14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39767

Tabrakan di Perbatasan, SAR Kepri Tak Temukan Bangkai Kapal

Jakarta, Aktual.co — Petugas SAR Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tidak menemukan dua bangkai kapal yang bertabrakan di Perairan Singapura yang berbatasan dengan Batam.
“Saya mendapat informasi tabrakan kapal tersebut dari Otoritas Singapura pada 2 Januari 2015. Namun setelah petugas menuju ke perbatasan perairan antara Batam dengan Singapura, kami tidak menemukan bangkai kapal tersebut,” kata Kepala SAR Kepri Abdul Hamid, di Tanjungpinang, Kamis (8/1).
Hamid mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, satu kapal menuju Singapura, sedangkan kapal lainnya menuju ke Tiongkok. Namun dia tidak dapat memastikan apakah kapal tersebut membawa minyak atau tidak.
“Saya lupa nama kapalnya, kebetulan saya lagi di luar kota sekarang. Saya juga tidak tahu kapal itu membawa apa,” ujarnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri DR Ediwan mengatakan petugas DKP Kepri mengumpulkan fakta-fakta terkait permasalahan itu mulai hari ini.
“Sampai sekarang kami belum mengetahui nama kapal tersebut, dan dari perusahaan mana,” ujarnya.
Kawasan yang terdekat dengan lokasi tabrakan kapal tersebut perairan di sekitar Belakang Padang, Batam. Namun sejauh ini belum ditemukan adanya limbah yang bersumber dari kapal yang bertabrakan tersebut.
Dia menduga kapal tersebut tidak bermuatan minyak saat tabrakan. Namun untuk memastikannya, DKP Kepri sudah membentuk tim untuk memperdalam permasalahan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Cadev Desember 2014 Naik USD800 Juta

Jakarta, Aktual.co — Posisi cadangan devisa (Cadev) Indonesia akhir Desember 2014 meningkat USD800 juta, dari USD111,1 miliar pada November 2014 menjadi USD111,9 miliar.

“Peningkatan cadangan devisa tersebut terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa hasil ekspor migas, penarikan pinjaman luar negeri Pemerintah, dan penerimaan Pemerintah lainnya dalam valuta asing yang melebihi pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan devisa dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara di Jakarta, Kamis (8/1).

Di samping itu, lanjut Tirta, simpanan valuta asing dan swap bank-bank dengan Bank Indonesia juga meningkat menjelang akhir 2014. Untuk keseluruhan tahun 2014, posisi cadangan devisa meningkat 12,5 miliar dolar AS dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar 99,4 miliar dolar AS.

“Posisi cadangan devisa per akhir Desember 2014 dapat membiayai 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujar Tirta.

Bank Indonesia menilai level cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Sebelumnya, posisi cadangan devisa Indonesia akhir November 2014 mengalami penurunan 900 juta dolar AS dibandingkan dengan posisi akhir Oktober 2014 sebesar 112 miliar dolar AS.

Penurunan cadangan devisa saat itu terutama dipengaruhi oleh pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri Pemerintah dan penggunaan devisa untuk pengendalian moneter oleh Bank Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Usai Dilantik, Satgassus P3TPK Akan Dibekali di Badan Diklat Kejaksaan Ragunan

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung Muda Pidana Khusus R Widyo Pramono menyebutkan, tugas pokok Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi yang sudah dibentuk itu untuk menggenjot penanganan perkara korupsi. 
“Kelebihannya akan memberantas, akan menangani perkara korupsi secara simultan dari pusat sampai daerah,” kata R Widyo usai pelantikan Satgassus P3TPJ  di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (8/1).
Satgassus P3TPK ini terdiri dari 100 orang jaksa yang berasal dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia. Dengan seleksi yang cukup ketat dan mempunyai rekam jejak yang baik, diharapkan mampu menyelesaikan seluruh kasus korupsi yang ada di kejaksaan baik perkara lama maupun perkara baru.
“Ya, seperti yang misalnya disinyalir rekening gendut, kemudian pokoknya perkara korupsi yang perlu ditindaklanjuti.”
Widyo mengungkapkan, dalam waktu satu bulan ke depan Satgassus P3TPK akan diberikan pekerjaan rumah yakni menyelesaikan tunggakan-tunggakan perkara. 
“Tunggakan itu banyak kan. Perkara-perkara itu kan banyak, tahun 2013 itu lebih dari 1.600 perkara, tahun 2014 lebih dari 1.600 juga. Nah ini kita bagi, prioritas. Semua perkara yang cukup layak untuk dilanjuti ke pengadilan, go ahead.”
Maksimal kurun waktu tiga bulan kinerja Satgassus akan dievaluasi. Reward and Punishment akan dijatuhkan kepada seluruh anggota satgas tersebut.  Adapun dalam kerja-kerjanya satgasus bertanggung jawab langsung kepada Kasubdit Penyidikan pada Jampidsus, Direktur Penyidikan serta kepada Jampidsus.
Usai dilantik hari ini seluruh anggota satgas akan diberi pembelakan terlebih dulu selama sepekan di Badan Diklat Kejaksaan, Ragunan, Jakarta Selatan. “Nanti ada pembekalan dari Dirjen Pajak, kemudian BPK, BPKP, PPATK, kemudian dari ahli-ahli hukum pidana, itu kita datangkan, perbankan, migas, pertambangan,” demikian Widyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dua Jenazah QZ8501 Dibawa ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun kembali memberangkatkan dua jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501, menuju Landasan Udara Iskandar untuk diterbangkan ke Surabaya.
“Jadwal pemberangkatan ini hanya masalah teknis, makanya kemarin sambil menunggu kita simpan di ‘cold storage’ (lemari pendingin),” kata Koordinator Tim DVI Mabes Polri di Pangkalan Bun, Komisaris Besar Polisi Hariyanto, Kamis (8/1).
Dua jenazah ini terdiri dari jenazah laki-laki dewasa yang dievakuasi ke rumah sakit pada Rabu (7/1) sekitar pukul 17.00 wib. Kondisinya relatif lebih bagus diduga karena masih terbungkus pakaian.
Satu jenazah lainnya baru tiba di rumah sakit pada Kamis sekitar pukul 15.30 WIB. Jenazah dewasa berjenis kelamin perempuan dengan tinggi sekitar 160 cm ini sudah mengalami pembusukan dengan hanya celana panjang dan penutup dada yang masih melekat. Kedua jenazah kemudian diberangkatkan dari rumah sakit sekitar pukul 16.00 wib.
Saat ini pencarian korban terus dilakukan oleh tim gabungan, termasuk tim SAR dari berbagai negara yang turut membantu. Nelayan juga membantu pencarian dengan menyisir sepanjang pantai yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan sekitarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejati Sumsel Periksa Sembilan Saksi Terkait Tiga Tahanan Kabur

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan memeriksa sembilan orang terkait dengan kaburnya tiga tahanan, yang terjadi 6 Januari 2014 seusai menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.
“Sejak kemarin ada sembilan orang yang sudah diperiksa,” kata Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Yudhi Sutoto di Palembang, Kamis (8/1).
Sembilan orang yang diperiksa itu, Kepala Kejaksaan Negeri Palembang, Kasi Pidana Umum Kejari Palembang, dua jaksa terkait, petugas pengawal tahanan, termasuk saksi mata yang merupakan pengunjung di pengadilan. 
Sedangkan untuk saksi mata, kata dia, merupakan hasil pendalaman Kejati berdasarkan informasi di media massa lokal. Saksi mata ini merupakan pengunjung (ibu salah seorang terdakwa yang menjalani sidang di pengadilan) yang melihat pintu sel tahanan pengadilan tidak terkunci pada saat kejadian.
“Kejati akan membuat kesimpulan dari pemeriksaan ini. Jika benar terbukti ada kelalaian tentu ada sanksi bagi jaksa terkait.”
Tiga tahanan Kejari Palembang kabur seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Palembang. Ketiga tahanan tersebut, Zakaria dan Arinanda yang terlibat perkara pencurian dengan dijerat pasal 363, seusai menjalani persidangan yang diketuai hakim Marsimal serta Jaksa Penuntut Umum Yetti F.
Satu tahanan lainnya, Irwansyah yang terlibat kasus penganiayaan dengan dijerat pasal 351. Persidangannya diketuai majelis hakim Matahan Pasaribu serta JPU Darman. Menurut dugaan Yudhi, ketiga tahanan ini melarikan diri lantaran lemahnya pengawalan dari petugas di luar ruang sidang atau bersifat spontan.
Meski demikian, Kejati juga mengawasi kalangan internal dengan menggelar tes urine bagi jaksa pengawal tahanan. “Sejauh ini saya belum menerima hasil tes urine, jadi tidak bisa menjawab isu mengenai adanya pengawal yang positif sabu.”
Sementara Asisten Intelejen Kejati Sumsel Hari Setiyono menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk penangkapan tahanan kabur tersebut. “Biasanya yang selama ini terjadi akan mendatangi keluarga seperti anak dan istri. Petugas sudah menelusurinya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ahok: Zona Pelarangan Motor Diperluas, Asal..

Jakarta, Aktual.co —Zonasi pelarangan sepeda motor akan diperluas ke semua jalur protokol di Ibukota. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai uji coba pelarangan motor sudah efektif mengurangi kemacetan. 
“Di koridor I dulu, sama mungkin di Kuningan. Itu pun kita mau utamakan yang Koridor I. Tidak sampai Kota Tua, mungkin dari Merdeka Barat sampai Ratu Plaza atau sampai Blok M. Semua ada jalur alternatif kan,” ucap dia, di Balai Kota DKI, Kamis (8/1).
Sedangkan untuk pemberlakuan di Jalan Angkasa dan Jalan Garuda, masih belum bisa dilakukan. Alasannya, belum ada kajian.
Prinsipnya, kata Ahok, pemberlakuan pelarangan motor hanya  dilakukan di wilayah yang jalur buswaynya sudah berjalan baik. Karena tujuan pemberlakuan itu adalah untuk mendorong orang naik bus. 
“Kedua mesti ada dilewati bus tingkat gratis. Kalau busnya belum cukup, belum bisa tiap 10 menit, ya nggak boleh,” ujar dia.
Sedangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul menilai pelarangan motor merupakan salah satu upaya yang dinilai efektif untuk mengurangi kemacetan.
“Tentu kebijakan ini kami dukung agar Jakarta lebih tertib dan lancar,” ujar dia, di Mapolda Metro, Kamis (8/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain