6 April 2026
Beranda blog Halaman 39319

Presiden Diingatkan Tak Bagi-bagi Hak Prerogatif

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan agar dapat segera memulihkan semua kekuatan dan wewenang yang melekat pada hak Prerogatifnya.
Sebab, kekuatan dan wewenang itu harus digunakan sepenuhnya untuk menyelesaikan persoalan yang sedang menyelimuti negara akhir-akhir ini, yang ditandai dengan memanasnya perseteruan Polri dan KPK.
Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulis yang diterima Aktual.co, di Jakarta, Minggu (1/2).
“Muara dari rangkaian persoalan itu adalah sikap kompromistis presiden dalam menggunakan Hak Prerogatif-nya. Presiden tidak tegas karena terlalu bertenggang rasa,” kata dia.
Bendahara Umum DPP Golkar versi Munas Bali itu menyebut, Jokowi tidak menggunakan hak itu sepenuh-penuhnya. Hak prerogatif presiden itu sebagian dibagikan dan sebagian lainnya dirampas.
Sehingga, ketika memilih figur menteri untuk membentuk nomenklatur Kabinet Kerja, Jokowi mengurangi hak prerogatif presiden untuk dibagikan kepada dua pihak, yakni partai-partai politik pendukungnya dan juga KPK/PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).
“Ternyata, Jokowi tidak hanya berbagi hak prerogatif presiden. Jokowi juga membiarkan hak ini dirampas oleh parpol, LSM serta relawan pendukungnya. Ironisnya, Jokowi tak mampu menolak perampasan Hak Prerogatif presiden itu,”
“Akibatnya, presiden benar-benar jadi tidak leluasa ketika memilih figur untuk jabatan-jabatan politis-strategis pada institusi tertentu,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pemprov DKI Beli Saham Persija, Jak Mania Sambut Positif

Jakarta, Aktual.co — Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membeli saham klub Persija Jakarta disambut baik oleh suporter. 
The Jakmania, sebutan untuk pendukung Persija, berharap agar rencana ini bisa segera terealisasi.
“Ada kemajuan dari Pemprov sudah menunjuk Jakpro untuk menangani itu,” ujar Ketum Jak Mania Richard Achmad Supriyanto dalam acara diskusi Aktual Forum, di Warung Komando Jakarta, Minggu (1/2).
Namun, hingga kini belum ada pertemuan resmi soal rencana pembelian saham mayoritas Persija oleh Pemprov tersebut.
“Saya secara pribadi maupun Jak mania secara lembaga siap menjadi fasilitator untuk pertemuan. Yang penting untuk perbaikan Persija kedepan,” harapnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama (Ahok) menyatakan keinginannya untuk membeli saham Persija Jakarta. 

Artikel ini ditulis oleh:

Rusia Turunkan Suku Bunga Acuan 15 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bank Sentral Rusia menurunkan suku bunga acuannya dari 17 persen menjadi 15 persen karena inflasi yang dinilai stabil oleh pemerintahnya. 
Selain itu, nilai Rubel juga menurun 2 persen terhadap Dolar AS.
Perekonomian Rusia saat ini sedang dalam masa pemulihan untuk beberapa alasan, termasuk sanksi ekonomi oleh Barat akibat kericuhan di Ukraina.
Minggu ini Pemerintah Rusia mengatakan akan memperhitungkan semuanya demi mendobrak krisis ekonomi yang melanda Rusia.
Perhitungan tersebut termasuk dibidang investasi sekitar 2,34 triliun Rubel, mengikuti harga minyak dan nilai tukar Rubel yang melemah.
Sementara itu, Bank Sentra Rusia juga mengatakan suku bunga acuan memang seharusnya turun, “berdasarkan resiko dari aselerasi indeks harga konsumen dan ekonomi yang menurun,” ujar Deputi Gubernur Bank Sentra Rusia, Sergei Shvetsov seperti dilansir BBC Busieness, Minggu (1/2).
Untuk diketahui, nilai tukar Rubel terhadap Dolar AS turun sekitar 2,4, Dolar AS menguat 70 kalinya Rubel. Sedangkan nilai tukar Rubel terhadap Poundsterling melemah 3 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Exco PSSI: Suporter Tidak Perlu ‘Damai’

Jakarta, Aktual.co — Anggota Executive Commite PSSI Djamal Aziz berpendapat bahwa suporter masuk dalam kategori kegiatan kepemudaan yang harusnya menjadi naungan dari Kemenpora serta komisi X DPR RI.
“Seporter itu bagian dari kegiatan pemuda, anda (Ketua The Jak) ngomong sama pak Ridwan (Wakil Ketua Komisi X DPR RI) dan sama Menpora (Imam Nahrawi), karena ada itu dana kepemudaan,” ucap Djamal, di Warung Komando, Jl. Dr Saharjo No 1 Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (1/2).
Lebih lanjut, mantan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu mengkritisi adanya desakan agar suporter sepakbola ‘damai’. Ia beralasan, suporter ‘damai’ akan menghilangkan fanatismenya dalam mendukung klub kesayangan saat bertanding.
“Suporter tidak boleh damai, seporter itu kan asetnya klub, lah kalau damai buat apa? Ngga ada gunanya karena fanatismenya hilang,” ujar dia.
“Misalnya Viking sama The Jak damai, terus kaosnya separuh biru, separuh lagi oranye. Ga keren jadinya, garing itu, itu ide bahlul itu. Seporter itu biar fanatik, agar ada fanatismenya bahwa saya berjuang untuk daerah saya, dan nanti berprestasi untuk kepentingan nasional.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kakak Beradik Pengedar Sabu Ditangkap Polisi

Jakarta, Aktual.co — Tim Opsnal Unit II Sat Resnarkoba Polresta Jambi berhasil meringkus adik kakak pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang ditangkap secara bersamaan saat sedang mengantar barang haram tersebut.
“Keduanya adalah Roy Ndraha (27) sang kakak, dan Sony Ndraha (23). adik yang keduanya adalah warga Kasang, Kecamatan Jambi Timur,” kata Kasubag Humas Polresta Jambi, AKP Sri Kurniati di Jambi, Minggu (1/2).
Keduanya diringkus saat mengantar narkoba jenis sabu-sabu kepada pemesannya di kawasan Taman Rimba, Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Jambi Selatan, pada pukul 22.00 WIB.
Sri mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah anggota tim Opsnal Unit II mendapat informasi bahwa di seputaran taman Rimba Pall Merah Jambi akan ada transaksi narkoba.
Berbekal informasi itulah, anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua pelaku.
“Kedua pelaku ditangkap setelah mereka dihentikan anggota saat melintas dengan sepeda motor Yamaha Vega R BH 4093 MP dan awalnya tersangka Roy sempat melakukan perlawanan saat dihentikan anggota, saat dilakukan penggeledahan tersangka kelihatan oleh anggota membuang bungkusan kecil, yang akhirnya diketahui satu paket narkoba jenis sabu.”
Selain mengamankan dua tersangka pihak Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya seperti sepeda motor yang digunakan tersangka dan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu.
Kemudian ditemukan dua unit handphone milik tersangka yaitu merek Blackberry dan Lexus, juga disita anggota.
Dari pengakuan kedua tersangka di Mapolresta yang merupakan kakak adik itu akan mengantar pesanan narkotika jenis sabu-sabu kepada pemesan di kawasan Taman Rimba, namun, belum sempat pesanan itu diantar, keduanya tertangkap tim Opsnal Unit II Sat Resnarkoba.
Anggota Satnarkoba Polresta Jambi masih memburu kakak tertua dari kedua pelaku yang juga sebagai pemasok sabu-sabu itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketum The Jak Mania: Saya Ingin Sepakbola Indonesia Bersih

Jakarta, Aktual.co — Polemik masalah liga di Indonesia saat ini menuai banyak pertanyaan dari masyarakat pecinta bola, dimulai dari adanya konspirasi di tubuh PSSI hingga pengaturan yang dilakukan mafia.
Ketua Umum The Jak Mania Richard Achmad Supriyanto mengatakan bahwa sepak bola Indonesia harus bersih dari konspirasi dan mafia.
“Saya ingin sepak bola di Indonesia bersih,” ujarnya, pada diskusi Aktual Forum, di warung komando, Jl. Saharjo No.1, Jakarta, Minggu (1/2).
Menurutnya, saat ini persepakbolaan Indonesia masih identik dengan konspirasi dan mafia sepak bola yang belum teratasi. “Mafia dan konspirasi masih belum selesai,” ucap Ricard.
Permasalahan tersebut dapat dilihat dari penyaringan klub sepak bola pada liga. Misalnya, ada Klub besar yang harusnya degradasi namun tetap masuk pada divisi liga utama, padahal klub tersebut tidak mampu sehingga menjadi masalah publik.
“Kalau memang sudah tidak mampu maka turun saja ke degradasi, jadi ini kan tidak jadi masalah publik.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain