12 April 2026
Beranda blog Halaman 39443

Pemerintah Cabut Izin Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan, menyatakan dengan tegas akan mencabut izin usaha mini market yang tertangkap tangan masih kedapatan menjual minuman beralkohol kadar lima persen setelah tiga bulan ke depan.

“Paling jelek saya minta pemerintah daerah mencabut izin mini market yang jual. Terlebih lagi banyak juga ritel yang belum berizin,” kata Menteri Rahmat Gobel di kantornya, Jakarta, Rabu sore (28/1).

Ia mengatakan, agar ketentuan tersebut berjalan dengan baik, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). “Izin mini market itu ada di Pemda. Saya akan koordinasi dengan Pemda untuk melihat izin dari minimarket,” ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Anies Baswedan mengapresiasi langkah tersebut.

Menurutnya, dengan peraturan tersebut, berarti menunjukan Pemerintah mendorong generasi Indonesia supaya bisa lebih baik.

“Fokusnya sama pada pencegahan, bila dilakukan sama-sama menginginkan sehat fisik dan moral, sama-sama kita kerjakan demi kemajuan bangsa kita,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Terdampak Pertemuan The Fed, Rupiah Diprediksi Melemah

Jakarta, Aktual.co —   Tidak jauh berbeda dengan laju IHSG, laju Rupiah kemarin pun turut terkena sentimen dari pertemuan The Fed. Tampaknya sudah menjadi siklus dimana setiap berlangsungnya pertemuan The Fed maka laju Rupiah cenderung turun.

“Pelaku pasar pun lebih memilih untuk mentransaksikan US$ dengan berharap akan adanya kepastian The Fed terhadap pengumuman suku bunganya,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia ((WKSI), Reza Priyambada.

Pada Kamis (29/1), Reza memprediksikan Rupiah berada di atas target level support 12.505, yakni  Rp12.505-12.490 (kurs tengah BI). Menurutnya, pertemuan The Fed membuat pelaku pasar lebih memilih untuk melakukan antisipasi.

“Tetap berhati-hati terhadap masih adanya potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

DPR: Tim Independen Bikin Gaduh Politik Baru

Jakarta, Aktual.co — Tim independen KPK-Polri bisa memicu kegaduhan politik baru antara DPR dan Presiden yang akhir-akhir sudah harmonis kembali.
Hal itu disampaikan Bambang Soesatyo anggota Komisi III DPR RI ketika dihubungi Aktual.co, Rabu (28/1) malam.
“Tim independen ini bukan carikan solusi bagi presiden, malah bikin masalah politik baru bagi presiden,” jelas politisi Golkar ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, anggota tim 9 Hikmahanto Juwana menyebut, telah memberikan rekomendasi pada Presiden Jokowi untuk tak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri terkait status tersangka yang disandangnya. Hal ini demi menjaga kewibawaan dan marwah institusi penegak hukum.
“Kalau tidak dijaga, dilanggar, kemudian dari personal-personal mereka melakukan sesuatu tetapi itu dianggap tidak ada kan ini juga tidak benar. Nah ini kita menjaga bagaimana proses moral yang berkembang di Indonesia, khususnya dalam konteks kelembagaan hukum ini tetap kita jaga,” kata Hikmahanto.

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG BEI dalam Status “Wait And See”

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin beada di zona merah, setelah terimbas melemahnya laju bursa saham AS dan melemahnya nilai tukar Rupiah. Selain itu, adanya pertemuan The Fed juga memberikan sentimen negatif pada pasar.

“Laju IHSG pun berjalan tidak sesuai dengan harapan kami sebelumnya, dimana pelaku pasar mencoba kembali melakukan aksi beli meski tipis seiring dengan turunnya harga-harga saham,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia ((WKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Kamis (29/1) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.245-5.255 dan resisten 5.275-5.280. Menurutnya, pembentukan chart laju IHSG sedang wait and see terhadap suatu sentimen.

“IHSG menunggu kejelasan dari rilis hasil pertemuan The Fed sehingga potensi penguatan masih tertahan aksi jual. Tetap cermati perubahan yang yang terjadi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pertama Kali, Stadion di Australia Sediakan Makanan Halal

Sidneya, Aktual.co —Untuk pertama kalinya makanan halal dijual di Stadium Australia yang bertaraf internasional dan dalam sebuah event besar, Piala Asia 2015. Beragam makanan halal disediakan untuk para pembeli dalam pagelaran semifinal yang mempertemukan antara Korea Selatan vs Irak, Senin (26/1).
Sepanjang sejarah Stadium Australia alias ANZ Stadium, baru kali ini ada makanan halal dijual di sana. Langkah ini dilakukan untuk menyambut gelombang budaya beragam yang terpusat di Sydney Olympic Park demi AFC Asian Cup 2015. Selain pada pertandingan Korsel-Irak kemarin, makanan halal juga akan tersedia saat laga final 31 Januari mendatang, siapapun tim yang tampil.
Menurut Michael Carayannis dari The Sydney Morning Herald, kesuksesan memperkenalkan makanan halal bisa membuatnya menjadi menu tetap di stadion tersebut. Apa lagi akan ada serangkaian ajang olahraga berbeda selama musim Liga Rugby Nasional di Australia, Selasa (27/1).
Ini bukan kali pertama ajang olahraga multinasional di negara nonmuslim memerhatikan kebutuhan penonton dan pemain muslim. Pada Piala Dunia FIFA tahun lalu di Brasil yang bertepatan dengan bulan Ramadan, lembaga muslim setempat memberikan layanan berupa pembagian buklet panduan wisata Islami sampai edukasi staf hotel terkait kebutuhan para tamu muslim.

Meski Didera Profit Taking, IHSG Berpotensi Bullish

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Kamis (29/1), HD Capital memprediksikan support indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di rentang 5.250-5.205-5.120-5.040, dan resistance 5.330-5.385-5.451

Senior Research HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, walaupun IHSG sempat didera profit taking namun pada akhirnya pelaku pasar masih melakukan aksi beli untuk menahan penurunan tidak melebihi level 5.205.

“Kami optimis IHSG masih akan melakukan misi bullish untuk kembali ke resistance all time high baru di 5.330, ungkap Yuganur dalam riset hariannya yang menjuga,” kata Yuganur dalam riset hariannya, Kamis (29/1).

Yuganur juga merekomendasikan empat saham yang patut dipertimbangkan investor pada perdagangan hari ini, yakni PT Astra Internasional (ASII), PT Adhi Karya (ADHI), PT Bank Jabar Banten (BJBR) dan PT Wijaya Karya Beton (WTON).
Saham ASII

HD Capital melihat koreksi sehat saham ASII dalam pembentukan medium term uptrend untuk break all time di Rp8.250 dapat digunakan untuk kesempatan positioning buy mengantisipasi swing up kembali. Beli saham ASII dengan entry (1) Rp7.800, entry (2) Rp7.700, serta cut loss point Rp7.575.

Melihat valuasi sahamnya saat ini, efek big cap automotif ini diperdagangkan pada price earning (PE) 2015 sebesar 16,4 kali, price to book value (PBV) 2,7 kali dan return on equity (ROE) 16,7 persen.

Saham ADHI

Saham ADHI ditransaksikan pada price earning (PE) 2015 sebesar 48,4 kali berdasarkan posisi harganya saat ini, price to book value (PBV) 4,2 kali dan return on equity (ROE) 8,1 persen.

“Kami lihat bahwa koreksi dan konsolidasi minor di pembentukan kembali strong medium uptrend saham emiten konstruksi BUMN ini hanya merupakan jeda sesaat sebelum mencoba ke resistance high Rp3.800-4.000. Beli dengan entry (1) Rp3.630, entry (2) Rp3.575, dan cut loss point Rp3.515,” ungkap Yuganur.

Saham BJBR

Untuk saham BJBR, HD Capital melihat, grafik mingguan pada saham perbankan small cap BUMN ini mulai membentuk proses medium term trend recovery.

“Rekomendasi kami akumulasi dalam pola koreksi konsolidasi minor dengan trading target Rp850, entry (1) Rp800, entry (2) Rp790, serta cut loss point Rp770,” jelasnya.

Berdasarkan harganya saat ini, saham BJBR ditransaksikan pada price earning (PE) 2015 sebesar 8,1 kali, price to book value (PBV) 1,17 kali dan return on equity (ROE) 14,1 persen.

Saham WTON

Secara teknikal, saham WTON masih mempunyai potensi untuk melanjutkan kisah perjalanan medium term uptrend hingga Rp1.385 walaupun tersendat dalam konsolidasi jangka pendek. Karena itu HD Capital dalam risetnya menyarankan investor untuk mengoleksi saham ini.

“Beli dengan entry (1) Rp1.345, entry (2) Rp1.325, dan cut loss point Rp1.310,” papar dia.

Saat ini, saham WTON diperdagangkan pada price earning (PE) 2015 sebesar 39 kali, price to book value (PBV) 5,5 kali serta return on equity (ROE) 14 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain