14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39994

Gempa Bumi Warnai Malam Tahun Baru di Taiwan

Jakarta, Aktual.co —  Pesta pergantian tahun di Taiwan didahului dua kali peristiwa gempa bumi yang mengguncang negara kepulauan di Laut Pasifik itu dalam waktu berbeda.

Sebagaimana data yang terekam Biro Pusat Iklim Taiwan, gempa bumi yang pertama terjadi pada hari Rabu (31/12) pukul 11.06 waktu Taiwan. Pusat gempa berkekuatan 4,6 pada skala Richter itu berada di lautan Pasifik yang berjarak sekitar tiga kilometer dari Yilan.

Kemudian masyarakat Taiwan kembali dikejutkan gempa berkekuatan 5,1 pada skala Richter yang terjadi di 79 kilometer dari Suao pada pukul 15.54. Kedua peristiwa gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami.

Masyarakat tidak terlalu panik dalam menghadapi peristiwa gempa yang terjadi secara beruntun karena struktur bangunan di Taiwan yang rata-rata bertingkat dirancang tahan terhadap guncangan gempa.

Sementara itu, warga Taiwan menyambut pergantian tahun dengan meriah, Kamis dini hari. Namun konsentrasi massa berada di seputar kawasan gedung Taipei 101.

Di Taipei City Hall yang berjarak sekitar 300 meter dari gedung tertinggi kedua di dunia itu terdapat panggung terbuka yang diisi oleh artis Taiwan.

Wartawan Antara di Taiwan melaporan bahwa polisi menutup akses jalan menuju Taipei 101 sejak pukul 20.00 karena untuk memberikan keleluasaan kepada para pejalan kaki yang mulai berdatangan sejak pukul 19.00. Beberapa stasiun MRT yang terdekat dengan Taipei 101 juga ditutup karena padatnya manusia di sekitar lokasi itu.

Selain panggung terbuka, beberapa seniman jalanan juga unjuk kebolehan di beberapa ruas jalan menuju Taipei 101 sehingga menambah suasana semarak tahun baru 2015.

Tak ketinggalan beberapa tempat hiburan malam dan restoran di Distrik Xinyi sebagai kawasan bisnis terbesar di Ibu Kota Taiwan tersebut seakan ketiban rezeki pada malam tahun baru itu.

Jutaan orang termasuk warga negara Indonesia dan warga pendatang lainnya memadati kawasan Taipei 101 untuk melihat pesta kembang api yang dimulai pada pukul 00.00 tepat itu.

Gedung setinggi 508 meter yang dilengkapi sebuah pendulum seberat 800 ton terpasang di lantai 88 untuk menjaga kestabilan dari guncangan gempa bumi, angin topan, dan gaya geser lainnya itu bermandikan aneka warna kembang api selama lebih kurang tiga menit.

Seusaianya pesta kembang api, sebagian warga ada yang masih menikmati malam tahun baru dengan menggelar pesta di tempat-tempat hiburan atau tempat terbuka.

Namun sebagian besar pulang dengan menggunakan MRT. Hal ini yang mengakibatkan terjadinya kepadatan luar biasa di stasiun-stasiun MRT seputar Taipei 101.

Khusus pada malam tahun baru ini, MRT beroperasi hingga pukul 03.00. Pada hari-hari biasa, MRT hanya beroperasi hingga pukul 00.30.

Demikian pula dengan bus kota yang khusus pada malam itu beroperasi hingga 24 jam, padahal pada hari-hari biasa hanya sampai pukul 23.00.

“Kami sangat menikmati pesta tahun baru di Taiwan ini. Ini merupakan yang kedua kalinya kami bertahunbaruan di Taiwan,” kata Ferry Sentosa, WNI yang tinggal di kawasan Guting, Taipei.

Hal yang sama juga dilontarkan Peter Hans, warga negara Korea Selatan. “Saya senang bisa merayakan tahun baru di sini karena banyak hiburan dan tempat-tempat jajanan,” ujar warga Seoul, Korea Selatan, yang mengajar di Taichung, Taipei, itu

Artikel ini ditulis oleh:

Hari Pertama Tahun Baru, Pengelola: Ancol Bakal Dipadati 150 Ribu Pengunjung

Jakarta, Aktual.co —  Pengelola pusat rekreasi Taman Impian Jaya Ancol memperkirakan150 ribu pengunjung akan memadati berbagai wahana unggulan dan pantai-pantai rekreasinya pada hari pertama tahun baru 2015.
“Perkiraannya bisa 150 ribu. Wahana-wahana di Ancol masih menjadi favorit, apalagi ada wahana baru di Dunia Fantasi (Dufan),” kata Manajer Komunikasi PT Pembangunan Jaya Ancol, Metty Yan Harahap di Jakarta, Kamis (1/1).
Sebagaimana tren pada tahun sebelumnya, menurut Metty, pengunjung diperkirakan sudah memadati kawasan Ancol sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Metty memperkirakan wahana baru Dufan Ancol yakni Hello Kitty Adventure akan menarik minat mayoritas pengunjung.
Wahana baru ini, ujar Metty, merupakan hasil kerja sama dengan Sanrio Jepang, yang menghadirkan Hello Kitty, My Melody, Kero Kero Keroppi, Bad Batdz-Maru. Karakter-karakter itu ditampilkan dengan paduan konten lokal dari Indonesia.
“Hello Kitty diperkirakan akan menjadi favorit baru di tahun baru ini,” kata dia.
Selain itu, Metty mengatakan kawasan pantai di Ancol seperti Beach Pool dan Pantai Festival juga masih akan menjadi tempat rekreasi favorit untuk liburan keluarga seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
“Keluarga juga biasanya memilih tempat terbuka seperti pantai. Beach Pool dan Pantai Karnaval selalu dipadati pengunjung pada liburan tahun baru,” ujarnya.
Selain acara rekreasi dan hiburan, dijelaskan Metty, Ancol juga mengadakan acara “Bersih-bersih Sampah” yang akan dipusatkan di Beach Pool. Dalam acara itu, para pengunjung akan diajak untuk memunguti sampah dan membuangnya pada keranjang sampah yang telah disediakan.  Setiap pengunjung yang berhasil memungut sampah seberat dua kilogram akan diberikan hadiah uang tunai Rp10 ribu.
“Jika berhasil memungut lima kilogram sampah, selain mendapat uang tunai yang diakumulasikan, pengunjung juga akan mendapat ‘door prize’,” kata dia.
Pengelola rekreasi Ancol sudah menggelar pesta perayaan tahun baru sejak 30 Desember 2014, dengan menghadirkan panggung musik bertajuk “Ekspresi Cinta”. Kemudian, pada puncak perayaan pergantian tahun, Ancol menggelar panggung musik akbar bertema “Resolusi 2015” dan panggung D’Goyang 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jalan di Jakarta Sepi Pengendara

Jakarta, Aktual.co —  Suasana pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) pagi, di jalan protokol di Jakarta seperti Jalan Thamrin dan Sudirman terlihat sepi.
Berdasarkan pantauan di Jalan Sudirman dan Thamrin hanya terlihat bus transjakarta, sejumlah kecil mobil dan kendaraan bermotor.
Sementara itu di depan pintu masuk kawasan Monumen Nasional terlihat beberapa orang membongkar panggung yang digunakan untuk hiburan pada malam tahun baru Rabu lalu.
Di pinggir area Bundaran Hotel Indonesia juga terlihat panggung hiburan untuk perayaan tahun baru namun belum dibongkar petugas.
Sebelumnya pada malam pergantian 2014 ke 2015, Rabu malam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Night Festival (JNF) di sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Monas.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB tersebut menampilkan berbagai macam panggung hiburan serta aneka kuliner dan produk lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ini Tujuh Nama Calon Dirjen Yang Diduga Bermasalah

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah yang telah meloloskan tujuh nama calon dirjen pajak melalui Pansel Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Pansel Pajak) Kementerian Keuangan, dinilai Komisi III DPR memiliki track record yang tidak bagus. Untuk itu  Komisi III DPR RI meminta agar KPK dan PPATK menelusuri rekam jejak tujuh calon dirjen pajak tersebut.
“Atas dasar masukan tersebut di atas, DPR mendesak KPK dan PPATK selaku mitra kerja Komisi III DPR, agar segera mengambil langkah-langkah penting, berkoordinasi dengan Pansel agar calon dirjen pajak pengganti Fuad Rahmani tersebut benar-benar calon yang layak dan minim kontroversi,” kata anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (1/1).
Berikut 7 calon dirjen pajak yang bermsalah menurut Forum Peneliti Pajak Berkeadilan.
(1) Catur Rini Widosari tidak pernah menjabat Kanwil DJP, sehingga tidak memiliki wawasan tentang target penerimaan pajak. Ada isu miring yang bersangkutan terlibat kasusnya Gayus.
(2) Sigit Priadi P, diduga memiliki sejumlah aset miliaran rupiah, sementara dirinya hanya PNS. Namun berdasarkan LHKPN, Sigit mempunyai properti puluhan miliar di Jakarta.
3. Suryo Utomo, menurut Forum Peneliti Pajak Berkeadilan, diduga memiliki rekening lebih Rp100 miliar. Waktu data Rekening gendut dari PPATK tahun 2011 untuk pegawai pajak, ada 2 karyawan aktif yang Data Rek berjumlah lebih Rp100 miliar. Yaitu Suryo Utomo dan Catur Rini.
(4) Poltak Maruli Jhon Liberty Hutagaol, keluarganya memiliki perusahaan konsultan pajak. Sehingga dicurigai bisa ada konflik kepentingan.
(5) Puspita Wulandari, diduga memiliki rekening tidak wajar. Puspita sangat dekat dengan petinggi di pemerintahan dan memiliki jaringan ke pimpinan parpol.
(6) Ken Dwijusetiadi Walau pengalaman memimpin Kanwil DJP, dirinya mendapat rapor merah di ITJEN.
(7) Rida Handanu yang juga calon unik, karena walau tidak ada rapor merah, dia terlibat dalam berbagai kasus besar yang tertangkap tangan oleh KPK, namun dirinya selalu lolos dan hanya bawahannya yang kena ciduk.
(Reporter: Adi Adrian)

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Komisi III DPR Desak KPK dan PPATK Telusuri Aset Tujuh Calon Dirjen Pajak

Jakarta, Aktual.co — Komisi III DPR RI mendesak KPK dan PPATK melakukan tracking terhadap sejumlah calon Dirjen Pajak yang masuk dalam terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi madya (Pansel Pajak) Kementerian Keuangan.
“KPK tidak boleh membiarkan calon dirjen Pajak yang terindikasi korupsi dan memiliki rekening gendut lolos begitu saja menduduki jabatan penting di sektor penerimaan negara tersebut,” kata anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (1/1).
Seperti diketahui berdasarkan seleksi final Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Pansel Pajak),  Kemenkeu yang dipublikasi melalui Pengumuman No PENG-11/PANSEL/2014, diketahui telah diloloskan 7 calon.
Namun lolosnya 7 calon tersebut mengundang tanda tanya publik. Sebab, ada sejumlah nama yang sangat layak karena memiliki track record bagus justru tidak di loloskan.
“Pansel hrus terbuka mengapa nama-nama tersebut tidak diloloskan. Pansel harus menjelaskan kriteria penilaiannya ke publik. Termasuk jika ada penilaian dari KPK maupun PPATK.,” katanya.
“Komisi III juga telah menerima masukan dari  Forum Peneliti Pajak Berkeadilan, terkait rekam jejak calon yang berdasarkan penelitian lembaga itu, tidak begitu bagus,” imbuh Bambang.
(Reporter: Adi Adrian)

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPR: Kajian Tim Ekonomi Kabinet Kerja Jokowi Lemah

Jakarta, Aktual.co — Pada 31 Desember 2014, Pemerintah menetapkan kebijakan menghapus subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan menurunkan harganya menjadi Rp7.600 per liter dari sebelumnya sebesar Rp8.500 per liter.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI Komisi XI bidang Keuangan dan Perbankan M Misbakhun menyatakan apresiasinya terhadap kebijakan Pemerintah yang menurunkan harga BBM bersubsidi karena alasan harga minyak dunia yang punya kecenderungan terus menerus turun.

“Saya sangat menghargai dan mendukung kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM bersubsidi karena alasan harga minyak dunia yang punya kecenderungan terus menerus turun,” kata Misbakhun melalui siaran persnya, di Jakarta, Kamis (1/1).

Ia menjelaskan selama ini, penaikkan BBM subsidi menjadi bahan diskusi pihaknya saat mengajukan Hak Interpelasi adalah kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi pada November lalu di saat harga minyak dunia mengalami penurunan.

Menurutnya, dengan kebijakan baru ini seakan membenarkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan sebelumnya tidak disertai dengan analisa yang matang.

“Ini menunjukkan bahwa tim ekonomi di kabinet kerja telah memberikan masukan yang lemah dari sisi kajian kepada presiden Jokowi,” ujarnya.

Akan tetapi, Misbakhun juga menuturkan, pihaknya mempertanyakan mengapa penurunan harganya hanya sebesar Rp900 untuk premium dan Rp250 untuk Solar. Sedangkan harga minyak dunia saat ini sudah pada level harga $54,12 per barrel jauh dari patokan harga ICP yang berada pada asumsi makro di APBN 2015 sekedar $105.

“Harga minyak dunia saat ini sudah hampir setengahnya. Bagaimana dengan harga kebutuhan pokok sudah terlanjur naik? Bagaimana pula dengan ongkos angkutan yag terlanjur naik akibat kenaikan harga BBM yang diumumkan pada bulan November lalu? Apakah penurunan tersebut bisa juga turut menurunkan harga-harga kebutuhan pokok di pasar?,” ungkap politikus Partai Golkar itu.

Ia menegaskan, tim ekonomi kabinet kerja harus segera bekerja keras mengefektifkan kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar masyarakat juga turut merasakan dampak penurunan harga BBM dengan penurunan harga bahan pokok dan ongkos angkutan. Ia meyakini usulan pengajuan Hak Interpelasi yang diajukan oleh anggota DPR yang sudah ditanda tangani oleh lebih dari 240 anggota DPR yang mendukung turut menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menurunkan harga BBM saat ini.

“Saya selaku inisiator Hak Interpelasi kenaikan BBM, paling tidak telah berhasil mengingatkan tim ekonomi presiden di kabinet kerja untuk lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan yang mempunyai dampak bagi hajat hidup orang banyak,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain