6 April 2026
Beranda blog Halaman 39324

DPR Papua Bantah Ada Pembakaran Rumah Warga

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat Papua membantah kabar adanya pembakaran rumah warga di Kampung Utikini, Kimbeli dan Banti, Kabupaten Mimika, saat aparat melakukan operasi penertiban pendulang liar di bantaran Kali Kabur, beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua I DPR-Papua Fernando Yansen Tinal mengatakan beberapa hari lalu tim gabungan DPR-Papua meninjau Kampung Utikini Lama, Kimbeli dan Banti, Distrik Tembagapura lantaran ada pengaduan dari warga.
Dari hasil peninjauan, tidak benar ada pembakaran rumah-rumah penduduk oleh aparat. Yang dibongkar hanya kamp-kamp pendulang liar di sepanjang bantaran Kali Kabur.
“Yang dibongkar hanya kamp-kamp pendulang. Rumah-rumah warga tidak ada yang dibongkar, aktivitas masyarakat berjalan normal, demikian juga sekolah-sekolah,” kata Fernando di Timika, Minggu (1/2).
Terkait permasalahan relokasi ribuan pendulang liar dari Kali Kabur, Fernando berharap ke depan ada pertemuan yang difasilitasi Gubernur Papua dengan melibatkan para bupati wilayah pegunungan Papua, mengingat sebagian besar pendulang yang beroperasi di Kali Kabur merupakan warga eksodus dari beberapa kabupaten di pedalaman, seperti Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Lanny Jaya dan lainnya.
“Untuk jangka pendek memang harus ada keterlibatan aktif Pemkab Mimika untuk melakukan pendataan pendulang, memberikan bantuan bahan makanan bagi pendulang yang direlokasi ke Timika serta mempersiapkan lapangan pekerjaan. Tapi untuk jangka panjang membutuhkan keterlibatan Pemprov Papua dan bupati-bupati pegunungan lainnya,” ujarnya.
DPR Papua mengkhawatirkan terjadinya gesekan sosial yang bisa mengarah ke konflik sosial jika ribuan pendulang yang kini direlokasi ke Timika tidak segera dicarikan lapangan pekerjaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kini, Tjahjo Akui Pernah Bertemu Abraham Samad

Jakarta, Aktual.co — Politisi PDIP Tjahjo Kumolo mengakui adanya pertemuan dengan Ketua KPK Abraham Samad dan beberapa petinggi partai, setelah pengakuan dari pemilik apartemen The Capital Residence, Supriansa.
“Saya hanya sekali saja,” kata Tjahjo, Minggu (1/2).
Tjahjo enggan menjelaskan lebih jauh soal pertemuan itu, termasuk materi yang dibahas dalam pertemuan yang menurut Hasto membicarakan soal cawapres Jokowi. Tjahjo hanya ingin menjelaskan secara resmi kepada Bareskrim Mabes Polri.
Sebelumnya, Tjahjo membantah dirinya bertemu secara khusus dengan Samad, dan pertemuan dengan Ketua KPK itu hanya pada saat acara-acara resmi saja dimana Samad hampir selalu didampingi oleh staf KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Diingatkan Tak Bagi-bagi Hak Prerogatif

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan agar dapat segera memulihkan semua kekuatan dan wewenang yang melekat pada hak Prerogatifnya.
Sebab, kekuatan dan wewenang itu harus digunakan sepenuhnya untuk menyelesaikan persoalan yang sedang menyelimuti negara akhir-akhir ini, yang ditandai dengan memanasnya perseteruan Polri dan KPK.
Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulis yang diterima Aktual.co, di Jakarta, Minggu (1/2).
“Muara dari rangkaian persoalan itu adalah sikap kompromistis presiden dalam menggunakan Hak Prerogatif-nya. Presiden tidak tegas karena terlalu bertenggang rasa,” kata dia.
Bendahara Umum DPP Golkar versi Munas Bali itu menyebut, Jokowi tidak menggunakan hak itu sepenuh-penuhnya. Hak prerogatif presiden itu sebagian dibagikan dan sebagian lainnya dirampas.
Sehingga, ketika memilih figur menteri untuk membentuk nomenklatur Kabinet Kerja, Jokowi mengurangi hak prerogatif presiden untuk dibagikan kepada dua pihak, yakni partai-partai politik pendukungnya dan juga KPK/PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).
“Ternyata, Jokowi tidak hanya berbagi hak prerogatif presiden. Jokowi juga membiarkan hak ini dirampas oleh parpol, LSM serta relawan pendukungnya. Ironisnya, Jokowi tak mampu menolak perampasan Hak Prerogatif presiden itu,”
“Akibatnya, presiden benar-benar jadi tidak leluasa ketika memilih figur untuk jabatan-jabatan politis-strategis pada institusi tertentu,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pemprov DKI Beli Saham Persija, Jak Mania Sambut Positif

Jakarta, Aktual.co — Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membeli saham klub Persija Jakarta disambut baik oleh suporter. 
The Jakmania, sebutan untuk pendukung Persija, berharap agar rencana ini bisa segera terealisasi.
“Ada kemajuan dari Pemprov sudah menunjuk Jakpro untuk menangani itu,” ujar Ketum Jak Mania Richard Achmad Supriyanto dalam acara diskusi Aktual Forum, di Warung Komando Jakarta, Minggu (1/2).
Namun, hingga kini belum ada pertemuan resmi soal rencana pembelian saham mayoritas Persija oleh Pemprov tersebut.
“Saya secara pribadi maupun Jak mania secara lembaga siap menjadi fasilitator untuk pertemuan. Yang penting untuk perbaikan Persija kedepan,” harapnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama (Ahok) menyatakan keinginannya untuk membeli saham Persija Jakarta. 

Artikel ini ditulis oleh:

Rusia Turunkan Suku Bunga Acuan 15 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bank Sentral Rusia menurunkan suku bunga acuannya dari 17 persen menjadi 15 persen karena inflasi yang dinilai stabil oleh pemerintahnya. 
Selain itu, nilai Rubel juga menurun 2 persen terhadap Dolar AS.
Perekonomian Rusia saat ini sedang dalam masa pemulihan untuk beberapa alasan, termasuk sanksi ekonomi oleh Barat akibat kericuhan di Ukraina.
Minggu ini Pemerintah Rusia mengatakan akan memperhitungkan semuanya demi mendobrak krisis ekonomi yang melanda Rusia.
Perhitungan tersebut termasuk dibidang investasi sekitar 2,34 triliun Rubel, mengikuti harga minyak dan nilai tukar Rubel yang melemah.
Sementara itu, Bank Sentra Rusia juga mengatakan suku bunga acuan memang seharusnya turun, “berdasarkan resiko dari aselerasi indeks harga konsumen dan ekonomi yang menurun,” ujar Deputi Gubernur Bank Sentra Rusia, Sergei Shvetsov seperti dilansir BBC Busieness, Minggu (1/2).
Untuk diketahui, nilai tukar Rubel terhadap Dolar AS turun sekitar 2,4, Dolar AS menguat 70 kalinya Rubel. Sedangkan nilai tukar Rubel terhadap Poundsterling melemah 3 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Exco PSSI: Suporter Tidak Perlu ‘Damai’

Jakarta, Aktual.co — Anggota Executive Commite PSSI Djamal Aziz berpendapat bahwa suporter masuk dalam kategori kegiatan kepemudaan yang harusnya menjadi naungan dari Kemenpora serta komisi X DPR RI.
“Seporter itu bagian dari kegiatan pemuda, anda (Ketua The Jak) ngomong sama pak Ridwan (Wakil Ketua Komisi X DPR RI) dan sama Menpora (Imam Nahrawi), karena ada itu dana kepemudaan,” ucap Djamal, di Warung Komando, Jl. Dr Saharjo No 1 Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (1/2).
Lebih lanjut, mantan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu mengkritisi adanya desakan agar suporter sepakbola ‘damai’. Ia beralasan, suporter ‘damai’ akan menghilangkan fanatismenya dalam mendukung klub kesayangan saat bertanding.
“Suporter tidak boleh damai, seporter itu kan asetnya klub, lah kalau damai buat apa? Ngga ada gunanya karena fanatismenya hilang,” ujar dia.
“Misalnya Viking sama The Jak damai, terus kaosnya separuh biru, separuh lagi oranye. Ga keren jadinya, garing itu, itu ide bahlul itu. Seporter itu biar fanatik, agar ada fanatismenya bahwa saya berjuang untuk daerah saya, dan nanti berprestasi untuk kepentingan nasional.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain