4 April 2026
Beranda blog Halaman 39356

Ada Kesempatan Meliput Langsung di Old Trafford bagi Jurnalis Indonesia

Jakarta, Aktual.co — ‘Clear Ayo! Indonesia Bisa Academy’ yang diadakan oleh Clear dan juga Manchester United untuk mencari pemain muda sepakbola berbakat antara umur 16-17 tahun, juga memberikan kesempatan kepada para jurnalis media cetak, surat kabar, tabloid, majalah, media online, televisi dan radio tanah air  untuk mengikuti peliputan pelatihan langsung di Old Trafford Inggris, Training Camp, Manchester United Soccer School.

Syaratnya adalah dengan mengikuti artikel dengan tema yang mencakup Clear Academy bersama Manchester United tersebut. Artikel yang menghasilkan berita yang informatif, menginspirasi pembaca mengenai Clear Academy tersebut. Dan, panitia akan memilih satu pemenang saja.

Dalam jumpa pers, Clear Academy hari ini, Jumat (30/1), Plaza Indonesia, Jakarta, Denis Irwin, selaku mantan pemain sepakbola professional dan Manchester United Legend mengungkapkan, dengan adanya ajang Clear Academy ini, bakat-bakat muda Indonesia mempunyai kesempatan untuk mewujudkan mimpinya sebagai pemain sepakbola profesional di masa depan.

“Usia muda adalah saat yang produktif untuk berani mencoba dan mengembangkan potensi yang kita punya,” kata Irwin.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan BG Pekan Depan

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan ulang pemanggilan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol), Komisaris Jenderal Pol, Budi Gunawan. Rencananya, KPK akan panggil ulang Budi Gunawan pekan depan.
Demikian disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (30/1).
“Penyidik akan panggil ulang pekan depan. Harinya belum ditentukan, secepatnya (surat panggilan) akan dikirim,” ujar dia.
Pemanggilan ulang ini dilakukan lantaran calon Kapolri ini tidak menghadiri pemeriksaan hari ini.
“Tadi pukul 10.30 WIB, ada Kombes Pol Agung Makbul mendatangi penyidik KPK untuk menyampaikan bahwa Pak BG tidak bisa hadir sebab proses praperadilan sedang berjalan. Kombes Agung Makbul hadir dan menyampaikan alasan itu dengan menunjukan SPT (Surat Perintah Tugas) dari Divisi Hukum Mabes Polri,” kata Priharsa.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pemain MU dan Kurniawan Dukung Pemain Sepakbola Muda Berbakat

Jakarta, Aktual.co — Tahun ini, Clear kembali mengadakan gerakan ‘Clear Ayo! Indonesia Bisa Academy’ untuk mencari 11 pemain sepakbola muda berbakat di Indonesia. Pencarian bakat ini dilakukan dalam ajang Clear Academy yang akan berlangsung di 16 kota di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Malelaui gerakan ‘Clear Ayo! Indonesia Bisa Academy’ tahun ini, Clear bekerja sama dengan Manchester United untuk melakukan proses talent scouting di 16 kota di Indonesia guna mendapatkan 11 pemain sepakbola muda terbaik. Tak hanya sampai disitu, para 11 pemain terbaik yang terpilih akan dikirim ke Old Trafford, Inggris, untum mengikuti Training Camp di Manchester United Soccer School (MU SS).

Jamie Reigle selaku Commercial Director dari Manchester United mengungkapkan, “Saya melihat Indonesia sebagai negara dengan potensi sepakbola yang sangat luar biasa. Hal ini tercermin melalui semangat dan antusiasme dalam berbagai petandingan sepakbola, baik lokal maupun internasional. Kami merasa terhormat karena dapat bekerja sama dengan Clear dalam ajang Clear Academy ini, yang menandai lahirnya pemain-pemain baru andalan Indonesia,” paparnya dalam jumpa pers Clear Academy, Jumat (30/1), di Plaza Indonesia, Jakarta.

Selain Jamie Reigle, Denis Irwin selaku mantan pemain sepakbola profesional yang juga merupakan salah satu dari Manchester United Legend juga turut hadir dalam mendukung Clear Academy ini. Juga Kurniawan Dwi Yulianto, salah satu legenda sepakbola Indonesia yang menjadi talent scouter lokal ‘Clear Ayo! Indonesia Academy’ yang akan terus mendukung pemain sepakbola muda berbakat.

Peserta Clear Academy berasa dari sekolah sepakbola (atau SSB) dari kota tempat penyelenggaraan dan berusia 16-17 tahun berdasarkan tangg pelaksanaan pertandingan di kota yang bersangkutan. Peserta tidak akan dikenakan biaya apapun.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemensos akan Launching Online Rehabilitasi Pengguna Narkoba

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansyah, memberikan keterangan kepada awak media di Ruang Rapat Kementerian Sosial, Jalan Salemba, Jakarta, Jumat (30/1/2015). Selain memberikan keterangan mengenai target kerja Kementerian, Mensos juga menyampaikan persiapan launching pendaftaran online rehabilitasi sosial 100 ribu pengguna narkoba. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Jakarta Masuk Zona Kota Tidak Aman, Ini Kata Polisi

Jakarta, Aktual.co — Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono menepis pernyataan bahwa Jakarta masuk dalam 50 besar kota tidak aman. Ia menegaskan kalau sampai saat ini Jakarta dalam kondisi aman dan tentram.
“Saya tegaskan Jakarta aman. Pukul 03.00 WIB pagi, di daerah kota masih ramai kok,” ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (30/1).
Dikatakan Unggung untuk menjalankan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, pihaknya menerjunkan sejumlah personel dengan mempersenjatai senapan laras panjang.
“Patroli akan memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan kita akan melakukan tindakan-tindakan preventif,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mantan Pimpinan KPK: Silahkan Bareskrim Usut Abraham Samad

Jakarta, Aktual.co — Badan Reserse Kriminal Mabes Polri mulai mengusut pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dengan elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Dalam pertemuan di unit Capital Rersidence SCBD Jl Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta itu, Samad menjanjikan menyelasaikan kasus kader PDI Perjuangan.
Menanggapi hal tersebut, Pimpinan KPK jilid II Bibit Samad Rianto justru mempertanyakan apa yang telah dilanggar oleh Abraham Samad dalam pertemuan itu. 
“Sekarang ada larangan tidak pimpinan KPK bertemu dengan seseorang?,” ujar Bibit ketika berbincang dengan Aktual.co, Jumat (30/1).
Namun demikian, ketika dijelaskan soal isi pertemuan yang dilakukan oleh Samad di Capital Rersidence SCBD Jl Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta itu, Bibit pun mempersilahkan Bareskrim untuk memeriksa lebih dalam perihal peretmuan itu.
“Silahkan saja kalau (Bareskrim Polri) mau memproses. Kalau terkait isisnya, saya tidak tahu apa yang dibicarakan. Yang jelas ya silahkan saja. Apakah itu melanggar hukum?” kata dia. 
Yang jelas, sambung dia, pimpinan KPK tak boleh melakukan pertemuan dengan tersangka, seperti yang tertuang dalam pasal 36. 
“Itu yang jelas kalau pimpinan KPK melakukan pertemuan dengan pihak berperkara, atau tersangka, itu melanggar pasal 36,” kata dia.
Namun demikian, dalam pasal tersebut, kata Bibit bisa dilakukan asal pimpinan KPK harus meminta izin terlebih dulu dengan pimpinan lainnya. 
“Kalau mau bertemu dengan pihak berkara pun harus seizin pimpinan lainnya, kalau tidak maka itu bisa melanggar kode etik,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain