21 April 2026
Beranda blog Halaman 39375

Harga BBM Malaysia Kembali Turun

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Malaysia kembali menurunkan harga Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlaku mulai 1 Februari 2015.
Menteri Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi, dan Konsumen Malaysia, Datuk Seri Hasan Malek mengatakan, harga eceran premium RON95 turun 21 sen menjadi 1,70 ringgit atau sekitar Rp5.970 per liter. Sedangkan premium RON97 turun 11 sen menjadi 2 ringgit atau sekitar Rp7.000 per liter, dan harga eceran diesel turun 23 sen menjadi 1,70 atau sekitar Rp5.970 per liter.
Harga BBM di Malaysia ini lebih murah dibanding Indonesia. Harga eceran BBM jenis Premium (RON 88) di Indonesia sebesar Rp6.700 per liter, sedangkan BBM jenis Solar Rp6.400 per liter. Sejak awal Januari lalu, Pemerintah telah mencabut subsidi BBM jenis premium, sedangkan subsidi solar dipatok Rp1.000 per liter.
Kembali ke Malaysia, pada 21 November 2014 pemerintah negeri jiran mengumumkan bahwa mulai 1 Desember harga eceran premium RON95 dan diesel akan disesuaikan dengan metode mengapung terkendali. “Harga baru premium dan diesel disesuaikan berdasar harga rata-rata produk sepanjang Januari tahun ini dan kurs mata uang,” tandas Seri Hasan.
Sebelum menyesuaikan harga eceran premium dan diesel, lanjut Seri Hasan, pemerintah Malaysia akan melihat harga pasar setiap produk dan kurs mata uang untuk bulan berikutnya. Setiap perusahaan minyak dan operator SPBU diingatkan untuk mematuhi harga baru ini.
“Tindakan tegas akan dikenakan bagi mereka yang melanggar harga baru yang telah ditetapkan pemerintah,” tuntas Seri Hasan.

Artikel ini ditulis oleh:

Mesir Bebaskan Wartawan Al-Jazeera Peter Greste

Jakarta, Aktual.co —  Setelah setahun dipenjarakan, akhirnya wartawan al-Jazeera Peter Greste yang dituduh menyebarkan berita bohong, kini dibebaskan dari Mesir.
Peter sebelumnya dituduh pemerintah Mesir telah bekerja sama dengan Ikhwanul Muslimin tahun 2013. Peter ditangkap bersama dua wartawan al-Jazeera lain Mohamed Fahmy dan Baher Mohamed di Kairo. Yaitu setelah penggulingan Presiden Mohammed Morsi oleh militer kala itu.
Dalam persidangan semua terdakwa membantah tuduhan atas dirinya, bahkan menilai proses sidang mereka sebelumnya sebagai tidak benar.
 “Kami senang Peter dan keluarganya  akan bersatu kembali, Ini telah menjadi cobaan yang luar biasa dan tidak dapat dibenarkan bagi mereka, dan mereka alami. Kami tidak akan berhenti sampai Baher dan Mohamed juga kembali kebebasan mereka,” Kata Mostefa Souag, Direktur Jenderal jaringan media Al-Jazeera.
Sebelumnya ketiga wartawan ini mengajukan banding dalam persidangannya dan permohonan tersebut dikabulkan pemerintah mesir.
Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mengatakan pada November lalu tealh menimbang kemungkinan pemberian grasi bagi dua wartawan asing al-Jazeera. Sebelum dia telah menandatangani keputusan tentang pemulangan tahanan asing.
Menyusul bulan Januari lalu, pengadilan tinggi Mesir memerintahkan pengadilan ulang ketiga pria yang diduga bekerjasama dengan Ikhwanul Muslimin ini.
Tepat 1 Februari 2015 Kemendagri Mesir pun  memutuskan pengekstradisian wartawan australia  Peter Greste  ke negaranya. Melalui persetujuan kabinet, ditetapkanlah Keputusan Presiden no.140 tahun 2014 tentang ekstradisi terdakwa dan pendeportasian para narapidana.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Menaniaya karyawan karaoke, Daud Kei Ditangkap Polda Metro

Jakarta, Aktual.co — Polda Metro Jaya menciduk pria bernama Ladau Tetlageni alias Daud Kei yang diduga menganiaya seorang karyawan karaoke di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Korban pengeroyokan bernama Deni Rizkat,” kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan saat dikonfirmasi di Jakarta Minggu (1/2) malam.
Herry menjelaskan awalnya pemuda asal Pulau Kei Maluku itu bersama beberapa temannya mengunjungi Zodiak KTV City Walk pada Jumat (30/1) malam.  Karena memiliki utang pembayaran, korban Deni menagih kepada Daud Kei namun tersangka memaksa untuk tetap membuka ruangan.
Setelah bernyanyi di ruangan, tersangka Daud Kei mendatangi meja bar dan memarahi pegawai karaoke karena minuman bir yang diberikan dicampur air.  Daud Kei bersama dengan beberapa rekannya lalu mengintimidasi dan menganiaya para karyawan karaoke itu.
Karena tidak terima mendapatkan perlakuan kasar, korban melapor ke Polda Metro Jaya dengan Nomor Laporan : LP/4807/XII/2014/PMJ/Ditreskrimum tanggal 30 Desember 2014.
Selanjutnya, petugas menangkap Daud Kei dan tiga rekannya Rahim Rettob, Rizal Rettob dan Abdul Harris Madanar di sekitar Jakarta, pada Sabtu (31/1), dan menyita barang bukti berupa nampan plastik dan tempat minuman.

Artikel ini ditulis oleh:

Remaja Perampas Motor, Dibekuk Polres Depok

Jakarta, Aktual.co — Tiga remaja yang terlibat aksi perampasan sepeda motor milik Suherman (22), berhasil diringkus Polres Kota Depok.
“Pengakuan tersangka pernah melakukan (aksi perampokan) di Limo Krukut) yang terjadi pada Sabtu (31/1),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta, Minggu (1/2).
Ketiga remaja itu yakni DF (18) asal Perintis Depok Griya Lembah Depok, IS (17) dan ADP (18) warga Mekarjaya Sukmajaya Depok Jawa Barat.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor, sebilah sangkur dan sebilah besi pemukul.
Martinus menjelaskan semula utim operasi Polresta Depok mengamati ada tiga anak muda yang menumpang sebuah sepeda motor berputar tiga kali di GDC Depok pada Minggu sekitar 03.00 WIB.
Karena curiga, polisi membuntuti dan mengamati para pelaku yang berhenti di sekitar lokasi korban Suherman nongkrong yaitu di Jalan Boulevard Kota Kembang Sukmajaya Depok.
Saat itu, para pelaku mengancam Suherman untuk menyerahkan sepeda motor bernomor polisi F-6933-JOS.
Aksi perampokan itu berhasil digagalkan berkat kesigapan polisi yang membuntuti kendaraan para pelaku.
“Saat ini, petugas sedang mengembangkan dan memburu seorang pelaku lainnya,” ujar Martinus.

Artikel ini ditulis oleh:

Arsenal Jebol Aston Villa 5- 0

Jakarta, Aktual.co — Arsenal melonjak ke posisi kelima klasemen Liga Utama Inggris setelah menjebol gawang Aston Villa 5-0 di Stadion Emirates, Minggu (1/2).
Pemain depan asal Prancis Olivier Giroud membuka gol pada menit kedelapan setelah mendapat umpan Mesut Ozil, sebelum kemudian pemain asal Jerman itu menambah gol kedua.
Theo Walcott menambah gol ketiga dalam serangan balik yang tajam. Gol keempat dicetak Santi Cazorla dari titik penalti setelah pemain pengganti Chuba Akpom dijatuhkan Brad Guzan. Selanjutnya Hector Bellerin melengkapi dengan gol kelima.
Arsenal kini mengantongi nilai 42 angka dari 23 pertandingan dan membuntuti posisi keempat Southampton, yang akan menjamu Swansea City pada Minggu petang, dengan perbedaan selisih gol dan posisi ketiga Manchester United dengan satu angka.
Villa, posisi 16 klasemen dan tanpa kemenangan sejak 7 Desember, tidak mencetak gol di Liga Premier sejak 20 Desember dan kini terpaut tiga angka di atas zona degradasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Terkontaminasi Bakteri ‘Listeria Monocytogene’, Petugas Karantina Harus Awasi Apel Impor AS

Jakarta, Aktual.co — Masuknya apel impor asal Amerika Serikat yang diduga terkontaminasi bakteri ‘listeria monocytogene’ ke Medan dan daerah lain, tidak terlepas dari pengawasan petugas Karantina Pertanian di Pelabuhan Belawan dan Bandara Internasional Kualanamu.

“Petugas Karantina itu, ikut bertanggung jawab atas beredarnya apel yang sangat membahayakan bagi kesehatan manusia,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara, Abubakar Siddik di Medan, Minggu (1/2).

Beredarnya apel yang mengandung bakteri itu, menurut dia, tentunya lebih dahulu dibawah pengawasan dan pemeriksaan dari Petugas Karantina saat masuk ke Kota Medan.

“Jadi, sebelum beredarnyaa apel impor dari AS itu, tentunya telah lebih dahulu mendapat pemeriksaan ekstra ketat dari petugaS Karantina yang mengawasi buah-buahan dari luar negeri tersebut,” ujar Abubakar.

Dia berharap petugas Karantina harus benar-benar selektif dalam mengontrol buah impor yang masuk ke Kota Medan, dan jangan sampai terjadinya jatuh korban jiwa baru institusi itu sibuk melakukan pemeriksaan.

Hal seperti ini, jelasnya, dianggap tidak profesional dan juga tidak memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan, serta kesehatan masyarakat.

“Petugas Karantina di Pelabuhan dan Bandara merupakan pintu terdepan dalam melakukan pemeriksaan buah impor yang masuk dari berbagai negara asing,” katanya.

Bahkan, katanya, kalau sampai petugas Karantina yang dipercaya negara itu, lalai melakukan pemeriksaan buah impor mengandung bakteri tersebut.

“Dikhawatirkan masyarakat dan konsumen yang mengonsumsi apel mengandung bakteri itu, akan terkena penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan,” kata Abubakar.

Apalagi, jelasnya, buah apel dari luar negeri yang mengandung bakteri itu, bisa menimbulkan keracunan dan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, nyeri disertai demam, serta dapat menyebabkan keguguran janin pada wanita hamil.

“Petugas BPOM Medan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) harus bekerja keras memantau beredarnya apel yang berbahaya itu, dan jika memang benar ada harus dimusnahkan,” kata Ketua YLKI.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain