7 April 2026
Beranda blog Halaman 39476

Dua Spesialis Curanmor Diringkus Polisi

Semarang, Aktual.co — Dua pelaku pencurian sepeda motor tanpa memakai kunci T, yakni AS alias Ucil (24), dan S alias Keoang (24), diringkus aparat Sat Reskrimum Polrestabes Semarang. 
Keduanya diringkus saat akan menjual dua motor hasil curian di daerah Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Jumat, (9/1) ukul 15.00 wib.
Dalam tiga minggu, pelaku berhasil menggasak tiga sepeda motor matic tanpa dikunci double dengan sasaran di rumah-rumah.
“Kami hanya mengincar motor matic, kami tidak gunakan kunci T, tapi merusak kabel dan menyambungnya agar motor tersebut menyala, ” kata salah seorang pelaku, Ucil, saat digelandang ke Mapolrestabes Semarang, Selasa (27/1) pagi.
Menurut Ucil, dirinya bertugas sebagai eksekutor, sedangkan Keong hanya bertugas menjaga dan mendorong motor. “Kami juga mencari yang tidak terkunci stang, biasanya motor matic,” imbuh dia.
Sementara, Kapolrestabes kota Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, modus pencurian yang digunakan pelaku tergolong baru. Pelaku hanya mengincar motor yang tidak terkunci stang dan langsung merusak kelistrikan motor tersebut.
“Pelaku mahir merekayasa kelistrikan motor agar mau menyala. Mereka hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk mencuri tanpa menggunakan kunci T, ” ujarnya.
Barang bukti berupa tiga unit motor Yamaha Mio bernopol, H 2853 EQ, H 5584 OY, dan satu  tanpa plat nomor, berhasil diamankan dari tangan pelaku. Keduanya dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun kurungan penjara. 

Artikel ini ditulis oleh:

Profil Pemain Klub Australia yang Berdarah Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Setelah Yandi Sofyan kembali ke Indonesia, Brisbane Roar masih mempunyai pemain muda penuh talenta yang berdarah Indonesia, Samuel Sibatuara.

Samuel atau biasa dipanggil Sammy, pemuda berusia 18 tahun yang dibesarkan di Sydney Barat, sudah menyukai sepakbola sejak usia dini. Keluarganya kemudian pindah ke daerah Kingscliff di bagian utara New South Wales dan disanalah ia ditemukan oleh pencari bakat Brisbane Roar dan tahun lalu diajak untuk bergabung dengan skuad Young Roar.

Berdarah Indonesia, ayah Sammy berasal dari Sumatera dan ibunya adalah seorang wanita berkebangsaan Italia yang lahir di Australia. Ini membuatnya secara teknis memenuhi syarat untuk dapat bermain bagi tiga negara, Australia, Italia termasuk Indonesia.

Sammy mencintai Indonesia dan berlibur ke Bali merupakan salah satu destinasi favoritnya.

“Saya cinta Indonesia dan masyarakatnya,” ucap Sammy, dalam siaran persnya yang diterima Aktual.co di Jakarta, Selasa (27/1).

“Saya pergi ke sana (Bali) setiap satu atau dua tahun. Saya suka Indonesia karena lebih santai. Di Australia semua terasa serba cepat. Saya suka bersantai di Bali dan menikmati makanan yang enak, cuaca yang baik dan pantai yang indah,” katanya menjelaskan.

Sammy tidak memiliki tim Indonesia favorit, tetapi ia merupakan penggemar gelandang tim Serie A AS Roma keturunan Indonesia-Belgia Radja Nainggolan, yang memiliki darah Batak seperti dirinya.

Namun jika suatu saat mereka bertemu, Sammy mengakui bahwa ia harus memoles kemampuannya berbahasa Indonesia agar dapat berbicara dengan bahasa ibu mereka.

“Dulu saya sering berbicara dengan bahasa Indonesia ketika masih muda, namun kehilangan kemampuan itu karena saya hanya berbicara dengan bahasa Inggris saat sekolah,” kata Sammy.

“Tentunya saya harus berusaha tentang ini dan mendapatkan kemampuan berbahasa Indonesia saya lagi,” ucapnya berharap.

Mengenai karir sepakbolanya, Sammy mengatakan telah berpikir panjang dan keras, jika ia mampu mencapai tingkat internasional dan memutuskan untuk bermain bagi tim nasional, maka Australia sebagai pilihan pertamanya.

“Saya dibesarkan di Australia dan untuk bisa bermain bagi Socceroos adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” katanya.

Sammy mencetak kedua gol dalam kemenangan 2-1 Young Roar atas Melbourne Victory di pertandingan 20 Desember lalu, sebuah hasil yang membawa tim Roar berada satu poin dari puncak klasemen.

Artikel ini ditulis oleh:

Wallstreet Naik Tipis Seiring Penguatan Sektor Energy

Jakarta, Aktual.co — Pada penutupan perdagangan bursa Amerika Serikat (AS) Senin (26/1) petang, pada pukul 16.00 waktu New York (atau 04.00 WIB Selasa dinihari tadi), indeks Standard & Poor’s 500 menguat seiring menguatnya sektor energy, menutupi pelemahan sektor teknologi yang tertekan karena pertimbangan investor terkait kemungkinan dampak dari Pemilu Yunani.

Seperti yang dilansir Bloomberg, Selasa (27/1), indeks S&P 500 naik 0,3 persen ke level 2.057,09 di akhir perdagangan. Adapun Dow Jones Industrial Average naik 6,1 poin atau kurang dari 0,1 persen ke level 17.678,7. Sementara Nasdaq 100 merosot 0,1 persen.

Sekitar 6,2 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, 7 persen berada di bawah rata-rata transaksi 3 bulan. Indeks S&P 500 mencetak reli 1,6 persen sepanjang pekan lalu setelah ECB menyatakan akan menambah stimulus ekonomi.

“Masih membutuhkan sentiment lain untuk membuat saham naik lebih tinggi,” kata Chief Investment Officer McQueen, Ball & Associates Bill Schultz.

Artikel ini ditulis oleh:

PM Inggris: Telepon Tipuan Tak Melanggar Hukum Asal Tak Membahayakan

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Inggris, David Cameron mengatakan tipuan panggilan telepon dari seseorang yang mengaku anggota Konferensi Tinggat Tinggi tidak melanggar hukum. Menurutnya hal tersebut tidak membahayakan dan bisa terjadi pada siapapun dan kapanpun.

“hal ini tidak membahayakan dan bisa terjadi sewaktu-waktu, tidak ada salahnya, dan tidak melanggar keamanan nasional, tetapi akan ada langkah untuk menghilangkan tipuan panggilan telepon kedepannya,” Ujar Cameron, dikutip dari BBC, Selasa (26/1).

Perdana Menteri mengungkapkan, menerima panggilan ketika sedang berjalan-jalan di daerah pemilihannya sembari menggendong putrinya, Florence dipunggungnya, ketika itu ada panggilan konferensi yang melibatkan Direktur Instansi Pemantau Pemerintah GCHQ Robert Hannigan.

“Saya pikir panggilan itu aneh,” kata Cameron yang sempat curiga.

Cameron mengatakan penelepon kemudian mengatakan itu adalah panggilan tipuan sebelum telepon diakhiri. GCHQ juga telah melakukan ‘review’ setelah nomor ponsel yang mengaku Hannigan itu diungkap.

Artikel ini ditulis oleh:

Tantowi: Pengambilan Keputusan SBY Lebih Baik Daripada Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya menilai Presiden Jokowi tidak tegas dalam menjalankan roda pemerintahan dan pengambilan keputusan. 
Menurutnya, banyak keputusan Jokowi yang terbentur undang-undang.
“Jokowi tidak tegas menjalankan pemeritahan. Padahal rakyat sudah memberikan mandat pada dia. Rakyat memilih dia sebagai presiden, oleh karena itu dia tidak boleh takut dengan tangan-tangan yang ingin merebut kekuasaan dia,” ujar Tantowi di gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/1).
Tantowi menuturkan, Pemerintahan SBY lebih baik daripada Pemerintahan Jokowi. Menurutnya, pada jaman SBY keputusan yang dikeluarkan ragu-ragu, tapi keputusan yang diambil SBY selalu benar. Berbeda dengan Jokowi, ragu-ragu tapi keputusannya tidak konstitusional dan terbentur UU.
“Kita harapkan setelah 100 hari pemerintahannya ada perbaikan, karena rakyat sudah bergejolak,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Usai Periksa BW, Komnas HAM Kordinasi ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Pimpinan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (27/1). Kedatangan tersebut, guna membicarakan kasus dugaan pelanggaran HAM kepada Wakil Ketua KPK, Bambang Wijojanto (BW).
“Kedatangan Komnas HAM adalah terkait dengan dugaan kirminalisasi terhadap pimpinan KPK. Tadi kan sudah ketemu pak BW, sekarang dengan suluruh pimpinan dan jajaran KPK,” papar Ketua Komnas HAM, Nur Kholis, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/1).
Lebih jauh disampaikan Nur Kholis, peran Komnas HAM terhadap kasus yang menimpa BW adalah untuk membantu mencari jalan keluar dan memberikan rekomendasi penyelesaian kasus.
Dia menilai, rekomendasi yang telah keluar dari berbagai pihak selain KPK, Polri dan Presiden, belum bisa menyelesaikan kasus salah satu pimpinan KPK itu.
“Yang dibutuhkan negara ini adalah rekomendasi. Masukan dari berbagai pihak, itu yang ditunggu untuk penyelesaian masalah yang ada sekarang,” ujarnya.
“Mungkin rekomendasi sudah banyak keluar sekarang, tapi belum bisa menyelesaikan masalah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Komnas HAM telah lebih dulu meminta keterangan dari BW selaku pihak yang diduga mengalami kriminalisasi HAM. Pemanggilan terhadap BW dilakukan setelah terdapat laporan masyarakat terkait kasus tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain