2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39746

Obama Kutuk Serangan Kantor Surat Kabar di Paris

Jakarta, Aktual.co —  Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengutuk serangan di Paris Rabu terhadap kantor surat kabar satir yang menewaskan 12 orang, dan menyebutnya sebagai “serangan teroris” serta menjanjikan bantuan AS.

“Kami berhubungan dengan pejabat Prancis dan saya telah arahkan pemerintah saya untuk memberikan bantuan yang diperlukan untuk membantu membawa teroris ini ke pengadilan,” katanya.

Sejumlah pria bersenjata meneriakkan slogan-slogan Islam menyerbu kantor koran Charlie Hebdo di Paris, dipersenjatai dengan senapan serbu AK-47 dan peluncur granat.

Pemimpin Redaksi Mingguan itu, Stephane Charbonnier, dan tiga kartunis termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu, kata sumber pengadilan di Paris.

Mingguan ini telah menarik kontroversi dengan menerbitkan kartun satir Nabi Muhammad SAW, suatu yang tabu bagi ummat Islam.

“Saya sangat mengutuk penembakan mengerikan di kantor majalah Charlie Hebdo di Paris yang dilaporkan menewaskan 12 orang,” kata Obama.

Presiden AS memuji Prancis sebagai “sekutu tertua Amerika” dan mitra “dalam perang melawan teroris yang mengancam keamanan bersama kami dan dunia.” “Pikiran dan doa kami dengan korban serangan teroris ini dan rakyat Prancis pada masa sulit ini,” katanya.

“Lagi dan lagi, orang-orang Prancis telah berdiri untuk nilai-nilai universal yang generasi orang-orang kami telah bela. Prancis, dan kota besar Paris di mana serangan keterlaluan ini terjadi, menawarkan kepada dunia contoh yang abadi yang akan bertahan baik di luar visi kebencian pembunuh tersebut.”

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Arema Bertekad Pertahankan Trofi Trofeo

Jakarta, Aktual.co — Arema Cronus, bertekad untuk mempertahankan mahkota juara Trofeo Persija Jakarta 2015. Dan pertandingan tersebut bakal dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 11 Januari 2014.

Pelatih Arema, Suharno, mengatakan tim asuhannya itu akan bertolak ke Jakarta pada Jumat (9/1) dan pertandingan segitiga yang diikuti Sriwijaya FC, Arema dan tuan rumah Persija Jakarta itu dilangsungkan Minggu (11/1).

“Di ajang ini tentu kami menargetkan yang terbaik untuk mempertahankan gelar juara yang kita raih tahun lalu, meski sekarang kita belum memastikan komposisi tim yang pas pada laga pramusim ini,” ujar Suharno di Malang, Jawa Timur, Rabu (7/1).

Ia mengatakan tim pelatih belum memastikan pemain inti yang akan turun menghadapi Persija dan Sriwijaya FC, karena para pemain baru, yakni Sengbah Kennedy tampil kurang maksimal dalam uji coba.

“Kennedy ada masalah dengan kesehatan, kami ragukan ia dapat turun, tapi sudah di serahkan ke tim dokter untuk mengurusinya,” ujarnya.

Sementara itu, Ablode Yao Rudi dan pemain lain dalam kondisi fit dan siap tampil, bahkan dia dapat ditempatkan di posisi mana saja, baik kanan dan kiri maupun sebagai penyerang (striker). Secara permainan, dua pemain asing asal Liberia itu sudah bisa beradaptasi dengan pemain lain dalam satu tim.

Selain bakal bertanding di ajang Trofeo Persija, Arema juga diagendakan mengikuti SCTV Cup yang rencananya digelar pada 14-24 Januari 2014. Ada delapan tim yang bakal berpartisipasi dalam pertandingan pramusim itu, sehingga dibagi menjadi dua grup.

Grup A yang dihuni Semen Padang, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Persebaya Surabaya atau Pelita Bandung Raya itu bakal bertanding di kandang Semen Padang, yakni Stadion Agus Salim. Sedangkan Grup B di gelar di kandang Arema, Stadion Kanjuruhan Malang dengan Arema Indonesia sebagai tuan rumah bersama Persela Lamongan, Mitra Kukar, dan Persipura Jayapura.

Sementara di ajang Piala Gubernur Jatim, Arema absen karena jadwalnya berbenturan dengan jadwal pemusatan latihan (TC) Arema di kota Batu serta persiapan tim menghadapi Trofeo Jakarta dan SCTV Cup.

Piala Gubernur Jatim tahun lalu juga diboyong Arema ke Malang, sedangkan gelar juara Inter Island Cup (IIC) 2014 baru akan diperebutkan antara Arema dengan Persib Bandung pada 27 Januari nanti di Bantul.

Artikel ini ditulis oleh:

Kongres ke-IV PAN Bakal Digelar di Bali

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP PAN Joncik Muhammad mengatakan Kongres ke-IV PAN ditetapkan bakal berlamgsung pada tanggal 28 Februari hingga 2 Maret 2015 di Pulau Bali.

Hal itu sesuai dengan hasil kesepakatan Rakernas PAN 2015 yang berlangsung Rabu malam.

“Kongres ke-IV PAN tanggal 28 Februari-2 Maret 2015. Sudah ‘fixed’ dan lokasi di Bali,” ujar Joncik, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1) malam.

Penetapan waktu dan lokasi pelaksanaan Kongres ke-IV PAN melalui Rakernas PAN terpantau tanpa hambatan. Kongres PAN akan menjadi ajang pemilihan ketua umum PAN periode selanjutnya dan menentukan arah politik partai tersebut.

Sebelumnya Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PAN Amien Rais dalam pembukaan rakernas menekankan bahwa Rakernas PAN harus berjalan sejuk.

“Mari ciptakan rakernas yang sejuk. Jangan ada teriakan-teriakan mendukung (calon tertentu), supaya suasana yang sudah sejuk tidak terganggu,” ujar Amien.

Amien mengatakan dengan rakernas yang sejuk, maka Kongres ke-IV PAN pun diharapkan berjalan mulus, sehingga masyarakat dapat melihat PAN sebagai partai etis dan menjunjung persatuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berikut Tahapan Kongres Pemilihan Ketum PSSI 2015

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), telah resmi membuka bursa calon Ketua Umumnya untuk periode 2015-2019. Selain pendaftaran calon Ketum, Komisi Pemilihan (KP) PSSI juga membuka pencalonan anggota Executive Committee (Exco) PSSI.

Dikatakan Ketua KP, Dhimam Abror, syarat mencalonkan diri menjadi exco PSSI adalah, sesuai dengan pasal 34 ayat 4 Statuta PSSI, yang berbunyi: “Anggota Komite Eksekutif harus sudah berusia lebih dari 30 tahun, mereka harus telah aktif di sepak bola sekurang-kurangnya lima tahun dan harus tidak pernah dinyatakan bersalah atas suatu Tindak Pidana serta berdomisili di wilayah Indonesia.”

“Calon Exco harus diusulkan oleh anggota PSSI, yang berjumlah 782 sesuai dengan hasil Kongres tahunan PSSI 2015,” kata Dhimam Abror dalam siaran pers yang diterima Aktualdi Jakarta, Rabu (7/1).

Berikut Tahapan menuju Kongres Pemilihan 2015 adalah sebagai berikut:

1. Tanggal 7 – 21 Januari 2015, Penyerahan Formulir Pencalonan Ketua dan Anggota Komite Eksekutif PSSI
2. Tanggal 22 Januari – 17 Februari 2015, verifikasi dokumen.
3. Tanggal 18 Februari 2015, pengumuman hasil verifikasi dan pengumumnan Calon Ketua dan Anggota Eksekutif PSSI.
4. Tanggal 19 – 25 Februari 2015, proses pengajuan banding.
5. Tanggal 14 Februari – 18 Maret 2015, Proses &/ Sidang Komite Banding Pemilihan
6. Tanggal 19 Maret 2015, Pengumuman FINAL Calon Ketua dan Anggota  Komite Eksekutif PSSI.
7. Tanggal 18 April 2015, Kongres Pemilihan Ketua dan Anggota Komite Eksekutif PSSI.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Menteri Rokhmin: Gus Dur Ingin Kelautan Jadi Sumber Kemakmuran

Jakarta, Aktual.co — Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Abdurahman Wahid, Rokhmin Dahuri, mengatakan, Gus Dur pada masanya telah menginginkan kelautan menjadi sumber kemakmuran sehingga sektor itu dibuat kelembagaan.

“Dari bidang kelembagaan, Gus Dur melembagaan sektor kelautan dengan membuat kementerian khusus yaitu Departemen Eksplorasi Laut,” kata Rokhmin di Jakarta, Rabu (7/1).

Hal itu diungkapkan Rokhmin pada acara Sarasehan dalam rangka Haul ke-5 KH. Abdurrahman Wahid, dengan tema “Menggali Konsep dan Kebijakan Kemaritiman Presiden Abdurrahman Wahid” di kantor MMD Initiative, di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan di era pemerintahan Gus Dur memunculkan konsep bahwa sektor kelautan tidak hanya terkait nelayan dan perikanan tangkap saja. Namun menurut dia, perikanan budi daya juga dikembangkan karena potensinya yang besar.

“Perikanan tangkap potensinya 7,3 juta ton namun perikanan budi daya sebesar 55 juta ton. Memang saat itu perikanan tangkap harus dikendalikan, ada daerah dengan musim tertentu,” ujarnya.

Selain itu teknologi perikanan dikembangkan karena kemampuan nelayan Indonesia masih kurang karena tidak berdaya dan harus dilakukan modernisasi teknologi. Selain itu menurut dia, di era pemerintahan Gus Dur dari visi pertahanan, ekonomi negara harus diperkuat sehingga mampu membeli kapal untuk patroli laut.

“Dari visi ekonomi, beliau (Gus Dur) meningkatkan anggaran untuk sektor kelautan dari Rp600 miliar menjadi Rp17 triliun,” katanya.

Mantan Menteri Pertahanan di era pemerintahan Gus Dur, Mahfud MD menilai Gus Dur memanfaatkan sumber daya laut secara geologis sebagai sumber kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Dia mengatakan era pemerintahan Gus Dur sudah memproyeksikan kebijakannya menghadap laut namun hal itu belum terwujud karena kondisi pemerintahan tidak stabil saat itu.

“Dulu Gus Dur sudah meletakkan dasar-dasar kebijakan di sektor kelautan, saat ini di era Menteri Susi langkahnya tidak bertele-tele,” ujarnya.

Mahfud mengatakan Gus Dur membuat kelembagaan sektor kelautan sehingga sampai saat ini masih ada, dan langkah yang telah dilakukan Menteri Susi perlu dicontoh.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Tim Sembilan Akan Lakukan Audiensi dengan PSSI

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan bentukan pemerintah, menunggu kehadiran PSSI setelah tim yang dikoordinatori oleh Oegroseno itu melakukan audiensi dengan pemangku kepentingan olahraga Indonesia lainnya, terkait dengan pengawasan terhadap induk organisasi sepak bola Indonesia itu.

Anggota Tim Sembilan, Gatot S Dewa Broto, mengatakan telah melakukan audiensi dengan empat pihak yaitu KONI, KOI, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Komite Informasi Publik (KIP).

“Rapat dilakukan secara maraton sejak pukul 13.30 WIB hingga malam ini (tadi). Audisensi dilakukan terpisah sehingga independen. Keempat pihak sangat kooperatif. Setelah ini kita menunggu kehadiran PSSI. Rencananya pekan depan,” katanya setelah selesai rapat kedua Tim Sembilan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu malam (7/1).

Menurut dia, kehadiran PSSI sangat diperlukan, karena menjadi obyek dalam permasalahan persepakbolaan saat ini. Pihaknya berharap induk organisasi sepak bola Indonesia itu bisa hadir dalam audisensi dengan Tim Sembilan yang beranggotakan dari berbagai kalangan mulai ahli hukum, mantan pemain hingga akademisi.

“Kami berharap PSSI bisa menjelaskan posisinya. Jika ada masalah atau yang lain kita akan membantu menjelaskan kepada masyarakat. Jika mereka tidak hadir, kami juga akan menjelaskan kepada masyarakat,” katanya menambahkan.

Selain melakukan audiensi dengan “stakeholder” olahraga Indonesia, Tim Sembilan yang di dalamnya terdapat mantan Duta Besar Indonesia di Swiss yaitu Joko Susilo ini juga berencana melakukan komunikasi langsung dengan pihak FIFA di Swiss.

Pria yang juga Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora itu menjelaskan sesuai dengan jadwal yang ada selama Januari pihaknya akan melakukan audiensi dengan banyak pihaknya yang mempunyai kaitan dengan sepak bola Indonesia. Tahapan selanjutnya (Februari) akan melakukan analisa dan Maret akan melakukan finalisasi.

“Hasil kerja Tim Sembilan dalam waktu sekitar tiga bulan ini akan dijadikan dasar oleh Menpora Imam Nahrawi untuk memberikan keputusan terkait dengan persepakbolaan nasional,” katanya.

Rencana Tim Sembilan untuk mengundang PSSI ini kemungkinan besar akan mendapatkan halangan, karena hingga saat ini induk organisasi sepak bola Indonesia yang diketuai oleh Djohar Arifin Husin itu tidak mengakui keberadaan tim khusus yang salah satu tugasnya mengawasi kinerja PSSI itu.

PSSI bahkan hanya ingin menjalankan program kerja sesuai dengan hasil Kongres Tahunan PSSI di Hotel Borobudur Jakarta beberapa waktu lalu, yang salah satunya pembentukan tim sinergis yang salah satu tugasnya akan menampung masukan dari “stakeholder” di luar PSSI.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain