13 April 2026
Beranda blog Halaman 39957

BNPB: 13.054 Rumah di Pandeglang Terendam Banjir

Jakarta, Aktual.co — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa sebanyak 13.054 rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten, terendam banjir.

“Banjir mulai menggenangi beberapa wilayah di 12 desa di Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Cikesik, Pandeglang. Wilayah ini hampir setiap tahun terendam banjir dan berada pada daerah rawan banjir,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (13/1).

Dia mengatakan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cilember. Akibatnya, sebanyak 21.528 jiwa terdampak banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, kata dia, masih melakukan pendataan di area bencana. Sementara itu, posko penanganan darurat sudah didirikan.

Sedangkan untuk logistik telah disalurkan dan perahu karet ditempatkan di setiap posko.

“Setiap tahun banjir dan longsor selalu terjadi di Pandeglang. Selain karena faktor alam yang memang menyebabkan banjir yaitu topografinya yang cekung, juga disebabkan berkembangnya wilayah tersebut menjadi kawasan budidaya untuk permukiman dan pertanian sehingga rentan terjadi banjir,” katanya.

Menurut dia, degradasi lahan dan sungai juga makin menyebabkan banjir makin meningkat.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Tegal Harapkan Bantuan Olahraga dari Kemenpora

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten dan Kota Tegal, Jawa Tengah, sama-sama mengharapkan bantuan dana dari Kemenpora guna mendukung peningkatan fasilitas olahraga, diantaranya untuk renovasi Stadion Tri Sanja.

Permintaan bantuan dana untuk renovasi itu disampaikan langsung oleh Bupati Tegal, Enthus Susmono saat mendampingi Menpora Imam Nahrawi meninjau Stadion Tri Sanja, Tegal, Selasa (13/1).

“Stadion memang sudah ada. Tapi masih banyak fasilitas pendukung yang harus ditambah. Makanya kami ingin mendapatkan bantuan dana untuk melakukan renovasi,” kata Enthus Susmono di hadapan Menpora.

Menpora Imam Nahrawi berkesempatan melihat secara langsung kondisi stadion yang selama ini menjadi markas tim sepak bola Persatuan Sepak Bola Kabupaten Tegal (Persekat). Secara umum, kondisi tribun cukup bagus, meski hanya dikedua sisi.

Setelah melihat stadion, Menpora juga meninjau Gelanggang Olahraga (GOR) yang berada tidak jauh dari stadion. Kondisi masih lumayan bagus, namun kondisi lapangan yang terbuat dari kayu membutuhkan perbaikan.

“Selaku pemerintah kami akan berupaya untuk memberikan bantuan. Yang akan saya berikan untuk pertama kali adalah doa,” kata Menpora dan disambut dengan senyuman oleh pejabat di lingkungan Kabupaten Tegal.

Setelah meninjau Stadion Tri Sanja, Menpora Imam Nahrawi seharusnya meninjau lokasi rencana pembangunan Sport Center dan Stadion Yos Sudarso Kota Tegal. Hanya saja, rencana itu urung dilakukan dan pertemuan dengan pihak pemerintah Kota Tegal dilakukan di ruang VIP Stasiun Tegal.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno memaparkan rencana pembangunan stadion terpadu guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Perprov) Jawa Tengah 2017. Untuk itu, pihak Pemerintah Kota Tegal berharap ada bantuan dana dari Pemerintah Pusat.

“Pembangunan lokasi pertandingan penting melibatkan pihak swasta maupun BUMD. Ini adalah investasi jangka panjang,” kata Menpora Imam Nahrawi di sela pertemuan dengan Wali Kota Tegal.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ini, berharap pembangunan sport center ini tidak hanya fokus untuk Porpro saja, namun juga dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan yang skalanya lebih tinggi yaitu nasional dan internasional.

Sebelum meninjau stadion, Menpora Imam Nahrawi melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Attolibiyah, Bumijawa, Tegal. Saat berkunjung ke pesantren tersebut pihak Kemenpora memberikan bantuan berupa alat olahraga terutama bola.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapal Perang Indonesia Dilirik Negara Tetangga

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) M. Firmansyah Arifin mengaku bangga karena kini kapal perang Indonesia mulai dilirik oleh sejumlah negara tetangga, setelah berhasil mengekspor ke Filipina.

“Produk anak bangsa kini mulai diperhitungkan di negara lain. Ini tidak asal ‘ngomong, soalnya Myanmar juga sudah menyampaikan ketertarikan,” kata Firmansyah di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman di Jakarta, Selasa (13/1).

Indonesia, melalui perusahaan pelat merah galangan kapal yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur, itu telah berhasil mengekspor dua kapal perang tipe “strategic sealift vessel” (SSV) kepada Kementerian Pertahanan Filipina. Dua kapal perang berukuran panjang 123 meter dan lebar 21,8 meter itu merupakan alat utama sistem senjata (alutsista) pertama yang diekspor Indonesia ke negara lain. Pengiriman kapal pertama sudah dilaksanakan dengan kontrak 28 bulan sementara kapal kedua sekitar 36 bulan. BUMN itu juga memenangkan tender internasional senilai 90 juta dolar AS melawan tujuh perusahaan di antaranya Korea Selatan.

“Kita menang karena pengalaman. Pasalnya militer Filipina ingin yakin bahwa kapal yang dipesan itu sudah dipakai di negara kita,” ujarnya .

Dirinya menambahkan jika kapal sejenis juga digunakan di dalam negeri di antaranya KRI Banda Aceh yang membantu evakuasi ekor pesawat AirAsia yang mengalami kecelakaan.

Sesuai dengan peraturan pemerintah, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) kapal perang yang diekspor itu menurut Firmansyah sudah memenuhi regulasi yakni 30-35 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengganti BG, Ini Kandidatnya

Jakarta, Aktual.co — Penetapan tersangka dugaan korupsi oleh KPK terhadap Komjen Budi Gunawan hari ini mengejutkan banyak pihak. Padahal, mantan ajudan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri itu tengah diajukan Presiden Joko Widodo menjadi calon tunggal Kapolri.

Apabila dalam fit and proper test yang akan digelar DPR besok menolak Komjen Budi Gunawan, Menkopolhukam Tedjo Edy Purdjiatno mengatakan pihaknya masih memiliki 8 nama alternatif yang bisa dipertimbangkan Jokowi. Siapa saja kah mereka?

“Bandrodin haiti (Wakapolri), Dwi priyatno (Irwasum), Suhardi Alius (Kabareskrim), Putut Eko Bayuseno (Kabaharkam), Djoko Mukti Haryono (Kabaintelkam), Anang Iskandar (Kepala BNN), Saud Usman Nasution (Kepala BNPT) dan Boy Salahudin (Sestama Lemhanas),” ujar Tedjo dalam jumpa pers yang diadakan di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).

Dia menegaskan pihaknya sudah sangat berhati-hati dalam menyeleksi calon-calon pengganti Jenderal Sutarman kelak. Perihal tidak dilibatkannya KPK dalam hal tracking, Tedjo mengatakan itu merupakan hak prerogatif presiden.

“Sebetulnya yang kami ajukan sudah hati-hati. Di mana tidak hati-hatinya? Kami tidak pernah lihat dugaan pelanggaran yang dilakukan Komjen Budi. Kami tidak melihat itu,” kata Tedjo. “Dugaan tidak bisa dijadikan landasan. Tentu kami melihat (penetapan tersangka oleh KPK) agak terkejut. Kenapa baru sekarang tidak kemarin saat diumumkan. Tapi kami tidak melihat politis,” sambungnya.

Sutarman Akan Bantu Data dan Informasi Kasus BG ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyambangi Mabes Polri untuk menyampaikan penetapan tersangka Kalemdikpol Komjend Budi Gunawan terkait dugaan kepemilikam rekening ‘gendut’ kepada Kapolri Jenderal Sutarman.
Terkait hal tersebut, Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, maksud kedatangan Abraham untuk menyampaikan proses hukum perwira tinggi polri yang tengah diproses lembaga antikorupsi itu.
“Ketua KPK menyampaikan saya dan staff proses hukum dari KPK terhadap satu perwira tinggi,” ungkap Kapolri dikantornya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1) malam.
Sutarman menuturkan, terkait kasus ini pihaknya menghormati proses hukum yang ditangani KPK. Dia pun menyanpakan bahwa polri akan siapkan bantuan hukum untuk bekas ajudan mantan presiden Megawati Soekarnoputri itu.
“Tentu karna ini anggota ini personel aktif akan kita lakukan bantuan hukum sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Selain itu, Kapolri juga siap membantu lembaga superbody itu untuk memperoleh data dan informasi sesuai materi penyelidikan.”Apa yang dibutuhkan KPK kita akan bantu sesuai masalah proses penyidikan. Masalah materi penyelidikan disesuaikan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ketua Kompolnas: Budi Gunawan Atas Rekomendasi Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Kompolnas sudah meminta rekomendasi kepada Kapolri tentang sembilan calon Kapolri yang diajukan ke Presiden. Hasilnya, kesembilan nama jenderal bintang tiga itu bersih.
Hal itu disampaikan Ketua Kompolnas yang juga Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan Tedjo Edhi Purdijatno, Selasa (13/1).
Tapi faktanya, Komjen Pol Budi Gunawan malah jadi tersangka dugaan gratifikasi. Tedjo mengakui rekomendasi hanya datang dari Kapolri yang merupakan atasan dari sembilan orang tersebut. Kompolnas tak mencari opini pihak lain.
“Kami hanya meminta kepada Kapolri, karena kami adalah unsur dari Presiden yang mengawasi kinerja Polri. Sedangkan untuk (meminta pendapat) KPK dan PPATK adalah wewenang presiden,” jelas Tedjo.
Perlu diketahui, Komjen Budi Gunawan menjadi calon tunggal Kapolri. Dia menyisihkan delapan nama lain yang diajukan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Presiden Joko Widodo.
Padahal, Kompolnas berkeyakinan Budi punya rekam jejak bersih saat mengajukan namanya ke presiden.
Presiden mengeluarkan surat bernomor R-01/Pres/01/2015 yang mengusulkan pengangkatan Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol Sutarman yang akan pensiun 9 bulan lagi.
Presiden Jokowi menilai Budi Gunawan cakap bekerja serta memenuhi syarat untuk mengisi posisi Kapolri. Saat ini, Budi Gunawan menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri. Tapi kemudian, hari ini, KPK menetapkan Budi sebagai tersangka dugaan gratifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain