinggi PBB, meskipun umum diutuarakan di antara para pejabat Amerika Serikat. Marzuki melanjutkan usulan yang disampaikan kepada PBB sebelumnya mengenai upaya membujuk atau memaksa Korea Utara untuk memperbaiki catatan hak asasi manusianya hanya sebatas langkah “retoris”.

Resolusi DK PBB

Namun ia mengatakan resolusi yang disahkan Majelis Umum pada bulan Desember itu, lebih berbobot karena menganggap Kim bertanggung jawab berdasarkan laporan sepanjang 372 halaman yang disampaikan tahun lalu oleh Komisi Penyelidikan yang didukung PBB. Laporan tersebut memaparkan secara rinci penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, eksekusi dan kamp-kamp penjara politik. “Ini merupakan suatu gelombang perubahan dalam sikap masyarakat internasional,” katanya.

Korea Utara, menurut Marzuki, “berada dalam posisi paling rentan, setiap kali kesalahan dan tanggung jawab pemimpin mereka mendapat sorotan publik internasional”. Tanggapan keras Korea Utara antara lain ancaman tes nuklir yang lebih banyak lagi, aksi massa, kampanye hitam terhadap pembelot yang bekerja sama untuk laporan PBB itu dan tuduhan bahwa Washington mengatur semua ini sebagai upaya mempercepat perubahan rezim.

Media pemerintah pekan lalu mencerca temuan PBB lagi dengan mengatakan “orang-orang yang memalsukan laporan itu semua merupakan penipu politik yang disuap dan manusia sampah tercela”. Mereka juga menyebut Marzuki sebagai “oportunis.” Dalam sebuah upaya perundingan yang langka, diplomat Korea Utara di PBB melobi untuk tidak membawa-bawa kesalahan Kim dalam resolusi itu. Namun mereka gagal.Proposal tersebut masuk dalam agenda Dewan Keamanan, yang tahun ini diharapkan untuk membuat keputusan apakah akan membawa kasus ini ke Pengadilan Pidana Internasional di Den Haag.

Sikap China
Hanya beberapa saat sebelum resolusi itu disahkan Majelis Umum PBB, diplomat Korea Utara minta Marzuki untuk menghapus kata-kata tersebut. Selama pertemuan, Ri Hung Sik, duta besar Korea Utara untuk PBB, mengisyaratkan bahwa masa depan mereka dipertaruhkan. “Mereka mengatakan bahwa orang lain akan mengambil alih, dan garis keras akan mengambil alih,” kata Marzuki, yang menyiratkan bahwa perpecahan mungkin sudah terbentuk antara faksi-faksi yang berebut membuktikan loyalitas dan efektifitas dalam melindungi kepemimpinan di Korea Utara.

Namun inilah realitas mengenai resolusi tersebut: Kemungkinan proses pidana terhadap Kim sangat kecil. Hal itu mungkin akan ditidak setujui oleh China atau Rusia, yang memiliki hak veto di Dewan Keamanan. Selain itu, walaupun lebih dari 120 negara mendukung Mahkamah Pidana Internasional, Amerika Serikat bukan salah satu dari mereka, jadi agak susah bagi Washington untuk secara kuat mendorong hal ini.

Namun bahkan tanpa membawa Kim ke pengadilan, Marzuki mengatakan, menempatkan masalah hak asasi warga Korea Utara dalam agenda Dewan Keamanan berarti Pyongyang akan menghadapi peningkatan pengawasan dari masyarakat internasional. Ia mengatakan China juga akan berada di bawah tekanan untuk menjauhi Pyongyang atau beresiko kehilangan kredibilitas. “Mungkin susah dipercaya, namun pada tahap tertentu China tidak dapat terus berhubungan dengan rezim yang dikecam oleh masyarakat internasional,” katanya.

Berita Lain