3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40034

Dua Menteri Ini Kurang Sepakat RON 88 Dihapus

Jakarta, Aktual.co — Wacana penghapusan BBM jenis RON 88 (Premium) dan menggantinya dengan RON 92 (Pertamax) dalam waktu dekat seperti rekomendasi dari tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM), mendapat tanggapan dari Menko Perekonomian, Sofyan Djalil. Menurutnya, RON 88 masih sangat diperlukan oleh Indonesia.
“Karena terlambatnya perbaikan refinery (kilang minyak) kita, jadi RON 88 masih diperlukan,” ujar Sofyan di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Senin (29/12).
Lebih lanjut dikatakan dia, penghapusan RON 88 membutuhkan waktu. Sebab menurutnya, kilang Pertamina yang ada saat ini belum siap untuk memproduksi RON yang lebih tinggi.
“Untuk penghapusan tidak dalam waktu dekat. Pertamina juga telah datang dan telah punya alternatif lain, karena suatu sata nanti kita tidak perlu lagi RON 88,” kata dia. 
Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan bahwa penghapusan RON 88 tidak dalam waktu dekat ini. Menurutnya, Indonesia belum siap akan kebijakan tersebut.
“RON 88 belum pada 2015. Kita harus siap dulu,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polri Mulai Siapkan Posko DVI di Bandara Juanda

Jakarta, Aktual.co — Polri menyiapkan posko Disaster Victim Identification (DVI) di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur untuk membantu identifikasi para korban pada saat pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ 8501 ditemukan.
“Kami dirikan posko DVI di Bandara Juanda,” kata Karopenmas Divhumas Polri Kombes Pol Agus Rianto di Jakarta, Senin (29/12).
Saat ini, tim DVI di posko tersebut turut membantu pendampingan psikologis terhadap keluarga penumpang pesawat yang hilang itu. “Mereka juga membantu pemulihan psikologis keluarga korban.”
Agus menambahkan, tim DVI juga telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk memberikan bantuan jika nantinya diperlukan. (Baca Juga: Polres Ketapang Kerahkan 150 Personil Ikut Cari Pesawat Air Asia)
Sebelumnya, pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ 8501 dikabarkan hilang dari kontak dengan air traffic control (ATC) setelah tinggal landas dari bandara Juanda Surabaya menuju ke Singapura. Pesawat yang tinggal landas pada Minggu (28/12) pagi sekitar pukul 05.36 WIB dinyatakan hilang kontak pada 07.24 WIB.
Komposisi kru adalah Kapten Irianto, dengan First Officer (FO) atau Ko-Pilot ialah Remi Emmanuel Plesel serta lima awak kabin. Sementara komposisi penumpang total 155 orang yang terdiri atas 138 orang dewasa, 16 anak-anak dan satu bayi.
Para penumpang sebagian besar merupakan WNI, sementara sisanya adalah WN Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan Inggris.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polres Langkat Amankan 45 Kendaraan Hasil Curian

Jakarta, Aktual.co — Polres Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyita 45 sepeda motor dan satu mobil dari hasil curian yang dilakukan sembilan tersangka.
“Kita amankan 45 sepeda motor dan satu mobil curian berikut tersangkanya,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat AKBP Dwi Asmoro di Stabat, Senin (29/12).
Adapun 45 kenderaan bermotor yang disita itu dari berbagai merk sementara satu mobil toyota kijang pick up sekarang ini sudah di Mapolres Langkat untuk pengembangan penyidikannya lebih lanjut.
Para pelaku ini antara lain Suherwinsah alias Kojek (31) warga Wonosari Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat, Armansyah alias Acak (44) Desa Ara Condong Kecamatan Stabat, Majuni (34) Desa Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan.
Selain itu Katino (35) warga Sei Bamban Batang Serangan, Nursain alias Muis (31) Duisun Pujidadi Batang Serangan, Purnawan alias Nanang (30) Dusun Mekar Sari Kecamatan sawit Seberang, Aji Pangestu alias Aji (21) warga Batang Serangan, Sucipto alias Cipto (46) Mekar Sawit Kecamatan Sawit Seberang dan Ngadino (41) warga Mekar Sari Kecamatan Sawit Seberang.
Para tersangka ini merupakan jaringan perampok, penadah sepeda motor curian yang selama ini beroperasi di wilayah hukum Polres Langkat, termasuk juga mereka melakukan aksinya di Belawan, Deli Serdang, Medan dan beberapa tempat lainnya.
Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 480 ke 1e Yo ke 2e Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
Sementara salah seorang tersangka penadah Sucipto alias Cipto mengaku, sudah menerima 14 sepeda motor dari hasil pencurian yang dilakukan para tersangka ini.
“Sepeda motor hasil curian ini dijual dengan harga antara Rp 1,5 juta hingga Rp 4 Juta per sepeda motornya,” kata dia.
Begitu hasil curian didapat, mereka langsung mengrimkan hasil curian tersebut dan dijual kepada para pembelinya yang ada disekitar daerah tempatnya tinggal.
“Kita akan terus ungkap seluruh pencurian sepeda motor ini, dan sekarang ini tim juga sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut dilapangan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Kurir Perempuan Diberi Rp5 Juta

Yogyakarta, Aktual.co — Kurir narkoba jaringan internasional asal Indonesia Jumidah (39) dan Tuti Herawati (33), yang tertangkap di Bandara Adisucipto Yogyakarta Minggu (28/12) sore, mengaku mendapat upah Rp5 juta per orang, untuk menyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 4 kilogram dari Tiongkok ke Indonesia.
Upaya tersebut gagal setelah Kantor Pengawasan Pabean Bea dan Cukai (KPPBC) Kelas Madya B Yogyakarta, memergoki mereka saat turun dari pesawat Silk Air MI-152 yang terbang dari Guangzhou, Cina menuju Yogyakarta kemarin.
Kedua tersangka nampak hanya tertunduk lesu saat pihak berwenang membeberkan perbuatan mereka di kantor Bea Cukai Yogyakarta Senin (29/12/2014). Keduanya juga memilih bungkam saat ditanya sejumlah wartawan.
Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY, Kombes Pol, Andi Fairan, mengatakan sejumlah warga negara asing pengedar narkoba jaringan internasional memang kerap mendekati dan memacari wanita Indonesia. Hal itu dilakukan hanya sebagai modus untuk menjadikan mereka sebagai kurir narkoba.
“Kedua tersangka ini berangkat ke Cina untuk mengambil ‘barang’  karena dibantu oleh seorang WNA berkulit hitam yang memiliki jalinan asmara dengan salah seorang tersangka. Keduanya meninggalkan Indonesia lewat bandara Adisucipto Jogja pada 16 Desember lalu dan kembali pada 28 Desember kemarin,” katanya Senin (29/12).
Sementara itu, Kepala KPPBC DIY, Nugroho Wahyu Widodo menyebut akhir tahun yang berbarengan dengan masa liburan seperti sekarang ini kerap dipilih pelaku jaringan narkoba internasional untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Mereka berusaha memanfaatkan kelengahan sibuknya jadwal penerbangan agar bisa lolos dari pemeriksaan.

Artikel ini ditulis oleh:

2015, KPK Janji Tuntaskan Kasus Mangkrak dan SKL BLBI

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji menutaskan sejumlah kasus dugaan korupsi yang kini ‘mangkrak’ penanganannya di KPK (Baca: Jelang Tutup Tahun, 8 Kasus Ini ‘Membeku’ di KPK ). Salah satunya kasus Innospec.
“Iya tahun depan (2015),” ujar juru bicara KPK, Johan Budi kepada Aktual.co, Senin (29/12).
“Penyelenggaraan Haji, Hambalang, ESDM akan menjadi fokus penyelesaiannya,” tambah Johan.
Selain itu, KPK pun berjanji akan menetapkan tersangka dalam kasus Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
“Sebenarnya kasus-kasus SKL (Surat Keterangan Lunas BLBI) juga jadi fokus,” kata dia. 
Diketahui Kasus Innospec pertama kali mencuat ke publik pada 2010 silam, dimana pertama kali terungkap dalam persidangan di Pengadilan Inggris.
Dalam persidangan tersebut Innospec divonis bersalah dan wajib membayar denda 12,7 juta dolar AS. Dari persidangan itu juga terungkap, selama kurun waktu 14 Februari 2002 hingga 31 Desember 2006, Innospec membayar sebanyak 11,7 juta dolar AS kepada agen-agen yang kemudian membayarkannya kepada staf Pertamina dan pejabat publik di Indonesia.
Pada 29 November 2011, KPK menetapkan Mantan Direktur Pengolahan Pertamina, Suroso Atmo Martoyo sebagai tersangka kasus suap Innospec terhadap pejabat Pertamina pada 2004-2005.
Selang dua bulan kemudian, KPK kembali mengumumkan rekanan Pertamina, Direktur PT Soegih Interjaya, Willy Sebastian Liem, sebagai tersangka baru.
Namun demikian, kasus yang mencuat ketika KPK masih dipimpin Chandra M Hamzah Cs, hingga dipenghujung kepemimpinan Abraham Samad, kasus ini seolah tenggelam begitu saja. Dua orang tersangka tersebut, hingga kini belum dibawa ke pengadilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Hari ke-12, Dishub DKI Klaim Pelarangan Motor Berjalan Lancar

Jakarta, Aktual.co —Sejak dimulai 17 Desember lalu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklaim pelarangan motor melintas Jalan Protokol MH Thamrin-Medan Merdeka Barat berjalan  baik.
Ditemui di Balai Kota DKI, Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Benjamin Bukit, mengatakan di hari ke-12 pelarangan motor, kinerja lalu lintas meningkat.
“Artinya lalu lalang kendaraan meningkat menjadi baik dan tidak ada hambatan,” ujar dia, Senin (29/12).
Diakuinya ada peningkatan jumlah kendaraan, terutama motor, di jalan alternatif. Yaitu sisi timur dan barat. Dishub DKI akan mengevaluasi, untuk membenahi persoalan itu. 
“Kami akan melakukan penguraian kemacetan di spot-spot (sisi timur-Barat) itu,” kata dia.
Terkait persoalan sanksi yang akan dikenakan, Benjamin mengakui saat ini belum dilakukan. “Nanti akan kita lakukan evaluasi jelang sebulan uji coba ini.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain