3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39455

Tips Tampil Fresh dan Modis dengan Pakaian Muslim Pria

Jakarta, Aktual.co — Fashion ternyata tidak hanya diperhatikan oleh kalangan wanita saja. Kalangan pria pun juga semestinya membutuhkan tutorial fashion yang bisa menunjang penampilan dalam aktivitas kesehariannya, baik dipakai di kampus, kantor, rumah, tempat ibadah, atau tempat-tempat lainnya.

Busana muslim laki-laki memang cenderung tidak serumit busana wanita. Namun demikian, dalam mengenakan pakaian muslim laki-laki, biasanya juga perlu sedikit sentuhan-sentuhan tips gaya agar nampak modis dan selalu segar dipandang.

Pakaian muslim bagi laki-laki, pada umumnya adalah baju koko. Baju koko merupakan busana islami yang memiliki kerah ‘shanghai’. Pakaian ini banyak dibuat dari berbagai jenis katun yang berkarakter mendinginkan si pemakai. Namun perkembangan fashion yang sedemikian pesatnya, membuat baju Muslim pria ini tidak hanya dikenakan saat perayaan besar umat Islam saja, melainkan juga dapat dikenakan untuk menghadiri berbagai macam acara.

Mulai dari acara keagaam lintas kepercayaan, acara pernikahan, acara formal atau bahkan juga dapat dikenakan dalam bekerja.

Berikut ini beberapa tips memilih busana muslim pria yang kami hadirkan kepada Anda, agar Anda tampil fresh dan modis.

Tampil syar’i
Tips memilih busana muslim pria pertama adalah syar’i. Pastikan baju muslim yang Anda pilih sesuai dengan aturan Islam, tidak ketat, tidak transparan, dan pastinya menutup aurat. Usahakan agar Anda mempertimbangkan ketiga aspek ini setiap kali memilih busana muslim. Jangan sampai Anda mengikuti tren namun tidak memperhatikan ketiga aspek dasar tersebut.

Pilih warna yang lembut
Pemilihan warna sangatlah penting untuk Anda. Gunakan warna-warna yang menjadi tren di tahun 2015 seperti warna earth-tone atau warna netral. Warna ini akan memberikan kesan maskulin pada pemakai dan juga akan membuat Anda tidak terkesan ketinggalan zaman. Hindari menggunakan baju muslim dengan warna mencolok dikhawatirkan dapat menimbulkan kesan norak pada penampilan. Hindari pula model busana muslim pria dengan motif berlebihan.

Hindari jeans
Hindari kombinasi baju muslim dengan celana jeans. Celana jeans memang merupakan celana yang bisa digunakan dalam situasi apapun baik di saat santai maupun situasi formal. Namun, di saat Anda menggunakan pakaian muslim ada baiknya Anda tidak mengombinasikan dengan celana jenis ini. Rasanya akan sangat janggal ketika Anda menggunakannya. Akan lebih baik bila baju muslim pria ini diserasikan dengan celana bahan kain yang modis.

Sesuaikan dengan tujuan
Pastikan Anda memilih baju muslim sesuai dengan tujuan Anda menggunakannya. Jika Anda memilih baju muslim untuk keperluan sehari-hari, pilihlah baju dengan penggunaan bahan yang ringan seperti katun atau pun kaos. Baju muslim yang berbahan katun akan membuat tubuh kita nyaman dan tidak terlalu panas ketika kita memakainya juga dapat menyerap keringat. Untuk baju muslim yang akan dipergunakan pada saat pesta, Anda dapat memilih baju muslim dengan bahan dasar satin, sutra, atau pun taffeta. Pilihlah baju muslim yang bermodel kerah ‘shanghai’ dan untuk dalam ruangan ber-AC pilih baju muslim yang agak tebal dan hangat, sehingga kamu tidak kedinginan.

Pilih yang pas
Pilihlah baju muslim Anda dengan ukuran yang pas. Tidak terlalu longgar atau pun terlalu ketat. Ukuran yang terlalu longgar akan membuat badan kita terkesan dalam baju yang kita pakai, sedangkan ukuran baju yang ketat dirasa tidak baik untuk jenis setelan ini, karena menampakkan dengan jelas postur tubuh pemakai.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: KPK Juga Pernah Dipimpin Tersangka

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo disarankan untuk tetap melantik Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia.  Bayang-bayang status tersangka yang disandang Budi Gunawan, bukanlah satu keputusan hukum tetap.
Terlebih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga yang menyarankan Presiden Jokowi untuk tidak melantik Budi Gunawan, pada kenyataanya pernah dipimpin oleh dua orang tersangka.
Demikian disampaikan Pengamat hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Muzakir, ketika berbincang dengan Aktual.co, Jumat (16/1).
“Itu prinsipnya tekstual hukumnya, tersangka boleh menduduki jabatan apapun dan begitu pun sebaliknya seoarang yang memiliki jabatan. Tak ada alasan untuk memecat siapapun itu beradasarkan azas kepastian hukum,” ujar dia.
Pimpinan KPK jilid III, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah diketahui pernah menyandang status tersangka, kasus dugaan suap terkait kasus Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT), Anggoro Widjojo.
Ketika itu, Bibit dan Chandra sempat menjabat sebagai pimpinan KPK, sebelum akhirnya Susilo Bambang Yudhoyono yang ketika itu menjabat Presiden, menunjuk Plt Pimpinan KPK.
Oleh sebab itu, sambung Muzakir, sekalipun Budi Gunawan nantinya berstatus terdakwa, hal itu pun sifatnya hanya memberhentikan sementara.
“Ketika dia (Budi Gunawan) sudah memiliki kepastian hukum, maka dia harus diberhentikan sementera sampai dia memiliki hukum tetap,” kata dia.
KPK menjerat Budi Gunawan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji. Kasus itu, menurut KPK, terjadi saat Budi menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier SDM Mabes Polri periode 2004-2006.
KPK mengaku sudah melakukan penyelidikan kasus tersebut sejak Juli 2014. Awalnya, pihaknya menerima laporan masyarakat pada 2010. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

WNA Nigeria Sembunyikan Sabu di Dalam CCTV

Jakarta, Aktual.co — Warga Negara Nigeria berinisial UEA yang ditangkap karena membawa Narkotika jenis sabu dan ganja di Apartemen Margonda Residence, Depok, menyembunyikan barang haram tersebut dalam kamera Closed Circuit Television (CCTV).
“Tersangka menyembunyikan narkoba jenis sabu dan ganja dalam puluhan unit kamera CCTV yang disimpan dalam satu tas jinjing dalam apartemennya,” kata Kepala Bidang Humas BNN Sumirat Dwiyanto yang ditemui saat melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil operasi Narkoba di Jakarta, Jumat (16/1).
Di dalam tas jinjing yang berisi sekitar sepuluh unit kamera CCTV itu, petugas menemukan sabu seberat empat kilogram yang dibagi dalam sembilan paket dan ganja sekitar 300 gram dalam satu bungkusan.
“Semuanya telah dibagi dan dibungkus dalam plastik bening lalu dimasukan dalam CCTV itu,” kata Sumirat.
Pria asal Nigeria yang mengaku berprofesi sebagai pedagang itu mengatakan baru pertama kali datang ke Indonesia dan itupun atas perintah seseorang yang berada di Nigeria (Mr. X).
Saat tiba di Jakarta pada tanggal 22 Oktober 2014 UEA kemudian menyewa satu unit kamar di Apartemen Margonda Residence II, Depok, Jawa Barat dan diperintahkan oleh Mr. X untuk menerima paket sabu dan ganja.
Namun belum sempat menerima perintah selanjutnya terkait sabu dan ganja yang telah diterimanya, tersangka terganjal persoalan administrasi saat dilakukan razia oleh Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Imigrasi.
“Dia tertangkap saat razia orang asing oleh Timpora Imigrasi karena tidak dapat menunjukan paspor dan dokumen lainnya. Setelah dilakukan penyelidikan tersangka kedapatan membawa narkoba dan positif menggunakan narkotika saat tes urin,” kata Sumirat.
Sumirat juga mengatakan UEA dijanjikan upah sebesar 7.000 dolar AS oleh Mr. X jika misinya sebagai kurir narkotika berhasil dijalankan oleh tersangka.
Atas perbuatannya tersebut tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Yahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Selidiki Pohon Tumbang di Kebun Raya, Polisi Libatkan Ahli IPB

Jakarta, Aktual.co —Ahli dari kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) dilibatkan dalam penyelidikan kasus tewasnya enam orang akibat tertimpa pohon Damar yang tumbang di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/1) lalu.  
Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ke dua yang digelar Polres Bogor Kota hari ini, ahli yang juga merupakan dosen di Fakultas Kehutanan IPB itu dilibatkan sebagai tim ahli membantu penyidik.
Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Aulia Djabar, mengatakan olah TKP kedua ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti tumbangnya pohon ini. 
“Makanya kita datangkan saksi ahli, dari IPB,” kata dia, di Bogor, Jumat (15/1).
Sementara ini, penyebab pohon tumbang karena bagian dalamnya keropos dimakan rayap. “Penyebab pastinya belum bisa kita pastikan. Tapi, sementara ini karena keropos. Karena dimakan rayap,” kata Aulia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Umumkan Penurunan Harga BBM

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Suwandi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri ESDM Sudirman Said dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menggelar jumpa pers terkait penurunan harga BBM di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/1/2015). Harga Premium yang sebelumnya seharga Rp7,600 Per liter, turun menjadi Rp6.600 per liter. Untuk harga Solar, sebelumnya Rp7.250, menjadi Rp6.400 per liter dan berlaku pada Senin (19/1/2015) dini hari. AKTUAL/Ist

Sempat Naik, Pemerintah Kembali Turunkan Harga Elpiji 12Kg

Jakarta, Aktual.co —  Baru dua pekan pemerintah menaikan harga jual gas elpiji 12 kilogram (kg) sebesar Rp1.500 per kg atau dari harga Rp115.000 per tabung menjadi Rp133.000 per tabung. Kini pemerintah kembali menurunkan harga jual gas elpiji 12 kg menjadi Rp129.000 per tabung, atau turun sebesar Rp4.000 per tabung.

Presiden Joko Widodo yang didampingi oleh empat Menterinya, mengumumkan langsung soal penurunan harga BBM tersebut.

“Gas elpiji 12 kg turun menjadi Rp129.000 per tabung,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/1).

Sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan, penurunan harga gas elpiji 12 kg menyusul penurunan harga di pasar international.

“Penurunan karna harga pasar di international juga turun, dan yang penting pemerintah minta tidak rugi,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain